Laman

Minggu, 17 Desember 2017

Taman Lalu Lintas Sarana Anak Belajar Tertib Lalin

INILAH.COM, Jakarta-Tertib dalam berlalu lintas akan menciptakan rasa aman dan nyaman dalam berkendara, juga mengurangi angka kecelakaan. Pembelajaran soal tertib lalu lintas perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak dini agar menjadi pribadi yang tertib berlalu lintas.

Terkait hal itu, Pemkab Kudus bersama jajaran Polda Jawa Tengah dan Djarum Foundation berkomitmen untuk mewujudkan sarana publik yang bermanfaat sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Hal itu direalisasikan dengan peresmian Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota Rendeng di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota ini berfungsi sebagai salah satu wadah edukasi publik karena telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas khusus yang bermanfaat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat.  

"Pemerintah Kabupaten Kudus senantiasa berupaya untuk mewujudkan sarana lingkungan yang bermanfaat dan dapat memberikan edukasi untuk semua warga. Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai kawasan hijau, namun lebih penting lagi juga bisa menjadi sarana edukasi khususnya anak-anak tentang lalu lintas," kata Noor Yasin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus dalam keterangan tertulisnya.

Upaya ini juga didukung penuh oleh Djarum Foundation dalam bentuk pengadaan berbagai fasilitas publik dan penghijauan di area Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota tersebut.  

"Ini adalah contoh public service yang lahir dari kesadaran bersama tentang perlunya area hijau yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain fungsi sebagai area hijau, juga memiliki fungsi edukasi dengan berbagai fasilitas seperti taman lalu lintas," ujar Noor Yasin.



Di area yang merupakan kawasan hutan kota ini telah dibangun sejumlah fasilitas yang berfungsi sebagai area edukasi praktek berlalu lintas, seperti pendopo, fasilitas jalan yang dilengkapi edukasi petunjuk rambu-rambu, area tempat duduk, shelter bus, toilet umum, dan sebagainya.

Wakil Kepala Polda Jawa Tengah Brigjen (Pol) Indrajit mengatakan, taman lalu lintas bisa menjadi sarana interaksi yang baik bagi anak-anak untuk belajar tentang disiplin berlalu lintas. Terlebih Institusi Kepolisian juga memiliki program Polisi Cilik sebagai salah satu upaya menanamkan kedisipilinan sejak dini terhadap anak. Peruntukan Taman Lalu Lintas dan Hutan kota ini salah satunya juga akan menjadi sarana edukasi Polisi Cilik.

"Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota ini merupakan sarana pendukung bagi program- program yang akan lebih mendekatkan masyarakat dengan Kepolisian. Terlebih dengan berbagai fasilitas yang ada di dalamnya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar menjadi sarana edukasi dini kepada anak tentang kedisiplinan berlalu lintas," tutur Indrajit.

Sementara itu, Vice President Djarum Foundation FX Supanji menyampaikan komitmennya untuk turut memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota ini juga dirancang memberikan edukasi lingkungan dengan berbagai macam pepohonan yang terdapat di dalamnya.  

"Djarum Foundation berkomitmen untuk senantiasa menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Kudus dan Kepolisian di Kudus. Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota Rendeng adalah salah satu upaya kami untuk memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai kelestarian lingkungan yang terintegrasi," terangnya.

Selain fasilitas umum, lanjut Supanji, pihaknya juga menyediakan sejumlah fasilitas khusus seperti children playground, sepeda listrik, TV LED, mobil mainan, cafetaria, hingga pos polisi. Ia berharap berbagai tersebut dapat memberikan manfaat positif untuk masyarakat Kudus. [adc]


Taman Lalu Lintas Sarana Anak Belajar Tertib Lalin
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar