INILAHCOM, Jakarta - Pigeon menandai perayaan Hari Batik Nasional kali ini dengan meluncurkan koleksi kain batik bermotif tematik. Terdapat 5 motif menarik yang memiliki filosofi inspiratif dan unik.
Hal ini dalam rangka melanjutkan komitmen untuk melestarikan salah satu warisan budaya nenek moyang yang telah diperlihatkan sejak tahun 2014 lalu. Kemudian sebagai bagian dari perayaan Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober mendatang.
Pigeon secara serius memperlihatkan komitmen untuk melestarikan warisan ini dengan pertimbangan bahwa Batik telah diakui oleh dunia sebagai warisan milik Indonesia tepatnya sejak tahun 2009. Batik telah resmi ditetapkan UNESCO sebagai ‘Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi’ atau ‘Masterpiece of the Oral and Intangigble Heritage of Humanity’.
Meskipun telah dinyatakan sebagai milik Indonesia, jika tidak dipelihara, digunakan atau tidak digiatkan industrinya, maka bukan tidak mungkin warisan ini akan luntur. Untuk itulah guna menjaga warisan Batik agar tetap menjadi milik Indonesia tentunya diperlukan keseriusan, kecintaan, ketelatenan dan dedikasi tinggi dari masyarakat Indonesia untuk merawatnya serta diperlukan kegiatan pelestarian dalam wujud berbagai hal.
Berlandaskan keseriusan dan kecintaan terhadap warisan Batik, Pigeon tetap konsisten untuk menjaganya dalam wujud desain Batik pada produk botol susu nya yang masih diteruskan di tahun ini. Kesungguhan Pigeon dalam melestarikan Batik pun tak tanggung-tanggung diperlihatkan dengan mempersembahkan kain Batik dengan menggandeng Entrepreneur dan Pelestari Batik berbakat Iwet Ramadhan.
Anis Dwinastiti selaku General Manager Marketing Division memaparkan, Batik bukan hanya kain bercorak tetapi juga merupakan penggambaran filosofi kebudayaan dan warisan budaya leluhur yang perlu dijaga.
"Filosofi dibalik Batik ini lah yang kami rasa sejalan dengan misi dan visi Pigeon untuk mempersembahkan produk kebutuhan Ibu dan Buah Hati yang berkualitas sebagai wujud kecintaan kami untuk selalu mendukung perkembangan sang buah hati tercinta," kata Anis saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (29/09/2016).
Bertemakan ‘InspirASI Karya Anak Bangsa untuk Ibu dan Buah Hati’, Batik sebagai karya anak bangsa harus terus dijaga kelestariannya. Salah satunya dengan memperkenalkannya kepada buah hati sejak dini. Seperti melalui gambar batik pada botol susu Pigeon yang dapat diperkenalkan kepada buah hati saat meminum ASI serta dapat menginspirasi Ibu dari sisi desainnya yang menarik.
Dalam desain terbarunya, Pigeon menempatkan 5 motif Batik yang akan menghiasi setiap botol susu Pigeon koleksi spesial Batik yaitu:
1. Gajah – sebagai simbol ilmu pengetahuan serta dijadikan sebagai simbol kekuatan dan ketangguhan
2. Rusa – sebagai simbol dari kesuksesan, daya tahan dan keanggunan
3. Harimau – sebagai simbol perlindungan anak-anak, kegagahan dan kekuatan
4. Truntum – sebagai simbol dari cinta yang tumbuh dan berkembang
5. Kawung – berasal dari kata ‘suwung’ yang berarti kosong. Kosong merupakan simbol dari kenetralan jiwa dan pikiran serta tingkat pengendalian diri yang tinggi.
Ini 5 Motif Pada Botol Susu Bermotif Batik
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar