INILAH.COM, Jakarta - Pameran Interior and Craft (ICRA) 2019 kembali digelar di Hall A Jakarta Convetion Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada 2-6 Oktober 2019. Pameran ini menampilkan produk kerajinan tangan dari 200 UKM, perajin, perancang kriya dan produk interior.
Ketua Penyelenggara ICRA 2019, Edith Ratna mengatakan, pameran ini menyuguhkan karya-karya kreasi mutakhir produk kriya dan gaya hidup. Selain itu, ICRA juga merupakan ajang uji petik pasar bagi para kreator dan perajin nasional.
"ICRA menjadi media interaksi yang efektif antara produsen dengan konsumen dan pasar, serta para mitra usaha. Hal ini akan memicu inovasi, peningkatan kualitas serta desain dan mendewasakan para perajin, perancang serta UKM kita untuk bersaing dalam merebut hati dan selera masyarakat konsumen yang semakin meningkat," kata Edith Ratna dalam siaran pers, Jumat (27/9/2019).
Produk kerajinan tangan Indonesia menjadi incaran konsumen asing, baik melalui sistem perdagangan tradisional maupun e-commerce. Salah satu penyebabnya adalah kurang mendapat supply dari produk dalam negeri, khususnya produk kriya dan gaya hidup.
"Ini merupakan tantangan bagi para perajin dan perancang untuk terus berinovasi, berkarya meningkatkan kualitas produk serta desainnya dan bersaing dengan produk-produk asing dalam era ekonomi digital sekarang ini," ujarnya.
Dia mengungkapkan bahwa desain merupakan salah satu faktor penting dalam upaya peningkatan daya saing produk kriya dan produk gaya hidup Indonesia. Untuk itu, pada event tahun ini, ICRA menggandeng HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia, HDMI (Himpunan Desainer Mebel Indonesia) dan ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia) untuk berperan serta dalam pameran ICRA 2019.
"Selain diskusi kreatif serta klinik desain yang diselenggarakan desainer profesional pada stand Indonesia Kreatif, akan diselenggarakan pula seminar dengan tema Industri Kriya Indonesia dalam Era Ekonomi Digital menampilkan pembicara-pembicara profesional di bidang desain, aplikasi digital dan pemasaran," tutur dia.
Edith berharap, penyelenggaraan ICRA yang dimulai bertepatan dengan Hari Batik Nasional bisa menjadi momentum penting bagi kebangkitan khasanah kriya Indonesia dalam era ekonomi digital menyongsong Indonesia 4.0.
"ICRA 2019 akan menampilkan berbagai produk adikriya karya dari perajin unggulan maupun adikriya warisan budaya koleksi dari beberapa kolektor nasional," katanya. [adc]
ICRA 2019 Pamerkan Kreasi Kriya dan Gaya Hidup
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar