<B>INILAHCOM, Jakarta - Sebagai presenter ternama, Rahmah Umayya mengungkapkan bahwa setiap tahun memperingati Hari Kartini dengan penuh makna. </B>
Perempuan yang bisa disebut Kartini masa kini itu menjelaskan bahwa saat ini tantangan yang dimiliki para wanita sangat berbeda dengan wanita jaman dulu. Menurutnya, saat ini sangat terbuka lebar kesempatan untuk para wanita. Dahulu, Kartini memiliki tantangan yang sangat kuat dari berbagai pihak. Dengan perjuangan Kartini dari masa lampau, kini wanita bisa mengeksplorasi diri untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
"Tinggal bagaimana para wanita memanfaatkan kesempatan itu," kata Rahmah Umayya saat ditemui di acara peluncuran buku Minder...Done That! It's Ok Nggak Pede di Galery Lafayette, Pacific Place, Jakarta, Jumat (21/04/2017).
Perlu diketahui, pahlawan Raden Ajeng Kartini pada jaman Belanja dahulu, karena dia bisa berbahasa Belanda, maka di rumah dia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman - teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Bisa dibayangkan, bagaimana perjuangan panjang seorang Kartini pada masa itu. Saat ini, tinggal para Kartini masa kini meneruskan tongkat estafet yang sudah diperjuangkan Kartini pada masa lampau. (tka)
Kartini Masa Kini Miliki Tantangan Berbeda
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar