Laman

Sabtu, 08 Februari 2020

Bahasa Inggris Kompetensi Dasar Penting

<B>INILAHCOM, Jakarta - Bahasa Inggris merupakan kompetensi dasar yang kini mutlak dikuasai.</B>

Tak terkecuali bagi generasi milenial yang merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) terbanyak dengan jumlah 23.77 persen dari total populasi Indonesia.

“Kemampuan bahasa Inggris akan mendukung pengembangan interpersonal skill atau kemampuan seseorang untuk berkomunikasi, berinteraksi, membangun kerjasama, baik antara individu maupun dalam grup, sehingga kompetensinya pun akan meningkat,” kata Evan Januli, Head of Marketing EF English Centers for Adults, Jakarta, Sabtu, (07/02/2020).

Dewasa ini, kompetensi menjadi topik dan bahasan yang menjadi perhatian khusus di semua kalangan baik pemerintah, instansi pendidikan termasuk tenaga pendidik, dan industri.

“Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Pendidikan yang menyebutkan bahwa kita telah memasuki era dimana kompetensi dibutuhkan melebihi gelar, dan kini semakin banyak generesi milenial yang dilibatkan pada posisi-posisi strategis dalam pemerintahan,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah melalui road map Making Indonesia 4.0 juga menyebut Indonesia akan menjadi Top 10 kekuatan ekonomi dunia pada 2030, dimana dengan adanya bonus demografis yang didominasi oleh generasi milenial, menjadikan mereka sebagai kunci SDM dalam menyongsong era tersebut, serta menuntut peningkatan kualitas dan kompetensi, salah satunya penguasaan bahasa asing agar mampu berkomunikasi di tingkat global - global.

Mengutip dari survey Deloitte Millennial 2018, ada tiga kompetensi yang menjadi kunci untuk berhasil menghadapi era saat ini yaitu; Interpersonal Skill; Confidence and Motivation; serta Work Ethic.

Dari berbagai fakta tersebut, jelas tergambar bahwa kemampuan berbahasa adalah faktor yang mempengaruhi kemampuan berkomunikasi sebagau modal dasar untuk mengembangkan interpersonal skill sekaligus kunci untuk memiliki kompetensi lainnya.

Tara Adhisti De Thouars, Psikolog Klinis Dewasa dan Pendidikan berpendapat, bahasa merupakan salah satu pendukung terbesar untuk memenuhi kebutuhan akan aktualisasi diri, yaitu kebutuhan untuk membuktikan dan menunjukan diri kepada orang lain. Kebutuhan aktualisasi diri melibatkan keinginan yang terus menerus untuk mengembangkan segala potensi yang dimilikinya semaksimal mungkin.

“Bagi generasi milenial yang punya karakter open mind, open for challenges, multitasking dan advancement seeker, menguasai bahasa akan memberikan kesempatan bagi mereka dalam memenuhi kebutuhan seluruh karakter tersebut secara maksimal, terlebih bila bahasa tersebut berpotensi menghubungkan dirinya dengan dunia. Kefasihan berbahasa akan meningkatkan kepercayaan diri, dan mendukung kemampuan berkomunikasi yang menjadi salah satu soft skill paling mendasar untuk mencapai kesuksesan.“ tambah Tara.

EF turut memahami karakter generasi milenial yang pada umumnya memiliki aktivitas padat, tidak ingin terikat rutinitas, serta lekat dengan penggunaan teknologi.

Untuk itu, EF Adults terus berinovasi melalui berbagai kampanye kreatif, salah satunya EF Ambassador dan program yang didukung teknologi terkini dan menggunakan metode Learn, Try & Apply, atau sistem belajar interaktif dengan lebih mengedepankan conversation, fleksibiltas waktu belajar, proses serta lingkungan belajar yang menyenangkan, sehingga siswa dapat belajar dimana saja, baik secara online ataupun di center EF Adults manapun. Hal ini guna mengakselerasi kefasihan bahasa Inggris, dan memaksimalkan pengembangan kompetensi siswa.

EF Ambassador adalah kampanye pemilihan siswa EF dengan beragam profesi dan latar belakang yang dilakukan di seluruh center EF di Indonesia yang bertujuan untuk membangun kompetisi positif, mengapresiasi kompetensi yang dimiliki siswa, berbagi pengalaman akan keberhasilan, dan menjadi wadah inspirasi bagi yang lainnya untuk mempelajari sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris lebih baik lagi bersama EF.

Ambassador yang terpilih adalah mereka yang telah menjalani program dan lolos dalam proses seleksi, serta penilaian juri yang didasari oleh efektifitas peran dan kontribusi kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki siswa, terhadap kemajuannya baik dari perkembangan secara personal maupun karir.

EF Ambassador 2020 menampilkan 12 siswa berprestasi di level Intermediate, dari Center Jakarta dan Surabaya. Seluruh Ambassador terpilih akan menerima beberapa penghargaan seperti; free course selama 3 bulan, Ambassador Kit hingga Certificate of Recognition, serta Ambassador Starter Pack yang berisi travel bag, notebook, tumbler dan t-shirt.

Untuk memaksimalkan potensi serta menginspirasi seluruh siswa dan masyarakat luas, EF Ambassador diproyeksikan untuk menjadi representatif EF Adults di berbagai acara internal dan eksternal.

“Kami terus mendukung seluruh siswa dan masyarakat Indonesia dalam mencapai level kompetensi bahasa Inggris terbaik, mengingat posisi kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia berada di tingkat kemampuan ‘Rendah’ yakni peringkat #61 berdasarkan laporan penelitian EF EPI 2019. Berbagai upaya akan kami lakukan demi mendorong peningkatan kemampuan mereka secara advance. Kami juga akan terus mengembangkan kampanye EF Ambassador ini, untuk membuktikan manfaat nyata dari penguasaan bahasa Inggris, khususnya bagi generasi milenial dalam menyambut tantangan di masa depan,” tutup Evan.(tka)


Bahasa Inggris Kompetensi Dasar Penting
Baca Selanjutnya

Industri Fashion Sumbang Pertumbuhan Ekonomi

<B>INILAHCOM, Jakarta - Industri fashion menjadi salah satu faktor pertumbuhan ekonomi di Indonesia, terlihat dari lonjakan secara signifikan untuk industri tekstil dan pakaian yang tumbuh 18,98 persen.</B> 

Perkembangan industri fashion di setiap tahunnya menuntut para pemain di industri mode untuk turut beradaptasi ke ranah pendekatan literasi digital, yaitu platform berbelanja online, e-commerce.

Melihat  fakta  di  awal  semester  tahun  2019  yang  menyatakan  bahwa  60,5 persen responden Indonesia  cenderung  lebih  memilih untuk berbelanja online dibandingkan offline, Shopee, platform   e-commerce   terdepan   di   Asia   Tenggara   dan  Taiwan,  berupaya  untuk  turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui komitmen dalam menjawab segala kebutuhan fashion para pengguna melalui Fashion Month bertajuk Shopee, Fashion Terlengkap  Sejagat  Raya dalam  kampanye  3.3  Shopee  Fashion  Sale  yang  akan berlangsung dari tanggal 3 Februari - 3 Maret 2020.

“Melalui kampanye 3.3 Shopee Fashion Sale, kami mengajak masyarakat Indonesia untuk bisa selalu keep up dengan apapun, kapanpun, dan dimanapun kebutuhan fashion terkini yang berkualitas," kata Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (08/02/2020).

Hadirnya Fashion Month di Shopee ini diinisiasi sebagai langkah awal yang akan senantiasa dikembangkan menjadi destinasi kebutuhan fashion esensial bagi para pemerhati fashion di seluruh Indonesia.

"Terbukti dari upaya kami dalam memberdayakan fashion brand lokal tanah air di Shopee,” kata Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (08/02/2020).

Shopee terus mengembangkan berbagai inovasi dan program demi merealisasikan komitmennya dalam memberikan pengalaman berbelanja online yang baik kepada para penggunanya.

Bahkan, Shopee menginisiasi berbagai program edukasi demi melangsungkan visi dalam berkontribusi meningkatkan perkembangan untuk pemberdayaan produk fashion lokal.

Berbagai penawaran menarik dalam Fashion Month Shopee melalui kampanye 3.3 Shopee Fashion Sale tidak hanya dapat dinikmati dan dimiliki di aplikasi atau laman Shopee saja, tetapi kampanye ini juga akan dimeriahkan oleh acara TV bertajuk 3.3 Shopee Fashion Sale Super Diskon, memadukan teleshopping dan aplikasi Shopee yang digunakan oleh para pengguna Shopee di seluruh Indonesia untuk apapun hal esensial fashion yang dibutuhkan.

Acara TV dari 3.3 Shopee Fashion Sale tersebut juga akan memiliki hadiah fantastis yang bisa didapatkan khusus untuk para penonton yang menyaksikan acaranya di GTV jam 12.00-13.00 pada tanggal 3 Maret 2020 mendatang.(tka)


Industri Fashion Sumbang Pertumbuhan Ekonomi
Baca Selanjutnya

Industri Kesehatan Indonesia Semakin Maju

<B>INILAHCOM, Jakarta - PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), perusahaan layanan kesehatan, meresmikan National Distribution Center di Cikarang. </B>

National Distribution Center (NDC) merupakan inovasi terbaru sebagai wujud dari komitmen making healthcare more accessible. 

NDC merupakan warehouse berskala nasional yang bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan distribusi layanan dan produk kesehatan untuk membuat bangsa Indonesia menjadi lebih sehat.

Investasi APL ini bernilai lebih dari Rp 300 Milyar dan berada di lahan seluas 39.930 m2 serta dilengkapi dengan beragam fasilitas berstandar internasional untuk mengakomodir beragam produk kesehatan.

APL telah mendukung industri kesehatan di Indonesia sejak 1985 dengan menjangkau 34 provinsi dan 504 kota di Indonesia. Dengan misi utama making healthcare more accessible, APL berkomitmen tinggi bagi percepatan industri 4.0, khususnya dalam bidang kesehatan di Indonesia melalui distribusi produk kesehatan, pemasaran produk, pemberian dukungan tata laksana, dan digitalisasi.

"Dengan arahan dan alih pengetahuan dari Zuellig Pharma, di mana APL merupakan bagian dari jaringan internasionalnya, hari ini kami meresmikan National Distribution Center yang dibangun dengan standar kepatuhan tinggi serta fasilitas yang canggih hingga mampu mendistribusikan produk farmasi dan alat kesehatan sampai ke seluruh pelosok Indonesia dengan kualitas yang tetap terjaga baik,” kata Presiden Director APL, Christophe Piganiol, Jakarta, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (08/02/2020).

Lebih lanjut Christophe Piganiol mengatakan, melalui National Distribution Center ini, APL dapat membantu distribusi produk kesehatan ke lebih banyak masyarakat Indonesia.

“Hal ini sejalan dengan instruksi dari pemerintah Indonesia, untuk  pengembangan industri farmasi dan industri alat kesehatan di Indonesia,” tambahnya.

National Distribution Center APL dibangun berdasarkan standar kualitas global pharma-grade serta mengacu pada standard FM Global.

Fasilitas ini telah mendapatkan pengakuan sertifikasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dari Badan POM dan juga lisensi izin penjualan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang mendukung APL untuk mencapai standar tertinggi dalam distribusi farmasi.

Sebagai distribution center farmasi terbaik di Indonesia saat ini, NDC Cikarang mampu menampung produk kesehatan dalam kapasitas lebih dari 19,000 pallet dengan memiliki beberapa jenis ruang temperatur sehingga distribusi produk akan lebih tepat waktu, tepat guna, dan tempat yang tepat dengan kualitas produk terbaik.

Selain itu, fasilitas ini dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran dan akses kontrol 24 jam membuat tingkat keamanan sangat tinggi.

Infrastruktur fasilitas ini dibangun dengan baik sehingga berdiri secara kokoh dan meminimalisir kerugian seperti ancaman kebakaran. NDC juga memiliki 16 total loading dock yang dilengkapi dengan inflatable dock shelter dan dock leveler.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dr.dr.Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI, dalam sambutannya yang diwakili oleh Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Dra. Engko Sosialine Magdalene, Apt., M.Bio Med mengatakan, salah satu prioritas Kementerian Kesehatan saat ini adalah menjamin ketersediaan, pemerataan, dan keterjangkauan produk- produk kesehatan yang berkualitas dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

“Kami mengapresiasi APL yang telah menghadirkan National Distribution Center sebagai salah satu inovasi dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pendistribusian obat dan alat kesehatan hingga ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Terawan.

Kementerian Kesehatan berharap APL terus berkarya dan berinovasi dengan pelayanan terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia dalam rangka menciptakan SDM Indonesia yang Unggul.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Dr. Penny K. Lukito, MCP, dalam sambutannya yang diwakili oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif, Dra. Rita Endang.,Apt., M.Kes menyampaikan, Badan POM terus melakukan upaya peningkatan komunikasi, pendampingan, dan desk consultation untuk pengawalan pelaku usaha, baik industri farmasi maupun distributor/ Pedagang Besar Farmasi (PBF).

“Berbagai upaya yang diambil Badan POM bertujuan untuk mendukung akses dan ketersediaan obat untuk masyarakat sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan terutama di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saya mengapresiasi langkah inovatif APL dengan membuka National Distribution Center dan telah menerima sertifikasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dari Badan POM. Saya berharap National Distribution Center dapat mendukung upaya pemerintah dalam memberikan layanan distribusi kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Rita.

Pada kesempatan ini Dra. Rita Endang., Apt.,M.Kes juga memberikan 2 (dua) Sertifikat CDOB kategori Cold Chain Product dan Obat Lain kepada Pedagang Besar Farmasi APL atas komitmennya dan upaya pemenuhan persyaratan distribusi.

“Sebagai salah satu perusahaan farmasi terbesar di Asia, kami konsisten untuk menjalankan misi kami dalam memastikan layanan distribusi kesehatan menjadi lebih terjangkau," kata CEO Zuellig Pharma, John Davison.

Sejalan dengan strategi Industri 4.0 di Indonesia,pihaknya mendukung APL melalui transfer teknologi dan pengetahuan serta mengintegrasikan dan menyesuaikan solusi digital untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang.

"Kami juga membantu memerangi produk palsu dengan memanfaatkan teknologi blockchain yang dikembangkan dengan SAP dan kemampuan analitik data yang canggih," tambah John.

APL juga bermitra dengan produsen-produsen di industri farmasi yang sudah dikenal mutu dan kualitasnya sehingga mendukung misi APL dalam upaya bersama pemerintah menciptakan Indonesia Sehat.

APL akan tetap melanjutkan kolaborasinya dengan pemerintah Indonesia ke depannya. Mencegah distribusi produk palsu serta memaksimalkan proses pendistribusian produk kesehatan hingga ke pelosok negeri.(tka)


Industri Kesehatan Indonesia Semakin Maju
Baca Selanjutnya

OT Group Resmikan Panti Asuhan

<B>INILAHCOM, Jakarta - Setahun lebih berlalu sejak bencana gempa dan tsunami melanda kota Palu, Sigi dan Donggala. </B>

Bencana tersebut menimbulkan kerugian fisik yang besar dan korban jiwa yang tidak sedikit. Diantaranya yang terdampak adalah bangunan-bangunan panti asuhan.

OT Group, salah satu perusahaan FMCG terkemuka di Indonesia melalui Yayasan Orang Tua Grup Peduli menyalurkan bantuan senilai lebih dari empat milyar rupiah untuk membangun kembali dua panti asuhan di Kota Palu dan Donggala yang luluh lantak akibat bencana tersebut.

Dua panti asuhan di kota Palu dan Donggala, yaitu Panti Asuhan Karya Thayyibah dan Panti Asuhan Wali Songo mendapat bantuan berupa renovasi bangunan asrama dan perabotan lengkap dari Yayasan Orang Tua Grup Peduli.

Kedua panti tersebut terdampak berat bencana gempa dan tsunami pada tanggal 28 September 2018, sehingga bangunan panti sudah tidak layak lagi untuk dihuni. OT Group yang pada saat itu memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana, juga sekaligus menyurvei sejumlah panti asuhan untuk direnovasi.

“Yayasan Orang Tua Grup Peduli yang merupakan lembaga resmi pengelola aksi-aksi sosial korporasi OT Group, menyalurkan bantuan berupa renovasi Panti Asuhan Karya Thayyibah dan Wali Songo yang berada di kota Palu dan Donggala. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi anak-anak panti asuhan,” kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, di sela-sela peresmian dua panti asuhan di Palu, Sulawesi Tengah, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (08/02/2020).

Peresmian asrama kedua panti asuhan tersebut dilakukan oleh Walikota Palu, Bapak Drs Hidayat M.Si dan Ketua Yayasan Orang Tua Grup Peduli, Bapak Harsono. Panti Asuhan Wali Songo memiliki luas bangunan 456 m2, sedangkan Karya Thayyibah sebesar 612 m2 .

Tidak hanya renovasi fisik bangunan, kebutuhan hunian seperti tempat tidur, lemari, kasur, selimut, set meja makan, gorden, dan lain-lain juga juga disediakan oleh Yayasan Orang Tua Grup Peduli.

“Kami memberikan bantuan menyeluruh sehingga kedua asrama panti tersebut benar-benar siap dihuni seperti sediakala, bahkan lebih baik lagi,” tambah Harianus.

Yayasan Orang Tua Grup Peduli akan meneruskan aksi-aksi sosial kemanusiaan seperti ini untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Yayasan Orang Tua Grup Peduli terbuka terhadap bantuan dan dukungan dari masyarakat umum yang memiliki visi yang sama untuk kebaikan dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami berharap kedepannya nanti, akan banyak dukungan dari masyarakat yang disalurkan melalui Yayasan Orang Tua Grup Peduli, sehingga semakin banyak sesama kita manusia yang membutuhkan dapat dijangkau, khususnya di Indonesia,” papar Harianus.(tka)


OT Group Resmikan Panti Asuhan
Baca Selanjutnya

Tempuh Pendidikan dengan Merdeka

<B>INILAHCOM, Jakarta - Pendidikan adalah suatu hal yang sangat penting dijalani untuk bekal kehidupan. </B>

Anak, kini tidak perlu terbebani dengan pendidikan yang berat.Tidak jamannya lagi, orangtua memaksakan kehendaknya untuk memilih pendidikan sesuai cita - cita orangtua. 

Memerdekakan anak adalah salah satu hal yang sangat wajar ketika menginjak bangku perguruan tinggi. Dengan memiliki sikap dewasa, anak - anak sudah bisa memilih jurusan yang sesuai dengan keinginannya. 

Merdeka lulus dengan alternative skripsi, merdeka pilih mata kuliah sesuai hobi, merdeka belajar dimana pun, merdeka menentukan jadwal kuliah, merdeka magang di luar negeri, kampus swasta rasa kampus negeri, bahkan merdeka kuliah sambil bekerja. Hal tersebut bisa ditempuh saat belalar di Budi Luhur. 

Menurut Dr.Ir. Wendi Usino, M.Sc., MM, selaku Rektor Universitas Budi Luhur menjelaskan, mudahnya memilih jurusan dalam kuliah sangat penting dan ini diterapkan oleh Budi Luhur.

“Jika tepat pilihannya tentu saja akan menyenangkan ketika menjalaninya. Namun, tak sedikit dari para calon mahasiswa yang salah memilih jurusan ketika sedang menjalani masa studi,” kata Wendi saat ditemui di JCC, Jakarta, Sabtu, (08/02/20202).

Entah karena pilihan orangtua atau sekedar ikut-ikutan temannya. Di kampus Budi Luhur, mahasiswa merdeka untuk memilih kuliah sesuai hobi. Tentunya hal tersebut ditopang dengan kurikulum yang merdeka juga. Sehingga mahasiswa dapat memiliki banyak keahlian diluar jurusan yang ia pilih. Tak berhenti sampai disitu, kebebasan memilih jadwal kuliah sesuai dengan kebutuhan mahasiswanya juga dapat terlaksanakan.

Proses belajar pun juga dapat ditentukan oleh si mahasiswa sendiri. Kampus yang menerapkan blended learning  ini memberikan kemudahan belajar bagi para mahasiswanya. Jadi, dimanapun, kapan pun, dan dalam kondisi apapun mereka tidak ketinggalan pelajaran.

Kampus Budi Luhur adalah kampus swasta yang menawarkan sejumlah kesempatan bagi mahasiswanya untuk dapat mengembangkan diri baik di kampus negeri yang ada di Indonesia atau yang ada di luar negeri.

Melanjutkan kuliah, magang, hingga pertukaran mahasiswa dapat menjadi pilihan yang menggiurkan bagi mereka. Tidak ada yang mustahil jika tidak berusaha dengan sungguh-sungguh, begitu pepatah mengatakan. Bagaimana jika kuliah sambil bekerja?

Memerdekakan diri dari belenggu skripsi, tentunya itu yang diharapkan oleh setiap mahasiswa tingkat akhir. Skripsi acap kali menjadi momok yang memusingkan kepala dan juga mental mahasiswa.

Tidak sedikit dari mereka yang memiliki kendala dalam pembuatannya. Membuat skripsi tentunya bukan melulu tentang hal-hal buruk yang dialami selama masa pengerjaannya, tetapi bisa menjadi hal positive yaitu etos kerja untuk bisa bekerja lebih keras.

Lalu apa yang Kampus Budi Luhur tawarkan kepada Mahasiswanya melalui Kampus Merdeka ini?

“Yaitu lulus dengan alternative skripsi, sehingga mahasiswa tidak terlalu terbebani oleh syarat kelulusan yang berupa pembuatan skripsi,” tambah Wendi.

Bagaimana implementasi kampus merdeka itu ya adanya di kampus Budi Luhur. Cukup dilihat dari hal-hal yang sudah diterapkan di kampus.

“Tak hanya mewujudkan Mahasiswa Merdeka tetapi juga Dosen Merdeka. Kurikulum lintas prodi yang dapat diambil oleh mahasiswa ditawarkan sebagai paket kompetensi yang dapat mereka pilih nantinya.” ujarnya.(tka)


Tempuh Pendidikan dengan Merdeka
Baca Selanjutnya

Jumat, 07 Februari 2020

Ini Upaya Antisipasi TKA China di Indonesia

INILAHCOM, Jakarta - Jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Indonesia tidak sedikit.

Kepala Seksi Perlindungan TKI Masa Penempatan Kementerian Ketenagakerjaan Dr. Maptuha menjelaskan ada beberapa langkah antisipasi untuk Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Indonesia, agar tidak panik terhadap virus Corona Wuhan (2019-nCoV). 

“Untuk TKA terdapat sekitar  40357 asal RRC per 3 februari 2020,” kata Maptuha saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat, (07/02/2020).

Ada beberapa poin Penting yang bisa disimak untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Hal ini bisa dilakukan oleh tenaga kerja asing bekerja di Indonesia;

1.  Meningkatkan peningkatan K3 khususnya kesehatan kerja dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona baru

2. Meningkatkan peran pelayanan pembina K3  di perusahaan dalam upaya pencegahan penyakit di tempat kerja melalui deteksi dini dan pengendalian daktor bahaya di tempat kerja

3. Meningkatkan peran pelayanan kesehatan kerja dan dokter perusahaan untuk dapat mengantisipasi penyebaran virus corona di tempat kerja

4. Membuat surat edaran direktoran jendral pembinaan pengawasan ketenagakerjaan yang ditujukan kepada kepala dinas yang membidangi pengawasan ketenagakerjaan provinsi dan seluruh pembinaan perusahaan Indonesia

5. Kementerian ketenagakerjaan bersama dengan ILO telah menerbitkan buku panduan dalam menghadapi pandemik influenza yang dapat diterapkan dalam mengahadapi kasus virus corona di tempat kerja.(tka)


Ini Upaya Antisipasi TKA China di Indonesia
Baca Selanjutnya

Hari Keenam, Karantina 238 WNI Dalam Keadaan Sehat

<B>INILAHCOM, Jakarta - Memasuki Hari keenam masa karantina 238 WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China dilaporkan dalam keadaan sehat walafiat. </B>

Hal tersebut diungkapkan oleh dr. Kuwat Sri Hudoyo,MS, selaku Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, yang sedang bertugas di Natuna, Jumat, (07/02/2020).

“Memasuki hari keenam puji syukur semua dalam kondisi sehat walafiat tanpa suatu apapun. Semuanya cukup siang ini tadi di hanggar disiapkan untuk Sholat Jumat bersama para WNI dan petugas melaksanakan solat Jumat,” kata Kuwat saat menyampaikan informasi melalui teleconference.

Masih menurutnya, tempat observasi di Natuna juga sangat aman. Dia menambahkan, kondisi para WNI yang sedang menjalankan observasi dalam keadaan sehat dan gembira. Sehingga, masyarakat di sekitar tempat karantina tidak perlu khawatir tentang penularan virus corona (2019-nCoV).

“Tidak ada yang sakit. Pada dasarnya tempat observasi diawasi secara ketat sehingga tidak ada dampak pada masyarakat di tempat observasi,” tambahnya.

Para WNI mendapatkan pantauan khusus dan serius dari Kementerian Kesehatan RI, personil TNI yang bertugas di hangar Lanud Lanud Raden Sadjad Ranai,  Kabupaten Natuna.(tka)


Hari Keenam, Karantina 238 WNI Dalam Keadaan Sehat
Baca Selanjutnya

Kamis, 06 Februari 2020

Tren Kecantikan 2020 Indonesia Mirip di Korea

<B>INILAHCOM, Jakarta - Sejalan dengan trend 2020, tren kecantikan di Indonesia kurang lebih mirip dengan trend kecantikan yang ada di Korea. Tren dimana media social mempengaruhi standarisasi kecantikan seseorang. </B>

Bentuk wajah dan badan yang terlihat proposional di foto serta kulit yang glowing merupakan impian atau tujuan semua orang khususnya para wanita.

Karena itu, di tahun 2020 ini Klinik Wonjin Indonesia menawarkan perawatan baru yang menjadi solusi profesional dan aman untuk menyempurnakan bentuk wajah dan tubuh tanpa merubah karakter utama dari pasien sekaligus treatment khusus untuk membuat kulit terlihat lebih bercahaya dan lebih sehat.

Accent Prime: Tune Face & Tune Body adalah salah satu perawatan terbaru dengan advance technology yang ditawarkan oleh Wonjin Clinic di tahun.

“Ini  bertujuan untuk menyempurnakan face & body contour. Accent Prime : Tune Face & Tune Body mengkombinasikan teknologi Radio Frequency dan Ultra Sound yang paling advance saat ini untuk membantu pembakaran lemak di area wajah dan badan serta mengencangkan kulit dengan cara meransang produksi collagen di area tersebut,” kata dr. Michelle Angelina Tanuwijaya, Jakarta, Jumat, (07/02/2020).

Selain Accent Prime, untuk memenuhi kebutuhan pasien klinik dalam hal contouring treatment, Wonjin Clinic juga menghadirkan perawatan Coolsculpting : Coolpetite yang bertujuan untuk menghancurkan sel lemak di area tubuh yang sulit dijangkau serta perawatan Ultherapy yang akan dikombinasikan dengan perawatan Botox serta Filler yang akan menyempurnakan bentuk wajah dari setiap pasien.

“Sedangkan untuk perawatan kulit, Wonjin Clinic menawarkan treatment 135 Skin Booster, Mermaid Glow Treatment dan Crystal Skin Treatment yang bertujuan untuk membuat kulit terlihat lebih bersinar dan sehat seperti kulit artis-artis Korea,” tambahnya.

Mulai 10 Februari 2020 mendatang, Klinik Wonjin Indonesia akan memperpanjang jam operasional klinik mulai dari pukul 10.00 – 20.00 WIB untuk hari Senin – Jum’at dan pukul 10.00 – 17.00 WIB untuk hari Sabtu.

Lokasi Klinik Wonjin Indonesia saat ini berada di area Menteng, Jakarta Pusat dan diharapkan pada tahun ini Klinik Wonjin Indonesia akan membuka cabang di beberapa area di Jakarta serta luar Jakarta.(tka)


Tren Kecantikan 2020 Indonesia Mirip di Korea
Baca Selanjutnya

Hebat, Ida Saparida Raiih Perhargaan dari Disney

INILAHCOM, Jakarta - Sosok perempuan Indonesia, Ida Saparida, atau yang lebih dikenal sebagai Ibu Ida, baru saja terpilih menjadi salah satu pahlawan Disney Conservation Fund (DCF) 2019.

Ia adalah ketua pengerajin Program Mata Pencaharian Berkelanjutan yang tinggal di sebuah desa terpencil di Kabupaten Kayong Utara, sebuah daerah di zona penyangga Taman Nasional Gunung Palung.

Setiap tahunnya Disney Conservation Fund (DCF) mendukung organisasi, baik tim maupun perorangan yang berdedikasi untuk berjuang bagi komunitasnya di bidang konservasi lingkungan.

Hingga saat ini, ada 50 pahlawan konservasi dari 50 negara di seluruh dunia yang ditunjuk oleh DCF sebagai pahlawan konservasi, salah satunya Ida Saparida yang berasal dari Indonesia.

Ida telah menginspirasi kesadaran budaya, pembangunan berkelanjutan dan konservasi satwa liar melalui kerajinan tangan dan keterampilan menggunakan Pandanus amaryllifolius atau biasa dikenal sebagai tanaman pandan wangi.

Pandan wangi membutuhkan habitat hutan yang sehat. Agar para pengerajin dapat menggunakan sumber daya alam ini secara berkelanjutan, Ida sadar bahwa masyarakat harus secara aktif melestrarikan hutan agar tehindar dari deforestasi.

Melihat adanya keterkaitan ini, Ibu Ida mulai mendorong para pengerajin dan komunitas lainnya untuk menjaga flora dan fauna hutan dengan menggunakan tanaman pandan wangi.

Perjalanan Ida bermula pada Agustus 2011, Ketika Program Konservasi Orangutan Gunung Palung (Gunung Palung Orangutan Conservation Program/ GPOCP) mengadakan sebuah pertemuan mengenai Program Mata Pencaharian Berkelanjutan di desanya untuk membahas pengembangan produk para pengerajin, jaringan, dan keterampilan manajemen bisnis.

Ida tergerak bergabung dan mengikuti beberapa pelatihan dan lokakarya serta belajar bagaimana cara untuk memulai dan mengembangkan komunitas pengerajin.

Berkat dukungan jaringan dari GPOCP, Ida mampu mengembangkan strategi untuk meraih pembeli yang lebih luas melalui kerja sama dengan distributor swasta dan pemerintah.

Koneksi ini memungkinkan Ida untuk menjual barang-barang dalam jumlah besar dan membantunya membangun mata pencaharian alternatif bagi masyarakat sekitar, terutama untuk mereka yang terlibat dalam pekerjaan perusakan hutan seperti pertambangan dan penebangan.

Kesuksesan Ida telah menginspirasi banyak desa lainnya baik lokal maupun nasional untuk kembali ke kerajinan tradisional dan mengadvokasi konservasi hutan melalui pilihan mata pencaharian yang ekonomis dan berkelanjutan, seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima INILAHCOM, Jakarta, Kamis, (06/02/2020).

Pada tahun 2019, Program Mata Pencaharian Berkelanjutan yang dicanangkan oleh GPOCP berhasil meraih pengakuan di tingkat lokal yang dapat mempengaruhi pemerintah daerah terkait pembangunan berkelanjutan. Ibu Ida secara resmi telah ditunjuk oleh Bupati Kayong Utara sebagai anggota Dewan Kesenian Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kayong Utara.

Diakui sebagai salah satu pahlawan DCF 2019, Ida terus memotivasi dan menginspirasi melalui semangat dan keberhasilannya dalam bisnis, program, dan kolaborasi, serta dukungan dari tingkat pemerintah nasional.(tka)


Hebat, Ida Saparida Raiih Perhargaan dari Disney
Baca Selanjutnya

Pameran Kesehatan di Malaysia Healthcare Expo 2020

INILAHCOM, Jakarta - Malaysia Healthcare resmi membuka Malaysia Healthcare Expo 2020 yang diselenggarakan pada 6 - 9 Februari 2020 di Mall Kelapa Gading 3, Jakarta Pusat.

Melalui acara tersebut, Malaysia Healthcare menghadirkan berbagai penawaran pelayanan kesehatan berkualitas dunia di mana masyarakat dapat mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai informasi layanan kesehatan hingga paket perawatan yang menarik dan terjangkau dari 16 fasilitas kesehatan swasta terkemuka di Malaysia.

Menurut data, jumlah belanja keseluruhan untuk industri kesehatan dunia selama tahun 2019 - 2023 diperkirakan akan meningkat pada Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) sebesar 5 persen, dengan Asia sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan belanja kesehatan tertinggi dengan peningkatan rata-rata per tahun sebesar 7,11 persen .

“Dari segi wilayah, Asia diperkirakan akan menjadi pusat pertumbuhan baru di industri perawatan kesehatan. Kami melihat tahun 2020 sebagai tahun yang positif dan kami ingin meningkatkan komitmen kami terhadap pasar Indonesia dengan menggelar berbagai acara menarik seperti Malaysia Healthcare Expo 2020,” kata Nik Yazmin Nik Azman, Chief Commercial Officer Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), Jakarta, Kamis, (06/02/2020).

Selama pameran berlangsung, masyarakat Indonesia dapat mencari lebih banyak informasi mengenai layanan kesehatan kelas dunia yang mudah diakses dan terjangkau secara kompetitif, serta dihadirkan secara hangat, ramah dan bersahabat.

Malaysia Healthcare Expo 2020 merupakan bagian dari inisiatif Malaysia Year of Healthcare Travel 2020, atau dikenal sebagai MyHT2020 yang telah diluncurkan bersamaan dengan kampanye pariwisata Visit Malaysia 2020 (VM2020) pada akhir tahun 2019.

Melalui kampanye MyHT2020, Malaysia Healthcare mengajak masyarakat di Indonesia untuk merayakan pentingnya kesehatan fisik dan mental dengan mengajak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan secara holistik bagi para wisatawan kesehatan melalui tempat yang nyaman, sekaligus menikmati berbagai atraksi wisata di Negeri Jiran.

Dikenal luas dengan julukan Healthcare Marvel, Malaysia telah berkembang menjadi destinasi perjalanan kesehatan kelas dunia dalam waktu singkat.

Hal ini terlihat dari tingginya jumlah wisatawan kesehatan yang mengunjungi Malaysia pada tahun 2019, yaitu hampir 1,3 juta jiwa.

Malaysia juga dinobatkan sebagai Best Country in the World for Healthcare dari tahun 2015 hingga 2019 oleh majalah asal AS International Living dan Destination of the Year untuk perjalanan kesehatan oleh International Medical Travel Journal yang berbasis di Inggris dari tahun 2015 hingga 2017 berdasarkan tiga kriteria utama: kualitas, kemudahan akses dan jangkauan harga.(tka)


Pameran Kesehatan di Malaysia Healthcare Expo 2020
Baca Selanjutnya

Jangan Lupa, Cuci Tangan Minimal 20 Detik

<B>INILAHCOM, Jakarta - Pernahkan Anda menghitung lamanya cuci tangan? Nah, cuci tangan paling benar adalah minimal selama 20 detik. </B>

Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR, cuci tangan memakan waktu minimal 20 detik adalah standar yang sudah ditetapkan WHO (World Health Organitation).

“Cuci tungan itu minimal 20 detik, karena enam langkah yang harus dilakukan, dan itu memerlukan waktu minimal 20 detik. Kalau mau Leih boleh,” papar Agus saat ditemui di acara temu media edukasi pentingnya kebersihan diri dan savuran pernapasan untuk cegeh dan putus rantai infeksi virus corona yang didukung oleh Mundipharma, Jakarta, Kamis, (06/02/2020).

Enam langkah cuci tangan yang benar menurut WHO penting diperhatikan. Karena, ini adalah salah satu dari bentuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Ini adalah salah satu cara menangkal diri dari virus yang ada,” tambahnya.

Berikut adalah enam langkap cuci tangan yang benar:

1. Tungangkan cairan hand rub pada telapak tangan kemudian usap dan goose kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar.

2. Usap dan goose juga kedua punggung tangan secara bergantian.

3. Gosok sela - sela jari tangan hingga bersih.

4. Bersihkan ujung Jari secara bergantín tengan posáis saling mengunci

5. Gosok dan putar kedja itu Jari secara bergantian

6. Letakkan ujung Jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan.

"Sebaiknya cuci tangan dilakukan dengan air mengalir," ujarnya. (tka)

 


Jangan Lupa, Cuci Tangan Minimal 20 Detik
Baca Selanjutnya

Belanja Murah dan Nyaman jadi Andalan Para Ibu

INILAHCOM, Tanggerang Selatan - Berbelanja adalah suatu hal yang sangat menyenangkan.

Biasanya, hal tersebut banyak dilakukan para perempuan dan juga Ibu. Seorang Ibu dalam rumah tangga menjadi penggerak perekonomian.

Keputusan di rumah tangga biasanya ada di tangan seorang Ibu, terlebih soal membeli kebutuhan rumah tangga. Karena itu, mencari barang yang murah adalah salah satu prioritas untuk menekan pengeluaran yang membengkak setiap bulan.

Melihat kebutuhan masyarakat yang semakin banyak, terutama untuk rumah tangga, Giant kembali meluncurkan Program HARGA TEMAN di Giant Villa Melati pada 6 Februari 2020 dengan mengusung konsep mudah dan nyaman untuk produk HARGA TEMAN.

Selain ratusan produk yang diturunkan harganya, HARGA TEMAN juga memberikan solusi belanja mudah dan nyaman melalui pembayaran online OVO di Giant seluruh Indonesia dan diikuti Gopay pada 23 februari mendatang yang saat ini akan memberikan layanannya di Giant area Jabodetabek.

Tidak itu saja, Giant juga bermitra dengan Happy Fresh untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan produk yang berkualitas, murah, dan mudah didapat dengan layanan antar produknya.

“Inilah bentuk komitmen kami dalam bertransformasi memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. Kami melakukan berbagai inovasi dengan memperkuat kemitraan dan mencari berbagai solusi sehingga selalu memberikan kemudahan dan kenyaman pada pelanggan untuk memiliki produk berkualitas dengan harga murah,” kata Head of Marketing Giant Indonesia, Tulus Prasetio, Jakarta, Kamis, (06/02/2020).

HARGA TEMAN telah memberikan nilai berbelanja lebih pada masyarakat Giant selama ini. Selain berkontribusi pada transformasi bisnis makanan yang berkelanjutan, Giant terus berupaya memenuhi kebutuhan pelanggan Indonesia dengan variasi berbelanja dan berbagai program serta fasilitas yang sesuai dengan gaya hidup masa kini.

HARGA TEMAN menghadirkan program promo 5 SIP (Segar, Istimewa dan Promosi) serta memperkenalkan layanan antar makanan GoFood GFC yang akan dimulai pada 27 Februari mendatang dengan kerenyahan sempurna. Tidak itu saja, udang vaname juga masih menjadi pilihan produk iconic di HARGA TEMAN kali ini.

“Dengan animo masyarakat yang positif, Giant optimis HARGA TEMAN ini akan disambut baik dari berbagai kalangan dengan gaya berbelanja yang berbeda. Semoga HARGA TEMAN dapat memberikan rasa baru dalam pengalaman berbelanja lebih mudah dan nyaman kepada masyarakat Indonesia.” Tutup Tulus.

Program HARGA TEMAN ini berlaku mulai tanggal 6 Februari 2020 dan menawarkan harga istimewa diratusan produk favorit untuk memberikan pelanggan kepuasan berbelanja yang menyenangkan.(tka)


Belanja Murah dan Nyaman jadi Andalan Para Ibu
Baca Selanjutnya

Gunakan Sabun Antiseptik Bunuh Kuman

<B>INILAHCOM, Jakarta - Penggunaan sabun antiseptik untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan organisme dan mengurangi jumlah mikroba lebih lanjut. </B>

Medical Director Mundipharma South East Asia, dr Murtaza Qasuri, mengatakan The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dan The US  Centers for Disease Control (CDC) salah satu antiseptik, Povidone Iodine atau PVP-I, terbukti secara klinis memiliki spektrum luas terhadap virus, bakteri, dan kuman pathogen. 

Povidone Iodine merupakan antiseptik yang memiliki spektrum luas termasuk terhadap virus seperti corona : MERS-COV dan SARS-COV. Dalam riset in vitro menunjukan  indikasi bahwa PVP-I skin cleanser 7,5 persen dan PVP-I Gargle and Mouthwash efektif melawan MERS CoV dan SARS.

”Dari riset tersebut menunjukkan jika infeksi virus seperti coronavirus (hCOV,  SARS-COV, dan MERS-COV) dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dengan berbagai cara,” kata Dr Murtaza, Jakarta, Kamis, (06/02/2020).

1. Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci menggunakan sabun antiseptik yang mengandung povidone iodine dan atau dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol 70 persen,

2. Menjaga kebersihan saluran pernafasan salah satunya menggunakan preparat alami dengan kandungan iota caragenan yang memiliki efek antivirus,

3. Menjaga kebersihan rongga mulut dan tenggorok dengan berkumur ( gargle ) menggunakan obat kumur antiseptik yang mengandung povidone iodine.

”Untuk kebersihan saluran pernapasan, sebuah riset menunjukkan jika Iota Carrageenan memberikan efek antivirus terhadap sejumlah besar virus yang menyebabkan penyakit penapasan termasuk common cold dan influenza, termasuk human coronavirus. Namun, hingga saat ini belum bisa memastikan efikasi terhadap 2019-nCOV mengingat virus ini jenis yang baru ditemukan,” tambah Dr Murtaza.

Country Manager Mundipharma Indonesia, Ibu Mada Shinta Dewi, mengatakan Mundipharma sebagai mitra strategis dari Kementerian Kesehatan RI dalam rangka pengejawantahan Nota Kesepahaman program GERMAS yang telah ditandatangani oleh keduabelah pihak sejak 2017, menyambut baik upaya edukasi kepada masyarakat.

Mundipharma dalam kerangka GERMAS berkomitmen memberikan edukasi kesehatan dalam 3 hal yaitu kesehatan kewanitaan melalui program menstrual hygiene, edukasi personal hygiene dan edukasi terkait outbreak.

“Kali ini terkait outbreak virus corona 2019-nCOV, kami mendukung upaya Pemerintah, IDI dan PDPI dalam menyampaikan informasi yang benar mengenai pentingnya edukasi personal & respiratory hygiene untuk mencegah dan memutus rantai infeksi. Kami berharap informasi yang benar semakin banyak dan dapat meluruskan hoaks yang banyak beredar saat ini,” kata Dewi. (tka)


Gunakan Sabun Antiseptik Bunuh Kuman
Baca Selanjutnya

Vaksin Virus (2019-nCOV) Belum Ada

<B>INILAHCOM, Jakarta - Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) menekankan, hingga saat ini vaksin virus (2019-nCOV) belum ada. </B>

“Mengapa belum ada? Karena membuat vaksin itu tidak mudah. Butuh waktu yang lama dan rumit,” kata Erlina saat ditemui di acara media edukasi Pentingnya kebersihan diri dan savuran pernapasan untuk cegeh dan putus rantai infeksi virus corona yang didukung oleh Mundipharma, Jakarta, Kamis, (06/02/2020).

Senada dengen hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR Jika pneumonia lain dapat dicegah dengan vaksinasi, seperti vaksin pneumokokus/PCV, vaksin penumokokus  PPSV23 dan vaksin Hib, pneumonia yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCOV) belum ada vaksinnya karena merupakan  coronavirus jenis baru.

“Sehingga upaya yang paling direkomendasikan saat ini adalah kebersihan diri dan mengikuti  travel advice yang disarankan oleh PDPI,” kata Agus.

DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) dalam paparannya menyampaikan, gejala yang ditimbulkan dari pneumonia yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCOV) hampir mirip dengan selesma/common cold dan influenza.

“Sakit kepala, batuk, dan bahkan menimbulkan sesak nafas yang dapat menyebabkan kematian. Virus ini disebarkan melalui kontak erat dan droplet atau cairan dari penderita. Daya jangkau cairan hanya 1 – 1,8 meter untuk bisa menularkan virus ini. Masa inkubasi (periode mulai individu terpapar virus hingga menunjukkan gejala klinis/keluhan) adalah 2 – 14 hari,” tambah Erlina.

Virus ini terhirup melalui hidung, kemudian saluran pernafasan atas dan paru-paru.

“Sehingga penting untuk menjaga kebersihan diri dan saluran pernapasan untuk cegah dan putus rantai infeksi virus corona. Hingga saat ini belum ada vaksin dan pengobatan khusus untuk menangani virus baru ini. Novel Coronavirus (2019-nCOV) ini memiliki struktur DNA /genetik yang hampir serupa dengan MERS dan SARS,” ujarnya. (tka)


Vaksin Virus (2019-nCOV) Belum Ada
Baca Selanjutnya

Gaya Hidup Sehat Kunci Tangkal Virus Corona Wuhan

<B>INILAHCOM, Jakarta - Saat ini wabah virus corona jenis Wuhan Virus (2019-nCov) semakin meluas. </B>

Terhitung 4 Februari 2020, secara global ada 20.630 orang yang terinfeksi 2019-nCov, dengan jumah kematian sebanyak 425 orang di China dan 1 orang diluar China.

WHO mengeluarkan panduan bagi masyarakat untuk mengurangi paparan dan transmisi penyakit/infeksi melalui personal hygiene (kebersihan diri) yaitu kebersihan tangan dan saluran pernafasan serta keamanan pangan.

Sejalan dengan panduan dari WHO, Ikatan Dokter Indonesia dan Persatuan Dokter Paru Indonesia, didukung oleh Mundipharma Healthcare Indonesia, mengadakan media edukasi mengenai pentingnya kebersihan diri dan saluran pernapasan untuk cegah dan putus rantai infeksi virus corona.

Pneumonia adalah infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik paru. Saat ini merebak pneumonia berat yang disebabkan oleh Coronavirus jenis baru, Novel Coronavirus (2019-nCOV).

Gejala infeksi virus ini adalah gangguan pernafasan, demam, batuk, napas pendek dan kesulitan bernafas. Pada kondisi kronik, infeksi dapat menyebabkan gangguan pernafasan akut, gagal ginjal dan kematian.

IDI dan PDPI memberikan rekomendasi terkait kebersihan diri untuk mencegah dan memutus rantai infeksi adalah dengan melakukan kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata; serta setelah memegang instalasi publik serta mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik dan keringkan dengan handuk atau kertas.

The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dan The US  Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan penggunaan sabun antiseptik untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan organisme dan mengurangi jumlah mikroba lebih lanjut.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Dr. Daeng M. Faqih, SH, MH mengatakan, situasi saat ini merupakan saat yang tepat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan kesehatan diri, tanpa harus berlebihan.

“Pastikan mengikuti rekomendasi dari pihak yang tepercaya. IDI telah memberikan rekomendasi dalam menghadapi saat ini. Kunci utamanya adalah meningkatkan gaya hidup sehat,” kata Daeng M. Faqih, SH, MH, Jakarta, Kamis, (06/02/2020).

Caranya adalah dengan menjaga kebersihan tangan rutin, menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk, konsumsi buah dan sayur minimal 3 kali perhari dan makan-makanan bergizi.

“Kemudian, segera mencari pertolongan ke Rumah Sakit fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas,” tambahnya.(tka)
 


Gaya Hidup Sehat Kunci Tangkal Virus Corona Wuhan
Baca Selanjutnya

Rabu, 05 Februari 2020

Perlukah Anak Tahu tentang Orangtua Kandungnya?

<B>INILAHCOM, Jakarta - Topik perlukah anak diberi tahu tentang orangtua kandungnya tentu sangat sensitif bagi para orangtua adopsi.</B>

Dia sebenarnya ingin sang anak tidak perlu mengetahui tentang orangtua kandungnya. Namun, rasanya hal tersebut tidak mungkin terjadi karena dalam akta lahir sang Anak terdapat nama orangtua kandungnya.

Apakah anak memang perlu diberi tahu masalah ini? Menurut psikolog Sali Rahadi Asih, M.Psi, MGPCC, Ph.D,, semuanya kembali lagi ke nilai-nilai keluarga dan nilai-nilai kepercayaan yang dianut.

“Yang pasti, perlu dilihat kesiapan orangtua maupun sang Anak sebelum membicarakan tentang orangtua kandungnya,” papar Sali, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (05/02/2020). 

Kalau tiba-tiba anak bertanya mengenai hal ini, orang tua bisa menanyakan lebih lanjut mengapa ia tiba-tiba menanyakannya.

Tanyakan apa yang ia rasakan dan apa yang ia dengar. Jika dirasa itu adalah waktu yang tepat, maka orang tua bisa mengatakannya kepada anak.

“Anak bisa ditanya, mau dikenalkan dengan orangtua kandungnya atau tidak. Kalau anak memang belum siap, tidak bisa dipaksa. Kalau sudah siap, itu bisa dilakukan,” tambahnya.

Tapi kalau ada keluarga yang merasa anak harus tahu akarnya, ya silakan. Justru akan lebih natural.

Jadi, tergantung kesiapan orang tuanya. Orangtua adopsinya siap tidak kalau orangtua kandungnya mau ketemu. Itu harus dibicarakan.

Untuk mencegah anak mendengar komentar-komentar negatif terkait statusnya sebagai anak adopsi, Sali menyarankan agar orang tua membangun kedekatan yang kuat dengan anak sejak dini.

“Jadi ketika dihadapkan pada situasi yang buruk sekalipun, ia tetap yakin bahwa orang tuanya sayang kepadanya dan tetap merasa aman,” ujarnya. (tka)


Perlukah Anak Tahu tentang Orangtua Kandungnya?
Baca Selanjutnya

Selasa, 04 Februari 2020

Penghafal Al-Quran Raih Beasiswa

<B>INILAHCOM, Jakarta - Sekolah ternama di Aceh beri beasiswa siswa-siswi berprestasi termasuk bagi penghafal Al-Quran.</B> 

Tujuannya selain untuk meningkatkan mutu pendidikan, juga untuk membantu anak-anak di wilayah yang pernah dilanda tsunami dahsyat beberapa waktu yang lalu tersebut.

"Kami sediakan untuk anak-anak kita yang berprestasi dan ini dilakukan setiap tahun," kata Kepala Sekolah SMP-SMA Fatih Bilingual School Nur Wijayanto, di Jakarta, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (05/02/2020). 

FAST atau Fatih Scholarship Selection merupakan beasiswa yang diberikan kepada siswa-siswi yang ada di Indonesia untuk mengecap pendidikan bertaraf internasional selama 3 tahun di sekolah Fatih Bilingual School dan Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School.

Ada enam kategori beasiswa pada program ini yaitu akademik, tahfidz, leadership (kepemimpinan), seni, olahraga, dan bakat khusus.

Siswa yang menerima beasiswa jalur akademik diarahkan untuk dibina dalam tim olimpiade atau tim penelitian sekolah.

"Untuk kategori tahfidz dicari siswa yang mampu menghafal sebanyak mungkin al-Quran sampai dengan 30 juz," katanya.

Beasiswa leadership khusus diberikan kepada calon siswa SMA yang berminat melanjutkan pendidikan tingginya di bidang pendidikan dan bersedia membina adik-adik kelasnya di asrama sekolah.

Sudah menjadi program tahunan bagi Fatih Bilingual School dan Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School untuk memberikan beasiswa kepada siswa-siswi berprestasi di Indonesia sejak pertama kali sekolah ini didirikan yaitu pada tahun 2005 di Banda Aceh.

"Beasiswa ini terbuka untuk seluruh pelajar yang berkewarganegaraan Indonesia," ujarnya.

Beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi SD kelas 6 sebagai calon penerima beasiswa SMP dan siswa-siswi SMP kelas 9 sebagai calon penerima beasiswa SMA.

Beasiswa seni diberikan dalam berbagai kategori seni yang sangat luas, meliputi: kemampuan olah vokal, bermain instrumen musik, melukis, seni kriya, dan lainnya. Juga sama seperti seni, olahraga juga meliputi bidang yang sangat, tetapi lebih diutamakan bidang-bidang olahraga yang diperlombakan dalam O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional).

Untuk bakat khusus merupakan kategori yang tidak dibatasi. Para siswa yang merasa memiliki bakat khusus selain pada bidang-bidang yang disebutkan di atas juga disarankan untuk mendaftar.

"Program ini akan digelar dalam dua tahap yakni babak penyisihan akan
diselenggarakan secara online dan offline dimana akan terpilihnya siswa siswi terbaik untuk mengikuti babak final," ujar Ketua Panitia FAST 2020 Gulbuddin Hikmatyar.

Pada 2020, pendaftaran untuk beasiswa ini telah dibuka sejak tanggal 1 Desember hingga 7 Februari mendatang (khusus bagi yang mengikuti penyisihan online.

Adapun babak penyisihan akan dilakukan pada tanggal 8 Februari 2020 secara online dan dapat dilakukan secara offline di sekolah mitra FAST yang tersebar di beberapa kabupaten di Provinsi Aceh, sementara babak final akan dilakukan pada tanggal 21-23 Februari 2020.(tka)


Penghafal Al-Quran Raih Beasiswa
Baca Selanjutnya

Ini Kebutuhan Anak Adopsi dari Orangtua Angkat

<B>INILAHCOM, Jakarta - Apakah benar stigma terkait kedekatan antara orangtua dan anak kandung akan berbeda dengan antara orangtua dan anak adopsi? </B>

Menurut psikolog Sali Rahadi Asih, M.Psi, MGPCC, Ph.D, setiap situasi dalam keluarga, harus benar - benar diperhatikan oleh orangtua. Sebagai orangtua, harus bisa membangun kedekatan kepada anak adopsi agar memberikan rasa yang aman dan nyaman.

“Attachment (kedekatan) itu harus dipupuk. Tidak hanya dengan anak adopsi, dengan anak kandung pun harus dipupuk. Dalam artian, pada saat anak memang butuh sesuatu, orang tuanya bisa menyediakannya,” kata Sali seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (05/02/2020).

Kebutuhan psikologis, primer, dan rasa aman harus diberikan oleh orang tua. Anak adopsi pun harus diberikan pemahaman bahwa sekarang ini ia dan orang tuanya menjadi satu keluarga yang saling menyayangi, bertanggung jawab akan satu sama lain, dan bisa bergantung dengan orang tuanya.

“Saya bertemu beberapa kasus beberapa orang tua sudah memiliki anak, lalu setelah beberapa lama mengangkat anak. Kebetulan, anak yang diangkat jauh lebih penurut. Jadi, (orang tua) lebih dekat dengan anak adopsinya,” tambah Sali. (tka)


Ini Kebutuhan Anak Adopsi dari Orangtua Angkat
Baca Selanjutnya

Siapkan Mental Sebelum Adopsi Anak

INILAHCOM, Jakarta - Anak adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa. Namun, tidak semua pasangan suami istri memiliki anak.

Banyak cara yang bisa ditempuh untuk memiliki anak. Ini bisa mulai dari program bayi tabung, hingga mengadopsi anak. 

Ada banyak alasan pasangan memilih untuk mengadopsi anak. Di Indonesia sendiri, beberapa alasan yang kerap ditemukan adalah karena pasangan tidak kunjung dikaruniai anak, ingin menambah anak kedua, sebagai pancingan supaya bisa cepat hamil, serta tidak tega melihat anak dari keluarga jauh atau tetangganya terlantar.

Menurut psikolog Sali Rahadi Asih, M.Psi, MGPCC, Ph.D., pasangan suami istri memang harus memiliki niat yang kuat sebelum memutuskan untuk mengadopsi anak.

“Persiapan psikologis amat penting. Persiapan ini adalah bagaimana pasangan suami istri sudah siap menjadi orang tua. Intinya, suami dan istri harus sepakat apa alasan mereka untuk mengadopsi anak,” ujar dosen bidang studi Psikologi Klinis, FPsi UI, seperti yang dikutip dari siaran pers dari GueSehat, Jakarta, Rabu, (05/02/2020).

Jika hanya salah seorang yang ingin mengadopsi anak padahal pasangannya tidak terlalu menginginkannya, sebaiknya pikirkan kembali keinginan untuk mengadopsi anak. Pasalnya bila tetap dilakukan, hal tersebut dapat menimbulkan konflik di kemudian hari.

“Jika sudah mantap, maka pasangan perlu memberi tahu kepada keluarga besar terkait keputusan ini. Sangat mungkin keluarga besar akan bertanya, tetapi tujuan mereka sebenarnya butuh diyakinkan apakah pasangan tersebut tahu apa yang dilakukan dan bisa mempertanggungjawabkan alasannya,” tambahnya.

Namun jika pasangan memiliki niat yang mantap, kemungkinan besar keluarga akan setuju.(tka)


Siapkan Mental Sebelum Adopsi Anak
Baca Selanjutnya

Penting Ajak Anak Bermain untuk Berkembang

<B>INILAHCOM, Jakarta - Bermain adalah kegiatan yang tidak bisa terpisahkan dari anak. Dengan bermain, anak bisa mengasah keterampilan dan tumbuh kembangnya menjadi lebih optimal. </B>

Bermain dengan orangtua salah satu yang sangat dianjurkan. Ini agar bisa terus terjalin kedekatan orangtua dengan anak.

Jangan lupa, setiap momen penting saat bermain bisa diabadikan dengan lewat video dan foto. Bukan hanya sebagai kenangan untuk nanti di masa yang akan datang, tetapi juga menjadi acuan bagaimana orangtua melihat tumbuh kembang anak dari masa ke masa.

Melihat betapa pentingnya Bermain dengan anak, PZ Cussons Indonesia menggelar acara Grand Final Cussons Bintang Kecil season 8 (CBK 8), sebagai ajang kegiatan inspiratif berbagi cinta untuk anak Indonesia melalui kompetisi foto dan video dengan total hadiah sebesar Rp 1 Milyar.

Cussons Bintang Kecil 8 mengangkat tema Cerianya Bermain karena bermain merupakan bagian terpenting dari tumbuh kembang anak.

“Ajang inspirasi ini sangat berguna sebagai wadah untuk mengekspresikan rasa kecintaan, kebahagiaan, serta keceriaan, mereka menjadi bintang bagi orang tua maupun lingkungan sekitar mereka,” kata Elly Mustrianita, Corporate Communication Director PZ Cussons Indonesia, Jakarta, baru - baru ini.

Kegiatan kompetisi ini menggunakan sistem penjurian profesional dari awal kegiatan sampai grand final; Proses pemilihan dimulai dari 8 Oktober 2019 – 8 Januari 2020, menggunakan juri profesional seperti Nycta Gina (Enterpreneur), Ritar Rajagukguk (Fotografer), dan Ibu Rahma Setyani (PZ Cussons).

“Salah satu misi dan visi PZ Cussons adalah Good4Business (G4B) sehingga semua kegiatan yang dilakukan selalu berdasarkan nilai nilai yang berkesinambungan karena kita ingin meninggalkan warisan untuk generasi yang akan datang,” tambahnya. (tka)


Penting Ajak Anak Bermain untuk Berkembang
Baca Selanjutnya

Sabtu, 01 Februari 2020

Kampanye Tingkatkan Pentingnya Sanitasi Kesehatan

INILAHCOM, Jakarta - Kampanye Aksi Toilet Bersih pertama kali diluncurkan pada peringatan Hari Toilet Sedunia 2019 yang diperingati setiap tanggal 19 November.

Kampanye ini tidak hanya sekedar membeli dan mendonasikan produk, namun juga sebagai gerakan peningkatan kesadaran akan pentingnya akses sanitasi layak bagi kesehatan masyarakat.

"Dengan turut serta dalam kampanye ini, masyarakat tak hanya mendapatkan toilet rumah yang 10 kali lebih bersih namun secara bersamaan berkotribusi untuk memberikan akses terhadap toilet dan sanitasi bersih bagi saudara kita yang membutuhkan," ujar Luis Ramirez, Marketing Director Reckitt Benckiser Hygiene Home Indonesia, Jakarta, baru - baru ini.

Sebagai langkah awal, Harpic telah mengajak masyarakat untuk berkontribusi memberikan akses terhadap toilet yang lebih bersih kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kampanye Aksi Toilet Bersih.

Kampanye ini dimulai dengan ide yang sederhana, dengan membeli dua produk Harpic untuk membersihkan toilet rumah melalui e-commerce Shopee dan Lazada, pembeli berkesempatan untuk menyumbangkan 1 produk Harpic bagi mereka yang membutuhkan akses terhadap toilet bersih.

Dimulai sejak 27 November sampai dengan 30 Desember 2019 dan berlangsung di seluruh Indonesia. Dari kampanye tersebut, Harpic berhasil mengumpulkan 3.545 produk yang setelahnya akan didonasikan kepada KOMIDA.

Berdasarkan data KSP Mitra Dhuafa (KOMIDA), dari 735.957 anggota yang tersebar di 287 kabupaten dan daerah di Indonesia, hanya 551.435 anggota yang memiliki toilet dan septictank. Sedangkan ada 105.821 anggota yang memiliki toilet namun tidak tersambung septictank dan 78.701 anggota yang belum memiliki toilet.

"Dari data Desember 2019, masih banyak anggota yang tidak mempunyai toilet ataupun sanitasi kurang layak, dan masih banyak perilaku buang air besar sembarangan di jamban samping sungai karena faktor kebiasaan. Jika terus dibiarkan, hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan keluarga dan anak anggota KOMIDA, karena penyakit diare akibat dari buang air besar sembarangan," papar Sugeng Priyono, Direktur Operasional KOMIDA.

Maka Merupakan aksi nyata KOMIDA dengan memfasilitasi anggota berupa pinjaman Sarana Air Bersih dan Sanitasi.

"Karena itu kami sangat bersyukur Harpic turut ambil bagian dalam upaya menyediakan toilet yang lebih bersih bagi masyarakat melalui kampanye Aksi Toilet Bersih ini," tambah Sugeng.

Menurut laporan World Bank’s Water and Sanitation Program (WSP) dalam Economic Impact of Sanitation in Indonesia, sanitasi buruk menjadi penyumbang bagi meningkatnya penyakit diare, dimana anak-anak menjadi korban terbanyak.

Setidaknya ada empat dampak sanitasi buruk pada kesehatan antara lain penyakit diare, tifus, polio, dan penyakit cacingan. Untuk mencegah meluasnya dampak tersebut, masyarakat perlu memiliki kesadaran terhadap pentingnya sanitasi.(tka)


Kampanye Tingkatkan Pentingnya Sanitasi Kesehatan
Baca Selanjutnya