INILAHCOM, Jakarta - Banyak cara untuk menanamkan nilai islami sejak dini pada anak. Salah satunya dengan cara mencontohkan kegiatan islami pada anak.
Menurut psikolog Intan Erlita, pada masa golden age yaitu usia 0 - 5 tahun, adalah waktu anak - anak menyerap apa saja yang mereka lihat dan dengar dengan cepat. Mereka lebih menyukai apa yang mereka lihat langsung.
"Jadi, apa yang mereka lihat kemudian mereka kunci di otak. Sehingga, kalau dia lihat bundanya marah - marah mereka juga akan mengikutinya. Kalau bunda suka nyuruh dengan teriak - teriak, dia juga akan mengikuti. Jadi, contohkan kegiatan positif sejak dini. Misalnya, sholat lima waktu," kata Intan Erlita saat ditemui di acara Gerakan Mukena Bersih Ibu & Anak, Jakarta Selatan, Sabtu (12/11/2016).
Masih menurutnya, di alam bawah sadar, apa yang orangtua tunjukkan sehari - hari dapat direkam dengan cepat oleh anak. Itulah yang disebut sebagai orangtua menjadi model utama dari anak - anak.
"Kalau kita Sholat, sehari 5 kali dilakukan di depan anak. Kalau anaknya lihat, dia akan mengikuti. Mau meniru, mau tidur di sejadah, biarkan saja. Biar dia tahu kita melakukan sesuatu yang rutinitas. Dengan begitu seiring dia sudah masuk sekolah, kita masukkan pelan - pelan pengetahuan tentang agama. Kenapa alasan Sholat, dll," tambahnya.
Tanamkan Nilai Islami Sejak Dini Kepada Anak
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar