<B>INILAHCOM, Jakarta - Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah Kalimatan Tengah untuk meningkatkan sektor pariwisata. Seperti apa bentuknya? </B>
Menurut Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, pihaknya terus mendorong sektor pariwisata dengan mengandalkan potensi yang dimiliki yaitu daya tarik budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (man made).
“Kami mempunyai banyak acara budaya seperti Festival Budaya Isen Mulang, serta daya tarik alam di antaranya kawasan Tanjung Puting sebagai konservasi satwa orang utan, satu-satunya yang ada di dunia dan menjadi destinasi kelas dunia,” kata Sugianto Sabran, saat ditemui di acara temu media Festival Budaya Isen Mulang di kantor Kementerian Pariwisata RI, Jakarta, Kamis, (19/04/2018).
Penyelenggaraan FBIM (Festival Budaya Isen Mulang) sudah dimulai sejak tahun 1993 dan berjalan hingga kini dengan jumlah lomba yang ditampilkan terus bertambah, begitu pula kedatangan wisatawan untuk menikmati atraksi wisata event ini juga meningkat. Pada penyelenggaraan FBIM tahun ini mentargetkan kunjungan 500 wisman dan 20 ribu wisnus.
Sugianto Sabran mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah acara unggulan yang dijadikan sebagai Calender of Event Kalteng.
“Setelah acara FBIM 2018 berlangssung akan digelar sejumlah acara lainnya seperti Kahayan Boat Festival (Rally Sampan/Perahu, Jukung Hias, Besei Kambe, Balap klotok/alkon, Perahu Kuliner) yang akan berlangsung di Palangka Raya pada 20 - 22 Juni 2018,” tambahnya.
Selain itu Fun Bike Tours Wisata di Palangka Raya (11 - 13 Mei 2018); Tiwah di Palangka Raya (September sd Oktober 2018); Temu Karya Tingkat Nasional (September 2018); Pemilihan Duta Wisata Nasional di Palangka Raya (Nopember 2018), HUT Museum Nasional di Palangka Raya (Oktober).
Kegiatan FBIM 2018 akan menampilkan atraksi kearifan lokal Kalteng, antara lain; Karnaval Budaya; Karnaval Budaya; PemilihanPutra-Putri Pariwisata; Tari Daerah; Lagu Daerah dan Karungut; Mangenta; Malamang; Mangaruhi; Balogo; Habayang; Maneweng, Manetek, Manyila Kayu; Jukung Tradisional, Besei Kambe Jukung Hias; Manyipet; Lagu Daerah; Lawang Sakepeng; Sepak Sawut; dan Masakan Tradisional.(tka)
Ini Upaya Kalteng Tingkatkan Sektor Pariwisata
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar