<B>INILAHCOM, Jakarta - Perjalanan panjang SHAFIRA selama 30 tahun di dunia fesyen muslim dunia menjadi hal yang sangat menginspirasi. </B>
Sebagai sebuah selebrasi atas perjalanan panjangnya, tahun ini SHAFIRA pionir brand busana Muslim di lndonesia mengusung tema World Wanderer, yang merepresentasikan penjelajah dunia yang menebar inspirasi melalui karya busana muslim istimewa.
Beberapa negara, yaitu Austria, Dubai hingga salah satu kota ikon fashion dunia, New York, pernah menjadi saksi melenggangnya koleksi SHAFIRA dalam ajang fashion show berkelas internasional.
Pada usianya yang kini menginjak ke-30 tahun, SHAFIRA menggenapkan perjalanannya ke seluruh dunia melalui koleksi inspirasi Masjid di lima benua yang menggabungkan arsitektur masjid dan desain fesyen muslim yang beragam.
Rangkaian perayaan yang memaknai eksistensinya dihadirkan tak lain sebagai wujud syukur dan rasa terimakasih kepada para pelanggan setia SHAFIRA. Kini dalam keterlibatannya pada Indonesia Fashion Week untuk keenam kalinya, SHAFIRA mempersembahkan sajian busana dengan tajuk World Wanderer.
"Koleksi spesial ini terinspirasi dari keindahan arsitektur lima masjid dari lima benua, yaitu Eropa, Afrika, Amerika, Australia dan Asia yang dituangkan ke dalam 74 koleksi fashion item yang berkarakter." kata desainer senior Shafira, Shetyawan, saat ditemui di acara temu media di Pacific Place, Jakarta, Selasa, (05/03/2019).
Cologne Mosque di Jerman misalnya, unsur arsitektut futuristik sangat tetasa dalam paduan busana dengan cutting yang tegas. Desain arsitektumya yam modern juga diinterpretasikan melalui detail tekstur serta palet wama yang berbeda dari SHAFIRA biasanya, yaitu warna-wama pastel dengan sentuhan warna abu-abu, biru, dan pink.
Pada koleksi busana yang diadaptasi dari arsitektur masjid Hassan ll di Maroko, Afrika, nuansa etnik langsung menjadi kesan pertama. Paduan warna dari inspirasi Moroccan spice yang cukup berani berpadu cantik dalam kain berdesain motif khas yang dibungkus dalam potongan desain yang playful dilengkapi kristal Swarovski yang teraplikasi apik menghiasi koleksi ini.
Dari benua Amerika, arsitektur Masjid Islamic Center of Washington yang menjadi inspirasi SHAFIRA memberikan kesan yang lebih formal dan classy, sangat tepat menggambarkan muslimah yang dinamis dengan executive look yang tegas sekaligus anggun dalam satu tampilan. Dalam koleksi busana dari benua Australia, masjid Adelaide Central Mosque dipilih untuk merepresentasikan rangkaian busananya.
"Unsur safari look dengan motif aboriginal art dipadukan dalam palet earth tone. Yang membuatnya unik, desain tersebut diaplikasikan dalam kain dengan teknik pewarnaan alam (natural dye) yang menjadikannya sebagai sebuah seri koleksi yang berkarakter kuat," tambahnya.(tka)
Terakhir, masjid Baiturrahman Aceh dipilih menjadi masjid pemakilan dari benua Asia.Busana yang diciptakan menggabungkan sporty style dengan sisi etnik motif gayo khas Aceh sehingga menghasilkan koleksi dengan gaya kontemporer.
Gelaran fashion show tunggal dalam event Indonesia Fashion Week 2019 ini merupakan salah satu rangkaian selebrasi untuk eksustensi SHAFIRA selama tiga puluh tahun. (tka)
Dedikasi SHAFIRA untuk Fesyen Muslim Dunia
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar