INILAH.COM, Jakarta-Desainer kenamaan Anniesa Hasibuan kembali menampilkan koleksi busananya muslimah dalam gelaran New York Fashion Week (NYFW) - The Shows.
Kali ini, Anniesa memamerkan 48 koleksi busana muslimah terbaru yang diperagakan 24 model profesional dari New York. Para model mengenakan hijab yang dipadukan dengan berbagai aksesoris seperti sarung tangan, outer wear dan lainnya.
Ini merupakan penampilan kedua karya-karya Anniesa pada ajang yang sama setelah tahun lalu Anniesa terpilih untuk menjadi desainer fashion muslim pertama yang lolos seleksi dan mampu mendobrak pasar industri fashion New York.
Pada perhelatan kali ini, Anniesa mengusung tema Drama, The Elegance of Touch and Beauty (drama, sentuhan dan keindahan yang elegan). Setiap koleksi yang ditampilkan menunjukkan perasaan wanita dalam menghadapi persoalan kehidupan sehari-hari yang penuh drama.
"Ini filosofi tentang wanita yang mempunyai berbagai perasaan seperti bahagia, sensitif, senang atau sedih namun dibalik kelemahannya tetap tegar dan mampu menghadapinya dengan elegan. Secara pribadi aku juga seperti itu. Lebih ke feeling perempuan," kata Anniesa dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/2/2017).
Berbekal pengalaman tahun lalu, Anniesa lebih banyak melakukan persiapan agar show kali ini berjalan lebih baik.
"Persiapan yang sekarang memang lebih enak, lebih matang dan mempunyai waktu sekitar empat bulan. Mudah-mudahan show ini mendapatkan respons yang bagus seperti pertama kali," kata Andika Surachman, eksekutif produser dari AH Production, yang juga suami dari Anniesa.
"Untuk ke kepan, kita akan mencoba terus konsisten berkarya dengan show-show seperti ini," ujar Andika.
New York Fashion Week dihadiri para pengamat fashion, pelaku bisnis fashion, majalah fashion, blogger, talent agency, hingga para selebriti fashion.
"Karya Anniesa bagus sekali, sangat cocok dengan industri mode di New York. Saya sangat menyukai setiap detailnya," kata Moesrah Fatimah, fashionista dari New Jersey. Sementara itu penata make up profesional, Loretto mengatakan, "sangat dramatik" koleksi-koleksi yang dirancang khusus untuk musim gugur (fall) dan musim dingin (winter) ini mendapatkan apresiasi baik dari retailer maupun dari buyer.
"Saya memang turun langsung mulai dari membuat konsep, membuat sketsa, memilih kain dan seleksi model," tambah Anniesa.
Selain dominasi busana berwarna emas, perak, hitam dan putih, serta penambahan aksesoris dan aksen, make up juga menjadi unsur penting dalam penampilan ini.
"Untuk menampilkan wajah wanita yang penuh inspirasi dan berkarakter sesuai tema, saya mengambil warna terakota ke arah gold, terutama menguatkan karakter di bagian mata," kata Director make up Carolina Septerita.
Bagi industri fashion, New York dan Paris merupakan dua kutub trend mode dan fashion yang menjadi panutan dunia. The NYFW sebanding dengan Paris Fashion Week dimana para desainer yang lolos seleksi dan tampil akan mendapatkan sorotan dunia.
"Saya berusaha melakukan yang terbaik, bukan hanya di New York tapi juga disetiap event fashion dimanapun. Tidak mudah membuat karya yang disukai banyak orang, berani siap tempur dan menerima berbagai kritikan," papar Anniesa yang akan menjual koleksi busananya di Indonesia Fashion Gallery (IFG) New York dan juga akan launching koleksi gaun bridal-nya di IFG. [adc]
Anniesa Hasibuan Pamerkan Koleksi Muslimah di NYFW
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar