Laman

Senin, 06 Februari 2017

Potret kehidupan Sosial Dalam Karya Seni

INILAHCOM, Jakarta - Menuangkan karya seni dapat dilakukan dengan apa saja. Misalnya dalam sebuah lukisan, pahatan, patung, video art, dan lainnya.

Hal itulah yang ingin ditampilkan oleh 17 seniman Indonesia berbakat dalam pameran seni kontemporer yang mengusung tema Martell Be Curious Contemporary Art and Social Turbulence. Bertempat di Edwin's Gallery Kemang, Jakarta Selatan, Anda bisa menikmati seni yang menggambarkan tentang keadaan sosial saat ini.

"Masalah social turbulence, menggambarkan gonjang - ganjing yang terjadi di dunia sosial masyarakat saat ini. Jadi ini yang kami coba angkat. Setiap seniman punya ciri dan gaya masing - masing dalam menampilkan karyanya," kata Rifky Effendi sebagai kurator pameran seni kontemporer, Jakarta, Senin (06/02/2017).

Menampilkan photo 2.JPG

Para seniman muda yang terlibat dalam pameran yang diselenggarakan pada 06 - 19 Februari 2017 tersebut antara lain, Abdi Setiawan, Adi Gunawan, Aliansyah Chaniago, Arya Pandjalu, Ayu Rista Murti, Dodi Sofyanto, Francy Vidriani, Kara Andarini, Muhammad Vilhamy, Mujahidin Nurrahman, Reza Ayundya, Rudi Atjeh, Rudi Herdianto, Septian Hariyoga, Tara Astari Kasenda, Yosefa Aulia, dan Yogie A Ginanjar.

"Tidak ada alasan khusus mengapa mengambil 17 seniman. Kami hanya menghitung dan memastikan tempat pameran cukup untuk menampilkan karya dari para seniman. Setiap seniman menampilkan karya yang beragam. Ada yang hanya satu karya, ada tiga karya yang bersifat bercerita," tambah Rifky.


Potret kehidupan Sosial Dalam Karya Seni
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar