INILAHCOM, Jakarta - Melestarikan kuliner khas Indonesia memang tidak ada habisnya. Beragam kue khas tradisional Indonesia sangat menarik perhatian dan menggoyang lidah.
Dalam rangka melestarikan makanan tradisional dan mendukung gerakan ayo kembali ke pasar tradisional, GULAKU mengajak para ibu - ibu PKK di sejumlah pasar tradisional dan kelurahan di Jabodetabek untuk ikut berpartisipasi dalam demo masak. Para ibu mencoba demo masak jajanan manis tradisional khas Nusantara.
“Kami ingin membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan kuliner nusantara sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari budaya luhur bangsa Indonesia. Kue Indonesia kental akan adat istiadat, memiliki filosofi tersendiri mulai dari penyajian, bahan pembuatan, hingga kekhasan momen keberadaan kue tersebut,” kata Fiter Cahyono, Communication Officer GULAKU, Jakarta, Selasa (27/09/2016).
Masih menurut Fiter, setiap kue memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing yang menjadi bagian dari kearifan lokal suatu daerah dan sebagai bagian kekayaan kuliner Indonesia. Kue putri kandis dari Jambi yang masih asing di telinga masyarakat misalnya, kue ini serupa kue lapis, rasanya manis dan teksturnya lembut, proses pembuatannya harus telaten karena berlapis-lapis. Kue ini biasanya disajikan pada acara adat atau spesial di Jambi.
Pada periode kedua Jajanan Manis ini, GULAKU akan memperkenalkan kue khas berbagai daerah, diantaranya kue wingko babat (Jawa Tengah), kue baruasa (Makassar), kue lepet jagung (Jawa Timur), kue lapek bugis (Minang), kue bingka pandan (Kalimantan Selatan), kue pepe asli Betawi (Jakarta) dan kue mata kebo (Yogyakarta).
ada 25 ragam resep jajanan manis yang dilengkapi dengan video cara pembuatan hingga penyajiannya yang dapat dilihat melalui website www.resepgulaku.com sehingga masyarakat bisa mengenal lebih dekat jajanan manis khas Nusantara.
“Sudah saatnya jajanan pasar atau kue tradisional diangkat menjadi ikon budaya bangsa,” kata Fiter.
Yuk, Lestarikan Kue Khas Tradisional
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar