Laman

Rabu, 02 Mei 2018

Sibuk Karier Bukan Alasan Abaikan Pendidikan

INILAH.COM, Jakarta-Perkembangan teknologi dan masuknya era digitalisasi saat ini memudahkan segala sesuatu. Tak terkecuali pendidikan untuk menunjang karier dan pekerjaan.

Menurut penelitian McKinsey Global Institute, permintaan tenaga kerja yang kompeten diprediksi akan meningkat tajam hingga 113 juta orang pada tahun 2030 dengan jumlah ketersediaan hanya 104 juta orang. Dengan pesatnya pertumbuhan penduduk, sebenarnya Indonesia akan mendapatkan bonus demografis.

Menjawab tantangan tersebut PT. Haruka Evolusi Digital Utama (HarukaEDU) sebagai perusahaan teknologi pendidikan, di tahun 2018 ini meluncurkan sebuah website bernama Pintaria. Website ini untuk membantu mereka yang ingin meningkatkan pendidikan dan keahlian sesuai dengan kebutuhan industri demi kemajuan karier.

"Lewat Pintaria, pengguna dapat mempelajari berbagai macam profesi yang sedang dibutuhkan oleh industri lengkap dengan deskripsi pekerjaan dan standar gaji, pendidikan dan keahlian yang diperlukan, bahkan lowongan pekerjaan yang tersedia," kata Novistiar Rustandi, CEO HarukaEDU, di Jakarta, baru-baru ini.

Teknologi ini membuat pengguna dapat mempelajari berbagai program kuliah dan pelatihan (training) yang dapat memberikan keahlian yang diperlukan untuk profesi tersebut. Metode pembelajaran tersedia dalam berbagai cara seperti online, offline (tatap muka) dan blended learning (metode campuran online dan offline).

Hal ini sangat membantu para wanita karier yang selama ini disibukkan dengan rutinitas pekerjaan. Sebab, waktu kuliah dapat diatur sedemikian rupa tanpa meninggalkan pakerjaan.

"Program kuliah blended learning menawarkan jadwal kuliah yang fleksibel sehingga mahasiswa bisa tetap meraih gelar sarjana di sela-sela kesibukan bekerja," kata Novistiar.

Di Pintaria, pengguna dapat menemukan berbagai macam program kuliah S1 dan S2 dengan metode blended learning yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi terakreditasi dengan biaya yang terjangkau, yakni hingga 50 persen lebih rendah dibandingkan biaya program kuliah reguler (atau sekitar Rp850 ribu per bulan).

Setelah menyelesaikan program kuliah atau pelatihan (training) yang diikuti, pengguna bisa langsung melamar pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan dan keahlian baru yang mereka miliki. HarukaEDU memiliki visi untuk menjadikan Pintaria sebagai sebuah life-long learning platform atau tempat belajar bagi semua orang tanpa mengenal batas usia.

"Kami percaya bahwa setiap orang harus terus belajar agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan teknologi. Pintaria akan membantu mereka yang ingin selalu meningkatkan pendidikan dan keahlian sesuai dengan tahap kehidupan demi mencapai peningkatan karier yang tidak terputus," terang Novistiar.

Menariknya lagi, saat ini Pintaria telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Sahid, Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia (STEI), Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Universitas Krisnadwipayana (Ukrida), Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), dan Universitas MH Thamrin (UMHT). Beberapa perguruan tinggi swasta lain akan bekerja sama dalam waktu dekat ini. [adc]


Sibuk Karier Bukan Alasan Abaikan Pendidikan
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar