Laman

Selasa, 20 September 2016

Warna-warni Langit Solo di Festival Payung 2016

KEKAYAAN historis dan budaya Kota Solo sudah dikenal luas termasuk kreativitasnya. Bermula pada 2014, Festival Payung Indonesia 2016 adalah bukti serius kayanya potensi wisata kota dimana Presiden Jokowi pernah menjabat sebagai wali kota itu.

Gelaran Festival Payung Indonesia (FPI) 2016 dilaksanakan mulai 23 hingga 25 September 2016 di Taman Balekambang Solo, Jawa Tengah. Festival ini dibuat untuk mempertemukan pelaku industri kreatif kreasi payung, penggiat pelaku seni karnaval serta masyarakat untuk melestarikan seni kerajinan payung Indonesia.

Sederet acara menarik akan disuguhkan seperti karnaval payung, Solo Dance Festival, Pentas Tari Payung, Fashion Show Payung, pameran dan lomba foto, workshop dan melukis payung, sarasehan dan refleksi, serta Workshop World Culture Forum.

Didukung penuh Kementerian Pariwisata, Festival Payung Indonesia juga diramaikan oleh datangnya kerajinan payung Asia seperti Kamboja, Thailand, Jepang dan Tiongkok, serta negara lainnya. Event kreatif ini memang tengah dipersiapkan termasuk mendatangkan para pengrajin dari berbagai kota lain.

Sosialisasi juga gencar dilakukan agar festival ini makin menyedot perhatian, salah satunya lewat kegiatan pra-event yang menampilkan berbagai kerajinan payung Klaten dan Juwiring di kawasan car free day (CFD) Solo beberapa waktu lalu. Dalam sosialisasi ini, sajian kesenian seperti indahnya ragam corak batik Solo sukses dikenalkan oleh panitia.

Berhubung masih ada waktu, yuk habiskan September anda dengan menyaksikan indahnya langit Kota Solo yang dihujani oleh payung cantik berwarna-warni. [adv]

 


Warna-warni Langit Solo di Festival Payung 2016
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar