Laman

Senin, 08 Agustus 2016

Didik Anak di Masa Keemasan dengan Maksimal

INILAHCOM, Cikarang - Masa keemasan pada anak adalah hal yang perlu diperhatikan orangtua. Tidak hanya untuk pemenuhan gizi yang seimbang tetapi juga dalam segi pendidikan.

Menurut Zita anjani M.Sc founder & principal of kids Republic Jakarta, menjelaskan jika melihat anak usia 0-8 tahun kapasitas otak anak-anak yang digunakan sudah mencapai 70-80 persen. Pada masa tersebut, anak-anak sangat mudah menyerap informasi yang didapatkannya.

“Selain itu, anak yang mendapatkan pendidikan dini akan sangat mudah mendidiknya ketika remaja. Karena itu, sangat penting bagi anak mendapatkan pendidikan usia dini di masa keemasan,” kata Zita anjani M.Sc saat mengadakan One Day Montessori Workshop, Cikarang, seperti yang dikutip dari siaran pers, Senin (08/08/2016).

Meski sudah banyak pendidikan usia dini yang ada di sekitar rumah, masih banyak anak - anak yang minim mendapatkan pendidikan layak di usia dini. Masih menurutnya, teknik pendidikan anak seperti menghafal, mendikte, mencatat, saat ini masih kurang relevan.

“Saat ini, kita membutuhkan metode pengajaran yang dua arah atau berdiskusi, dan anak dibebaskan untuk menyampaikan pendapat," tambahnya.

Dia menambahkan, Indonesia sudah saatnya memperbarui metode pendidikan anak usia dini. Tujuannya agar anak-anak mampu bersaing di masa depan. Terlebih, setiap tahun ada 1.000 lebih jenis pekerjaan baru yang perlu ditopang dengan karyawan yang mendapatkan metode pendidikan lebih kreatif.

Menurut Zita, salah satu metode pendidikan usia dini yang bisa diadopsi di Indonesia adalah Montessori. Metode Montessori menekankan pentingnya penyesuaian dari lingkungan belajar anak dengan tingkat perkembangannya, dan peran aktivitas fisik dalam menyerap konsep akademis dan keterampilan praktik.


Didik Anak di Masa Keemasan dengan Maksimal
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar