Laman

Senin, 26 September 2016

Peserta Famtrip Siap Promosikan Labuan Bajo

INILAHCOM, Labuan Bajo - Keindahan Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih membekas di peserta FamTrip (familiarization trip) Minat Khusus Diving Pasar Malaysia Singapura. Para jurnalis, industri, blogger dan seluruh peserta yang mengikuti Famtrip pada 18-24 September itu siap mempromosikan keindahan Komodo Labuan Bajo.

“Tidak rugi datang ke sini. Saya dan teman-teman dari Malaysia benar-benar puas. Kami dimanjakan dengan keindahan alam ini, baik di daratnya atau di bawah lautnya. Semua spot diving bagus. Ini bukan hanya cerita, tapi realitas,” kata Muh Shafi Obet, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Malaysia di Kota Labuan Bajo, Jumat (23/9).

Begitu moleknya Labuan Bajo, Shafi semakin yakin dan tidak ragu mengajak semua perusahaan travel di Malaysia memasarkan Labuan Bajo kepada para wisatawan. Bantuan teman-teman media yang ikut kegiatan ini juga akan menambah khazanah warga Malaysia akan pengetahuan seputar Labuan Bajo.

“Tidak ada alasan untuk ragu atau takut kalau konsumen tidak puas kalau membuka paket wisata sampai ke Labuan Bajo.  Bisa jadi, kalau sudah sampai ke sini ini malah pada enggan pulang,” ucapnya.

Shafie menjelaskan, ternyata akses menuju Labuan Bajo juga gampang, yaitu melalui jalur udara. Jika dari Malaysia, rutenya adalah menuju Bandara I Ngurah Rai Bali kemudian dilanjutkan ke Bandara Komodo Labuan Bajo. “Ternyata rutenya juga tidak sulit. Menuju Labuan Bajo, antara dari Jakarta, Batam, sama dengan rute dari Malaysia dan Singapura.  Dari Malaysia menuju Bali dilanjut Labuan Bajo,” ujarnya.

Informasi dari petugas di Bandara Labuan Bajo, pada saat ini sudah ada setidaknya delapan kali penerbangan pulang-pergi dalam sehari dari Bali ke Labuan Bajo. Rencananya, paling lambat akhir Oktober akan bertambah satu kali penerbangan pulang-pergi dari Bali ke Labuan Bajo.

Sementara, Sulaiman Shehdek, Vito Singapura berkeyakinan jumlah wisatawan di kawasan Pulau Komodo akan terus meningkat. Hal yang membuat wisata yang hoby diving tertarik untuk datang ke tempat ini, adalah karena keindahannya. “Melihat dengan snorkling saja sudah bagus, apalagi dengan diving. Dijamin tidak akan kecewa,” katanya.

Penduduk Singapura yang hoby diving juga mulai banyak, tapi tidak ada destinasi wisata diving di Singapura. Tidak hanya penduduk asli yang sudah diving, namun juga warga asing yang bekerja di Singapura. Saat ini penduduk asli Singapura sekitar 3,8 juta, penduduk asing yang bekerja dan menetap di Singapura sekitar 1,5 juta orang. 

“Minat penduduk Singapura untuk berwisata diving cukup tinggi. Selama ini, kebanyakan mereka pergi ke Thailad, Filiphina, Malaysia dan juga ke beberapa tempat di  Indonesia. Belum banyak yang tahu keindahan Labuan Bajo.  Setelah kegiatan ini para wisatawaan Singapura akan berdatangan ke Labuan Bajo,” kata Rizki Handayani Asdep Pemasaran ASEAN.

Menteri Pariwisata Ri Arief Yahya mengatakan Labuan Bajo merupakan kota nelayan yang berada di pulau Flores wilayah Nusa Tenggara Timur. Labuan Bajo merupakan pusat pariwisata teramai di Flores sebab selain menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia, Labuan Bajo juga menjadi titik singgah bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi salah satu destinasi favorit lainnya di Pulau Komodo.

Tempat Wisata Labuan Bajo bukan hanya Pulau Komodo saja ataupun Pantai Merah alias Pink Beach, terdapat banyak sekali lokasi wisata yang dapat dieskplore jika berkunjung ke Labuan Bajo. “Labuan Bajo bukan hanya melihat Komodo saja. Ada wisata air terjun, wisata gua, wisata pantai, wisata snorkling, wisata sunset, wisata trekking, hingga wisata budaya, dan tentunya wisata diving,” tegas Arief.


Peserta Famtrip Siap Promosikan Labuan Bajo
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar