INILAHCOM, Jakarta - Tidak banyak desainer yang memperhatikan keramahan lingkungan ketika membuat sebuah karya. Desainer Merdi Sihombing mewujudkan dengan berkarya di dunia fesyen tetap mengutamakan keindahan lingkungan.
Hal tersebut dia buktikan dengan mendukung industri fesyen berkelanjutan atau sustainable fashion, dengan menggandeng para penenun perempuan yang berasal dari sembilan provinsi di Indonesia. Ini adalah kali pertama seorang perancang busana Indonesia secara tunggal menciptakan koleksi fesyen yang ramah lingkungan menurut standar tekstil internasional.
Kemudian, Merdi juga bekerjasama dengan berbagai badan dan donor pembangunan yang peduli dengan isu lingkungan. Koleksi terbaru Merdi ini diproses dengan menggunakan cara - cara yang berkelanjutan, zat warna alami, bubuk pewarna ramah lingkungan, ekstrak cairan, dan serat organik.
"Tekstil tenun tangan banyak diproduksi di berbagai pulai di Indonesia, dan lazim digunakan sebagai peralatan rumah, dekorasi, aksesoris fesyen, dan pakaian. Tekstil ini bernilai budaya tinggi," kata Merdi Sihombing saat ditemui di Alun - Alun Indonesia Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (27/08/2016).
Sejalan dengan tujuan Merdi, Sekretaris Eksekutif Nasional Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), Mia Ariyana menjelaskan industri fashion ramah lingkungan saat ini masih didominasi oleh pengusaha kecil di daerah miskin.
"Para penenun kebanyakan adalah perempuan miskin yang merupakan anggota kelompok etnik di daerah yang melestarikan pengetahuan tradisionalnya pada teknik produksi berkelanjutan," papar Mia.
Perlu diketahui, Merdi Sihombing terpilih sebagai Duta Nasional Tekstil Tenun Ramah Lingkungan Indonesia dan dipercaya untuk mengembangkan pusat rancangan di 11 kota di 8 propinsi di Indonesia. Pada tahun 2015, tepat di Hari Pahlawan, Merdi terpilih sebagai salah satu dari lima orang pahlawan fashion Indonesia di bidang kain tenun yang membawa Indonesia di tingkat dunia.
Inovasi Fashion Untuk Pembangunan Ramah Lingkungan
Baca Selanjutnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar