Laman

Kamis, 28 Februari 2019

Kenali Gejala Kanker Paru

INILAHCOM, Jakarta - Definisi kanker paru menurut Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) adalah kanker yang berasal dari epitel bronkus.

 “Jadi bukan penyebaran dari sel kanker di organ lain,” jelas dr. Sita Andarini SpP(K), Ph.D, dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis,(28/02/2019).

Gejala kanker paru yang umum adalah batuk berdarah, suara serak, nyeri dada, dan berat badan turun.

Diagnosis kanker paru dibedakan menjadi kanker paru jenis karsinoma sel kecil dan karsinoma bukan sel kecil. Selain itu ada lagi adenokarsinoma.  Pembagian jenis kanker paru ini untuk menentukan jenis terapinya.

Diagnosis kanker paru ditegakkan dengan serangkaian pemeriksaan, fisik maupun laboratyorium. Misalnya pemeriksaan dahak, pemeriksaan kelenjar, brokoskopi, dan biopsi paru.

Kanker paru juga dibagi menjadi stadium 1-4. Stadium 1-2A masih bisa diterapi dengan pembedahan, namun untuk stadium 3A ke atas, maka terapinya lebih ke terapi paliatif. Sampai saat ini terapi utama kanker paru adalah pembdahan, kemoterapi, radioterapi dan imunoterapi.

“Kanker yang sudah menyebar ke organ lain, tidak mungkin dibedah sehingga pengobatannya biasanya dengan kemoterapi, atau terapi target,” tambah dr. Sita.

Maka harapannya saat ini adalah dengan imunoterapi.(tka)


Kenali Gejala Kanker Paru
Baca Selanjutnya

Imunoterapi Belum Ditanggung BPJS

INILAHCOM, Jakarta - Kendala imunoterapi adalah biaya yang masih tinggi karena belum ditanggung BPJS Kesehatan.

"Sepanjang tahun 2010, data dari Poliklinik Onkologi Paru RS Persahabatan tercatat kasus baru hampir 1.500 per tahun, atau sekitar 6 orang per hari. Dan sampai 2018 angkanya terus meningkat, baik pada laki-laki maupun perempuan,"kata dr. Sita Andarini SpP(K), Ph.D, dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis,(28/02/2019).

Kanker paru menyebabkan 27 persen kematian yang disebabkan oleh kanker, atau menjadi penyebab ke-5 dari seluruh penyebab kematian di seluruh dunia, dan saat ini naik menjadi peringkat ke-5.

Pada pria, kanker paru menjadi kanker yang paling sering ditemukan setelah kanker prostat dan pada wanita, menduduki peringkat kedua setelah kanker payudara.

Namun baik pada wanita maupun pria, kanker paru adalah penyebab  kematian nomer satu karena kanker.

Faktor risiko utama kanker paru adalah rokok. Perokok memiliki risiko kanker paru 13,6 kali lipat lebih besar dibandingkan orang yang tidak merokok.

Pada perokok pasif risiko lebih besar 4 kali lipat dibandingkan orang yang tidak pernah terpapar asap rokok.(tka)


Imunoterapi Belum Ditanggung BPJS
Baca Selanjutnya

Imunoterapi Berikan Masa Hidup Lebih Panjang

INILAHCOM, Jakarta - Menurut dr. Sita Andarini SpP(K), Ph.D, dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengutip penelitian, penggunaan imunoterapi pada pasien kanker paru yang belum pernah mendapatkan terapi apapun.

"Pasien yang mendapatkan imunoterapi memiliki hasil akhir berupa masa hidup lebih panjang dan masa hidup bebas penyakit lebih lama dibandingkan pasien yang mendapatkan kemopterapi saja," ujar Sita Andarini, Jakarta, Kamis, (28/02/2019).

Imunoterapi yang digunakan dalam penelitian ini dan sudah disetujui untuk terapi kanker paru adalah pembrolizumab atau anti PD-L1.

Cara kerja pembrolizumab adalah memutus ikatan antara reseptor PD1 yang ada di sel-sel limfosit T (bagian dari sistem imun) dengan PD-L1 yang ada di permukaan sel-sel kanker.

“Ketika resptor PD1 pada sel limfosit T ini bertemu atau berikatan dengan PD-L1 yang ada di sel tumor, maka sel T menjadi lumpuh alias tidak aktif. Ia tidak bisa mengenali sel tumor untuk dimusnahkan. Terapi anti PD-L1 dimaksudkan untuk memutus ikatan PD1 dengan PD-L1, sehingga sel T kembali aktif membunuh sel-sel tumor,” jelas dr. Lisnawati, SpPK, Kepala Departemen Patologi Klinik dari FKUI/RSCM.

Terapi anti PD-L1 ini sangat individual, artinya hanya efektif diberikan pada pasien kanker paru yang sel-sel tumornya menunjukkan ekspresi PD-L1 lebih dari 50 persen.

Penelitian membuktikan jika ekspresi PD-L1 lebih dari 50 persen diberikan imunoterapi, respon pengobatannya mencapai sekitar 60 persen.

Anti PD-L1 pembrolizumab bisa membuat pasien kanker paru mengalami progression free survival (masa tumor tidak berkembang) selama 10 bulan.

Hasil pengamatan di RS Persahabatan pada pasien-pasien yang diberikan pembrolizumab, sudah berlangsung 21 bulan dan 50 persen pasien masih bertahan.

“Masa 10 bulan terbebas dari gejala ini nampaknya tidak bermakna, tetapi bagi pasien akan sangat bermakna. Imunoterapi sangat memberikan harapan pasien, karena angka harapan hidup pasien jadi lebih panjang dibandingkan pasien yang hanya mendapatkan kemoterapi,” jelas dr. Sita.

Dr. Lisna menambahkan, saat ini pemeriksaan PD-L1 sudah bisa dilakukan di Indonesia, yaitu di FK UGM Yogyakarta dan di RS Dharmais. (tka)


Imunoterapi Berikan Masa Hidup Lebih Panjang
Baca Selanjutnya

Imunoterapi Harapan Baru untuk Kanker Paru

INILAHCOM, Jakarta - Data terbaru Globocan 2018 menunjukkan ada 2 juta kasus baru kanker paru di seluruh dunia, dengan kematian mencapai 1,8 juta.

Kasus di Indonesia, diperkirakan 40 per 100.000 orang berisiko kanker paru, terutama pria berusia di atas 40 tahun dan perokok aktif.

Mengingat kematian kanker paru sangat tinggi, maka upaya menemukan terapi yang bisa meningkatkan harapan hidup pasien terus dilakukan. Selain tentu upaya pencegahan dengan kampanye anti rokok dan pola gaya hidup sehat.

Saat ini sudah dikenal pengobatan terbaru kanker paru yaitu imunoterapi. Konsep imunoterapi adalah memberdayakan sel-sel imun agar lebih aktif melawan sel kanker.

Pada orang normal, begitu ada sel-sel yang tumbuh tidak normal akan segera terdeteksi oleh sistem imun tubuh, untuk dimatikan atau dibuat menjadi normal kembali.

“Kanker ini sangat pintar. Ia memiliki kemampuan untuk lari dari radar sistem imun tubuh kita, sehingga sering tidak terdeteksi oleh sistem imun. Konsep imunoterapi adalah membuat sel-sel imun tubuh kembali mampu mengenali sel kanker dan menjadi aktif menyerangnya,” tambah dr. Sita Andarini SpP(K), Ph.D, dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dalam Diskusi tentang Imunoterapi Harapan Baru Kanker Paru yang diadakan Forum Ngobras, Jakarta, Kamis, (28/02/2019).

Imunoterapi adalah terapi terbaru kanker. Beberapa penelitian menunjukkan, pasien kanker paru yang diberikan imunoterapi memiliki respon terapi yang lebih baik.

Indikatornya adalah dari perkembangan tumor yang bisa dihentikan, dan memperpanjang harapan hidup. (tka)


Imunoterapi Harapan Baru untuk Kanker Paru
Baca Selanjutnya

Sekitar 5,5 Juta Buku Baru Hadir di Big Bad Wolf

INILAHCOM, Tangerang - Presentasi dari minat baca anak Indoensia 0,01 persen. pada tahun 2015 dari 10 anak Indonesia hanya 1 orang yang suka baca buku.

"Karena itu, BBW (Big Bad Wolf) untuk mendobrak minat baca anak - anak," kata Uli Silalahi Presiden Direktur PT.Jaya Ritel Indonesia Uli Silalahi, saat ditemui di acara BBW, Tangerang, Kamis, (28/02/2019).

Ini mengingatkan bahwa kita semua harus terus berjuang untuk meningkatkan minat baca pada anak.

"Menurut berbagai kalangan minat baca bisa diasah dengan beberapa cara. Dengan adanya fasilitas yang memadai, dan harga - harga buku yang murah," tambahnya.

Masih menurutnya, BBW dengan hasil yang memuaskan dari tahun lalu meningkatkan minat baca dengan adanya kampanye membaca.

"Kami ikut bangga BBW juga hadir di Jawa Timur. Karena di sana mulai meningkat minat baca anak sekitar 60 persen. Memasuki tahun keempat, kami merasa mendapat banyak dukungan dari pemerintah hingga pecinta buku," tambahnya.(tka)


Sekitar 5,5 Juta Buku Baru Hadir di Big Bad Wolf
Baca Selanjutnya

Menteri Susi dan Puan Maharani Resmi Buka BBW

INILAHCOM, Tanggerang - Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti beserta Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Puan Maharani resmi membuka bazar buku Big Bad Wolf (BBW) Jakarta 2019.

BBW 2019 diselenggarakan di Ice BSD Hal 6 - 10 (5 Hal) selama 24 jam non stop dengan tawaran diskon 60 - 80 persen untuk semua buku impor.

"Buku sangat Penting sekali. Tiap Hari Paling tidak baca satu buku," kata Susi Pudjiastuti, saat pembukaan BBW, Kamis, (28/02/2019).

Kali ini menghadirkan 5,5 juta buku. Setelah sukses diselenggarakan di kota - kota besar di Indonesia mewakili Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Dan Sulawesi.

Misi yang ingin ditampilkan adalah untuk mencerdaskan bangsa serta menyediakan akses untuk memperoleh buku bacaan yang baik dan berkualitas sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat baca kalangan rakyat Indonesia dari berbagai lapisan umur termasuk yang berada di pelosok tanah air.

"Ternyata BBW di Indonesia lebih terbesar dari negara lain. karena ini banyak menarik perhatian masyarakat. Di sini sangat baik karena mereka memikirkan bagaimana cara mengatur banyak orang yang datang. Kemudian antrian di kasir untuk pembayaranya sangat tertib dan tidak berantakan," ungkap Puan Maharani.

Berbagai promo hadir di acara tersebut. Direktur BCA Henry Koenaifi menjelaskan mengundang sekitar 200 siswa siswa sekolah agar merasakan sensasi seperti apa pameran bazaar BBW.

"Supaya mereka merasakan suasanya seperti apa. saya rasa Penting untuk meningkatkan minat baca anak. Kami mengundang banyak pihak. Kami juga mencoba memberikan kemudahan untuk para pengguna BCA dan juga ada diskon serta cash back," ujar Henry.(tka)


Menteri Susi dan Puan Maharani Resmi Buka BBW
Baca Selanjutnya

Rabu, 27 Februari 2019

Menkes: Pasien Kanker Anak - Remaja Perlu Dukungan

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek, menegaskan pasien kanker anak-anak dan remaja perlu dukungan yang luar biasa dalam menjalani pengobatan agar bisa cepat sembuh.

“Kami sangat mendukung setiap inisiatif yang memfasilitasi pengobatan kanker, terutama untuk anak-anak dan remaja," kata Menkes Nila F Moeloek, Jakarta, Rabu, (27/02/2019).

Pasien kanker anak-anak dan remaja perlu dukungan yang luar biasa dalam menjalani pengobatan agar bisa cepat sembuh.

Apalagi mereka sedang berada dalam usia pertumbuhan di mana mereka seharusnya dapat bermain dan belajar dengan gembira.

"Dengan adanya bangsal khusus anak-anak dan remaja di RSKD (Rumah Sakit Kanker Dharmais), kami berharap para pasien dapat lebih bersemangat untuk sembuh dan mereka bisa tetap merasa nyaman selama menjalani perawatan di rumah sakit,” tambahnya.(tka)


Menkes: Pasien Kanker Anak - Remaja Perlu Dukungan
Baca Selanjutnya

Penting Deteksi Dini Kanker pada Anak

INILAHCOM, Jakarta - Menurut data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada 2015, di Indonesia terdapat sekitar 4.100 kasus kanker anak-anak per tahun, sebagian besar merupakan leukemia.

Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013 (Riskesdas) menunjukkan prevalensi kanker anak umur 0-14 tahun sebesar sekitar 16.291 kasus.

Sedangkan data dari Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa setiap tahunnya, ada lebih dari 175 ribu anak di dunia didiagnosis mengidap kanker, dan sekitar 90 ribu diantaranya meninggal dunia. Kurangnya deteksi dini membuat kanker lebih sulit disembuhkan.

“Kami juga berkomitmen untuk terus menyediakan informasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker dan mengedukasi para orang tuatentang kanker pada anak," kata Ketua Umum YOAI, Rahmi Adi Putra Tahir, Jakarta, Rabu, (27/02/2019).

Masih menurutnya, dia sangat berharap dapat semakin berkontribusi dalam menyediakan fasilitas perawatan yang lebih baik untuk anak-anak dan remaja penderita kanker di masa depan. (tka)


Penting Deteksi Dini Kanker pada Anak
Baca Selanjutnya

TKHI Semakin Berkualitas untuk Jemaah Haji

INILAHCOM, Palembang - Berkaca dari hasil evaluasi penyelenggaraan kesehatan haji tahun sebelumnya, pada tahun ini Kemenkes mengupayakan agar TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia) yang bertugas lebih berkualitas.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc menjelaskan, tidak mudah mengeluh dan bersikap proaktif serta inovatif.

"Karenanya dalam pelatihan ini selain materi teknis medis juga diberikan materi ilmu komunikasi dan team building," kata Eka seperti yang dikutip dari siaran pers, Palembang, Rabu, (27/02/2019).

Di akhir pelatihan, akan ada ujian yang menentukan kelulusan ke tahap berikutnya.

Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Bapelkes Palembang dan juga perwakilan dari Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan PPSDMK Kemenkes.

Pelatihan bagi petugas kesehatan haji dilaksanakan oleh Pusat Kesehatan Haji Kemenkes bekerjasama dengan Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Kemenkes melalui Balai Pelatihan Kesehatan yang ada di 13 provinsi embarkasi.

Pelatihan semacam ini merupakan bagian dari proses rekrutmen petugas kesehatan haji. Tahapan penentuan TKHI antara lain seleksi berkas, wawancara, psikotes/tes MMPI, tes Napza, tes kebugaran, dan ujian pelatihan kompetensi.(tka)


TKHI Semakin Berkualitas untuk Jemaah Haji
Baca Selanjutnya

Pentingnya Bangsal Remaja di RS Dharmais

INILAHCOM, Jakarta - Prudential Indonesia, bekerja sama dengan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), pada hari ini meresmikan bangsal remaja di Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD), Jakarta.

Inisiatif ini merupakan perwujudan dari fokus perusahaan, yaitu “We DO Good”, yang dituangkan dalam Program Community Investment Prudential Indonesia di bawah pilar Kesehatan dan Keselamatan (Health and Safety).

Peresmian ini juga merupakan salah satu upaya perusahaan dalam membantu pasien kanker anak-anak dan remaja untuk menciptakan lingkungan yang kondusif selama perawatan dan membantu mereka untuk sembuh.

“Kesehatan dan Keselamatan merupakan salah satu inti dari Program Community Investment Prudential Indonesia seiring upaya kami dalam menciptakan Indonesia yang lebih sehat," kata Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, Jakarta, Rabu, (27/02/2019).

Prudential Indonesia telah berkolaborasi dengan YOAI sejak 2003, dan kami berkomitmen untuk membantu anak-anak penderita kanker agar bisa mendapatkan bantuan pengobatan dan perawatan di bangsal yang memadai di rumah sakit.

Peresmian renovasi bangsal khusus remaja pada hari ini merupakan kelanjutan komitmen Prudential Indonesia. Pada 2018, Prudential Indonesia, bekerja sama dengan YOAI, menyerahkan donasi sebesar Rp4,5 miliar dari dana perusahaan untuk setiap pembelian polis PRUsyariah di 2017 dalam rangka sepuluh tahun kehadiran Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia, untuk renovasi bangsal di RSKD.

“Melalui kerja sama dengan berbagai pihak baik dari pemerintah maupun swasta, YOAI telah melakukan sejumlah inisiatif untuk mendukung pengobatan kanker anak di Indonesia,” kata Ketua Umum YOAI, Rahmi Adi Putra Tahir.(tka)


Pentingnya Bangsal Remaja di RS Dharmais
Baca Selanjutnya

Kemenkes Latih Tim Kesehatan Haji Indonesia

<B>INILAHCOM, Palembang - Kementerian Kesehatan melaksanakan pelatihan kompetensi bagi Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang akan menyertai kelompok terbang (kloter). </B>

Sebanyak 57 calon TKHI yang berprofesi sebagai dokter dan perawat ini memperoleh pelatihan mulai 25 Februari hingga 2 Maret 2019 di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Palembang Provinsi Sumatera Selatan.

Pelatihan dilaksanakan sebagai tahapan proses rekrutmen TKHI tahun 2019. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas TKHI dalam memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji di kloter.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc yang hadir membuka acara sekaligus memberikan arahan kepada para peserta pelatihan tersebut.

“TKHI adalah pelayanan tamu Allah yang sangat penting dan strategis. Mereka bekerja langsung di lapangan. Bertemu langsung dengan jemaah. Mereka harus kompak dan menjalankan strategi penyelenggaraan kesehatan di hulu,” ujar Eka, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (27/02/2019).

Ia juga menekankan beberapa hal dasar dalam memberikan pelayanan antara lain dengan memperkuat promosi kesehatan dan preventif tanpa mengesampingkan kegiatan kuratif dan rehabilitatif.

TKHI kloter harus memiliki empat keterampilan sekaligus dalam memberikan layanan kepada jemaah haji.

Dokter dan perawat yang bertugas dalam kloter tidak hanya dituntut mampu memberikan pengobatan kepada jemaah yang sakit, tapi juga harus mampu memberikan penyuluhan kesehatan dan mencegah kasus kesakitan di dalam lingkup kloter yang menjadi tanggung jawabnya.

Hal ini yang membedakan TKHI di kloter dengan petugas kesehatan haji lainnya. Dalam hal terjadi kasus kedaruratan medis pada jemaah haji, TKHI diminta untuk segera memberikan tindakan yang tepat (prompt treatment) demi menyelamatkan nyawa, mencegah kesakitan yang lebih parah, kecacatan bahkan kematian jemaah haji.

“Jangan ragu dalam memberikan pertolongan emergency, kalau perlu infus ditempat. Pengalaman saya, jemaah banyak yang alami dehidrasi, jangan menunggu mereka semakin parah. Gunakan masker dan payung serta semprotan air,” tegas Eka.

Selama dalam kloter, TKHI tidak bekerja sendirian. Jemaah haji yang jumlahnya berkisar 400 orang tiap kloter, akan disertai pula oleh Tim Pemandu Ibadah Haji (TPIH) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).

“TKHI harus bekerjasama dengan ketua kloter dan pembimbing ibadah. Agar jemaah dapat menjalankan ibadahnya dengan baik,” tandasnya.(tka)


Kemenkes Latih Tim Kesehatan Haji Indonesia
Baca Selanjutnya

Indonesia Dukung Kesehatan Digital

<B>INILAHCOM, New Delhi - Indonesia mendukung pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat sistem kesehatan nasional. </B>

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, drg. Oscar Primadi, MPH saat menjadi pembicara pada Panel Integrated Disease Surveillance and Disease Registry Platforms dalam Global Health Digital Partnership (GDHP) Summit ke-4 yang diselenggarakan di New Delhi, India, tanggal 25-26 Februari 2019.

Lebih lanjut Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan sebagai Co-Chair pada panel mproving Health Outcomes for Rural and Remote Communities through Telemedicine and Remote Monitoring menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara besar dan negara kepulauan yang terbentang luas dari Aceh sampai Papua, menerapkan teknologi digital kesehatan, seperti telemedicine, untuk kemudahan akses pelayanan kesehatan.

GDHP Summit yang dihadiri 24 negara dibuka oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India, Mr. Jagat Prakash Nadda.

Dalam sambutannya Menteri Kesehatan India menyampaikan bahwa pertemuan GDHP merupakan kolaborasi internasional antara Pemerintah (Kementerian/Lembaga) dan organisasi multinasional, dengan didukung oleh WHO, untuk meningkatkan kesehatan dengan penggunaan kesehatan digital terbaik.

Sementara itu, Direktur Jenderal WHO, Dr. Thedros Adhenom Gebreyesus dalam pesan video menyampaikan bahwa teknologi digital telah mengubah pelayanan kesehatan untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer dan mencapai tujuan SDG.

WHO akan menyusun strategi global terhadap kesehatan digital, dan bulan depan WHO akan menerbitkan Pedoman Pertama tentang Kesehatan Digital.

GDHP Summit ke-4 menghasilkan New Delhi Declaration on Digital Health for Sustainable Development yang pada pokoknya berisikan komitmen untuk mempercepat dan mengimplementasikan intervensi Kesehatan Digital yang sesuai dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat sampai dengan 2023 melalui aksi utama antara lain menyusun strategi yang jelas terhadap teknologi digital berdasarkan prioritas nasional.

Summit juga menekankan pentingnya prioritas kesehatan nasional terhadap intervensi kesehatan digital, kebijakan yang diterapkan masing-masing negara untuk mengimplementasikan kesehatan digital secara signifikan, dan investasi kesehatan untuk kesehatan digital.

GDHP merupakan inisiatif negara-negara kolaborasi global dalam penggunaan teknologi digital yang aman (safe and secure) untuk meningkatkan kualitas, akses dan kesinambungan sistem kesehatan.

Sebelumnya, GDHP sudah diselenggarakan di Canberra, Washington DC dan London. Inisiatif GDHP berlanjut hingga menjadi salah satu rekomendasi World Health Assembly (WHA) ke 71 bulan Mei tahun 2018 di Jenewa.

Delegasi RI telah berpartisipasi aktif dalam setiap agenda pembahasan, termasuk menjadi pembicara dan co-chair Diskusi Panel. (tka)


Indonesia Dukung Kesehatan Digital
Baca Selanjutnya

Selasa, 26 Februari 2019

Desainer Muda Esmod Jakarta Angkat Kekayaan Budaya

INILAH.COM, Jakarta - Desainer muda dari Esmod Jakarta turut ambil bagian dalam pameran busana "Adiwastra Nusantara 2019" bertemakan Wastra Adati Generasi Digital. Acara ini digelar pada 20-24 Maret 2019 di JHCC Senayan, Jakarta.

Keikutsertaan sekolah mode yang berdiri sejak 1996 dan berpusat di Paris ini adalah untuk mengangkat kebudayaan Indonesia dengan menampilkan desainer muda lulusan Esmod Jakarta. Mereka menampilkan koleksi kain asli Indonesia dan dimodifikasi dengan tampilan modern.

Dalam acara tersebut, akan ditampilkan koleksi siswa Esmod Jakarta Class of 2018 yang bergaya muda dengan ciri khas street style menggunakan detail pengerjaan yang memadukan teknik klasik dan modern.

Esmod Jakarta juga mengajak 2 alumni pendahulunya yang telah berkarya dalam industri fashion dan turut mengharumkan nama bangsa di pasar internasional. Mereka adalah Ratri Wijaya Kusuma, salah satu alumni Esmod Jakarta yang telah sukses dengan "Rumah Batik Wijaya" dan alumni Esmod Jakarta tahun 2016, Delyanadia Ulimasari.

Ratri akan tampil dengan mengusung konsep "Feminisme Hong" membawa Pesona Batik Peranakan dalam akulturasi budaya antara Indonesia dengan warga Tionghoa yang ada di Indonesia. Untuk konsep "Feminisme Hong", Ratri mengambil tema Burung Hong, dimana diartikan rajanya burung dan unsur apinya terkuat, dengan sifat feminimitas, kelembutan dan keagungan.

"Dengan memadukan unsur batik dan kain brokat, memakai warna-warna seperti hitam yang merupakan lambang kesetiaan, putih melambangkan kejujuran, merah yang berarti kesantunan, hijau mewakilkan keadilan dan kuning yang berarti kemurahan hati dengan model "Fashion Loose", free size, menggunakan aplikasi brodir," ujar Ratri dalam keterangannya, Selasa (26/2/2019).

Kemudian Delyanadia Ulimasari atau yang lebih dikenal dengan Denad Ulima membawa koleksinya "The Reign". Menggunakan Songket Palembang yang dikemas dengan gaya masa kini. Pembuatan songket hand-made dengan motif buatan sendiri ini telah menghabiskan waktu 4 bulan. Warna yang digunakan adalah warna hijau, coklat dan putih.

Di koleksi ini, Denad ingin mengangkat cara baru untuk menggunakan kain warisan budaya Indonesia dalam bentuk outfit modern yang bisa dipakai oleh generasi milenial.

Sekedar informasi, Esmod Jakarta terus berupaya mendukung karya desainer muda berbakat di Indonesia. Esmod Jakarta memiliki beberapa program pendidikan yaitu 1 Year Fashion Design & Pattern Drafting, 3 Year Fashion Design & Creation, 3 Year International Fashion Business dan 18 Months Master Degree berkolaborasi eksklusif dengan Institut Tekhnologi Bandung (ITB). [adc]


Desainer Muda Esmod Jakarta Angkat Kekayaan Budaya
Baca Selanjutnya

5 Tempat Wisata Murah di Lombok untuk Backpacker

TAHUKAH Anda bahwa sebagian besar orang mengurungkan niatnya liburan ke Lombok karena mahalnya biaya transportasi dan akomodasi? Jangankan liburan ke luar kota, di dalam kota saja biaya yang dikeluarkan cukup menguras dompet. Namun, Anda tak perlu berkecil hati sebab ada cara termudah untuk tetap liburan tanpa membuat kantong bolong, yaitu dengan liburan ala backpacker.

Dengan cara tersebut, Anda dapat menikmati keindahan alam Lombok tanpa menghabiskan banyak biaya. Pastikan pula untuk mencatat sejumlah destinasi wisata murah di Lombok berikut ini, ya!

1. Taman Wisata Alam Gunung Tunak

Destinasi wisata yang terletak di Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah ini wajib masuk dalam daftar kunjung. Tempat ini menawarkan pesona pantai selatan Lombok dengan hamparan pasir putih, tebing kapur, rerumputan, dan hutan dataran rendah. Perpaduan warna alam yang sangat memesona.

Taman Wisata Alam Gunung Tunak yang memiliki luas sekutar 12 km2 ini merupakan tempat sempurna untuk melihat spesies burung langka, yakni burung gosong. Jika beruntung, Anda pun dapat bertemu dengan sekumpulan kerbau di sekitar hutan. Di sini, Anda dapat bersantai sekaligus menikmati bentang alam yang sangat cocok dijadikan latar belakang foto.

2. Air Terjun Mangku Sakti

Barangkali Air Terjun Mangku Sakti belum begitu populer di kalangan wisatawan. Namun, air terjun ini tak kalah cantik dari air terjun lainnya yang berada di Lombok. Air Terjun Mangku Sakti memiliki air yang jernih berwarna hijau toska. Sangat cantik. Konon, warna tersebut berasal dari aliran air Danau Segara Anak yang mengandung belerang.

Ketinggian Air Terjun Mangku Sakti mencapai 40 meter dengan debit air yang cukup besar. terdapat sebuah kolam air dengan kedalaman sekitar 2 hingga 4 meter yang biasa digunakan untuk bermain air dan berendam. Bagi Anda yang memiliki kemampuan berenang mumpuni dan menyukai tantangan, cobalah untuk terjun dari batu di sekitar air terjun ke dalam kolam. Dijamin seru dan memacu adrenalin!

Air terjun yang terletak di Desa Sajang, Sembalun ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Untuk mencapai tempat wisata ini dibutuhkan waktu selama 3 jam berkendara dari pusat Kota Mataram.

3. Pantai Tanjung Poki

Pantai Tanjung Poki berada di Desa Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur, berjarak sekitar 2,5 jam berkendara dari pusat Kota Mataram. Meskipun Anda harus menempuh perjalanan cukup panjang, rasa lelah akan sirna saat Anda menjejakan kaki di Pantai Tanjung Poki. Udaranya sangat sejuk dengan pemandangan yang menakjubkan.

Berbeda dari pantai di Lombok pada umumnya, Pantai Tanjung Poki tidak memiliki garis pantai lantaran dikelilingi tebing batu dan perbukitan. Mengingat ombaknya yang besar, terdapat larangan untuk berenang. Meskipun demikian, masih banyak kegiatan seru yang dapat Anda lakukan. Mulai dari memancing, menyaksikan ombak yang membentur tebing, menikmati angin sepoi, berjemur, dan berfoto di sejumlah spot menarik. Tempat ini sangat cocok untuk menjernihkan pikiran dan menghilangkan rasa jenuh.

Itulah sejumlah tempat wisata murah bagi backpacker yang dapat Anda jadikan sebagai referensi. Untuk menghemat pengeluaran, pastikan untuk memanfaatkan promo hotel murah Airy Rooms yang dapat Anda klaim melalui website atau aplikasi. Nikmati kemudahan booking hotel di Lombok dan hotel di Bali dengan harga murah. Dapatkan fasilitas kamar bersih yang dilengkapi dengan TV layar datar, pendingin ruangan, shower air hangat, peralatan mandi, air minum, dan WiFi. [Adv]


5 Tempat Wisata Murah di Lombok untuk Backpacker
Baca Selanjutnya

Tatjana Saphira Sulap Lipcream jadi Perona Pipi

INILAHCOM, Jakarta - Lipcream tidak hanya berguna untuk bibir tetapi bisa digunakan untuk perona pipi.

Hal tersebut ternyata diaplikasikan oleh aktris Tatjana Saphira pada suatu hari. Karena, dia pernah mengalami lupa membawa blush on.

"Itu sebenarnya baru baru ini menerapkannya. Lagi pergi lupa bawa blush on. Aku mikir gimana caranya kalau enggak pakai blush on kadang terlihat kurang fresh," kata Tatjana saat ditemui di acara Wardah, Jakarta, Selasa, (26/02/2019).

Dengan kreatifitas yang dimiliki, Tatjana mencoba menggunakan lipcream untuk dijadikan blush on atau perona pipi.

"Tapi bingung juga masa harus beli blush on khusus acara ini karena lupa. Akhirnya aku lihat kotak makeup aku. Ada lipcream sebenarnya warnanya lucu juga sih dan enggak terlalu strong. Akhirnya aku coba toh bentuknya cream," tambahnya.

Menurutnya, kalau di bibir saja bisa merata dan diserap dengan baik, mungkin juga demikian ketika diaplikasikan ke pipi.

"Akhirnya aku coba tap sedikit di atas tulang pipi, aku ratain pakai jari, akhirnya berhasil. Aku sih lebih suka pakai jari karena feel- nya beda dengan pakai beauty blender. Yang penting sebelumnya pastikan sudah cuci tangan atau pakai hand sanitizer," paparnya.


Tatjana Saphira Sulap Lipcream jadi Perona Pipi
Baca Selanjutnya

Tips Alami Tatjana Saphira Merawat Bibir

INILAHCOM, Jakarta - Aktris Tatjana Saphira punya beberapa tips untuk merawat bibirnya agar terlihat lebih lembab.

Menurutnya, ada cara alami, untuk merawat bibir dan tidak menggunakan bahan kimia.

"Aku pernah iseng - iseng yang ada di internet. Madu dan gula pasir untuk scrub bibir," kata Tatjana saat ditemui di Wardah, Jakarta, Selasa, (26/02/2019).

Hasilnya, ternyata bisa terlihat. Meski tidak terlalu banyak memberikan efek, tetapi Tatjana sangat puas dengan hasilnya.

"Itu lumayan berasa. Bibir lebih halus. Jadi ketika mengaplikasikan lipstik lebih baik hasilnya," tambahnya.


Tips Alami Tatjana Saphira Merawat Bibir
Baca Selanjutnya

Tatjana Saphira Akui Terlihat Pucat Tanpa Lipstik

INILAHCOM, Jakarta - Lipstik adalah salah satu hal yang tidak bisa di pisahkan oleh Perempuan.

Aktris Tatjana Saphira mengakui jika tidak menggunakan lipstik akan terlihat pucat. Karena itu, lipstik menjadi salah satu hal yang tidak pernah ketinggalan di dalam tasnya.

"Kalau enggak pakai lipstik itu enggak fresh. Kayak Pucet banget. Ada yang mikir lagi sakit ya," kata Tatjana Saphira saat ditemui di Wardah, Jakarta, Selasa, (26/02/2019).

Bibir menurut Tatjana menjadi poin penting pusat perhatian ketika bertemu orang lain. Karena itu, dia tidak ingin terlalu menggunakan warna yang terang.

"Pada dasarnya, aku selalu suka warna apa saja. Warna yang dihindari tidak terlalu strong dan terlalu lite. Harus di antara itu," tambahnya.


Tatjana Saphira Akui Terlihat Pucat Tanpa Lipstik
Baca Selanjutnya

Senin, 25 Februari 2019

Mekanisme Pengukuran Kebugaran Calon Jemaah Haji

<B>INILAHCOM, Jakarta - Sebelum melakukan pengukuran, para peserta dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dulu oleh tim dokter.</B>

Selanjutnya setiap peserta mengenakan nomor dada dan dipandu untuk melakukan peregangan bersama secara berkelompok. Kemudian setiap jemaah diminta untuk berjalan kaki cepat atau berlari secara konstan sejauh 1,6 kilometer.

Sementara jemaah memulai kegiatan, beberapa petugas bersiaga untuk mencatat waktu tempuh setiap jemaah dalam form penilaian.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc dan Kasie Haji Kemenag Jakarta Selatan, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (26/02/2019), capaian waktu tempuh setiap jemaah akan dikategorikan menjadi lima, yakni, baik sekali, baik, cukup, kurang dan kurang sekali.

Bagi yang hasilnya kurang, maka akan direkomendasikan untuk melakukan latihan fisik yang disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatannya.

Pengukuran kebugaran merupakan salah satu bagian dari kegiatan pembimbingan kesehatan haji dalam pembinaan kesehatan di masa keberangkatan.

Sebuah proses yang harus dilalui oleh semua jemaah haji guna mendapatkan gambaran kekuatan fisik dan memberikan rekomendasi tindakan berikutnya yang harus dilakukan. Pembinaan ini bertujuan untuk memantapkan status istitaah kesehatan haji hingga menjelang waktu keberangkatan nanti.

Seusai melakukan pengukuran kebugaran, dilakukan juga pembimbingan dan penyuluhan kesehatan.

Jemaah haji mendapatkan materi manasik haji oleh Kasie Haji Kemenag Jaksel. Sedangkan materi penyuluhan atau pesan-pesan kesehatan disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes.

Penyampaian manasik haji serta informasi dan edukasi tentang upaya menjaga kondisi kesehatan dan praktik perilaku hidup bersih dan sehat menjadi hal yang penting untuk membekali jemaah haji menjelang waktu keberangkatan mereka menuju Arab Saudi.(tka)


Mekanisme Pengukuran Kebugaran Calon Jemaah Haji
Baca Selanjutnya

Ratusan Jemaah Haji DKI Jakarta Cek Kesehatan

INILAHCOM, Jakarta - Setiap tahunnya sekitar dua per tiga jemaah haji Indonesia termasuk dalam kelompok risiko tinggi, yakni jemaah yang berusia di atas 60 tahun dan memiliki penyakit bawaan sejak dari tanah air.

Fakta tersebut bukan berarti mengabaikan ketentuan istitaah kesehatan. Untuk mengetahui kondisi kesehatan jemaah haji dalam memenuhi persyaratan istitaah kesehatan, sebanyak 350 jemaah haji asal Jakarta Selatan mengikuti acara latihan dan pengukuran kebugaran yang digelar oleh Pemerintah Kota Jakarta Selatan bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan.

Pihak pemerintah kota juga melibatkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama pada kegiatan ini. Hadir dalam acara tersebut, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc dan Kasie Haji Kemenag Jakarta Selatan, H. Fatullah, S.Ag, juga sejumlah pejabat dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan calon Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) asal Provinsi DKI Jakarta.

“Jemaah haji yang hadir semuanya nampak bersemangat dan benar-benar ingin menjaga kesehatannya saat di Arab Saudi,” ungkap dr. Eka, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (26/02/2019).

Pengukuran kebugaran menggunakaan metode rockport untuk mengetahui tingkat kebugaran jantung dan paru-paru para jemaah haji.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Kesra Pemerintah Kota Jakarta Selatan, H. Makmur, yang mewakili Walikota Jakarta Selatan.

Seluruh jemaah haji baik yang berusia muda maupun yang sudah tergolong lansia tampak antusias mengikuti proses pengukuran kebugaran. Pengukuran tersebut berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.00 WIB di lingkungan kantor Walikota Jakarta Selatan.(tka)


Ratusan Jemaah Haji DKI Jakarta Cek Kesehatan
Baca Selanjutnya

Ini Agenda Wisata Unggulan di Lombok

INILAHCOM, Lombok -  Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti menyatakan mendukung Festival Pesona Bau Nyale untuk masuk menjadi bagian dari Calender of Event Nasional.

Pihaknya juga mengawal langsung pelaksanaan festival untuk memastikan gelaran tahunan itu berjalan dengan lancar.

Bagi Kemenpar, Festival Pesona Bau Nyale bisa menjadi pendorong untuk mengembangkan destinasi NTB dengan Mandalika sebagai andalan.

Hal ini diharapkan menjadi pemacu untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan. Terlebih jika eventnya sudah digelar secara rutin sehingga dampak ekonominya terasa langsung bagi masyarakat.

"Kemenpar pernah melakukan survei terhadap dua event, di Bali dan Banyuwangi. Ternyata event yang rutin terlaksana memiliki dampak ekonomi langsung bisa sampai 50 persen bagi event yang sudah digelar puluhan kali,” katanya.

Bahkan, masih menurut Esthy yang juga Ketua Pelaksana Top 100 Calender of Event Nasional itu, event di Banyuwangi yang sudah 10 kali digelar dampak langsung ekonominya terus meningkat dari tahun ke tahun kontribusinya kepada perekonomian setempat.

“Yang kita amati Festival Bau Nyale memiliki rangkaian panjang dengan berbagai atraksi. Dampak langsung dan tidak langsung pasti. Terlebih dari segi promosi," ujarnya.(tka)


Ini Agenda Wisata Unggulan di Lombok
Baca Selanjutnya

Kisah Putri Mandalika di Festival Pesona Bau Nyale

<B>INILAHCOM, Lombok - Cerita rakyat tentang Putri Mandalika di Lombok menjadi inspirasi tersendiri bagi pelaksanaan Festival Pesona Bau Nyale yang digelar pada 17-25 Februari 2019 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).</B>

Legenda putri yang menceburkan diri ke laut dan menjelma menjadi cacing panjang berwarna-warni menjadi kisah imajinasi dan inspirasi bagi pelaksanaan Festival Pesona Bau Nyale yang diharapkan menarik minat wisatawan untuk datang ke Lombok.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB Sitti Rohmi Djalilah saat puncak acara Festival Pesona Bau Nyale, di Lombok, baru - baru ini mengatakan, cerita Putri Mandalika memiliki inspirasi yang imajinatif yang diambil dari seorang putri yang mengorbankan dirinya demi menjaga kedamaian di bumi Lombok.

“InsyaAllah kita bisa ambil hikmah. Yang paling utama, mari kita sama-sama jaga NTB. Jaga kebersihan destinasi. Jangan buang sampah sembarangan. Karena pariwisata bisa menyejahterakan masyarakat," katanya.

Wagub Sitti juga menyadari bahwa daerah yang dipimpinnya saat ini, merupakan daerah yang memiliki potensi pariwisata sangat besar baik dari sisi alam, adat budaya, hingga cerita masyarakat di dalamnya.

“Maka secara moral kita bertanggung jawab kepada NTB. Modalnya sudah kuat dengan alam yang sangat indah. Mudah-mudahan event ini bisa kita ambil hikmahnya,” ujarnya.(tka)


Kisah Putri Mandalika di Festival Pesona Bau Nyale
Baca Selanjutnya

3 Tempat Wisata yang Pas untuk Liburan Keluarga

SEBAGAI kota wisata, Bandung menawarkan destinasi yang cukup beragam. Mulai dari wisata alam, budaya, kuliner, edukasi, hingga wisata belanja. Ditambah lagi lokasinya yang berada di dataran tinggi menjadikan hawanya sangat sejuk dan segar. Sangat nyaman untuk bersantai, melepas penat, dan quality time bersama keluarga. Tak heran jika kota ini menjadi tujuan utama berlibur masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Bagi Anda yang juga hendak mengunjungi Kota Kembang, berikut beberapa destinasi yang cocok untuk didatangi bersama keluarga.

1. De Ranch Lembang

Sumber: NativeIndonesia.com

Mulai beroperasi sejak 2007, De Ranch hadir dengan mengusung konsep yang cukup berbeda, yakni memadukan suasana alam khas Lembang yang segar dengan peternakan dan lapangan hijau bergaya western. Tak tanggung-tanggung, pengunjung bahkan bisa menaiki kuda dengan bergaya ala koboi Amerika. Bagi Anda yang tak mahir menaiki kuda, tak perlu khawatir karena Anda tetap bisa bergaya dengan menyewa kostum koboi dan menunggangi kuda dalam kendali pemandu.

Tak hanya itu, terdapat pula fasilitas dan wahana ramah anak lainnya seperti area outbound dan permainan air. Dijamin, objek wisata yang berlokasi di Jl Maribaya No 17 Lembang ini bisa memberi pengalaman tak terlupakan bagi anak.

2. Dago Dream Park

Meski tergolong baru, nyatanya tempat wisata yang berlokasi di daerah Dago Giri ini telah berhasil menyedot animo masyarakat. Tak hanya karena lokasinya yang dekat dengan pusat kota, tetapi juga karena wahana yang ditawarkan sangat epik dan instagrammable. Terdapat banyak spot foto yang unik dan kekinian, seperti Love Seat, SkyTree, SkyBike, karpet aladin, dan masih banyak lagi.

Kawasan wisata yang hadir sejak Juli 2016 ini juga menyediakan beragam wahana permainan anak dan keluarga. Mulai dari outbound, area ternak dan menunggu kuda, kampung Dayang Sumbi, hingga permainan air dan memancing. Terdapat pula beberapa wahana permainan yang cocok untuk anak, seperti Geared Up (sewa sepeda/becak dengan trek khusus) dan Lost In Paradise (permainan ular tangga dengan berbagai rintangan).

Karena areanya yang sangat luas, disediakan pula bus kecil unik untuk mengantarkan pengunjung dari satu wahana ke wahana yang lain. Jadi, tak ada lagi alasan untuk mengeluh karena capek, ya.

3. Farm House Lembang

Sumber: alampriangan.com

Jika De Ranch mengusung konsep ala koboi Amerika, Farm House mendesain area peternakan dan pertaniannya dengan atmosfer Eropa tempo dulu. Jadi, di sini Anda bisa menikmati suasana peternakan khas Eropa sekaligus bisa bergaya laiknya noni-noni zaman dulu. Apalagi, area ini juga didukung dengan adanya bangunan-bangunan berarsitektur Eropa Klasik, yang semakin membuat suasana laiknya berada di benua tersebut. Di sini, bahkan juga terdapat rumah hobbit, lo. Pasti sangat menarik, bukan?

Selain area tersebut, terdapat pula taman bunga dan kebun binatang mini dengan beragam hewan ternaknya. Disediakan juga tempat bersantai bagi Anda yang ingin menikmati rindang dan asrinya tempat ini. Uniknya, objek wisata yang bertempat di Jl. Raya Lembang No. 108 ini memberlakukan aturan tiket yang bisa ditukar dengan welcome drink. Minuman selamat datang berupa susu dengan beragam varian rasa dan sosis.

Nah, itulah beberapa tempat wisata terbaik yang bisa dikunjungi bersama keluarga. Pesanlah tiket pesawat ke Bandung dengan menggunakan Airy, karena ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Di antaranya bisa mendapat tiket pesawat online yang murah dengan mudah dan cepat.

Cukup dengan membuka website atau aplikasi Airy, pilih rute penerbangan yang telah tersedia ke seluruh wilayah di Indonesia, dan lakukan pemesanan. Soal pembayaran juga sangat fleksibel, yakni bisa dilakukan dengan cara transfer, menggunakan kartu kredit, atau melalui gerai Indomaret. Tak hanya itu, Airy juga sangat memudahkan pelanggan jika seumpama akan refund atau reschedule.

Tak hanya mudah dan murah, tetapi juga sangat praktis dan fleksibel. [Adv]


3 Tempat Wisata yang Pas untuk Liburan Keluarga
Baca Selanjutnya