Laman

Minggu, 28 Agustus 2016

Reog Ponorogo Sukses Tebar Pesona di Filipina

INILAHCOM, Filipina - Sebanyak 30 Reog yang dikirim Kementerian Pariwisata, KBRI Manila, Pemda Ponorogo dan KJRI Manila sukses menabur pesona di University Of Mindanao, Davao City, pada 20-23 Agustus dan Mall of Asia Manila 24-27 Agustus 2016.

Menurut Endah Rahmi Yuliarti dari Konsulta Jenderal RI di Manila, masyarakat Filipina benar-benar terpukau dengan atraksi kesenian asal Jawa Timur yang menggigit topeng raksasa itu. Salah satu bukti, tim kesenian Reog Ponorogo berhasil mempesona ribuan warga Davao Filipina itu adalah kerumunan manusia yang menonton sepanjang 2,5 kilometer di hari perdana sampai terakhir.

”Acaranya meriah banget, diawali pada 21 Agustus 2016 mereka berpartisipasi dalam kegiatan parade yang biasa disebut di Filipina dengan sebutan Kadayawan. Lokasinya di kota Davao. Mereka penuh sesak, acara ini sendiri bermakna sebagai wujud syukur rakyat Davao atas hasil panen di wilayah mereka. Makin terhibur dan meriah saat Reog tampil,” ujar Endah, kemarin. Banyak permintaan foto dari warga Davao dengan penari Reog maupun pendukung Reog lainnya seperti Jantilan, Warok, dan Barongan Dadak Merak.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Asia Tenggara, Rizki Handayani mengucapkan terima kasih atas atas kerjasama yang kompak ini dari semua pihak. Reog tampil tidak sekali, namun hampir satu pekan. Dimulai pada 21 Agustus di Davao Filipina dengan Parade Seni Budaya Kadayawan sepanjang 2 kilometer, diisi penari dan pemain musik berjalan, alat musik dan sound system menggunakan mobil truk. Selain itu ada workshop interaktif di University Of Mindanao yang menggelar general lecture Indonesia and Philipines art and culture.

Hari kedua diisi penampilan Reog Ponorogo dalam International Conference on Indonesian and Filiphina Art Vulture and Languages. Dalam acara ini tari Reog berperan sebagai tari pembuka dan penutup. Sedangkan hari ketiga, giliran mal terbesar di kota Manila, SM Mall of Asia yang mendapatkan kesempatan mempertonton kebudayaan dan kesenian Reog.

“Indonesia menargetkan mampu menjaring 275.000 wisatawan mancanegara (wisman) asal Filipina sampai tutup tahun ini. Kami menggenjot promosi pariwisata di Filipina karena tahun 2016 ini target kunjungan wisman Filipina ke Indonesia dinaikkan lebih tinggi menjadi 275.000 wisman. Sedangkan realisasi kunjungan wisman Filipina ke Indonesia tahun 2015 sebanyak 143.538 orang sepanjang tahun,”kata Kiki.

Menteri Pariwisata Arief Yahya merasa yakin pasar Filipina bakal terbuka, setelah September 2016 nanti Lion Air mulai terbang dari Manado-Davao PP. Selain itu, akan dirintis juga terbang Manado-Cebu Island, salah satu ikon wisata bahari di Filipina tersebut.

“Ingat, ada 1 juta wisatawan Korea yang terbang ke Cebu Island setiap tahunnya. Itu baru Korea, masih ada Hongkong, Taiwan, Macau, dan Jepang yang juga berpotensi, karena jaraknya tidak terlalu lama ditempuh. Jumlah itu sudah lebih besar dari wisman Korea plus Jepang ke Indonesia. Kita menjaring di kolam penuh ikan di Filipina,” tuturnya. [*]                       


Reog Ponorogo Sukses Tebar Pesona di Filipina
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar