Laman

Selasa, 23 Mei 2017

Lihat Lebih Dalam Nilai Leluhur dari Batik

INILAHCOM, Jakarta - Kain batik menjadi kebanggaan Indonesia yang mencerminkan khasanah budaya leluhur. Lantas bagaimana sejarah batik?

Menurut Ketua Yayasan Batik Indonesia, Nita Kenzo, negara yang paling dekat dengan budaya batik Indonesia adalah Jepang. Dia menambahkan, Jepang dengan kebudayaannya sangat dekat dengan Indonesia.

"Kalau dari Eropa, karena ini (batik) terbuat dari warna alam, kita memang sangat digandrungi. Karena mereka (negara Eropa) tetap mengedepankan go green," kata Ketua Yayasan Batik Indonesia, Nita Kenzo saat ditemui di acara Kafe BCA VI #BelajarLebihBaik dengan tema Khasanah Batik Pesona Budaya, Jakarta, Selasa (23/05/2017).

Masih menurut Nita, membuat batik harus mengedepankan dengan menggunakan warna alam. Dengan begitu, karya yang dihasilkan lewat batik akan kelihatan lebih indah dan kekinian.

"Kita harus menjaga warna - warna alam ketika membuat batik. Komitmen yang paling utama adalah ketika ingin menggunakan warna alam bisa menggunakan indigofera tinctoria dengan warna biru, kayu untuk menampilkan warna cokelat dan kuning," tambahnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, manfaat dari pewarna alam adalah bentuk kemandiria untuk produksi batik alami. Jika menggunakan warna sintetik hal ini dapat menjadi pencemaran lingkungan dan sangat tidak sehat.

"Dengan menggunakan warna alami dari bahan tanaman, sehingga motif - motif yang kuno pun bisa tampil lebih kekinian. dengan menampilkan warna - warna yang menonjol dan baik," ungkapnya.

Perlu diketahui, untuk aspek sosial budaya yang terangkum di balik sehelai kain batik, menawarkan nilai tambah yang tinggi di pasar domestik maupun internasional. Nilai ekspor batik dan produk batik pada tahun 2015 mencapai sekitar US$ 178 juta atau meningkat hingga 25,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pasar ekspor utama batik Indonesia antara lain, Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.(tka)


Lihat Lebih Dalam Nilai Leluhur dari Batik
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar