INILAHCOM, Jakarta - Setiap calon pasangan yang ingin menikah, pastinya memiliki konsep pernikahan. Salah satu konsep yang banyak digelar adalah pernikahan dengan konsep muslim tradisional.
Belakangan, pernikahan dengan konsep muslim tradisional menjadi tren yang diminati banyak orang di Indonesia.
Menurut Oke Firmansyah, Manager, 165 Organizer, ada sekitar 90 persen pasangan yang menikah dan mengambil lokasi di Menara 165 dan mengangkat konsep muslim tradisional serta syar'i.
"Peningkatan tersebut terlihat sejak memasuki tahun 2018. Karena itu, kami sangat siap untuk memenuhi kebutuhan para calon pasangan pengantin," kata Oke Firmansyah, Jakarta, baru - baru ini.
Biasanya, jika menggelar pernikahan muslim tradisional, terdapat adanya pemisahan antara tamu laki - laki dan perempuan. Pelaksanaan ijab qabul pun hanya dihadiri oleh tamu laki - laki.
"Kursi yang disediakan juga pastinya lebih banyak. Karena di dalam Islam, makan dan minum disunahkan untuk duduk,. Karena itu, kami di sini menyiapkan kursi sebanyak - banyaknya," tambah Oke.
Salah satu vendor yang ikut berpartisipasi dalam Pameran Pernikahan bertajuk Menuju Sakinah Mawaddah dan Warahmah yang akan diselenggarakan di Menara 165 pada 22 - 24 November 2019 iadalah Nendia Primarasa.
Melihat pameran yang digelar Menara 165 pada tahun lalu berlangsung sukses, tahun ini, pemiliki catering Nendia Primarasa, Heru Puji Hartono sangat optimis mendapatkan hasil yang maksimal.
"Tahun ini dengan tema muslim tradisional kami semakin tertarik dan berharap akan lebih besar dari tahun lalu," ujar Heru. (tka)
Konsep Pernikahan Muslim Semakin Banyak Digelar
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar