Laman

Rabu, 15 Agustus 2018

Jaga Kualitas Air Bersih Agar Hidup Lebih Sehat

INILAHCOM, Jakarta - Air bersih sangat penting bagi kebutuhan hidup setiap manusia. Jika air bersih tidak ada, maka akan berdampak pada kesehatan manusia.

Ini yang harus diperhatikan terutama di Indonesia. Daerah Aliran Sungai (DAS) di beberapa tempat di Indonesia memikul beban berat, sehubungan dengan tingkat kepadatan penduduknya yang semakin tinggi. Hal itu terlihat dari DAS yang semakin menurun, meningkatnya kejadian tanah longsor, erosi dan sedimentasi, banjir, dan kekeringan. Di sisi lain, DAS memiliki fungsi yang sangat strategis dalam menunjang sistem kehidupan, baik masyarakat di bagian hulu maupun hilir.

Dalam buku panduan Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) yang dikeluarkan USAID (United States Agency for International Development) dan Pemerintah Indonesia (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Bappenas) disebutkan, bahwa laju pertambahan penduduk dan percepatan pembangunan di berbagai kawasan di Indonesia, tidak berbanding lurus dengan ketersediaan sumberdaya air, terutama air bersih.

Dr Gunawan Wibisono, Ahli Hidrologi Universitas Merdeka Malang mengatakan hal itu tidak hanya menyebabkan persoalan berkurangnya pasokan, namun juga distribusi sumberdaya air yang tidak merata terhadap persebaran dan jumlah penduduk. Di sisi lain, berbagai aktivitas manusia dan alam turut mencemari dan memperburuk kualitas sumberdaya air, sehingga manusia tidak dapat langsung memanfaatkannya sebagai air bersih.

"Selain itu, kawasan resapan juga beralih peran dengan pembangunan infrastruktur dan pemukiman sehingga tak lagi menahan dan meresapkan sumberdaya air. Akibatnya jumlah potensi air tanah menyusut, dan mengurangi aliran mata air yang akan mengalir ke sungai saat musim kemarau," ungkap Gunawan Wibisono di Jakarta, baru - baru ini.

Masih menurutnya, persoalan ini sangat erat kaitannya dengan pengelolaan sumber daya air demi ketersediaan sumber air bersih di masa yang akan datang.

“Pengelolaan sumber daya air perlu dilakukan dengan melibatkan semua pihak. Karena itu, pemerintah selaku regulator harus dapat menyediakan payung hukum yang menjamin pengelolaan sumber daya air secara terpadu sehingga dapat memberikan ruang gerak bagi masyarakat, LSM, BUMD dan juga swasta dalam pengelolaan SDA," tambahnya.

Director  Sustainable Development Danone AQUA Karyanto Wibowo mengatakan adalah salah satu sektor swasta yang menyatakan komitmennya dalam mendukung skema ko-investasi yang digalang oleh Gerakan Rejoso Kita. Pihaknya meyakini bahwa pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya air adalah tanggung jawab bersama.

“Kita selalu berkomitmen mengelolaan SDA yang terpadu dan berkelanjutan. Melalui Gerakan Rejoso Kita seluruh pihak dapat berpartisipasi demi keberlangsungan sumber daya air," kata Karyanto.(tka)


Jaga Kualitas Air Bersih Agar Hidup Lebih Sehat
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar