INILAHCOM, Jakarta - Desainer Amy Atmanto kembali membuat gebrakan karya yang mempesona.
Kali ini, Amy Atmanto melahirkan karya busana kebaya yang anggun dan membuat para perempuan yang menggunakannya terlihat cantik dan semakin percaya diri.
Busana kebaya menjadi salah satu kebutuhan bagi para perempuan Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan peran perempuan yang sangat penting dalam kehidupan. Mulai dari urusan rumah tangga, kegiatan sosial, hingga menghasilkann sebuah karya.
Perempuan memiliki sosok yang kuat dan berkarakter. Tentunya setiap perempuan membutuhkan penampilan yang menarik agar tetap mendapatkan eksistensi di dunia yang digeluti dan tetap memiliki peran di masyarakat.
Sejalan dengan hal itu, desainer ternama Amy Atmanto yang memiliki kegiatan kemanusiaan dalam bentuk pelatihan lifeskill gratis melalui Rumah Kreatif Amy Atmanto (RKAA) memamerkan karya busana kebaya yang diberi tema Rainbow Expressions.
"Akar budaya bangsa ini harus terus dilestarikan. Salah satunya adalah bagi saya bagaimana caranya untuk menghadirkan busana - busana yang up to date. Bagaimana ini mencerminkan dan menggambarkan perempuan dan kebaya," kata Amy Atmanto saat ditemui di acara Talkshow & Fashion Show Memperingati Hari Ibu bersama Amy Atmanto dan Nunun Daradjatun Ketua Perhimpunan Kebaya Indonesia, Jakarta, baru - baru ini.
Pada koleksi busana yang ditampilkan kali ini, sangat berbeda dari karya busana yang dilahirkan pada Royal Sulam by Amy Atmanto. Pemilik rumah Internet Atmanto (RIAT) berkolaborasi dengan ibu Nunun Daradjatun selaku Ketua Perhimpunan Kebayaku tersebut menampilkan beragam busana kebaya dengan warna - warna yang segar dan menarik.
"Ada keragaman, seperti kebaya yang dipadukan dengan rok gaun, kain songket, rok pendek, kebaya yang sangat simple dan bisa digunakan pada acara formal dan non formal. Ini memang sangat beda dengan koleksi sebelumnya yaitu wedding colection," tambah Amy.
Masih menurut Amy yang juga peraih gelar Indonesian Best Designer 2016 & Pembina Industri Kreatif menambahkan, kebaya yang dia persembahkan khusus untuk para perempuan Indonesia itu sangat wearable dan mencerminkan sebagai koleksi busana kebaya nusantara.
"Saya mencoba bagaimana kebaya nusantara ini bisa diaplikasikan pada acara - acara yang tidak hanya untuk pernikahan tetapi juga untuk acara lainnya," papar perempuan pemilik Taman Waqaf Qur'an AR RAAFI.
Untuk menghasilkan karya busana kebaya yang indah, Amy melibatkan sekitar 800 orang kaum marginal dan sahabat tuna rungu. Mereka diberikan sebuah softskill seperti memasang payet dan mote gratis. Dengan begitu, tambah Amy, pembekalan tersebut dapat dikembangkan para ratusan kaum marginal dan tuna rungu untuk terlibat dalam dunia kreatif di Indonesia khususnya berkarya lewat busana.
"Para perempuan dari Kebayaku menggunakan kebaya yang dikerjakan oleh kaum marjinal. Saya punya kaum marjinal sebanyak 800 orang dan mereka mengerjakan kebaya kami dengan memasang mote dan embroidery," ujarnya.
Keanggunan Karya Amy Atmanto Dalam Busana Kebaya
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar