Laman

Kamis, 24 Mei 2018

Perhatikan, Ini Gejala Panas Dalam

INILAHCOM, Jakarta - Gejala panas dalam dirasakan oleh orang awam sebagai sumeng (suhu sedikit meningkat), kulit kering, bibir pecah, mulut kering, dan tidak nyaman di pencernaan.

Untuk mencegah panas dalam saat puasa, Dokter spesialis penyakit dalam dari RS Sint Carolus, dr. Laurentius Aswin Pramono, SpPD, M.Epid, menyarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mineral alami selama puasa.

“Siang hari kita tidak makan atau minum sehingga asupan cairan dimaksimalkan ketika berbuka puasa maupun sahur. Selain air putih, kita bisa minum cairan yang memang dikhususkan untuk mencegah panas dalam," kata dr. Aswin, saat ditemui di acara Larutan Cap Kaki Tiga, Jakarta, Kamis, (24/05/2018).

Biasanya, lanjutnya, minuman khusus seperti Larutan Cap Kaki 3 sudah ditambahkan mineral khusus yang berkhasiat meredakan panas dalam.

Membahas mengenai kebiasaan orang Indonesia yang berbuka biasanya dengan menyantap es dan goring-gorengan, makanan sebenarnya tidak terlalu berkontribusi pada panas dalam.

"Boleh saja makan gorengan saat berbuka puasa, tetapi harus diimbangi dengan asupan cairan yang cukup dan mineral sebagai penyeimbang," tambahnya.(tka)


Perhatikan, Ini Gejala Panas Dalam
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar