Laman

Sabtu, 29 Oktober 2016

Festival Bahari Kepri, 58 Yachts Sudah Bersandar

INILAHCOM, Tanjungpinang - Sudah ada 58 yachts, perahu pesiar warna putih-putih bersandar dan mengikuti Wonderful Indonesia Sailling (WIS), bagian dari even Festival Bahari Kepri (FBK), yang sudah dimulai sejak 27 Oktober 2016.

"Berbagai jenis kapal-kapal yacht sudah masuk ke Kepri, Tanjungpinang khususnya. Pemandangan seperti inilah yang kita mimpikan di Tanjungpinang sejak dulu," ujar Ketua Harian Festival Bahari Kepri, Guntur Sakti menjawab pertanyaan media disela-sela melihat persiapan Gedung Gonggong, Tanjungpinang, kemarin.

"Nanti puncak acaranya, Sabtu 29 Oktober akan ada ratusan sailers yang datang. Kami bangga, karena wisata bahari kami benar-benar hidup," jelas Guntur yang juga Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri itu.

Guntur menambahkan, pada H-2, sebanyak 58 kapal yacht sudah masuk ke Kepri. Yakni melalui Nongsa Poin Marina (NPM), Batam sebanyak 20 kapal yacht. Pintu masuk lainnya adalah melalui Bandar Bentan Telani (BBT), Bintan sebanyak 8 kapal yacht. Sementara dari gate way nasional sebanyak 12 kapal yacht.

"Kapal-kapal yacht yang saat ini berlabuh di Tanjungpinang masuk dari gateway nasional dan Kepri. Di luar dugaan kita, pada H-2 para yachter dunia sudah berdatangan ke Kepri. Jika ini sukses, maka Kepri akan semakin dikenal di komunitas pencinta bahari," papar Guntur.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri tersebut mengatakan, yachter di Tanjungpinang disuguhkan even Sound From Motherland of Malay di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang. Menurut Guntur, pada puncak FBK nanti sekitar 100 kapal yacht yang akan menyerbu Kepri.

Masih kata Guntur, FBK secara tidak langsung melambungkan nama Tanjungpinang yang tidak ada dalam peta yachter dunia, karena belum punya marina. Kenyataannya tetap menjadi magnet bagi para yachter untuk datang ke Tanjungpinang. Artinya, persiapan selanjutnya harus dibenahi adalah membangun marina di Tanjungpinang. [*]                      


Festival Bahari Kepri, 58 Yachts Sudah Bersandar
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar