Laman

Senin, 12 September 2016

Pelaku Fashion Dunia Puji Karya Siswi SMK NU Banat

INILAH.COM, Jakarta-Siswi SMK NU Banat Kudus boleh berbangga. Sebab, busana hasil karya mereka mendapat pujian dari para pelaku industri fashion dunia di Center Stage's, Asia's Fashion Spotlight di Hongkong.

Koleksi busana karya SMK NU Banat Kudus turut dipamerkan pada ajang Asia's Fashion Spotlight yang dihadiri publik internasional. Pada kesempatan itu mereka mengusung label Zelmira. Empat orang siswi SMK turut ambil bagian dalam ajang yang digelar sejak 7 hingga 10 September 2016 itu. Alexander Geyman salah satu editor majalah fashion dari Amerika Serikat menyanjung karya mereka sebagai salah satu koleksi busana paling berkelas dan tampil berbeda dibandingkan dengan berbagai label fashion internasional lainnya.

"Apa yang mereka tampilkan ini sangat berbeda. Sangat berkelas dan sophisticated. Mereka menampilkan identitas yang sangat kuat dalam koleksi busananya," kata Alexander dalam siaran pers, Minggu (11/9/2016).

Adalah Risa Maharani, Nafida Royyana, Rania, dan Nia Faradiska, empat orang siswi SMK NU Banat yang terpilih melalui proses seleksi untuk memamerkan desain busana terbaiknya di panggung utama. Mengangkat tema "Revive", mereka menampilkan busana gaya urban modest wear yang dipadukan dengan penggunaan kain batik serta bordir yang kental dengan nuansa khas Indonesia. Zelmira menjadi satu-satunya exhibitor yang mengangkat modest fashion wear di ajang ini.

Editor majalah Focus on Shoes itu terkejut ketika mendapati bahwa desainer di balik koleksi Zelmira adalah para siswi tingkat sekolah menengah yang baru berusia 16-17 tahun. Sebagai fashion editor dengan pengalaman yang panjang di industri fashion dunia, Alexander mengagumi koleksi busana yang kental dengan identitas dari mana mereka berasal. Melihat potensi dari keempat siswi SMK tersebut, Alexander mendorong mereka untuk terus berupaya menembus industri fashion dunia.

"Saya sudah sering melihat fashion show di berbagai negara, termasuk koleksi busana bergaya muslim. Namun apa yang mereka tampilkan ini berbeda. Tidak seperti desainer pada umumnya yang bergaya eropa dan semua hampir sama karakternya," paparnya.

Sejak hari pertama, koleksi busana Zelmira sukses memukau seluruh pengunjung yang hadir di Grand Hall Center Stage Hongkong. Koleksi busana Zelmira yang dihadirkan para siswi tersebut sangat lekat nuansa etnik dari budaya Indonesia. Tema "Revive" yang mereka usung terinspirasi dari Menara Kota Kudus yang bersejarah dan bangunan Gerbang Kudus Kota Kretek.

Kesempatan tampil dalam Asia's Fashion Premiere ini tidak terlepas dari program dukungan yang diberikan Bakti Pendidikan Djarum Foundation bersama Indonesia Fashion Chamber (IFC) dan Ditali Cipta Kreatif. Sebelum bertolak ke Hongkong, mereka terlebih dulu mendapatkan pendampingan secara intensif berkonsep inkubasi selama 4 bulan dengan dimentori para desainer profesional dari IFC. [adc]


Pelaku Fashion Dunia Puji Karya Siswi SMK NU Banat
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar