INILAH.COM, Sumenep-Kabupaten Sumenep yang memiliki 126 pulau berpotensi menjadi daerah tujuan wisata. Bahkan Pemda Sumenep saat ini tengah menggalakan program Visit Sumenep 2018.
Menurut Bupati Sumenep A. Busyro Karim, salah satu pulau yang menjadi tujuan wisatawan baik lokal maupun mancanegara adalah Pulau Giliyang. Pulau yang dikenal memiliki kandungan oksigen paling tinggi di Indonesia dan tercatat nomor dua di dunia.
"Kami punya pulau oksigen, itu kan wisata kesehatan. Saya kira di Indonesia tidak akan sulit rasanya mencari wisata kesehatan kecuali di Sumenep," kata Busyro saat menghadiri acara seremoni Menanam Pohon Trembesi yang diselenggarakan Djarum Foundation di GOR Ahmad Yani, Sumenep, Madura, Rabu (23/11/2016).
Penanaman pohon trembesi di lingkar Pulau Madura merupakan aksi kepedulian Djarum Foundation terhadap lingkungan hidup yang diimplementasikan melalui program Djarum Trees for Life (DTFL). Program yang dikenal luas karena penanaman bibit pohon trembesi ini, tengah melanjutkan penyelesaian program "Penghijauan 296 km Lingkar Pulau Madura yang telah dimulai sejak awal 2016.
Pada kesempatan itu Busyro mengapresiasi program penanaman pohon trembesi sepanjang 296 kilometer lingkar Pulau Madura. Menurutnya, Sumenep yang memiliki 126 pulau sangat membutuhkan penghijauan untuk mendukung wisata kesehatan.
"Saya tadi bilang ke Pak Supandji (Vice President Djarum Foundation FX Supanji) bahwa Sumenep masih butuh banyak penghijauan," ujarnya.
"Penelitian di lapangan menunjukkan oksigen di Pulau Giliyang itu tinggi sekali, padahal kalau di daerah lain itu sangat rendah. Dan realitanya, di Giliyang itu masih banyak orang yang umurnya diatas 150 tahun, usia di atas 100 tahun sampai saat ini terdata ada 157 orang," Busyro, menambahkan.
Peran serta swasta, dalam hal ini program Djarum Trees for Life (DTFL) menurut Busyro sangat membantu sebab tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah.
"Artinya (penghijauan, red) tantangan tersendiri dari segi apapun. Dibutuhkan peran kita semua, dari tiga pilar, pemerintah, swasta dan masyarakat," kata Bupati.
Sementara itu menurut FX Supanji, melalui program DTFL pihaknya ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Sumenep, agar peduli terhadap kondisi alam dengan melakukan penghijauan yang dimulai dari lingkungan sekitar.
"Kita sadar betul bahwa kualitas lingkungan dan ekosistem hijau sekitar kita semakin mengalami penurunan," paparnya.
Acara Seremoni Penanaman Pohon Trembesi turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep KH. A. Panji Taufiq serta dimeriahkan oleh penampilan grup band Wali. [adc]
Bupati Sumenep: Penghijauan Bantu Wisata Kesehatan
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar