INILAHCOM, Jakarta -Salah satu yang mendukung dalam penampilan adalah menggunakan jam. Nah, jika Anda ingin tampil fashionable, STRAPS bisa memberikan lebih dari yang Anda inginkan. Seperti apa gaya STRAPS?
Asal usul STRAPS tidak lepas dari asal usul Dutemps, sebuah toko yang dikreasikan oleh founder Yanto Chou pada tahun 2011 di karenakan pengalamannya sejak 2002 bekerja di sebuah perusahaan jam yang berkembang pesat saat ini. Di saat tersebut, founder merasa bahwa para distributor jam mewah di Jakarta atau di Indonesia pada umumnya, tidak peduli akan layanan after sales service dari jam-jam tersebut. Salah satu utamanya adalah tali jam, dimana para distributor tersebut tidak menyediakan ready stock dari tali-tali jam pengganti.
Berbekal adanya peluang bisnis tersebut maka pada tahun 2011, Dutemps berdiri di Bengkel Fairground SCBD yang menawarkan tali jam tangan branded, pemutar jam dan trading jam. Seiring waktu, semakin banyak koleksi yang dimiliki Dutemps dan tidak berujung hanya pada original branded saja tetapi semua tali jam berkualitas diminta untuk diproduksi, sehingga koleksi semakin banyak, maka dari sananya tercetus sebuah konsep STRAPS.
Di tahun 2013, akhirnya konsep STRAPS lahir. Awal STRAPS dibentuk dengan slogan Design Your Watch dimana merupakan semua hal yang dapat mempercantik jam tangan konsumen, tanpa merusaknya, meliputi tali jam, buckle pin, gelang steel ataupun leather.
Kemudian, kiprah STRAPS hingga saat ini telah diakui sebagai penyedia tali jam dan leather bracelet terlengkap yang ada di pasar Indonesia, dimana STRAPS menyediakan tali jam berbahan besi, nylon, leather, perlon, jeans, batik, stingray, phyton hingga crocodile dengan ukuran mulai dari 14mm sampai dengan 28mm. Tak hanya tali jam, STRAPS juga menghadirkan deretan koleksi gelang handmade (buatan tangan manusia) diantaranya Western Horoscope, Chinese Horoscope, Leopard Edition, Skull Edition, HDCI Edition dan bayak model lainnya yang dibuat dengan design in house.
Yanto Chou selaku Founder dan bertindak sebagai General Manager STRAPS Indonesia merasa gembira dapat menghadirkan STRAPS di pasar aksesoris jam tangan dan gelang Tanah Air.
“Kami melihat peluang yang masih besar di pasar aksesoris jam tangan dan gelang di Indonesia," kata Yanto saat temui di Jakarta, baru - baru ini.
Berkembangnya gaya hidup masyarakat modern yang ikut menumbuhkan peluang bisnis di pasar aksesoris jam tangan dimana masyarakat tak lagi sekedar menilai bahwa sebuah jam tangan hanya sebagai alat penunjuk waktu semata. Ini juga menjadi bagian dari gaya hidup yang mencitrakan personal masing-masing pemakainya.
"Aksesoris jam ini pun sedikit banyak dapat menandakan jati diri sang pemilik, yang juga dapat disesuaikan dengan occassion yang berbeda. Dengan kebutuhan tersebut maka saat ini, masyarakat modern Indonesia pun tak hanya memiliki 1 buah jam tangan saja, tetapi bahkan hingga beberapa buah yang model atau desainnya disesuaikan dengan kebutuhan," tambahnya.
Melihat adanya perkembangan gaya hidup masyarakat modern itulah, STRAPS sangat optimis dapat menjadi pilihan chic untuk segala kebutuhan aksesoris jam dan gelang konsumen Tanah Air.
Pemilihan STRAPS dapat dilakukan berbagai macam personalisasi baik secara major maupun minor. Untuk major seperti kerjasama dengan Harley Davidson dengan dibuat koleksi tersendiri didesin dari scratch, ataupun minor yang dapat dilakukan kapan saja, seperti ukuran gelang yang bisa dipersonalisasi, benang tali jam yang dikarenakan jahitan tangan dapat dipersonalisasi sesuai warna kesukaan.
Kemudian pemendekan tali jam tangan, gelang tangan dengan warna personalisasi, ataupun yang terbaru dapat menyematkan nama ataupun inisial di gelang dengan mesin laser engraving yang dimiliki oleh STRAPS.
STRAPS berkomitmen untuk terus mengembangkan diri dengan metode-metode personalisasi yang terbaru.
Untuk kiprah STRAPS sendiri juga telah berkolaborasi dengan beberapa pihak dimana yang pertama kali adalah memulai kolaborasi dengan Harley Davidson USA di tahun 2015.
Kala itu STRAPS diminta untuk membuat sesuatu yang berbeda untuk aksesoris yang dapat dipakai oleh para bikers, yang kemudian membawa STRAPS menjalankan kolaborasi ini secara terus menerus hingga saat ini dengan Harley Davidson Club Indonesia.
Seiring perjalanan waktu, slogan Design Your Watch yang diusung sejak awal berdirinya STRAPS, di tahun 2018 ini terjadi perubahan menjadi Respect Your Hand dimana STRAPS ingin menyebarkan awareness kepada konsumen Indonesia, bahwa STRAPS hanya menggunakan kualitas bahan terbaik yang ada di pasaran dengan LIFETIME WARRANTY REPAIR.
Dengan slogan baru ini maka STRAPS dapat memastikan bahwa STRAPS sangat menghargai tangan yang memakai aksesoris tali jam tangan dan gelang brand STRAPS.
"Secara tersembunyi, slogan ini juga ditujukan untuk merangkul kaum millenials yang kami percaya akan menduduki ekonomi dunia dimana mengandung beberapa petuah penting diantaranya pantang menyerah dan hargai apa yang ada, karena anak muda adalah sebuah penggerak dan penggagas Bangsa yang harus tahan banting dan untuk selalu menghargai tangan mereka dengan perbuatan baik," ungkapnya.
Dengan diperkenalkannya slogan baru tersebut, maka di tahun 2018 ini, STRAPS juga menjalin kolaborasi baru dengan dua mitra untuk memperlihatkan komitmen dan kontribusi STRAPS berbagi dengan sesama yang sesuai tagline Respect Your Hand, yaitu, Ciayo Corp, dan wecare.id. (tka)
Hargai Tanganmu, Hiasi degan STRAPS
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar