Laman

Sabtu, 27 Agustus 2016

Border Tourism Sambas Siap Digelar 17-18 September

INILAHCOM, Sambas - Kementerian Pariwisata tengah mempersiapkan kembali fertival di perbatasan, kali ini di Aruk, Sambas, Kalimantan Barat pada 17-18 September 2016. Sebelumnya Festival Wonderful Indonesia juga sukses digelar di perbatasan Entikong, Sanggau Kalimantan Barat.

“Potensi border tourism itu besar. Masyarakat di sana juga harus mendapatkan benefit dengan lebih banyak event, sehingga banyak orang berdatangan,” ujar Menpar Arief Yahya, di Jakarta, kemarin.

Dengan acara seperti ini, kegiatan ekonomi dan socialnya masyarakat bisa lebih hidup. Presiden Joko Widodo sejak awal menaruh perhatian serius kepada warga di pulau terluar, perbatasan, daerah terpencil. Sampai-sampai mengubah persepsi dari sebutan “pulau terluar” menjadi pulau terdepan, karena paling dekat dengan perbatasan negara lain. Karena itu, serangkaian border tourism digelar dari Atambua, Dili, Papua, Aruk, Entikong, sampai ke Batam-Bintan yang bisa cepat diakses oleh wisman dari Singapore.

“Kami akan terus pelajari dan evaluasi, seberapa efektif untuk menggairahkan ekonomi masyarakat. Termasuk seberapa bagus menarik wisatawan dari Negara Tetangga,” sebut Rizki Handayani, Asdep Pengembangan Pemasaran Wilayah ASEAN Kemenpar.

Untuk memantapkan FWI Aruk, Kamis (25/8) pagi, tim Kemenpar yang dipimpin Eddy Susilo, Kepala Bidang Festival Asia Tenggara Kemenpar mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan pihak terkait di Hotel Sambas Terigas, Kabupaten Sambas Kalbar. Sejumlah pihak yang terlibat kegiatan ini datang. Di antaranya Wakil Bupati Sambas Hj Hairiyah, Ketua DPRD Sambas Arief Fidiar, perwakilan aparat TNI/Polri, bea cukai, imigrasi, kejaksaan, Dishub, Camat Sajingan Aruk Suhut Firmansyah, dan tamu undangan yang lain.

Dalam paparannya, Eddy Susilo menyampaikan, segala persiapan menuju FWI sudah dilakukan. FWI Aruk 17-18 September akan digelar di Lapangan Terminal Sajingan Besar Aruk. Mestinya FWI Aruk digelar pada 10-11 September. Tapi karena pertimbangan mendekati Hari Raya Idul Adha, rakor menyepakati diundur menjadi 17-18 September 2016.

Panitia akan menyuguhkan berbagai konten hiburan. Di antaranya konser musik dangdut dan pop yang digandrungi warga perbatasan. Dengan memboyong artis dangdut ibukota Viola Arsa dan artis pop melayu dari Malaysia Najwa Latief. Saat ini, artis pop R&B ini sangat digandrungi warga Malaysia. Sebagai artis papan atas Najwa Latief akan membawa sendiri musik pengiring langsung dari Negeri Jiran. Namun juga akan hadir band lokal untuk pembuka dan pengiring "99 Band".

Selain hiburan musik, selama dua hari wisman juga akan dihibur tarian Tradisional Dayak dan Melayu. Selain itu ada bazar produk lokal dan kuliner, Lomba Tari Kreasi Dayak, Lomba Menyumpit Pria dan Wanita, dan Lomba Melukis Perisai. Event dua hari ini akan dimulai pukul 09.00-16.00 WIB.

Di Sambas Kemenpar sudah menggelar Festival Wonderful Indonesia dua kali selama 2016. Untuk FWI di Lapangan Sajingan Aruk tanggal 17-18 September adalah yang ketiga kalinya. [*]


Border Tourism Sambas Siap Digelar 17-18 September
Baca Selanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar