INILAHCOM, Labuan Bajo - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia akan mulai mendarat di Labuan Bajo, Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) per 27 Oktober 2016 mendatang. Pada saat yang sama juga ada BUMN CEO Meeting bersama Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno.
“Terima kasih banyak. Dukungan itu akan sangat bermakna buat pengembangan destinasi pariwisata Labuan Bajo. Kami akan menyiapkan beberapa critical success factor yang begitu disentuh akan berdampak serius pada kunjungan wisman di sana,” ungkap Menpar Arief Yahya, dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Arief Yahya sudah beberapa kali ke pulau tempat habitat asli “dinosaurus” yang sudah langka itu. Terakhir, menghadiri penutupan Tour de Flores, yang memperkenalkan keindahan alam dan pantai dari Larantuka sampai Labuan Bajo melalui sport tourism itu.
“Saya biasa menggunakan framework 3A. Yang urgen adalah akses menuju Labuan Bajo. Akses itu ada tiga hal, yakni penerbangan (airline), pelabuhan udara (airport), dan pelabulan laut (port and marina),” jelas Arief Yahya.
Tiga hal itu menyangkut kapasitas wisman yang bisa terangkut menuju ke destinasi Labuan Bajo. Direct flight dari Jakarta ke Labuan Bajo sudah dijawab Garuda Indonesia. Harus ada penerbangan langsung dari Australia sebagai originasi atau pasar terdekat, maupun Singapura sebagai transportation hub. Karena itu, bandaranya juga harus naik level menjadi internasional sehingga bisa dibuka jalur penerbangan langsung dari luar negeri.
Ketiga harus segera punya pelabuhan laut yang bisa bersandar cruise atau kapal pesiar dengan kapasitas di atas 3.000 wisatawan, dengan kedalaman minimal 15 meter. Juga marina untuk bertambat perahu pesiar atau yachts. “Karena sudah ditetapkan sebagai satu dari 10 Bali Baru, maka Labuan Bajo harus segera menjadi pelabuhan internasional,” katanya.
PIC Labuan Bajo, Tim Percepatan 10 Top Destinasi, Kementerian Pariwisata, Shana Fatina memaparkan, BUMN CEO Meeting digelar sebagai bentuk supporting terhadap pariwisata yang makin dinamis. Para bos BUMN itu sekaligus akan melihat lebih dekat kebutuhan mendesak apa yang perlu diarahkan untuk mendukung percepatan destinasi prioritas Komodo melalui CSR –Corporate Social Responsibility.
Kegiatan BUMN itu akan dihadiri sekitar 150 orang CEO BUMN. Mereka bakal mencanangkan Sinergi BUMN untuk membangun Destinasi Prioritas Labuan Bajo-Flores. “Kegiatannya berupa Outbond Trekking dan Upacara Sumpah Pemuda di Pulau Padar, Trekking Loh Liang Komodo, akan ada juga kegiatan BUMN ke Desa Pasir Panjang Pulau Rinca. Selain itu juga akan ada Workshop Kewirausahaan Boga dan Pariwisata, serta Sinergi CSR BUMN untuk infrastruktur setempat,” ujar Shana, anggota Tim yang dipimpin Hiramsyah Sambudy Thaib itu. [*]
Garuda Terbang ke Labuan Bajo Bareng BUMN Meeting
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar