Laman

Senin, 24 Juli 2017

Seto Mulyadi: Harusnya Ada Gerakan Anti Bullying

INILAHCOM, Jakarta - Aksi bullying belakangan semakin marak terjadi. Hal ini membuat banyak pihak prihatin karena dapat berpengaruh pada kepribadian setiap anak yang merasakannya.

Menurut pemerhati anak, Seto Mulyadi menjelaskan definisi bullying adalah tindakan kekerasan dari seorang kelompok yang menimbulkan ketakutan. Dampaknya sangat luas terhadap kepribadian anak - anak.

"Beberapa dampaknya adalah membuat anak tidak percaya diri, ketakutan, minder, dan bahkan sampai bunuh diri," papar Seto Mulyadi saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (24/07/2017).

Karena itu, masih menurutnya, untuk mengatasi masalah bullying, seharusnya adalah gerakan anti bullying. Kemudian ada sanksi yang tegas dan benar - benar untuk para pelaku bullying.

"Ternyata anak - anak pelaku bullying itu memiliki bakat namun tidak memiliki ruang. Kadang sering mendapat kecemburuan dari orang -orang terdekat," tambahnya.

Kemudian, Seto menjelaskan, anak pelaku bullying memiliki sesuatu kurang percaya diri dan melampiaskan kepada orang - orang yang sejenis menjadi sebuah kekuatan.

Karena itu, orangtua harus benar - benar cerdik melihat bakat anak. Karena pada dasarnya semua anak itu pintar dan memiliki kelebihan.

"Dulu ada sebuah wadah untuk anak - anak yang tidak terlalu berprestasi namun memiliki bakat maka itu bisa tersalurkan. Misalnya dengan saluran bakat seni tari, bernyanyi, teater, apa saja. Ini bisa menjadi salah satu wadah untuk anak mengembangkan diri," ujarnya.(tka)


Seto Mulyadi: Harusnya Ada Gerakan Anti Bullying
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar