Laman

Senin, 22 Mei 2017

Lansia Harus Perhatikan Asupan Nutrisi

INILAHCOM, Jakarta - Para lanjut usia (Lansia) tetap harus memperhatikan nutrisi yang baik dan seimbang agar tetap aktif meski tidak lagi berada di usia produktif.

Menurut Prof.Dr.dr. Siti Setiati, SpPD - KGer, M.Epid, FINASIM (Ketua Umum Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia - PERGEMI), terkait nutrisi untuk Lansia, memang sangat berbeda dengan yang dibutuhkan oleh orang yang usianya di bawah 50 tahun. Untuk para orangtua atau sesepuh, protein sangat memegang peranan penting dalam tubuh.

"Konsumsi protein yang cukup adalah salah satu cara mencegah berkurangnya massa otot. Protein dari ikan. Sesuai dengan pesan Menteri Perikanan dan Kelautan ibu Susi Pudjiastuti, harus banyak makan ikan," papar Prof.Dr.dr. Siti Setiati, SpPD - KGer, M.Epid, FINASIM (Ketua Umum Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia - PERGEMI) saat ditemui di acara Kalbe memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), Jakarta, Senin (22/05/2017).

Masih menurutnya, beberapa vitamin seperti kalsium, vitamin B, dan kemudian komponen mikronutrien yang lain, harus tersedia di dalam kandungan makanan pada Lansia. Kandungan tersebut bisa didapatkan dari beberapa makanan selain ikan.

"Bisa juga konsumsi putih telur, sekali - sekali kuning telur. Tahu dan tempe juga boleh. Kalau daging masih boleh tapi ini tidak boleh terlalu banyak. Ayam boleh. Ini harus lebih banyak dari pada karbohidrat dan lemaknya," tambahnya. (tka)


Lansia Harus Perhatikan Asupan Nutrisi
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar