Laman

Rabu, 13 Desember 2017

Apa Alasan Anak Malas Belajar Bahasa?

<B>INILAHCOM, Jakarta - Salah satu tantangan terbesar saat ini untuk meningkatkan kemampuan anak mahir berbahasa asing adalah, anak malas belajar. Apa yang menyebabkan hal tersebut? </B>

Ternyata, anak - anak masa kini di era milenial, sudah dimudahkan dengan teknologi canggih dan digital. Ini sangat memudahkan anak - anak untuk mengakses dalam translate bahasa asing ke dalam bahasa yang digunakan. Dengan begitu, generasi masa kini tidak jarang mencari jalur yang instan untuk belajar.

"Kita berhadapan dengan generasi milenial dan sosial media. Ini generasi sibuk. Jadi bagaimana cara kita menyediakan fasilitas untuk kursus bahasa Inggris. Anak muda sekarang belajar bahasa malas. Pertanyaannya, kenapa capek - capek belajar kalau ada mesinnya (translator), ini harus terjawab," papar Ir. Ananto Kusuma Seta.Ms.c., Ph.D, staff ahli bidang inovasi dan Daya Saing Kemendikbud di acara EF EPI 2017, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Menurut Laporan EF EPI 2017, peringkat Indonesia tahun 2017 turun dari peringkat 32 dan tingkat Kemahiran Menengah pada tahun lalu, menjadi peringkat 39 dan tingkat Kemahiran Rendah tahun ini. Mereka dengan tingkat Kemahiran Rendah dapat mengerti email yang sederhana dan terlibat dalam pembicaraan yang ringang. Terkait dengan peringkat tersebut, Senior Director, Research & Academic Partnership of EF Education First, Minh N. Tran, menjelaskan negara dengan kemampuan Bahasa Inggris tingkat rendah menunjukan kemampuan bahasa tersebut masih dalam tahap mengkonsumsi dan belum mampu melakukan negosiasi, mediasi, maupun melobi, bahkan berkompetisi dengan negara lain dalam bahasa Inggris.

"Jangan sampai kesempaan untuk berkompetisi ini berubah menjadi sebuah ancaman, sebagai akibat tidak siapnya profesionalisme dari sumber daya atau tenaga kerja di Indonesia," ujar Eileen Rahman pakar sumber daya manusia.

Data EF EPI 2017 melaporkan nilai kecakapan bahasa Inggris rata - rata Negara Asia adalah 53,60. Sebagai bahan perbandingan, nilai rata - rata kecapakan bahasa Inggris di Indonesia adalah 52,15 yaitu masih di bawah angka rata - rata kecakapan bahasa Inggris di kawasan Asia.

Sementara untuk kawasan Asia Tenggara, Singapura, mempunyai tingkat kecakapan tertinggi dengan nilai 66,03 dan menempati peringkat 5 di seluruh dunia dengan tingkat kemahiran very high proficiency.

"Dengan demikian, ada banyak peluang untuk meningkatkan kecakapan berbahasa Inggris di Indonesia," tambah Tran.(tka)


Apa Alasan Anak Malas Belajar Bahasa?
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar