Laman

Rabu, 25 Desember 2019

Ibu, Jangan Lupa Periksa Payudara

<B>INILAHCOM, Jakarta - Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian terbesar bagi wanita. </B>

Data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO) menunjukkan kasus kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah kanker payudara.

Penderita kanker payudara mencapai hampir 17 persen dari kanker yang ada. Data kemenkes menyebutkan angka kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1 orang per 100 ribu penduduk. Rata-rata kematian akibat kanker payudara mencapai 17 orang per 100 ribu penduduk.

Tragisnya untuk kasus kanker payudara di Indonesia, 30 persen kanker ayudará sudah lanjut, 30 persen kasus kanker ayudará saat ditemukan sudah menyebar di organ lain dan hanya 40 persen yang ditemukan pada stadium awal.

Menurut ari Fahrial Syam, ingatannya berlabuh pada beberapa tahun lalu ada guru besar dari Belanda yang surprised ketika melihat masih menemukan kasus - kasus kanker payudara lanjut di RS besar di Indonesia, hal yang tidak pernah ditemukan lagi di RS Belanda.

“Mustinya kita bisa menekan jumlah kasus yang terlambat jika para wanita selalu ingat untuk memeriksa payudaranya secara rutin atau Sadari (Periksa Payudara Sendiri),” kata Ari Fahrial Syam, praktisi kesehatan, seperti yang dikutip dari siaram pers, Jakarta, Kamis, (26/12/2019).

Bahkan dengan sistim JKN saat ini mustinya masyarakat tidak usah takut lagi dengan pembiayaan kesehatan.

“Pada liburan akhir tahun ini saya menghimbau untuk para ibu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (sadari),” tambahnya.

Manfaatkan waktu kosong untuk memeriksa payudara sendiri. Jika dirasakan ada benjolan segera lakukan pemeriksaan payudara dengan tenaga terlatih ( periksa payudara klinis/sadanis).(tka)


Ibu, Jangan Lupa Periksa Payudara
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar