Laman

Sabtu, 31 Maret 2018

Jangan Sembarangan Mencuci Pakaian Bahan Sutera

<B>INILAHCOM, Jakarta - Poppy Dharsono, Presiden APPMI, menjelaskan banyak produk pakaian yang terbuat dari bahan sutera yang sulit dicuci. Mengapa? </B>

Selama 40 tahun pengalaman yang dimiliki Poppy Dharsono, biasanya produk-produk pakaian yang terbuat dari bahan sutera selalu ada tulisan label dry clean di bagian bawah ketiak, leher dan lainnya ada noda yang sulit hilang dan selalu tertinggal warna bedak sehingga cepat rusak, serta bolong.

"Saya selalu menyikapinya dengan cara mencuci dengan tangan terlebih dahulu. Baru kemudian dikirim ke dry cleaning. Lama kelamaan saya cuci sendiri menggunakan sabun khusus dan metode yang khusus pula," papar Poppy Dharsono saat ditemui di acara Lagoon Advanced Care: The Power of Water to Treat Your Garments, Indonesia Fashion Week (IFW) 2018, Jakarta, baru - baru ini.

Masih menurutnya, setelah dicuci dengan tangan, dikeringkan, sebelum disetrika masukkan plastik lalu dimasukkan ke freezer beberapa jam baru kemudian disterika.

"Suteranya, baju pengantinnya akan bagus lagi. Yang pasti dry cleaning tidak membersihkan dan tidak mengembalikan ke warna normal setelah beberapa kali dipakai," tambahnya.
 
Kemudian, tidak semua pakaian setelah dipakai harus dicuci. Jika bisa dipakai 2-3 kali akan lebih baik karena mengurangi polusi lingkungan.

"Kerja sama dengan desainer yang tergabung dengan APPMI untuk mencuci dengan wet cleaning bisa datang ke kantor APPMI. Hal ini agar mendapatkan hasil cuci yang maksimal dan tidak merusak pakaian," katanya. (tka)


Jangan Sembarangan Mencuci Pakaian Bahan Sutera
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar