Laman

Jumat, 05 Oktober 2018

Ajak Anak Bermain Bisa Lepaskan Trauma

<B>INILAHCOM, Jakarta - Memberikan terapi yang tepat bagi anak - anak korban gempa dan tsunami di Palu - Donggala sangat penting. Ini bisa dengan cara terapi psikologis trauma healing. </B>

Anak - anak menjadi salah satu korban gempa dan tsunami yang sangat membutuhkan perhatian. Karena, trauma yang dialami anak - anak bisa membekas hingga dewasa jika tidak diatasi dengan cepat.

Menurut psikolog klinis, Liza M Djaprie, mengajak anak bermain membentuk lingkaran besar dan mengajak anak bermain lompat - lompat bisa menjadi salah satu cara untuk terapi psikologis pada anak - anak korban bencana alam. 

"Sesimpel cilukba. Tentunya biar lebih relaese (keluar),"  kata Liza saat ditemui di acara Mothercare, Jakarta, Kamis, (04/10/2018).

Masih menurutnya, dengan cara bermain, anak - anak bisa melepaskan kesedihan yang mendalam. Kemudian, bermain adalah cara mudah untuk mengajak anak - anak terlibat.

"Setelah bisa tampil lepas, perlahan anak - anak bisa melepaskan traumanya dan bisa lebih gampang," tambahnya.

Setelah itu , bisa mulai merancang masa depan anak - anak secara perlahan. Caranya, mungkin dengan membuat rumah - rumahan dari stik ice cream.

"Kemudian kita bilang rumah kalian terbentuk lagi, jadi menumbuhkan harapan dan motivasi. Ini dengan membuat karya sesuatu," ujarnya.(tka)


Ajak Anak Bermain Bisa Lepaskan Trauma
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar