DAHULU kala sebelum dokter masuk ke desa, orang tua kita selalu memberikan urut kepada buah hatinya yang dilakukan oleh dukun urut bayi atau ahli urut.
Hal tersebut amat positif bagi kesehatan si kecil. Biasanya sesudah diurut anak merasa nyaman, tidak rewel, banyak tidur, minum Asi kuat, daya tahan tubuhnya kuat, serta makannya menjadi mudah dan lahap.
Hal tersebut sering dilakukan para ibu setelah persalinan dan bayinya sudah lepas tali puser atau ari-arinya. Biasanya urut atau pijat juga dilakukan kepada ibunya untuk mengembalikan anatomi, tonus otot, peredaran darah, kebugaran tubuh, serta rehabilitasi pemulihan sesudah persalinan.
Urut untuk si bayi diberikan setelah tali puser putus atau puput, diberikan 3 hari sekali selama sebulan dan selanjutnya seminggu sekali hingga bayi umur 4 bulan. Ini dimaksudkan untuk menjaga pertumbuhan tubuhnya maupun perkembangan anak.
Selain itu, biasanya bayi rawan terhadap penyakit radang. Karena itu setiap 35 hari dicekok atau diminumi air pepesan empon-empon, sebab air tersebut berkhasiat sebagai antibiotik yang dapat melindungi gangguan jaringan dari peradangan. Jadi si anak tidak mudah sakit panas, menjadi doyan makan, daya tahan tubuh kuat, dan tumbuh dan berkembang secara normal, baik dan sehat.
Perawatan bayi dengan cara ini adalah alamiah. Tidak memiliki dampak efek samping. Pertumbuhan maupun perkembangan sang anak bisa diperhatikan secara langsung sehingga sebagai orang tua tidak perlu khawatir, cemas dengan perkembangan maupun kesehatan anaknya diwaktu-waktu yang akan mendatang.
Urut Menjaga Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar