INILAHCOM, Jakarta - HBsAg merupakan protein yang terdapat pada permukaan virus hepatitis B. Tes HBsAg yang menunjukkan hasil positif, menandakan bahwa seseorang terinfeksi virus hepatitis.
Kondisi ini memiliki kemungkinan dapat menulari virus tersebut pada orang lain. Menurut ketua PB PPHI dr. Irsa Hasan, SpPD-KGEH, banyak Ibu yang sudah hamil dan melahirkan tidak mengetahui status HBsAg? Bahkan ini terjadi di Jakarta.
"Ternyata ini bukan salah Ibunya. Tetapi ini yang bertanggungjawab adalah pendamping tenaga kesehatan yang membantu memantau kehamilannya," ujar Irsan, saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jakarta, Jumat, (27/07/2018).
Perlu diketahui setiap tahun terdapat 5,3 juta Ibu hamil, HBsAg reaktif pada Ibu hamil rata - rata 2,2 persen. Maka artinya, setiap tahun diperkirakan terdapat 120 ribu bayi akan menderita hepatitis B dan 95 persen berpotensi mengalami hepatitis, kronis (sirosis atau kanker hati), 30 tahun ke depan jika diabaikan.
"Yang terpenting adalah, ketika bayi lahir, harus langsung diberikan vaksin hepatitis," tambahnya.(tka)
Ibu Hamil Harus Periksa Tes HBsAg
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar