Laman

Sabtu, 31 Agustus 2019

Naire Wedding Gallery, Mudahkan Calon Pengantin

INILAHCOM, Jakarta - Naire Wedding Gallery didirikan oleh dua orang sahabat, Nanath Nadia dan Iren Aldriana. Ini adalah salah satu solusi untuk para calon pengantin.

Berteman dekat selama lebih dari 20 tahun menjadikan Nanath dan Iren rekan bisnis yang solid. Setelah menekuni profesi sebagai make up artist, keduanya berhasil mendirikan Naire Wedding Gallery yang menjadi salah satu pilihan terbaik untuk calon pengantin di kota Bandung.

”Saya dan Iren sangat excited untuk bisa menggelar acara Blooming with Naire. Kami merasa teman-teman di Bandung tentu mencari kemudahan dalam merencanakan pernikahan. Teman-teman sekalian akan bisa melihat dan diskusi langsung dengan vendor vendor terpilih yang kami rekomendasikan,” ujar Nanath Nadia (@nanathnadia), co-founder Naire Wedding Gallery dan make up artist ternama, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (31/08/2019).

Selain itu, para calon pengantin juga lebih leluasa memilih make up artist yang juga dilengkapin dengan koleksi gaun atau kebaya pengantin. Dua hal tersebut adalah komponen penting dalam pelaksanaan pernikahan.

"Biasanya calon pengantin lebih memilih make up artist yang lengkap dengan gaun atau kebaya pengantin, maka kami menguatkan di dua hal itu. Tentunya tetap dengan filosofi Naire, yaitu elegance in simplicity,” papar Iren Aldriana (@irenaldriana) yang juga co-founder Naire Wedding Gallery.(tka)


Naire Wedding Gallery, Mudahkan Calon Pengantin
Baca Selanjutnya

Puldapia Expo, Ada 50 Sekolah Islam Internasional

INILAHCOM, Jakarta - Bagi para orang tua yang ingin mengenal lebih dalam tentang pendidikan Islam yang berorientasi global, Perkumpulan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Puldapii) berkoloaborasi dengan Perkumpulan Alumni Al Irsyad-Puldapia menghadirkan Islamic Education Fair bertajuk “Puldapia Expo” di area Muslim Lifestyle Festival. 

Menampilkan lebih dari 50 sekolah berbasis Islam mulai dari tingkat SMP, SMA, boarding school, pondok pesantren, dan sekolah tahfiz. Yayasan Cahaya Papua yang berkonsentrasi pada pendidikan di Papua juga hadir.

“Dalam Puldapia Expo ini, kami ingin menyosialisasikan pondok-pondok pesantren yang membuka fakultas yang pada umumnya ada di Pendidikan Tinggi negeri, seperti kedokteran. Salah satunya, Pondok Nuraidah yang berlokasi di Bogor, didirikan oleh seorang dokter yang fokusnya melahirkan santri-santri dokter. Saat ini Pondok Nuraidah baru khusus akhwat. Insya Allah, akan dikembangkan terus,” papar Zuhdi Efianto, Ketua Puldapia Expo, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/8/2019).

Lebih lanjut, Zuhdi mengatakan, lembaga pendidikan yang dihadirkan lebih berorientasi pada pendidikan tinggi ke Arab Saudi yaitu Universitas Islam Madinah, salah satu universitas favorit yang diincar lulusan pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, dihadirkan pula talkshow bertajuk Kiat Masuk Universitas Madinah dengan mengundang narasumber langsung guru besar Universitas Islam Madinah, Syaikh Hatim Al Harby dan serta ketua tim seleksi penerimaan mahasiswa yang diketuai oleh Syaikh Abdullah An Nakhor. Talkshow berlangsung pada Sabtu, 31 Agustus 2019 di Hall Cendrawasih, Jakarta Convention Centre.

Gelaran Muslim Lifestyle Festival menjadi suatu wahana untuk memfasilitasi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Islam Madinah, sekaligus memperkenalkan sejumlah pesantren yang berafiliasi pada Universitas Islam Madinah.

Pesantren Moderen

Berdasarkan data dari Kementerian Agama, jumlah pesantren di seluruh Indonesia pada 2005 berjumlah 14.798 dengan santri sebanyak 3.464.334 orang. Pada 2016 presentasenya meningkat hampir 100%, yakni mencapai 28.194 pesantren dengan jumlah santri sebanyak 4.290.626 orang.

Ketua Puldapia Expo, Zuhdi Efianto menyoroti, dunia pendidikan Islam di tanah air tengah berbenah dan beradaptasi terhadap dinamika kebutuhan masyarakat yang berubah cepat. Integrasi kurikulum yang mengedepankan khasanah budaya nusantara dan  dan global sudah seharusnya dilakukan.

Di sinilah Puldapia Expo hadir untuk menunjukkan kepada pengunjung dan masyarakat pada umumnya bahwa, wajah pesantren dan pendidikan Islam di Indonesia sudah semakin dinamis. Menepis pandangan masyarakat yang selama ini tidak sedikit yang masih menilai bahwa lembaga pendidikan Islam hanya belajar agama saja sehingga membatasi  cita-cita.

Padahal justru dengan menyekolahkan anak ke lembaga pendidikan Islam memiliki nilai tambah tersendiri yaitu memiliki pemahaman agama yang baik, liner dengan akhlak terpuji serta aktualisasi dalam menjalani profesi di bidangnya masing-masing.

Indonesia Muslim Lifestyle Festival berkonsep Business to Custommer (B to C)  dan Business to Bussines (B to B)  yang komprehensif  langsung menyentuh segala aspek kehidupan muslim. “Kami berharap insya Allah Indonesia Muslim Lifefest dapat menjadi ajang berbagai lini bisnis syariah untuk saling berjejaring dalam memajukan industri syariah di Indonesia,” ungkap Direktur Lima Event, Deddy Andu.

Pameran ini berlangsung hingga Minggu 1 September 2019. Tiket masuk dikenakan sebesar Rp 25 ribu, pengunjung  sudah bisa menikmati berbagai diskusi bisnis, kajian, dan mengikuti berbagai lomba. Pameran berlangsung mulai pukul 09:00 sampai 21:00 wib. [*]


Puldapia Expo, Ada 50 Sekolah Islam Internasional
Baca Selanjutnya

Elga Naldy Boyong Songket Koto Gadang ke Moskow

INILAH.COM, Jakarta - Desainer Elga Naldy bersiap mengenalkan keragaman budaya dan kain khas Indonesia ke mancanegara di ajang Collection Premiere Moscow (CPM) Internasional Fashion Trade Show di Rusia.

Dalam pameran busana yang digelar pada 3 - 6 September 2019 itu, Elga akan memboyong Songket Koto Gadang. Ega hadir di ajang tersebut bersama sejumlah desainer yang dipercaya mewakili Indonesia.

"Senang diberi kesempatan untuk menunjukan warisan budaya Indonesia salah satunya Songket Koto Gadang, Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Saya ingin mengenalkan pada dunia, apa yang dimiliki leluhur saya," ungkap Elga di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, (30/8/2019).

Elga bercerita, saat melakukan riset untuk busana khas Minang Kabau, ia mendapat tawaran dari seorang sahabatnya Wawan Soeharto. Ajakan ini langsung disambut Elga karena merupakan kesempatan emas untuk berkiprah ke Rusia dan sekitarnya.

Tanpa membuang waktu lagi, Elga langsung menyiapkan segala sesuatu untuk keperluan pameran tersebut. Meski saat itu Elga yang sudah berkiprah di dunia fashion Hong Kong, India dan Singapura tengah sibuk menyiapkan show untuk Jakarta Fashion Food Festival 2019 dan juga menyiapkan busana-busana untuk Konser Nicky Astria.

Elga pun langsung memikirkan bagaimana caranya mengaplikasikan kain songket menjadi pakaian yang casual dan bisa dipakai untuk sehari-sehari.

"Kain songket kan di Minang, digunakan untuk acara-acara tertentu saja. Kebanyakan yang mengenakan songket ini kan hanya beberapa jam saja. Karena fisiknya memang kaku, terasa berat karena dibuat dari benang emas," demikian Elga.

Uniknya, Elga kali ini memadukan teknologi modern yang dipakai orang India dengan Songket Koto Gadang.

"Saya kan bolak balik ke India membuka usaha tekstil di sana. Lalu saya tawarkan bisa enggak orang sana buat seperti Songket Koto Gadang dengan teknologi yang ada. Ternyata mereka bisa menghasilkan kain mirip songket yang bisa dipakai untuk sehari-hari," ujarnya.

Meski melakukan perpaduan teknologi, Elga tidak menghilangkan pakem dari Songket Koto Gadang. Warna yang dipilih pun lebih ke warna alam, seperti, hijau, hitam, coklat, putih dan oranye.

Elga mengklaim, kekuatan disain Elga kali ini bermain dengan bordiran, kain-kain etnik khas Indonesia seperti kain songket Padang. Kain-kain tersebut disulap menjadi busana yang casual, dan sangat cocok utk dipakai sehari-hari. [adc]


Elga Naldy Boyong Songket Koto Gadang ke Moskow
Baca Selanjutnya

Beri Nutrisi Tepat untuk Tumbuh Kembang Anak

<B>INILAHCOM, Jakarta - Dalam masa tumbuh kembang, anak membutuhkan konsumsi nutrisi seimbang, termasuk protein, untuk mendukung kualitas kesehatannya di masa depan.</B>

Walaupun susu sapi merupakan salah satu sumber protein yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, tidak semua anak bisa atau cocok mengonsumsi protein dari susu sapi.

Sehingga, perlu diberikan alternatif nutrisi agar tetap dapat mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak, seperti susu pertumbuhan yang mengandung formulasi khusus protein terhidrolisa ekstensif, protein asam amino bebas atau isolat protein soya dengan bahan dasar soya.

Sebagai perusahaan yang peduli terhadap pemenuhan nutrisi dan telah berada di tengah-tengah masyarakat Indonesia selama lebih dari 60 tahun, PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) terus mengedepankan riset dan inovasi dalam pengembangan produk nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian si Kecil.

SGM Eksplor Advance+ Soya dengan ComplinutriSoy+ menyediakan solusi nutrisi dalam membantu optimalisasi tumbuh kembang anak-anak yang tidak cocok dengan protein susu sapi, dilengkapi 5 Kebaikan ComplinutriSoy+ yang dibutuhkan si kecil untuk tumbuh kembang optimal yaitu: 100% Isolat Protein Soya berkualitas, Minyak Ikan , Omega 3 & 6, Bebas Laktosa, Sumber Serat, serta 13 Vitamin & 7 Mineral.

Protein adalah salah satu komponen nutrisi seimbang yang berperan untuk pembentukan struktur sel, membantu sel menjalankan fungsinya, dan mengatur banyak fungsi di dalam jaringan tubuh dan organ.

Seringkali, orang tua merasa khawatir dengan tumbuh kembang anak mereka yang tidak cocok dengan protein susu sapi, karena kekurangan protein pada anak akan mengakibatkan tumbuh kembang anak terganggu.

“Anak-anak dengan faktor risiko tidak toleran terhadap protein susu sapi tetap berkesempatan memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang sama dengan anak lainnya," kata Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), Konsultan Tumbuh Kembang Anak, Jakarta, Sabtu, (31/08/2019).

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua, yang paling penting adalah alternatif nutrisi agar kebutuhan makronutrien, termasuk protein, dan mikronutrien, tetap terpenuhi.

Salah satu alternatif pemberian nutrisi bagi anak-anak yang tidak cocok protein susu sapi adalah formula dengan isolat protein kedelai atau soya yang telah difortifikasi.

"Formula berbasis isolat protein soya adalah alternatif yang aman dan efektif pada anak yang kebutuhan nutrisinya tidak bisa terpenuhi dari susu pertumbuhan berbahan dasar susu sapi," tambahnya.

Formula dengan isolat protein soya merupakan nutrisi yang tidak kalah baik bagi pertumbuhan dan perkembangan si Kecil.

"Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa pola pertumbuhan, kesehatan tulang dan fungsi metabolisme, fungsi reproduksi, endokrin, imunitas, dan sistem saraf dari anak anak pengkonsumsi protein susu sapi dengan isolat protein soya tidak berbeda secara signifikan dengan anak-anak yang mengkonsumsi susu sapi," papar Prof. Rini.(tka)


Beri Nutrisi Tepat untuk Tumbuh Kembang Anak
Baca Selanjutnya

Senin, 19 Agustus 2019

Tempat Terbaik di Eropa dengan Makanan Halal Lezat

INILAHCOM, Jakarta - Banyak ummat Muslim yang senang berkeliling dunia, mempelajari budaya baru, dan menjelajahi kota-kota baru. Namun, yang juga penting bagi mereka adalah mengetahui bahwa mereka dapat menemukan pilihan makanan halal, terutama saat bepergian dengan keluarga.

Agoda, salah satu platform perjalanan digital dunia menawarkan informasi dan inspirasi tentang kota-kota yang menghadirkan beragam pilihan makanan halal, dan berbagai aktivitas yang juga dapat dilakukan.

1. London, Inggris

London tidak hanya terkenal akan seni dan galerinya, tetapi juga situs-situs wisatanya yang ternama dan menghidupkan sejarah, misalnya Istana Buckingham dan Gedung Parlemen.

Dengan lebih dari 1 juta Muslim yang bermukim di London, kota ini bisa jadi merupakan kota paling ramah bagi umat Islam di Eropa. Makanan halal dapat ditemukan di hampir setiap sudut jalanan dan dari setiap bagian dunia Muslim, termasuk masakan Pakistan, India, Arab, dan Afrika.

Pilihan restorannya beragam seperti Liman Restaurant yang terkenal dengan masakan Arabnya, Stax Diner di Carnaby Street yang menawarkan burger dan wafel halal ala Amerika, dan Pie Republic untuk mencoba versi halal dari pai Inggris yang tersohor itu.

Manfaatkan sepenuhnya kesempatan untuk berjalan-jalan di London dengan memesan tur, seperti tur London di malam hari dengan bus atap terbuka selama 90 menit.

2. Wina, Austria

Wina, ibu kota Austria, dan kota terbesar di negara Eropa yang kaya budaya ini dianggap sebagai salah satu kota paling layak huni di dunia. Dengan warisan musik klasik yang telah berlangsung selama ratusan tahun, Wina menawarkan beragam atraksi dan aktivitas untuk seluruh keluarga.

Di sana ada taman-taman yang indah, kebun binatang tertua di dunia, tempat-tempat belanja terbaik, konser klasik, masjid-masjid yang menawan, serta pilihan makanan halal yang lezat mulai dari santapan kasual hingga hidangan mewah. Pertimbangkan Turkis Oriental Food dan Daily Imbiss sebagai restoran halal yang wajib dicantumkan dalam rencana perjalanan Anda.

3. Roma, Italia

Ibu kota Italia, Roma, adalah kota yang terkenal dengan artefak kuno dan monumen bersejarah yang berusia berabad-abad, dan harus dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup. Mulai dari Colosseum yang menakjubkan hingga The Roman Forum, dari Air Mancur Trevi hingga Museum Vatikan, terdapat arsitektur dan seni yang menawan di setiap tempat.

Roma juga menawarkan berbagai macam restoran halal, dan bahkan camilan lezat seperti gelato Italia yang terkenal! Kunjungilah toko gelato halal yang sepenuhnya menggunakan bahan-bahan alami, Frigidarium untuk menikmati beragam rasa gelato.

4. Paris, Prancis

Sebagai rumah bagi Menara Eiffel, salah satu tempat wisata paling terkenal di dunia, Paris adalah lokasi yang sempurna untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau teman karena ada begitu banyak hal untuk dilihat, dinikmati, dan dicicipi. Menjelajahi jalan-jalan yang menawan, mengunjungi museum seperti Louvre atau Sacre-Ceour Basilica yang terkenal dengan arsitekturnya yang memukau, dan menemukan kue-kue pastri paling enak menjadi sangat mudah dengan Panduan Perjalanan ke Paris dari Agoda.

Paris memiliki komunitas Muslim yang mapan sehingga tidak mengherankan jika kota ini menawarkan lebih dari 100 restoran halal, mulai dari hidangan mewah hingga takeaway sederhana. Dua restoran halal yang sangat ramah dan patut dikunjungi adalah Kashmir House yang menyajikan masakan Pakistan yang lezat, dan Sizin untuk mencicipi hidangan Turki.

5. Amsterdam, Belanda

Dengan perpaduan indah dari bangunan bersejarah dan arsitektur kontemporer, Amsterdam adalah kota terbaik untuk berjalan kaki, bersepeda, dan berperahu di sepanjang kanal. Ibu kota Belanda ini adalah rumah bagi komunitas Muslim yang besar mengingat Islam adalah agama terbesar kedua di negara ini sehingga mencari tempat makan yang halal sangatlah mudah. Grillroom Shoarma dan Bazaar Amsterdam menawarkan beragam pilihan makanan halal yang lezat. [*]


Tempat Terbaik di Eropa dengan Makanan Halal Lezat
Baca Selanjutnya

Minggu, 18 Agustus 2019

Jemaah Haji Kembali, Kesehatan Terus Dipantau

INILAHCOM, Bekasi - Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-74, hari ini menjadi momen berharga untuk para jemaah haji yang telah menunaikan Ibadah Haji di Arab Saudi.

Pukul 01:30 WIB dini hari, Minggu (18/8) para jemaah haji tiba di Embarkasi Bekasi disambut Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat H. Daud Ahmad, Sekda Pemda Kab Bogor Barhanuddin, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat H.A. Buchori.

Kedatangan jemaah haji kloter pertama JKS 1 dari Kabupaten Bogor di Embarkasi Bekasi ini berjumlah 404 jemaah dan 6 orang petugas haji, dengan jumlah yang meninggal 1 orang dan digantikan dengan jemaah haji 1 orang dari JKS 11.

Total kedatangan jemaah haji dan petugas haji keseluruhan 1.635 pada hari sabtu (18/8) terdiri dari wilayah Kabupaten Bogor 410 jemaah, Kabupaten Cianjur 407 jemaah, Kabupaten Bandung 407 jemaah, dan Kota Bekasi 410 jemaah.

Sekjen Oscar mengucapkan selamat kembali ke kampung halaman dan berkumpul kembali bersama keluarga serta menjadi Haji Mabrur. Selain itu, Jemaah Haji yang telah kembali dari Tanah Suci diharapkan bisa menjadi agen kesehatan untuk berbagi pengalaman dan tips tetap sehat agar calon-calon Jemaah haji di lingkungan sekitar.

Agen kesehatan ini dimaksudkan untuk para calon jemaah haji lndonesia di waktu yang akan datang agar dapat mempersiapkan kesehatan dirinya dengan sebaik-baiknya dan dapat memenuhi syarat lstithaah Kesehatan ketika tiba waktu bagi mereka untuk menunaikan ibadah haji.

“Bapak dan Ibu, seluruh Jemaah Haji yang sudah sampai malam ini, tetap berada dalam pemantauan petugas kesehatan di Puskesmas selama 14 hari ke depan. Saya berpesan, jika dalam kurun waktu 14 hari ke depan Bapak dan Ibu mengalami sakit, Bapak dan Ibu wajib berobat ke Puskesmas dengan membawa Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH),” jelas Sekjen Oscar, seperti yang dikutip dari siaran pers, Bekasi, Minggu, (18/08/2019). 

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terbawanya penyakit dari Arab Saudi ke Indonesia, sehingga para jemaah haji harus tetap memperhatikan kondisi tubuh dengan baik.

Menutup sambutannya, Oscar mengucapkan selamat kembali he kampung halaman dan berkumpul kembali bersama keluarga serta menjadi Haji Mabrur dan Mabruroh.(tka)


Jemaah Haji Kembali, Kesehatan Terus Dipantau
Baca Selanjutnya

Ramai Penyanyi Internasional

<B>INILAHCOM, Jakarta - Para penyanyi internasional hadir memeriahkan Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2019. </B>

Festival musik tersebut berlangsung di kerindangan Taman Arma Museum, Ubud, Bali, pada 16 dan 17 Agustus 2019.

UVJF menampilkan berbagai corak jazz yang demikian luas dari para musisi ternama dari 8 negara meliputi Indonesia, Amerika Serikat, Jerman, Rusia, Belanda, Italia, Australia, Prancis, dan Korea-Selatan.

Tenaga Ahli Sekretaris Kementerian Bidang Manajemen Krisis Kepariwisataan Kementerian Pariwisata I Gusti Ngurah Putra saat pembukaan Ubud Village Jazz Festival Jumat (16/8/2019) mengatakan, banyaknya artis internasional yang terlibat dalam acara bisa menjadikan ikon untuk mendatangkan wisatawan secara langsung ke Bali.

“Event ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan suatu daerah atau destinasi pariwisata yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat juga peningkatan kunjungan wisatawan,” katanya.

Ngurah Putra juga mengatakan, target pengunjung sebanyak 4 ribu orang selama dua hari untuk acara itu kemungkinan bisa dilampaui.

“Mereka terbagi menjadi 60 persen ekspatriat dan turis internasional, serta 40 persen turis domestik dan penduduk lokal Bali,” katanya.


Beberapa musisi yang tampil di UVJF 2019 membuat semarak panggung demi panggung dalam gelaran hari pertama penyelenggaraan festival ini.

Ada sebelas group musisi kenamaan luar negeri dan dalam negeri yang menghidupkan ketiga panggung secara bergiliran.

Sebut saja beberapa nama yang tertera di panggung Giri yakni Aram Rustamyants “New Centropezn Quartet” musisi asal Rusia yang telah terkenal juga di Jerman, Belgia, dan Spanyol, Ilugdin Trio, musisi asal Rusia yang mengusung jazz modern, dan Sri Hanuraga Trio Feat Dira Sugandi, musisi jazz kebanggaan Indonesia.

 

Sementara itu, di Panggung Padi menyajikan beberapa musisi pilihan seperti Arcing Wires, musisi yang berkolaborasi memainkan original komposisi yang mereka ciptakan.

Arching Wires berasal dari Sydney, Australia, MLD Spot Jazz Season 4, sebuah band yang terbentuk dari kompetisi pencarian bakat MLDARE2PERFORM, Harry Mitchell Trio, musisi asal Australia yang pada tahun 2017 meraih penghargaan Young Australian Jazz Musician of the year, serta Michaela Rabitsch & Robert Pawlik Quartet, musisi kenamaan Austria.

Beberapa musisi juga tampil di Panggung Subak, di antaranya adalah Yvon Thibeault “perspectives”, drummer Jazz asal Kanada yang saat ini tinggal di Bali, Erik Verwey Trio, musisi yang berasal dari Belanda, Pete Jung Quartet, Musisi Korea yang mengusung genre Jazz progressive; serta Anggi Harahap Quintet, pemain saxofon muda berasal dari Sumatera.(tka)


Ramai Penyanyi Internasional
Baca Selanjutnya

JFFF 2019 Tampilkan Keindahan Kain Tenun

<B>INILAHCOM, Jakarta - Tenun menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang harus selalu dilestarikan. </B>

Mengawali rangkaian Fashion Show di Ballroom Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading Jakarta, Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) berkolaborasi dengan Cita Tenun Indonesia (CTI) mempersembahkan show bertema “Jalinan Lungsi Pakan” yang berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2019.

Tema yang konsisten diusung setiap tahun ini memiliki makna benang yang disusun lurus secara vertikal (lungsi) dan sebagian lainnya disusun lurus secara horizontal (pakan) kemudian dijalin dengan teknik khusus menggunakan alat tenun melalui sentuhan para perajin. Hal ini merepresentasikan cinta, semangat, kesabaran, ketekunan, serta nilai sejarah, dan estetika yang terkandung di dalam selembar kain tenun.

“Jalinan Lungsi Pakan merupakan jalinan benang yang membentuk keindahan kain tenun sebagai salah satu wastra Nusantara. Hal ini mencerminkan sinergi yang terjalin baik antara JFFF dan Cita Tenun Indonesia yang saling melengkapi satu sama lain dalam misinya memajukan industri mode Indonesia berbasis budaya Nusantara," demikian ujar Soegianto Nagaria, Chairman JFFF 2019, Jakarta, Minggu, (18/08/2019).

Dalam shownya kali ini, CTI menampilkan desainer-desainer yang kesemuanya menggunakan kain tenun dari berbagai daerah di Indonesia dalam rancangan koleksinya yakni Eridani menggunakan tenun Sulawesi Tenggara, Yogie Pratama menggunakan kain tenun Sambas, Didi Budiardjo menggunakan kain tenun Tidore Serta pemenang Next Young Promising Designers tahun 2018 yakni Koko Rudi yang menggunakan kain tenun Bali dan tenun polos serta Enrico Marsall yang menggunakan kain tenun lurik dari Jawa Tengah.

Kain-kain tenun ini diolah menjadi sebuah karya mode yang modern sesuai trend terkini tanpa meninggalkan nafas budaya aslinya.

Seluruh karya ditampilkan menjadi sebuah narasi berupa ajakan untuk melestarikan kain nusantara sebagai warisan kekayaan budaya. Konsistensi JFFF dan CTI dalam mengangkat kain-kain nusantara juga bentuk dukungan kepada UKM dan pengrajin kain, sambil terus mengajak masyarakat agar tidak hanya mengapresiasi namun juga turut menggunakan kain-kain nusantara.

Selain fashion show, di acara Opening Show JFFF 2019 juga diumumkan para pemenang kompetisi Gading Model Search dan Next Young Promising Designers 2019 yang penyelenggaraan babak Grand Finalnya sudah diselenggarakan pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2019 yang lalu. Ajang kompetisi ini merupakan bentuk kepedulian JFFF dalam membina bakat-bakat muda di industri mode Tanah Air.(tka)


JFFF 2019 Tampilkan Keindahan Kain Tenun
Baca Selanjutnya

Jumat, 16 Agustus 2019

Inilah Tujuh Brand Fashion untuk Bergaya Hypebeast

INILAH.COM, Jakarta - Hypebeast adalah style yang sedang booming dibicarakan di Indonesia saat ini. Fashion ini menyerupai street style, sportswear, athleisure dan apapun yang berbau streetwear maupun sporty.

Gaya pakaian ini menjadi trend karena terlihat lebih stylish dan trend di kalangan para anak muda. Bahkan sekarang banyak artis yang menerapkannya.

Awalnya, hypebeast hanya dapat didefinisikan sebagai seseorang yang sedang mengikuti tren terkini atau orang bergaya pakaian hype (kekinian). Hypebeast lebih banyak dipakai pada kalangan pria, bahkan mereka rela mengeluarkan budget besar untuk style ini.

Inilah brand style hypebeast yang paling hits di dunia saat ini:

1. Bape
Berdiri di Ura-Harajuku, Tokyo pada tahun 1993, ternyata A Bathing Ape atau yang lebih dikenal dengan BAPE cepat sekali dikenal sebagai salah satu fashion streetwear yang hype banget di dunia. Di balik brand ini ada seorang yang mendirikannya yang bernama Nigo atau nama asli Tomoaki Nagao. Nagao dikenal sebagai pendiri yang sangat kultus.

Bape dikenal dengan ciri khas fashionnya yang bercorak camuflage berwarna-warni dengan logo gorilla atau hiu di bagian kepala pada hoodie buatannya. Tak heran jika desainnya tersebut menjadi tenar di kalangan remaja penyuka hypebeast di dunia.

2. Off White
Para pria urban terguncang karena datangnya sebuah fashion streetwear saat ini. Salah satu brand yang membuat para remaja kecanduan dalam streetwear adalah Off White. Brand ini adalah salah satu buatan Virgil Abloh sebagai seorang perancang yang memiliki selera sangat tinggi dalam dunia fashion.

3. Supreme
Siapa sih yang nggak kenal dengan brand paling hype satu ini? Ternyata brand yang memiliki ciri khas berwarna merah dengan kata "Supreme" berasal dari Amerika serikat. Supreme didirikan pada tahun 1994 oleh James Jebbia. Saat membuat brand unik ini, James terinspirasi dari gaya khas berpakaian kaum para anak muda urban di Amerika yang identik dengan hip-hop, punk-rock, dan skateboard. Dirinya memberikan strategi dengan mengeluarkan seri teratas pada Supreme yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para remaja hypebeast.

4. Stussy
Jika saja Shawn Stussy nggak menjelajahi bisnis t-shirt pada tahun 1980, maka hingga saat ini situasi mode streetwear mungkin akan sangat berbeda. Setelah berhasil menciptakan tren dengan tee grafis yang dimilikinya, Stussy mampu menjadi brand streetwear yang mewakili pakaian selancar dan skate. Hingga saat ini keberadaan Stussy sangat berpengaruh bagi streetwear dengan tren logomania.

5. Carhartt WIP
Siapa yang menyangka kalau merk pekerja kerah biru Amerika Utara pada 1800-an menjadi sebuah brand streetwear hypebeast hingga saat ini? Carhartt WIP di didirikan oleh Hamilton dan memulai memproduksi fashion pria secara keseluruhan pada tahun 1889. Kata WIP ditambahkan pada Carhartt pada tahun 1994 sebagai branding terbarunya.

6. Fossil
Siapa yang menyangka ternyata brand jam tangan Fossil ini juga menjadi hype dikalangan remaja maupun orang dewasa. Jam tangan Fossil menjadi salah satu jam tangan yang berkelas dan dikenal dengan desain menarik. Selain itu jam tangan ini memiliki stopwatch yang terdiri dari jam, menit hingga detik, kurang multifungsi apa coba?

7. Alexandre Christie
Merk jam tangan selanjutnya yang masuk di kalangan hype para remaja adalah Alexandre Christie. Jam tangan Alexandre Christie identik dengan warna hitam yang elegan dan terkesan cool banget, lho! Dengan garansi yang diberikan selama satu tahun, kamu akan semakin percaya dan ngebet banget deh memiliki jam tangan satu ini!

Bagaimana? Sudah siap untuk bergaya hypebeast mengikuti trend sekarang?

[adc]


Inilah Tujuh Brand Fashion untuk Bergaya Hypebeast
Baca Selanjutnya

Manjakan Pecinta Gaya Hidup yang Doyan Travelling

INILAH.COM, Jakarta - Salah satu ritel kesehatan dan kecantikan Watsons Indonesia terus melakukan inovasi. Terbaru, ritel global yang berada di bawah naungan A.S Watson Group itu meluncurkan program menarik untuk para pelanggan setianya yang gemar traveling, yakni One Pass.

Melalui program tersebut, para pelanggan setia Watsons yang memiliki kartu member bisa mempergunakan kartunya tidak hanya di Indonesia. Pemegang kartu member juga dapat memakainya di enam destinasi wisata lainnya, yakni di Singapura, Malaysia, Thailand, Macau, Hongkong, China dan Taiwan.

Presiden Direktur Watsons Indonesia, Lilis Mulyawati mengatakan, ke depannya, Watsons One Pass selalu melakukan pengembangan sehingga dapat digunakan di seluruh negara di dunia. Pasalnya, berdasarkan data Nielsen, masyarakat Indonesia yang melakukan kegiatan leisure kian hari kian bertambah jumlahnya.

"Kami sebagai ritel tidak pernah berhenti untuk berinovasi menghadirkan program khusus untuk pelanggan setia Watsons yang suka traveling, di mana ketika berbelanja di Watsons mana pun bisa tetap mendapatkan poin, promosi menarik khusus untuk member, dan menikmati program spesial merchant untuk member," kata Lilis di Jakarta, baru-baru ini.

"Misalnya di Malaysia sedang ada promo di gerai kopi ternama, maka pemilik Watsons member dari Indonesia juga bisa mendapatkan kesempatan yang sama seperti member Watsons Malaysia," sambungnya.

Sementara itu, guna mendukung program One Pass ini Watsons menggandeng tiket.com dengan memberikan potongan harga tiket transportasi dan akomodasi khusus bagi member Watsons yang terpilih. Pemilik member Watsons dari negara lain juga bisa mendapatkan keistimewaan promo yang ada di Watsons Indonesia.

"Watsons Indonesia dalam hal ini berupaya untuk mendukung pemerintah dalam rangka memperkenalkan Indonesia di kancah internasional melalui kemudahan infrastruktur pariwisata. Misalnya di Bali banyak sekali turis luar yang datang ke Watsons. Watsons memberi kemudahan bagi turis yang datang, baik untuk sekadar membeli kebutuhan selama berlibur atau bahkan mendapatkan resep dokter. Ditambah lagi dengan tambahan promosi menarik," demikian Lilis.


Manjakan Pecinta Gaya Hidup yang Doyan Travelling
Baca Selanjutnya

Empat Sosok Anak Bangsa dengan Prestasi Gemilang

<B>INILAHCOM, Jakarta - Yayasan Achmad Bakrie bekerjasama dengan Freedom Institute & Bakrie Group kembali mempersembahkan Penghargaan Achmad Bakrie XVII/2019 untuk Negeri. </B>

Acara ini digelar juga dalam rangka 74 tahun Kemerdekaan Indonesia, sekaligus sebagai rangkaian meperingati 77 tahun Kelompok Usaha Bakrie.

Setiap rupiah yang dihasilkan oleh Bakrie harus bermanfaat bagi orang banyak merupakan amanah Almarhum H. Achmad Bakrie yang menjadi falsafah dasar Bakrie Untuk Negeri. Falsafah dasar Bakrie Untuk Negeri ditambah Nilai-Nilai Dasar Trimatra Bakrie kemudian diwujudkan dalam bentuk Penghargaan Achmad Bakrie.

Nilai-Nilai Dasar Trimatra Bakrie terdiri atas Keindonesian, Kemanfaataan dan Kebersamaan. Tiga matra (dimensi) ini merupakan tekstualisasi dari Core Values yang dianut serta dijalankan oleh H. Achmad Bakrie (1916-1988). Nilai dasar tersebut hingga kini tetap terjaga serta diimplentasikan oleh generasi penerusnya dalam Bakrie Group.

Penghargaan Achmad Bakrie merupakan tradisi penganugerahan kepada para tokoh inspirasional yang telah berjasa bagi kehidupan bangsa Indonesia.
Tokoh-tokoh yang dipilih untuk adalah insan-insan terbaik dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan, serta mereka yang telah membaktikan hidupnya di bidang kemanusiaan. Selama kurun waktu tujuh belas tahun berturut-turut, Penghargaan Achmad Bakrie telah diberikan kepada 76 penerima yang terdiri dari 72 individu dan 4 lembaga.

"Tahun 2019 ini adalah tahun ke-17 Yayasan Achmad Bakrie memberikan Penghargaan Achmad Bakrie (PAB) kepada anak bangsa yang telah menuangkan pikirannya dalam menghasilkan karya inspiratif yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Semoga penghargaan ini juga mampu memotivasi anak-anak bangsa untuk terus berjuang menghasilkan karya-karya terbaik mereka bagi masyarakat," ujar Ketua Penyelenggara PAB XVII, Ardiansyah Bakrie, Jakarta, Jumat, (16/08/2019).

Malam penganugerahan PAB XVII/2019 menghadirkan empat tokoh Penerima Penghargaan, yakni:

1. Jakob Oetama (Jurnalisme)

Kecerdikan visionernya membangun jurnalisme kepiting yang memungkinkan Kompas bertahan sebagai bagian pilar demokrasi yang keempat di tengah iklim politik yang otoriter, sekaligus kelompok usaha yang dinamis di tengah situasi ekonomi yang tak menentu.

2. Ashadi Siregar (Sastra Populer)

Lewat trilogi "Cintaku di Kampus Biru" (1974), "Kugapai Cintamu" (1974), dan "Terminal Cinta Terakhir" (1975), ia berhasil membuka babak baru penulisan novel populer di negeri ini. Temanya memang lazim dalam genre sastra pop:  dunia anak muda dan mahasiswa yang diwarnai liku-liku percintaan, pendobrakan, dan pencarian diri. Namun semua itu dituturkan Ashadi dengan bahasa yang segar- lugas, dengan pandangan yang lebih terpelajar.

3. Anna Alisjahbana (Kedokteran)

Dedikasinya memperbaiki kualitas anak Indonesia secara holistik dan integratif, antara lain mengilhami pengembangan perangkat inovatif dan tepat guna DDTK. "Deteksi Dini Tumbuh Kembang" temuannya ini bertujuan menjaring anak dengan gangguan perkembangan pada masyarakat rentan dan kurang mampu, yang diterapkan pada Taman Posyandu, PAUD dan pendidikan keluarga, untuk mempersempit kesenjangan anak desa - kota.

4. Anawati (Sains)

Rela meninggalkan gemerlap karir dan gemerincing mata uang Euro karena melihat kualitas air minum perdesaan di Sumbawa hampir sebagiannya terkontaminasi logam berat.  Risetnya tentang Tubular Anodic Aluminium Oxide (AAO) dan gagasannya memanfaatkan teknologi pelapis bahan lokal, telah membantu masyarakat Sumbawa.(tka)


Empat Sosok Anak Bangsa dengan Prestasi Gemilang
Baca Selanjutnya

Rayakan Kemerdekaan di Jungleland

<B>INILAHCOM, Jakarta - Momen kemerdekaan menjadi ajang pemersatu hubungan antar-masyarakat. Karena itu, Jungleland punya banyak acara di Hari Kemerdekaan RI ke 74. </B>

Biasanya ada kebanggaan tersendiri jika memenangkan lomba 17-an. Mau berapapun usianya, 17 Agustus menjadi momen kebahagiaan dan suportif seluruh masyarakat Indonesia. Di usia yang ke-74, Indonesia sudah semakin renta namun persatuannya tentu semakin kokoh.

Ditambah era digital yang merambah, dalam sebuah genggaman kamu dapat mengubah dunia (baik positif maupun negative).

Seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Jumat, (16/08/2019), kalau 17-an di themepark, keseruannya bertambah. Saat Hari Kemerdekaan Indonesia, JUNGLELAND SENTUL setiap tahunnya memiliki ragam lomba dan promo yang bisa kamu nikmati.

Selain main wahana, bisa pulang bawa hadiah lho! Nah 17-an tahun ini, merupakan tahun kebahagiaan berlipat ganda, menyambut film GUNDALA (superhero asli Indonesia) yang akan hadir di JUNGLELAND SENTUL pada Agustus 2019.

Sahabat Jungleland ditantang untuk memeriahkan perlombaan 17-an. Tidak hanya itu, buat para pecinta promo, Jungleland punya diskon hemat khusus merayakan 74 tahun Indonesia Merdeka. Promonya bisa transaksi mulai 16-18 Agustus 2019. (tka)


Rayakan Kemerdekaan di Jungleland
Baca Selanjutnya

Mitos dan Fakta Seputar Dermatitis Atopik

INILAHCOM, Jakarta - Beragam mitos dan fakta kerap ditemukan terkait pengobatan penyakit Dermatitis Atopik (DA).

Menurut dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV, CEO Klinik Pramudia dalam Seminar Media, ada beberapa mitos dan fakta yang paling sering ditanyakan mengenai perawatan DA anak.

"Antara lain harus mandi air panas, minum darah ular, memakai pakaian tebal dan pantang makanan," katanya, Jakarta, Jumat, (16/08/2019).

Ia juga menjelaskan, secara teoritis lokasi kelainan kulit pada DA berbeda pada setiap fase usia anak, remaja dewasa, manula, dan geriatri.

"Lokasi klasik pada usia anak adalah lipat siku, lipat lutut, seputar bibir atau mata dan pipi. Yang perlu diperhatikan adalah penderita DA, biasanya memiliki gejala penyerta seperti hidung meler atau bersin pada pagi hari (rhinitis allergica), mata merah (Conjunctivitis allergica), dan asma," tambahnya.(tka)


Mitos dan Fakta Seputar Dermatitis Atopik
Baca Selanjutnya

Kamis, 15 Agustus 2019

Dermatitis Atopik pada Anak

INILAHCOM, Jakarta - Dermatitis Atopik (DA) pada anak, jika dilihat secara global terdapat 15-20 persen penderitanya di dunia. Bagaimana di Indonesia?

"Insiden DA pada anak adalah yang tertinggi 85-95 persen. Di Indonesia, angka prevalensi kasus DA anak sekitar 23,67 persen,” kata dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV, CEO Klinik Pramudia dalam Seminar Media, Jakarta, Jumat, (16/08/2019).

Pengobatan DA pada anak dan remaja tergantung dari keparahan penyakit dan fase penyakit apakah pada saat aktif atau fase maintenance. Obat yang dapat diberikan mulai dari Pengobatan Topikal, Oral, Penyinaran dan suntikan.

"Terdapat beberapa zat aktif yang sering digunakan dalam pengobatan DA,yaitu, Kortikosteroid, Tacrolimus, Pimecrolimus,” terangnya.(tka)


Dermatitis Atopik pada Anak
Baca Selanjutnya

Dermatitis Atopik Menyerang Semua Kalangan

<B>INILAHCOM, Jakarta - Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai Dermatitis Atopik (DA), suatu penyakit kulit kronis yang dapat menyerang semua umur, dari bayi sampai dengan lansia, dan mengenai semua jenis kelamin.</B>

DA dapat membuat kulit meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah dan jika tidak segera ditangani akan menurunkan kualitas hidup. Karena itu, segera konsultasikan ke dokter sepesialis kulit agar mendapatkan penanganan secepatnya.

Menurut data World Allergy Organization 2018, prevalensi penderita DA pada anak sebesar 5-30 persen dan pada dewasa sebesar 1-10 persen dari populasi dunia.

“DA merupakan penyakit kulit yang diturunkan secara herediter sehingga sebaiknya tidak memakai terminologi sembuh, melainkan terkontrol,” kata dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV, CEO Klinik Pramudia dalam Seminar Media, Jakarta, Jumat, (16/08/2019).

Masih menurutnya, DA dapat dicetuskan oleh banyak faktor, antara lain cuaca panas, perubahan cuaca, keringat yang banyak, debu, daya tahan menurun, stress dan gigitan seranggga.

"Secara umum penderita DA cenderung memiliki kulit yang cenderung kering dan gejala utama pada penderita DA adalah merah dan gatal, sehingga sering disebut dengan istilah eczema atau eksim,” lanjutnya.(tka)


Dermatitis Atopik Menyerang Semua Kalangan
Baca Selanjutnya

Berkarya Untuk Indonesia Lewat Pameran

<B>INILAHCOM, Jakarta -Indonesia dengan keragaman suku bangsa, keunikan tradisi, serta kekayaan alam yang melimpah, adalah sebuah kekuatan ekonomi kreatif dimanfaatkan dengan baik akan memberikan keuntungan bagi bangsa. </B>

Untuk itulah sebagai bentuk konsistensi Relief Indonesia, dalam membangun ekonomi masyarakat, terutama para UKM diwilayah DKI Jakarta, pengrajin dan juga anak-anak muda yang bertalenta, serta para designer, dikemas dalam acara, Relief Indonesia Festival 2019 dengan tema Berkarya Untuk Indonesia.

Acara ini pun digelar, dalam rangka  menyambut HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun serta bertepatan dengan ulang Tahun Relief Indonesia yang ke-11.

Sebanyak 60 UKM dengan berbagai produk kreatif Indonesia ikut berpartisipasi dalam gelaran ini.

Relief Indonesia Festival 2019, diselenggarakan pada 12 - 18 August 2019, mulai pukul 10.00 - 22.00 WIB di Gandaria City, Jakarta Selatan.

"Relief Indonesia Festival 2019 adalah sebuah acara yang menggabungkan thematic exhibition terbaik kami dalam bidang eksebisi pameran di mall-mall besar di Jakarta," kata Nurul Komaril, CEO Relief Indonesia, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (15/08/2019).

Pameran ini menempati lokasi Grand Atrium, Main-street, dan Piazza Stage. Super-blok Gandaria City adalah super-blok terintegrasi terbesar di Jakarta Selatan, diposisikan sebagai pusat gaya hidup satu atap.

Relief Indonesia Gemilang sejak berdirinya pada 17 agustus 2008, Para produsen produk-produk kreatif indonesia memperoleh tempat dan media yang tepat untuk mempromosikan hasil karya masing-masing.

Relief Indonesia Gemilang telah ditunjuk sebagai salah satu koordinator bagi para pelaku UKM di wilayah DKI Jakarta di bawah dinas koperasi dan perdagangan UMKM provinsi DKI Jakarta.

Dalam perjalanannya Relief Indonesia Gemilang juga telah meraih penghargaan sebagai penyelenggara pameran mandiri terbaik tahun 2012.

"Bersama Relief Indonesia Gemilang, mari kita cintai dan lestarikan seni, budaya dan tradisi Indonesia. Mari gunakan produk dan karya-karya anak bangsa sebagai upaya bersama untuk maju dan berkembang menjadi negara yang besar," pungkas Nurul Komaril.(tka) 


Berkarya Untuk Indonesia Lewat Pameran
Baca Selanjutnya

Sumbar Miliki Banyak Agenda Wisata Unggulan

<B>INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Sumbar H. Irwan Prayitno menyambut baik keingingan Menpar Arief Yahya untuk segera mewujudkan KEK di Sumbar (Sumatera Barat). </B>

Pihaknya akan membentuk tim untuk bekerja sama dengan Tim Percepatan KEK di Kemenpar dalam upaya merealisasikan rencana tersebut.

Gubernur H. Irwan Prayitno mengatakan, Sumbar memiliki 49 event unggulan, 3 event di antaranya masuk dalam 100 Wonderful Event digelar sepanjang tahun ini di 19 kabupaten/kota di Sumbar.

"Ketiga event unggulan tersebut yaitu, Pasa Harau Art And Cultural Festival akan berlangsung di Kabupaten Lima Puluh Kota pada 16-18 Agustus 2019," kata Gubernur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (15/08/2019)

Kemudian, event olahraga TdS (Tour de Sihgkarak) 2019 dengan hadiah total sebesar Rp2,3 miliar pada tahun ini akan berlangsung pada 2-10 November 2019 dengan menampilkan atraksi budaya, kuliner, dan sport.

Sementara itu yang ketiga, yaitu event Festival Pesona Budaya Minangkabau akan berlangsung di Kabupaten Tanah Datar pada 4-7 Desember 2019.

Dalam festival budaya ini akan ditampilkan antara lain Pawai Budaya, Arakan Jamba, Makan Bajamba, dan Pemecahan Rekor MURI untuk Pagelaran Telepong Pacik Terbanyak.(tka)


Sumbar Miliki Banyak Agenda Wisata Unggulan
Baca Selanjutnya

Menpar Dorong Dua Kawasan Ekonomi Khusus Sumbar

<B>INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong agar dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Mandeh dan Mentawai di Sumatera Barat (Sumbar) segera direalisasikan mempercepat pengembangan kepariwisataan.</B>

“KEK pariwisata merupakan cara tercepat untuk menarik investor untuk membangun fasilitas pariwisata. Saya mempunyai hutang untuk segera merampungkan dua KEK di Sumbar, utamanya KEK Mandeh,” kata Menpar Arief Yahya ketika meluncurkan Wonderful Event Sumbar 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata, Rabu, (14/8/2019).

Menpar Arief Yahya didampingi Gubernur Sumbar H. Irwan Prayitno pada kesempatan itu menjelaskan, dengan menjadikan Mandeh sebagai KEK Pariwisata maka pembangunan fasilitas JALIN (jalan, listrik, dan internet) dari pemerintah pusat akan difokuskan ke sana, sementara dengan terbentuknya ke KEK tersebut segala perizinan akan menjadi sangat mudah.

“Sumbar bisa mencontoh Kawasan Nusa Dua Bali dan Mandalika Lombok perizinan di  sana sangat mudah sehingga banyak menarik investor,” tambah Arief Yahya.

KEK Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar, memiliki lahan seluas 400 hektare dan potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam (bahari) dengan target wisatawan mancanegara lanjut usia.

Sedangkan KEK Mentawai di Kabupaten Mentawai Sumbar mengalokasikan lahan seluas 1.200 hektare dengan mengandalkan atraksi alam (bahari) utamanya wisata surfing kelas dunia.

Dengan mempunyai KEK Pariwisata Mandeh, kata Arief Yahya, akan menjadi model bagi Sumbar untuk mengembangkan KEK yang lainnya. Seperti halnya dilakukan oleh Pemda Bangka Belitung (Babel) yang kini memiliki 3 KEK satu di antaranya yakni Tanjung Kelayang yang ditetapkan sebagai satu di antara 10 destinasi pariwisata prioritas.(tka)


Menpar Dorong Dua Kawasan Ekonomi Khusus Sumbar
Baca Selanjutnya

Nikmati Pesta Ice Cream di Jogjakarta

<B>INILAHCOM, Jakarta - Ada yang berbeda kali ini dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Jogjakarta.</B>

Kali ini bertempat di Transmart Carefour Maguharjo tepat tanggal 17-18 Agustus 2019, Ice Cream Festival hadir dengan perlombaan Photo Competition yang berhadiah Handphone Iphone 8. Sambil menikmati keseruan perayaan hari kemerdekaan pengunjung bisa menikmati beragam sajian es krim ala resto dan café dengan harga cukup Rp.10 ribu rupiah saja.

“Ini merupakan pertama kalinya Ice cream fest menyambangi jogja, kami sudah berkeliling di berbagai kota di Indonesia, kami sukses di Bali, Jakarta, Bekasi, Malang, Padang dan Banjarmasin. Kami harapkan antusias yang sama terjadi di jogja, speerti di kota-kota lainnya” Ujar Ucok Nasution selaku Founder Ice Cream Fest, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (15/08/2019).

Acara ini akan di mulai pukul 12 siang. Tersedia ragam sajian es krim dengan 20 varian. Ada menu terfavorite yaitu paduan kelapa muda dengan es krim strawberry-vanila plus sirup coco pandan, menu ini dinamakan Coconut Fiesta.

Ada juga menu Thai Tea, menu kekinian yang digemari anak-anak muda, di padu es krim akan menambah kenikmatan rasa  thai tea. Kemudian menu Banana Split, manisnya buah pisang yang bertemu dengan kelembutan es krim dan krim coklat, Wafel Crispy, greentea Sandwich dan masih banyak lagi. Dijamin akan ketagihan dan pengujung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam karna harganya yang murah meriah.

“Target pengunjung kami 15-20 ribu pengunjung dalam dua hari, ada sekitar 20 ribu porsi menu yang kami siapkan untuk para pengunjung, dan jangan lupa ikuti photo competitionnya, berhadiah utama Handphone Iphone 8,” Lanjut Ucok.

Kupon ice cream bisa di dapatkan di mini market-mini market terdekat di sekitaran Jogja. Anda bisa mengajak keluarga, teman dan kerabat untuk memeriahkan acara tersebut. (tka)


Nikmati Pesta Ice Cream di Jogjakarta
Baca Selanjutnya

Rabu, 14 Agustus 2019

Cara Tepat Menjaga Kesehatan Akibat Polusi Udara

INILAHCOM, Jakarta –  Melindungi diri dari udara yang tidak baik adalah hal yang sangat penting.

Belakangan ini udara di beberapa kota besar di Indonesia sedang tercemar. Dari data Air Quality Index (AQI) beberapa waktu lalu, Jakarta pernah berada di peringkat 188.

Perlu diketahui, AQI merupakan indeks yang menggambarkan tingkat kualitas udara di suatu daerah. AQI menghitung berdasarkan enam jenis polutan utama, yakni PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Rentang nilai dari AQI adalah 0 sampai 500. Makin besar nilainya, maka makin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut.

Tak hanya Jakarta, wilayah Tangerang Selatan, termasuk BSD juga pernah berada di angka 178 US AQI alias tidak sehat.

Rumbai, Pekanbaru di angka 177. Palembang di angka 165, tidak sehat. Sementara untuk kota besar lain seperti Surabaya dan Bandung, masing-masing berada di angka 123 dan 130 US AQI atau tidak sehat untuk kelompok sensitif.

Kondisi ini memaksa masyarakat harus menjaga kesehatannya, terutama dari ancaman ISPA.  Menurut dr Elvin Erick Gultom, praktisi kesehatan yang juga berpengalaman menangani kasus ISPA pada pekerja pertambangan menjelaskan, ISPA atau Infeksi Saluran Nafas Akut bisa disebabkan oleh paparan asap atau polusi udara.

“Karena udara yang berpolusi cenderung susah disaring, sehingga mudah  masuk ke area mulut, tenggorokan serta paru- paru. Saluran nafas mengalami alergi,radang daninfeksi,” paparnya seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (15/08/2019). 

Elvin menjelaskan, bahaya ISPA bisa menyebabkan kesulitan bernafas secara akut.

"Jika tidak ditangani dengan baik dapat berakibat fatal seperti gagal nafas akibat paru-paru yang berhenti berfungsi,peningkatan kadar karbondioksida, bahkan gagal jantung," tuturnya.

ISPA bisa terkena siapa saja, namun anak-anak dan  lansialah yang paling retan, karena  daya tahan tubuh mereka yang lemah.

Elvin menyarankan, pemberian antioksidan ke dalam saluran pernafasan akan membantu untuk memaksimalkan daya tahan tubuh  dan melawan radikal bebas terutama  pada saluran pernafasan.

“Saat ini ada cara pemberian antioksidan yang efektif dan bisa dilakukan dengan menghirup gas hidrogen dengan cara inhalasi. Hal ini akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. Gas hidrogen dengan antioksidan tinggi akan bekerja membantu melawan bakteri dalam saluran pernafasan, dan tentunya diiringi dengan pemberian antibiotik dari dokter,” jelasnya.

Menurut Leonardo Wiesan, Co- Founder LiveWell Global, perusahaan yang mengembangkan produk  generator portabel inhalasi gas  dan air hidrogen, Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler, yang ditemui beberapa waktu lalu di kantornya di kawasan Kemayoran, Jakarta mengatakan terapi inhalasi hidrogen sudah diteliti oleh berbagai jurnal kesehatan akan kaitannya membantu kesehatan saluran pernafasan.

“Gas hidrogen sebagai antioksidan tinggi telah teruji dalam jurnal Medical Gas Research tahun 2014, yang menyatakan bahwa metode pemberian molekul hidrogen, baik melalui inhalasi gas hidrogen maupun minum air hidrogen, memiliki potensi sebagai antioksidan yang kuat, anti-inflamasi, dan anti-apoptosis dalam sel, jaringan, dan organ tubuh,” tutunya.

Selain itu, dalam kaitannya dengan ISPA, studi berjudul Hydrogen Protects Lung From Hypoxia/Re-oxygenation Injury by Reducing Hydroxyl Radical Production And Inhibiting Inflammatory Responses pada Jurnal Scientific Reports (2018), menyatakan molekul hidrogen dapat menghambat produksi radikal bebas dan peradangan pada saluran pernapasan paru,” jelas Leo.

Menurut Leo, untuk melakukan terapi inhalasi hidrogen, masyarakat Indonesia kini bisa dengan mudah mendapatkannya.

“Kami merancang suatu produk inhalasi gas  dan juga air hidrogen portabel. Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler  merupakan produk air hidrogen portabel pertama di Indonesia, yang memberikan manfaat inhalasi gas hidrogen. Melihat fenomena kondisi udara yang buruk saat ini, kami berharap masyarakat merasakan langsung manfaaatnya,  terutama membantu masalah ISPA,” ujar Leonardo Wiesan.(tka)


Cara Tepat Menjaga Kesehatan Akibat Polusi Udara
Baca Selanjutnya

Yuk, Hadiri Pameran Batik, Tenun, dan Mutiara

INILAHCOM, Jakarta - Wasiat adalah suatu tradisi yang mengakar dalam sejarah. Penulisan wasiat tidak hanya sekedar bermakna penyampaian pesan tetapi juga sebagai penghubung lintas generasi dan peralihan peradaban.

Wasiat Agung Negeri Nusantara (WARISAN) adalah suatu kegiatan pameran eksklusif yang akan dilaksanakan untuk ke empat kalinya. Pada tahun ke empat penyelenggaraannya kali ini mengangkat tema Citra Bahtera Nusantara.

Menampilkan tiga wasiat Indonesia, yaitu Batik, Tenun & Mutiara. Secara
khusus Pameran WARISAN bertujuan untuk menjaga seni dan budaya bangsa juga sebagai apresiasi kepada Pembatik, Penenun, Pemerhati, Pengrajin dan Pengusaha Batik, Tenun & Mutiara, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (15/08/2019).

Akan menampilkan kurang lebih 130 stand dengan produk Batik, Tenun & Mutiara yang berkelas dan bergaransi serta dijamin keasliannya. Batik yang akan ditampilkan hanyalah batik dari hasil penggunaan malam panas 100 persen dengan aplikasi Batik Tulis, Batik Cap atau Batik Kombinasi (Tulis dan Cap).

Menghadirkan pula hasil karya Tenun NTT yang terkenal serta Tenun songket yang mewah dari Palembang.

Tidak lupa juga hanya Mutiara Air Laut Indonesia yang akan dihadirkan pada pameran ini yang asli dan tersertifikasi.

Produk yang akan dipamerkan di Pameran WARISAN akan melalui proses kurasi yang dilakukan oleh tim kurator yang terdiri dari:

1. Bpk. Komarudin Kudiya (Kurator Batik)

2. Bpk. Romi Oktabirawa (Kurator Batik)

3. Bpk. Dudung Alie Syahbana (Kurator Batik)

4. Bpk. Zainal Arifin (Kurator Tenun)

5. Ibu Ratna Zhuhry (Kurator Mutiara)

Pameran yang rencananya akan diresmikan oleh Ketua Dekranas, Ibu Mufidah Jusuf Kalla ini diharapkan menjadi ajang promosi bagi para perajin dan pengusaha Batik, Tenun & Mutiara eksklusif di Nusantara, dengan menyuguhkan pelayanan prima baik untuk peserta maupun pengunjung. menjamin keaslian dan kemurnian Batik, Tenun & Mutiara Indonesia serta membantu kelangsungan seni Batik, Tenun & Mutiara dari sisi bisnis.

Melanjutkan kesuksesan Pameran WARISAN sebelumnya, tahun ini akan diramaikan program acara pertunjukan musik tradisional, kuis tebak keaslian BAHTERA (Batik, Tenun & Mutiara) dengan total hadiah jutaan rupiah, serta Warisan Award.

Yang berbeda pada pelaksanaan Pameran WARISAN tahun ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian Wastra Indonesia kepada generasi muda, dengan mengadakan program Workshop dan Kompetisi Draperi yang akan melibatkan siswa/i SMK Negeri jurusan Tata Busana di DKI Jakarta.

Pameran WARISAN akan diselenggarakan selama 4 (empat) hari, 22 – 25 Agustus 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Setiap hari pameran akan dibuka pada pukul 10 pagi hingga 9
malam.

Penyelenggaraan Pameran WARISAN tahun ini menargetkan transaksi ritel sebesar 20 Miliyar Rupiah dengan 10.000 orang pengunjung. Pameran WARISAN GRATIS masuk bagi pengunjung yang memakai busana Batik / Tenun / Mutiara serta bagi pemegang Undangan Khusus. Selain itu, pengunjung akan dikenakan biaya tiket masuk seharga Rp 100 ribu. (tka)


Yuk, Hadiri Pameran Batik, Tenun, dan Mutiara
Baca Selanjutnya

Masyarakat Indonesia Ingin Punya Usaha Sendiri

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah hasil survei mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia ingin memiliki usaha sendiri.

Sebagai perusahaan yang bertujuan membuat dunia lebih sehat dan bahagia, perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, merilis sejumlah temuan dari survei bertajuk “Survei Kewirausahaan 2019 (The Asia Pacific Entrepreneurship Insights Survey 2019)”.

Survei yang dilakukan mulai Mei hingga awal Agustus lalu, dilakukan di sembilan negara di Asia Pasifik yaitu Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan dan Thailand.

Survei ini mengungkapkan bahwa tujuh dari 10 orang atau 71 persen responden Asia Pasifik bercita-cita untuk memiliki bisnis sendiri.

Keinginan untuk menjadi wirausaha di Indonesia menjadi terkuat dibanding negara lain di Asia Pasifik, mayoritas responden Indonesia 96 persen mengaku memiliki mimpi untuk mulai membuka usaha sendiri, disusul Filipina 92 persen, Thailand 89 persen dan Malaysia 86 persen.

Senior Director & General Manager Herbalife Nutrition Andam Dewi mengatakan, tingginya semangat untuk berwirausaha di kalangan masyarakat Indonesia cukup menggembirakan.

Namun, masih banyak anggapan bahwa memulai bisnis sendiri adalah hal yang sangat menakutkan bagi sebagian orang. Survei ini menghadirkan temuan-temuan yang dapat menjadi wawasan baru tentang persepsi dan sikap dalam memulai berwirausaha.

Survei ini pun menjadi masukan bagi kami (perusahaan) untuk memahami bagaimana perusahaan dapat mendukung seseorang untuk melakukan lompatan dan menjadi seorang pengusaha dan menggapai mimpinya di suatu hari.

Motivasi Dalam Memulai Bisnis Sendiri

Saat ditanya kapan untuk memulai berwirausaha, mayoritas responden di Indonesia 64 persen menyebutkan mengikuti instuisi mereka untuk menentukan kapan memulai berwirausaha.

Dan apabila mereka membuka usaha, sebanyak 52 persen responden Indonesia lebih dimotivasi oleh keinginan untuk menyalurkan passion sekaligus menambah pendapatan. Mayoritas 94 persen responden di Indonesia juga merasa atau beranggapan bahwa berwirausaha akan mendatangkan kebahagiaan lebih besar bagi mereka dibanding bekerja kepada orang lain.

Dan yang menggelitik, berdasarkan temuan survei, 71 persen diantara mereka yang berkeinginan untuk bermimpi atau bahkan telah memiliki bisnis sendiri, bermimpi akan datang suatu hari dimana mereka dapat menghadap sang bos dan mengajukan surat pengunduran diri.

Sama halnya dengan responden Indonesia, responden di negara lain di Asia Tenggara juga memiliki mimpi yang sama untuk bisa meyampaikan pengunduran diri dari tempat kerjanya saat ini dan memiliki bisnis sendiri (Malaysia 76 persen, Thailand 74 persen, dan Filipina 73 persen).

Disamping mimpi dan motivasi seperti di atas, responden yang berkeinginan untuk memulai bisnisnya sendiri juga beranggapan bahwa dengan memulai atau memiliki bisnis sendiri, mereka akan memperoleh beberapa keuntungan diantaranya:

1. Fleksibilitas jam kerja 75 persen
2. Berkesempatan untuk menambah pendapatan 69 persen
3. Menjadi bos atas diri sendiri 56 persen
4. Memiliki kepuasan dalam melakukan pekerjaan 53 persen.

Meskipun telah banyak manfaat dan keuntungan yang dianggap akan datang seiring dengan keberanian memulai bisnis, hampir 7 dari 10 responden beranggapan bahwa dirinya tidak pernah memiliki kesempatan untuk memulai bisnis sendiri.

Sementara di lain pihak, 81 persen responden menyatakan bahwa mereka bingung akan banyaknya prospek bisnis yang potensial untuk dilakukan.


Masyarakat Indonesia Ingin Punya Usaha Sendiri
Baca Selanjutnya

EF Ambassador Bentuk Apresiasi Kepada Siswa

INILAHCOM, Jakarta -  EF English Centers for Adults hari ini meluncurkan kampanye EF Ambassador di seluruh center di Indonesia.

EF Ambassador adalah kampanye teranyar EF Adults yang menyeleksi seluruh siswa, yang dianggap mewakili semangat EF Adults dalam memberikan motivasi penggunaan bahasa Inggris yang baik dalam aktivitas sehari-hari.

Siswa yang terpilih adalah mereka yang secara nyata meraih kesuksesan dengan memanfaatkan penggunaan bahasa Inggris secara aktif dalam profesi dan aktivitasnya, serta bangga menjadi siswa EF Adults.

Evan Januli, Head of Marketing EF English Centers for Adults menyampaikan bahwa EF Adults selalu berusaha menghadirkan improvisasi sistem pembelajaran, agar siswa dapat mengeluarkan potensi terbaiknya dalam menggunakan bahasa Inggris pada aktivitas dan profesinya.

"Bertepatan dengan momen menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia, kami meluncurkan EF Ambassador, sebuah kampanye yang menghadirkan bukti nyata, living proof akan signifikansi bahasa Inggris sebagai bagian dari upaya mencapai kesuksesan dalam pendidikan, berbagai profesi dan pekerjaan," papar Evan, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (14/08/2019).

Evan juga menambahkan bahwa keberadaan EF Ambassador menyuarakan kebanggaan menjadi siswa EF Adults, dan sebagai upaya untuk menciptakan gaung diantara para siswa serta masyarakat luas, untuk lebih bersemangat dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

“EF Ambassador merupakan apresiasi dari kami bagi siswa yang telah belajar dengan baik dan mencapai keberhasilan dalam profesi yang dijalaninya. Dari seluruh siswa EF Adults di Indonesia, terpilih enam orang siswa yang dinilai mampu mewakili semangat EF Adults. Mereka berasal dari berbagai profesi dan telah membuktikan sendiri bahwa penguasaan bahasa Inggris adalah salah satu kemampuan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus membuka wawasan lebih luas dalam perjalanan mencapai kesuksesan," ungkapnya.

Data EF Adults periode Agustus 2018 - Juni 2019 menunjukkan bahwa 58 persen calon siswa baru berada di level elementary saat memulai pelajarannya.

Elementary level adalah situasi ketika seorang siswa menguasai konstruksi gramatikal dasar serta mampu memahami situasi secara mendasar.

Hal tersebut menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Inggris masyarakat usia 18 tahun ke atas yang menjadi calon siswa EF Adults masih berada di level cukup rendah.

Level yang berlaku di EF Adults adalah sebagai berikut:
Beginner (level 1  3)
Elementary (level 4  6)
Intermediate  (level 7  9)
Upper Intermediate (level 10  12)
Advanced (level 13  15)
Upper Advanced (level 16)

Data tersebut senada dengan hasil riset EF global yakni English Proficiency Index (EPI) yang dirilis pada akhir 20181, yang menunjukkan tingkat kemampuan bahasa Inggris orang dewasa di Indonesia berada di peringkat ke-13 dari 21 negara di Asia dan peringkat ke-51 dari 88 negara dari seluruh dunia, dan termasuk dalam negara dengan tingkat kecakapan rendah.

Enam siswa yang terpilih sebagai EF Ambassador untuk periode Agustus 2019  Februari 2020 adalah:

1. Nabila Charisty, Jurnalis, Center The Plaza Jakarta
2. Aditya Tri Nugraha, Pastry Chef Student, Center Tunjungan Plaza Surabaya
3. Andre Bun, IT Officer, Center Mall Taman Anggrek Jakarta
4. Febryanti Lumihi, Assistant Coach, Center FX Sudirman Jakarta
5. Pritta Arum Permatasari, Personal Assistant to CEO, Center Lippo Mall Puri
6. Novita Andriani, College Student, Center Mall Of Indonesia


EF Ambassador Bentuk Apresiasi Kepada Siswa
Baca Selanjutnya

Unik, JFFF Gelar Fashion Show di LRT

INILAHCOM, Jakarta - Untuk pertama kalinya Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2019 di tahun ke 16 penyelenggaraannya menggelar fashion show di dalam kereta Light Rapid Transportation (LRT) Jakarta.

Menampilkan 16 koleksi khusus yang sekaligus melambangkan JFFF ke-16, merupakan hasil karya dari 11 desainer unggulan dan 5 UKM terpilih dari 108 booth yang ada di Fashion Village, yaitu ekshibisi fashion yang menampilkan produk ready to wear, aksesoris, serta ragam kain nusantara.

Sejak pertama penyelenggaraannya di tahun 2004, JFFF memiliki visi untuk mengangkat citra, harkat dan martabat industri mode Indonesia melalui industri berbasis budaya, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta didukung oleh Kementrian Pariwisata RI dan Badan Ekonomi Kreatif RI.
 
JFFF di tahun 2019 ini pun makin terasa istimewa  dengan adanya Lintas Rel Terpadu (LRT)  Jakarta yang melintasi wilayah Summarecon Kelapa Gading, sehingga semakin mudah dicapai.

Adanya LRT Jakarta hasil upaya Pemprov DKI ini juga semakin mendukung misi JFFF untuk memberikan kontribusi menjadikan Jakarta sebagai destinasi wisata belanja.

Dengan adanya event JFFF ke-16 ini, maka JFFF pun ingin turut memperkenalkan fasilitas LRT Jakarta ini, sekaligus mendorong masyarakat untuk menggunakannya sebagai sarana transportasi. Selain menggelar Fashion Preview di dalam kereta LRT Jakarta, JFFF turut mempublikasikan LRT Jakarta melalui salah satu seri foto iklan JFFF 2019, yang mengambil lokasi pemotretan dengan latar belakang LRT Jakarta.

Sekitar 16 koleksi yang ditampillan pada Fashion Preview ini adalah menggambarkan sebuah kehidupan metropolitan kota Jakarta yang semakin modern, dipadukan dengan fashion style yang dinamis.

"Kami yakin industri mode Indonesia akan berkembang semakin cepat, dengan semakin meningkatnya kreatifitas para desainer Indonesia maupun para UKM memanfaatkan beragam kekayaan budaya etnis Indonesia sebagai upaya Transforming Indonesia into global taste," ujar Cut Meutia selaku Deputy Chairman JFFF, Jakarta, Rabu, (14/08/2019).

Terlebih adanya fasilitas LRT Jakarta yang mempermudah akses menuju Kelapa Gading, tentunya juga akan semakin mendukung percepatan perputaran bisnis di wilayah Kelapa Gading, sekaligus sebagai alternatif destinasi wisata belanja. 
 
Sekitar 16 koleksi yang akan tampil dalam fashion preview adalah hasil karya 11 desainer, yaitu Didi Budiardjo, Eridani, Yogie Pratama, Major Minor, Tities Sapoetra, Hengki Kawilarang, Danjyo Hiyoji, AMOTSYAMSURIMUDA, Cynthia Tan, Jenahara dan juga Rinaldy Yunardi selaku desainer yang terpilih untuk tampil di JFFF Awards sebagai puncak acara  JFFF 2019 pada tanggal 21 Agustus 2019.

Lima koleksi lainnya merupakan perwakilan para partner yang tahun ini berkolaborasi dengan JFFF dan koleksinya ditampilkan di ekshibisi Fashion Village yang digelar di koridor Summarecon Mall Kelapa Gading dari tanggal 7-25 Agustus 2019 yakni: Dekranasda NTT sebagai perwakilan dari daerah, Kain Negeri mewakili institusi yang berkolaborasi dengan JFFF, Precious One mewakili UKM perwakilan Jakarta Brand Festival yang desainernya merupakan kaum difabel, finalist NYPD mewakili kompetisi fesyen di JFFF, dan ESMOD Jakarta mewakili sekolah mode.
 


Unik, JFFF Gelar Fashion Show di LRT
Baca Selanjutnya

Selasa, 13 Agustus 2019

Berwisata Sekaligus Jalankan Aksi Sosial

<B>INILAHCOM, Jakarta- Wardah Wonderful Voluntourism adalah sebuah program yang mengajak masyarakat untuk melakukan kegiatan sosial dan berbagi kebaikan untuk sekitar sambil menikmati keindahan alam Indonesia. </B>

Program ini adalah salah satu implementasi pilar pendidikan dari kampanye Wardah Inspiring Movement, payung kampanye kegiatan sosial Wardah. Selain pendidikan, Wardah Inspiring Movement memiliki tiga pilar lainnya yaitu kesehatan, pemberdayaan perempuan dan lingkungan.

Wardah Wonderful Voluntourism di Lombok ini berlangsung dari tanggal 6 - 9 Agustus 2019 dan diikuti oleh tiha orang volunteer sebagai pemenang dari kontes yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh Wardah di platform Instagram, serta dimeriahkan dengan kehadiran Gita Savitri dan Mega Iskati sebagai Spokes Person dari Wardah.

“Melalui Wardah Wonderful Voluntourism, Wardah berharap dapat memberikan inspirasi bagi volunteer serta anak-anak dan masyarakat Lombok yang dikunjungi. Bentuk kegiatan voluntourism ini semoga juga dapat memberikan inspirasi untuk menjadikan kegiatan wisata lebih bermakna," kata Suci Hendrina, Public Relations Manager Wardah, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (13/08/2019).

Pada hari pertama, volunteer dan Spokes Person Wardah mengunjungi salah satu desa di Lombok yaitu Desa Sade untuk melihat dan mengenali lebih dalam budaya masyarakat setempat.

Masyarakat menyambut hangat kehadiran para tamu dengan tarian adat dan musik tradisional. Setelah bercengkrama dengan masyarakat, perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi Pantai Kuta Mandalika, Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese.

Pada hari kedua, volunteer berfokus untuk melakukan kegiatan sosial. Kegiatan diawali dengan mengunjungi Pondok Pesantren Assyafiiyah yang berlokasi di Desa Menggala, Kabupaten Lombok Utara.

Saat bencana gempa melanda Lombok tahun lalu, pesantren ini sempat roboh dan kemudian kembali dibangun menjadi sekolah ramah gempa atas dukungan Wardah. Di pesantren ini, volunteer melakukan kegiatan bersama siswi-siswi MTs dan MA, seperti kelas inspirasi, permainan edukatif serta kegiatan penghijauan sekolah.

Kegiatan sosial di Pondok Pesantren Assyafiiyah ditutup dengan pemberian alat drumband sebagai cendramata dari Wardah. Sore harinya Wardah bersama volunteer mengunjungi Bank Sampah NTB Mandiri untuk melihat proses pengolahan sampah secara bijak menjadi berbagai kerajinan dan hiasan rumah.

Kemudian, pada hari terakhir, volunteer berkesempatan untuk menikmati kekayaan alam yang terbentang luas di Lombok.

Selama satu hari penuh, volunteer menikmati wisata bawah laut di tiga lokasi berbeda yaitu di Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno.(tka)


Berwisata Sekaligus Jalankan Aksi Sosial
Baca Selanjutnya

Makeup jadi Tren Gaya Hidup Dinamis

INILAHCOM, Jakarta - Setiap perempuan tentu ingin menunjukan kualitas terbaik dari dirinya dengan menjadi karakter yang kuat dan percaya diri, salah satunya adalah melalui riasan wajah yang sempurna.

Tidak hanya sebagai pelengkap keseharian, makeup kini telah menjadi tren gaya hidup yang dinamis sekaligus inovatif.

Untuk itu, sebagai brand kecantikan terdepan di Indonesia Wardah kembali meluncurkan rangkaian produk kosmetik New Wardah Exclusive Series dengan menghadirkan Zaskia Sungkar selaku brand ambassador dan ikon ekslusif Wardah.

“Salah satu permintaan yang tinggi dari konsumen Wardah adalah produk-produk decorative (makeup). Menjawab kebutuhan ini kami kembali meluncurkan produk makeup halal New Wardah Exclusive Series yang telah disempurnakan dengan formula dan pemanfaatan teknologi terbaru," kata Sheilla Firdausa, Brand Manager Wardah, Jakarta, Selasa, (13/08/2019).

Dia menjelaskan, dihadirkannya rangkaian New Wardah Exclusive Series ini sekaligus juga memperkuat posisi Wardah sebagai brand makeup dan beauty expert dengan rangkaian produk kosmetik terlengkap.

Rangkaian New Wardah Exclusive Series terdiri dari 8 produk yaitu; Flawless Cover Cushion, Eyeshadow Palette, Blush On, Two Way Cake, Creamy Foundation, Liquid Foundation, Moist Lipstick, dan Matte Lipstick.

Keseluruhan produk makeup ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari tampilan sehari-hari (daily) hingga tampilan glamour yang telah disesuaikan dengan jenis dan warna kulit perempuan Indonesia.

Salah satu tren di industri kosmetik belakangan ini adalah hadirnya cushion sebagai inovasi produk makeup yang praktis dan memiliki banyak fungsi.

New Wardah Exclusive Series memperkenalkan Flawless Cover Cushion yang terdiri dari 4 varian dan menjadi produk unggulan karena mampu menghasilkan tampilan kulit glowing, dapat meratakan warna kulit, menutupi bintik hitam, bekas jerawat dan tidak menyebabkan penyumbatan pada pori kulit. Dilengkapi dengan SPF 30 PA+++ untuk pelindungan dari panas matahari dan lingkungan sehari-hari serta puff waterproof higienis anti bakteri.

Untuk dapat menghasilkan tampilan makeup yang sempurna, New Wardah Exclusive Series telah dilengkapi dengan 5 formula terbaru antara lain Superfine Silky Particles, Oil Absorber, Macadamia Oil, UV Protection & SPF 30 PA+++, Vitamin E, dan Aloe Vera Extract. Formula-formula terbaru ini dapat memberikan hasil yang maksimal guna dapat menunjang berbagai aktivitas dalam maupun luar ruangan dengan 3 keuntungan utama;

1.  Flawless Cover: Menghadirkan tampilan yang sempurna dengan tekstur yang lembut, halus, dan tidak kering di wajah.

2. Long lasting: Memberikan solusi makeup yang tahan lama hingga 10 jam.

3. Wearable Color: Tersedia dalam berbagai varian warna yang dapat disesuaikan dengan jenis dan warna kulit perempuan Indonesia.(tka)


Makeup jadi Tren Gaya Hidup Dinamis
Baca Selanjutnya

Nikmati Penginapan Promo di Hari Kemerdekaan

<B>INILAHCOM, Jakarta - Memasuki bulan kemerdekaan, BATIQA Hotels menawarkan beragam promo spesial yang dapat dinikmati. Penasaran apa saja? </B>

Promo yang ditawarkan mencakup diskon makan dan minum di FRESQA Bistro juga pemberian harga spesial untuk menginap di salah satu kamar hotel BATIQA yang berpartisipasi.

Marlina Bustami, Head of Sales dari BHM Hospitality yang menaungi BATIQA Hotels menyatakan bahwa penawaran promo ini dilakukan dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia, maka tamu akan menemukan harga-harga unik yang semuanya berkaitan dengan tanggal 17 Agustus 1945.

Sebagai contoh Marlina menyebutkan promo makan BATIQA Hotel Darmo Surabaya yang menawarkan paket Seafood Kroyokan seharga Rp 170.845 per porsi. Untuk satu porsi dapat dinikmati oleh empat orang.

Promo lain yang juga ditawarkan adalah pemberian harga spesial sebesar Rp 740.000 untuk menginap di BATIQA Hotel Palembang selama dua malam. Penawaran ini sudah termasuk sarapan untuk dua orang.

“BATIQA Hotel Palembang juga menawarkan minuman Happy Soda seharga Rp 17 ribu dan memberikan diskon makan sebesar 8% di FRESQA Bistro,” lanjut Marlina seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (13/08/2019).

Di BATIQA Hotel Karawang, tamu dapat memperoleh diskon menginap sebesar 45 persen termasuk sarapan, dan diskon 17 persen untuk makan dan minum di FRESQA Bistro.

Penawaran serupa juga diberikan oleh BATIQA Hotel Jababeka yang memberikan harga menginap spesial sebesar Rp 474 ribu termasuk sarapan untuk dua orang, tamu juga dapat menikmati layanan spa secara cuma-cuma selama 10 menit dan menggunakan fasilitas billiard serta games corner disana.

“Semua promo kemerdekaan ini dapat dinikmati selama bulan Agustus 2019, pastikan untuk melakukan reservasi kepada staf hotel yang dituju untuk memastikan ketersediaan kamar atau tempat,” imbuh Marlina.(tka)


Nikmati Penginapan Promo di Hari Kemerdekaan
Baca Selanjutnya

Teknologi Tes DNA untuk Masalah Kulit

<B>INILAHCOM, Jakarta - Industri kecantikan kini sangat berkembang pesat. </B>

Pertumbuhan tren dan produk perawatan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan pengguna media sosial. Pilihan dan ketersediaan produk perawatan saat ini lebih tinggi dari kebutuhan konsumen itu sendiri.

Banyaknya pilihan produk perawatan yang dipaparkan setiap hari lewat media sosial merupakan sebuah kemewahan informasi yang justru bisa menimbulkan kebingungan pengguna atau bahkan menyebabkan masalah kulit.

Dalam perjalanan seorang konsumen menemukan produk perawatan yang tepat, dibutuhkan banyak kekeliruan (trial and error) yang berdampak terhadap hilangnya waktu (time spent).

Hal ini umum dikenal di dunia marketing dengan istilah consumer pain points atau pengalaman yang menyulitkan konsumen, karena memilih produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit, bukan perkara mudah.

Penting bagi masyarakat untuk terlebih dahulu mengidentifikasi jenis kulitnya.

Menurut dr. Leslie Baumann, seorang peneliti dan ahli kecantikan dari Amerika, jenis kulit sesungguhnya dibagi berdasarkan empat kategori dasar, yaitu level sebum, sensitifitas, pigmentasi dan elastisitas.

Dari empat kategori dasar inilah, akan mendapatkan 16 jenis kondisi kulit yang berbeda.

Kemudian, dalam memilih perawatan yang tepat, ada banyak faktor lain di luar jenis kulit yang harus dipertimbangkan dalam memilih produk, seperti: Apakah produk menjawab kebutuhan spesifik kulit (menghilangkan noda hitam); Apakah bahan aktif kandungannya, aman untuk jenis kulit kita? dan sebagainya.

Peran tes DNA merupakan asam nukleat yang menyimpan semua informasi tentang genetika. Tes DNA adalah prosedur yang digunakan untuk mengungkapkan secara akurat, informasi mengenai genetik dalam tubuh seperti potensi, risiko dan kebutuhan unik setiap individu yang berkaitan dengan banyak hal seperti kebutuhan suplemen dan nutrisi, intensitas olahraga yang sesuai, hingga perawatan kulit yang tepat dan lainnya.

Salah satu hal paling mendasar yang bisa diperoleh dari tes DNA adalah kondisi kulit seseorang.

Sebagai organ tubuh paling luar, kulit merupakan lapisan pelindung yang bekerja 24 jam dan paling rentan terpapar oleh faktor eksternal seperti matahari dan polusi.

Pengecekan DNA kulit bisa memberikan informasi yang akurat mengenai kualitas kolagen, elastisitas kulit, pigmentasi kulit, dan sebagainya.
Tes DNA kulit sudah umum dilakukan di negara maju, untuk mengenal kondisi kulit dan mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai.

“JakPat sebagai Platform Online Survei, melihat bahwa DNA sudah menjadi subjek global yang telah dijajaki oleh para pakar kesehatan kulit, agar menjadi solusi bagi konsumen dalam memahami kondisi kulit mereka. Untuk itu, JakPat mengadakan survei pada tanggal 5 – 10 July 2019 terhadap 537 responden, mengenai pemahaman responden akan kondisi kulit mereka dan pendapat mereka akan manfaat teknologi pada konteks perawatan kulit,” jelas Aska Primardi, Head of Research Jakpat, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (13/08/2019).

Hasil riset yang diadakan JakPat menunjukkan pentingnya tes DNA kulit. Dalam konteks penggunaan produk perawatan wajah, hanya 15 persen responden yang mengatakan bahwa kinerja produk yang mereka gunakan, sesuai dengan harapan.

Sisanya mengatakan bahwa mereka masih menderita masalah yang mengganggu seperti jerawat, iritasi, kulit kering, kulit berminyak, dan lainnya.
Sekitar 30 persen Responden juga merasa belum puas dengan kondisi kulit mereka saat ini, kendati telah menggunakan berbagai macam produk perawatan.

Hasil riset lainnya menunjukkan bahwa para responden sudah selektif dalam mencoba produk perawatan kulit, untuk mencegah terjadinya masalah kulit dan menghindari terbuangnya uang dan waktu dengan sia-sia.

Dalam konteks menemukan produk perawatan yang tepat, 50 persen responden setuju untuk memeriksakan kondisi kulit mereka dan secara umum memilih untuk pergi ke dokter kulit atau dermatolog.

Dalam konteks skin DNA treatment, kecenderungan responden untuk percaya akan hasil tes DNA kulit, mencapai 85 persen.

Selain itu persentase minat responden untuk mencoba perawatan kulit dengan teknologi tinggi (hi-tech) mencapai 90 persen.

Teknologi tes DNA secara global telah memberikan manfaat bagi individu yang ingin memahami kondisi kulit mereka dengan mudah.

Untuk meminimalisir pengalaman pain points konsumen, teknologi tes DNA bisa menjadi solusi terbaik karena tes DNA dapat menjelaskan kondisi dan kebutuhan spesifik kulit konsumen yang sesuai dengan hasil tes DNA tersebut. (tka)


Teknologi Tes DNA untuk Masalah Kulit
Baca Selanjutnya

Senin, 12 Agustus 2019

Tempeland jadi Zona Baru di Jungleland

<B>INILAHCOM, Jakarta - Kabar bahagia dari Jungleland. Kini memiliki , Tmemiliki zona baru yaitu TEMPELAND CAFE.</B>

Hampir semua warga Indonesia setuju jika TEMPE adalah makanan favorit. Dan TEMPE juga menyumbang 10 persen kebutuhan protein untuk tubuh kita.
Disaat negara lain, seperti Afrika mengkonsumsi cangkang telur yang
ditumbuk dan Korea mengkonsumsi kimchi untuk kebutuhan protein, maka Indonesia hanya mengkonsumsi tempe yang murah tetapi kaya protein.

Seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (13/08/2019), Anda dapat menikmati produk makanan berbahan dasar tempe dan kedelai yang diolah menjadi snack yang nikmat seperti burger tempe, spaghetti topping tempe, tempe teriyaki, smoothies kedelai, dan sebagainya. Produk ini bisa dinikmati dengan harga terjangkau mulai dari Rp 10 ribu.

TEMPELAND JUNGLELAND dikenal sebagai wahana edukasi pertama dan satu-satunya di Indonesia, yang memperkenalkan budidaya dan pengetahuan tentang TEMPE melalui 4 zona yang terdiri dari:

1. Zona Taman Kedelai : Masyarakat dapat melihat dan mempelajari tanaman kedelai yang dibudidayakan secara hidroponik

2. Zona Produksi : Masyarakat dapat mempelajari pengolahan tempe melalui video multimedia dan praktek produksi tempe secara higienis dan modern

3. Zona Interaktif : Masyarakat dipandu untuk menyaksikan video mengenai nutrisi, manfaat dan produk olahan kedelai

4. Zona Bisnis : Masyarakat dapat membeli produk-produk olahan kedelai yang dapat dinikmati keluarga.(tka)


Tempeland jadi Zona Baru di Jungleland
Baca Selanjutnya

Ini Lima Kawasan Wisata Destinasi Andalan

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah akan menjadikan Storynomics Tourism sebagai strategi pengembangan pariwisata Indonesia andalan, khususnya di lima kawasan wisata destinasi super prioritas.

Kelima destinasi itu adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika,  Labuan Bajo, dan Likupang,

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta, mengatakan, Presiden Joko Widodo menginginkan wisatawan yang berkunjung ke destinasi nantinya dapat terkesan kemudian menyampaikan kesan baik ini kepada banyak orang, atau yang disebut sebagai Storynomics Tourism.

“Formula ini merupakan sebuah pendekatan pariwisata yang mengedepankan narasi, konten kreatif, dan living culture serta menggunakan kekuatan budaya sebagai DNA destinasi,” kata Luhut seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (12/08/2019).

Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Irfan Wahid telah ditunjuk sebagai koordinator yang akan memimpin program quick win pengembangan potensi destinasi wisata ini.

Program ini melibatkan kolaborasi lintas kementerian/lembaga terkait, pemda sekitar kawasan destinasi super prioritas, serta peran komunitas lokal dalam hal ini BUMDes dan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) untuk mengelola destinasi wisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, penetapan strategi storynomics tourism berlandaskan pada kekayaan budaya Indonesia.

Sehingga nantinya promosi kawasan wisata akan dilakukan dengan narasi story telling serta dikemas dalam konten menarik yang terkait dengan budaya setempat.

Awareness berkaitan dengan marketing, sedangkan experience berkaitan dengan faktor aksesibilitas, amenitas, dan atraksi (3A) yang melekat ke setiap destinasi-destinasi wisata. Kedua hal tersebut harus menjadi satu kesatuan yang padu,” katanya.

Sementara Irfan Wahid menambahkan, dalam program ini nantinya juga akan membuka peluang Public Private Partnership (PPP) dalam membangun pusat-pusat hiburan seperti theme park yang akan menyerap banyak wisatawan. Dengan peluang PPP, narasi dan pengembangan pariwisata bakal bisa diakselerasi sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ia memberi contoh di kawasan Danau Toba.

"Setelah mencoba melakukan pemetaan masalah dan potensi destinasi wisata, kami menemukan fakta bahwa Toba sangat kaya akan destinasi-destinasi keren. Mulai dari kekayaan budaya, sejarah, sampai alamnya sungguh membuat tempat ini cocok untuk menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas," jelasnya.(tka)


Ini Lima Kawasan Wisata Destinasi Andalan
Baca Selanjutnya

Jims Honey, Jawaban untuk para Pecinta Fesyen

<B>INILAHCOM, Jakarta - Online fesyen kini semakin menjamur. Lantas, bagaimana memiliki yang bisa mewakili indentitas dan kesukaan Anda? </B>

Salah satu brand lokal yang bisa Anda  lirik adalah Jims Honey. Brand ini menyediakan fesyen item terbaru untuk kebutuhan fesyen pria dan wanita. Dengan kualitas terbaik, berbagai pelengkap kebutuhan fesyen formal dan santai dapat ditemukan di Jims Honey.

Jims Honey memenuhi kebutuhan fesyen harian Anda, mulai dari tas, dompet, hingga jam tangan untuk pria dan wanita. JimsHoney hanya menggunakan bahan kulit dengan kualitas terbaik yang diekspor langsung dari China. Harga yang ditawarkan pun lebih murah dibanding brand-brand lainnya.

Hingga kini distribusi Jims Honey telah berkembang pesat di seluruh Indonesia, dengan lebih dari ribuan reseller online dari Sabang sampai Merauke.

Perkembangan ini menjadikan Jims Honey sebagai brand fesyen online yang sangat digemari seluruh kalangan perempuan bahkan di kalangan selebriti Indonesia sangat menyukai produk Jims Honey karena design dan kualitas bahannya.

Dibalik kesuksesan Jims honey ada sosok Hanny Zeng yang merupakan pendiri brand kenamaan tanah air ini. Wanita berusia 24 tahun ini sukses membawa Jims Honey menjadi brand terkemuka di tanah air dari mulai design hingga bahan berkualitas dengan harga terjangkau. Hal tersebut pula yang dapat mencuri hati peminatnya.

Ketika Hanny berusia 20 tahun dan masih berada di bangku kuliah dia sangat hobby belanja online. Saat waktu nerima barang sempat beberapa kali kecewa karena foto dan asli sangat berbeda jauh walaupun tidak semuanya begitu.

Hal tersebut yang memicu Hanny bersama suaminya, Jims, mulai merintis usaha tersebut.

"Awalnya ragu karena tidak ada background bisnis sama sekali tapi karena keyakinan kuat suami kita jalani. Dengan modal yang sangat terbatas kami mengontrak rumah petak yang lebarnya hanya 2,5 meter dan kami pun memulai usaha pertama kami,” tutur Hanny, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (12/08/2019).

Mereka pernah mengalami titik terpuruk saat uang tabungan hanya tersisa 1 juta. Kemudian, mereka juga mengalami penjualan macet, orang yang mengambil barang dan banyak yang tidak bayar.

Pernah dipandang sebelah mata oleh orang bahkan orang yang dulunya dekat pun ikut merendahkannya.

Hanny  pernah down, pernah merasa ingin menyerah tapi pada akhirnya, meyakinkan diri bahwa pasti bisa dan sampailah Jims Honey pada titik kesuksesan seperti sekarang ini. Dengan memiliki platform digital, mereka semakin yakin dengan usaha yang didirikan

“Bagi aku era digital ini tentu sangat memberikan kesempatan bagi semua orang. Pokoknya kita dimanjakan untuk bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan tentu menghasilkan,” ucap Hanny.(tka)


Jims Honey, Jawaban untuk para Pecinta Fesyen
Baca Selanjutnya

Jemaah Haji Jalankan Gerakan Minum Air Bersama

<B>INILAHCOM, Jakarta - Sejak 2018, aktivitas ibadah selama di Padang Arafah juga diselingi dengan gerakan bersama untuk menjaga kesehatan jemaah haji yakni melalui gerakan minum air bersama.</B>

Gerakan tersebut dicanangkan untuk mengajak jemaah haji untuk lebih sering meminum air, terutama air mineral atau air zam-zam.

Suhu udara di Arab Saudi, khususnya saat pelaksanaan Wukuf di Arafah sedang tinggi. Dengan minum bareng dapat meminimalkan risiko dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Pada 2019, gerakan minum air bersama kembali dilaksanakan oleh seluruh jemaah haji Indonesia dari berbagai kloter. Tim Promotif Preventif yang tengah berkeliling ke tenda-tenda mengajak jemaah untuk minum bareng. Begitu pula yang dilakukan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc., saat berkunjung ke salah satu kloter di dekat pos satelit 3 Arafah.

“Perbanyak minum air dan makan buah,” kata Eka kepada jemaah, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (12/08/2019).

Gerakan minum air bersama dipraktikkan selama di Arafah mulai pukul 10.00 hingga pukul 16.00 Waktu Arab Saudi, dengan selang waktu dua jam. Seluruh jemaah haji beserta petugas kloternya secara bersamaan meminum air yang sudah dicampur dengan oralit.

Kebiasaan minum bareng sudah mulai digalakkan sejak dilaksanakan penyuluhan-penyuluhan kesehatan di kloter.

Diharapkan gerakan ini terus dilakukan tidak hanya saat puncak haji di Armuzna tetapi sampai dengan akhir waktu keberadaan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.(tka)


Jemaah Haji Jalankan Gerakan Minum Air Bersama
Baca Selanjutnya

Jemaah Haji Banyak Terserang Heat Stroke

<B>INILAHCOM, Jakarta - Seluruh jemaah haji dari seluruh dunia sangat konsentrasi penuh di Padang Arafah saat menjalankan ibadah Wukuf. </B>

Hal tersebut terlihat pada Sabtu, (10/08/2019) waktu setempat. Jemaah haji Indonesia sudah memasuki kawasan Arafah. Menurut laporan dari Pos Kesehatan Haji (Poskes) Arafah, hingga Sabtu sore, beberapa jemaah haji Indonesia terserang berbagai penyakit.

Tidak hanya dirawat di Poskes Arafah akan tetapi sebagian juga ada yang sampai harus dirujuk ke RS Arab Saudi.

“Sampai saat ini sudah ada 59 pasien yang dilayani di pos kesehatan. Sebagian terkena heat stroke. Beberapa sudah stabil. Ada yang dirujuk ke RS Arab Saudi,” jelas dr. Firman, PJ Triase Poskes Arafah, seperti  yang dikutip dari siaran pers, Senin, (12/08/2019).

Kasus heat stroke disebabkan oleh beberapa faktor risiko. Pertama akibat dari tingginya suhu udara di Arafah. Hal ini menyebabkan tubuh mudah kehilangan cairan atau dehidrasi.

Kedua rendahnya kelembaban udara. Dengan rendahnya kelembaban udara, cairan mudah menguap, sehingga kerap kali kita tidak menyadari ketika kita kekurangan cairan.

Berikutnya adalah perilaku jemaah itu sendiri. Kebiasaan tidak menggunakan alat pelindung diri seperti payung, menyebabkan jemaah mudah sekali terkena sengatan panas di alam terbuka seperti di Padang Arafah.

Jemaah haji masih akan menjalankan rangkaian ibadah haji di Muzdalifah dan Mina. Bukan tidak mungkin, kasus heat stroke masih akan terjadi.

Karena itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc mengimbau jemaah haji selama di Armuzna tetap beraktivitas melakukan ibadah di dalam tenda, jangan banyak melakukan kegiatan yang tidak perlu di luar tenda. Sesering mungkin minum, tidak perlu menunggu haus, dan campurkan dengan oralit.

Eka juga meminta jemaah untuk menggunakan alat pelindung diri seperti masker, payung, semprotan air dan sandal, jika memang harus keluar tenda. Terakhir, jika jemaah mengalami keluhan kesehatan, segera menghubungi tenaga kesehatan di kloternya.(tka)


Jemaah Haji Banyak Terserang Heat Stroke
Baca Selanjutnya

Sabtu, 10 Agustus 2019

Tiket Pesawatan Batal, Bisa Kembali?

 
<B>INILAHCOM, Jakarta - Terkadang, rencana matang untuk melakukan wisata  kerap batal karena ada keperluan mendadak. </B>
 
Biasanya, banyak orang yang merelakan tiket yang sudah dipesan hangus tanpa pengembalian uang dari maskapai penerbangan. Hal ini ternyata menjadi salah satu yang tidak membuat nyaman para pengguna maskapai penerbangan. 
 
Sabre Travel Network Indonesia melalui unit layanan usaha berbasis aplikasi internet “Electra” menjalin kerja sama dengan Asuransi Citra International Underwriters (CIU Insurance) meluncurkan produc  terbaru “Smart Ticket”. 
 
Produk ini diluncurkan membantu para pelanggan untuk menjamin proses pengembalian uang pemesanan tiket pesawat akibat pembatalan, keterlambatan penerbangan. 
 
Direktur Utama Sabre Travel Network Indonesia Denny Fajar menjelaskan  seringkali dijumpai sesuatu hal yang tidak terduga dan menyebabkan berbagai kondisi yang memaksa para pelanggan harus membatalkan jadwal penerbangan mereka, sehingga menyebabkan para pelanggan dan travel agent mengalami kerugian. 
 
Dengan “Smart Ticket” ini para pelanggan tidak perlu khawatir terhadap masalah pembatalan tiket pesawat karena aplikasi “Electra” sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang diperlukan dalam  menghadapi kondisi tersebut.
 
“Produk “Smart Ticket” ini merupakan fasilitas  bagi para pelanggan yang mengalami masalah dalam penerbangan mereka. Para pelanggan hanya cukup membayar satu premi untuk mendapatkan tiga manfaat.” ujar Denny seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (10/08/2019). 
 
Ia menambahkan hal - hal seperti pembatalan tiket domestik dan internasional maskapai Garuda Group oleh penumpang, akan mendapatkan solusi penggantian dana atau refund hingga 100 persen, bahkan untuk tiket promo yang non refunable hingga 20 persen. 
 
Selain itu, jika mengalami keterlambatan penerbangan hingga lebih dari 4 jam, atau pelanggan meninggal dunia dan kecelakaan di dalam area bandara juga akan  diberikan kompensasi.(tka)

Tiket Pesawatan Batal, Bisa Kembali?
Baca Selanjutnya

Penyaluran Daging Kurban Harus Merata

<B>INILAHCOM, Jakarta - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut angka kemiskinan di Indonesia pada Maret 2019 mencapai 25,14 juta jiwa. Persentase penduduk kurang mampu yang tinggal di desa mencapai 12,85 persen.</B>

Sebagai kontribusi dalam rangka membantu penduduk kurang mampu sekaligus menyambut Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 11 Agustus 2019, Badan Zakat Amil Nasional (BAZNAS) di tahun ini menargetkan penyaluran daging kurban ke berbagai wilayah pelosok yang jarang terjamah.

Untuk menjangkau seluruh masyarakat di berbagai daerah, BAZNAS yang merupakan badan resmi penyalur zakat dan satu-satunya yang dibentuk pemerintah sejak 2001 menggandeng platform marketplace business to business (B2B) Ralali.com, berkolaborasi dalam program Kurban Berdayakan Desa Melalui Ralali.com untuk Pengembangan UMKM.

Kolaborasi ini bertujuan memberi kemudahan kepada pelaku usaha dalam melakukan ibadah kurban secara digital, dimana pasca pelaksanaan kurban selesai dilakukan para Mudhahhy (orang yang berkurban) akan langsung menerima laporan dari BAZNAS.

Di lain sisi, program ini turut membantu para UMKM sesuai dengan misi Ralali.com, yang dalam hal ini hewan kurban dipastikan berasal dari peternak yang berlokasi di pedesaan.

"BAZNAS terus berinovasi dalam melayani masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah kurban. Kerjasama dengan Ralali.com ini akan memudahkan masyarakat untuk menunaikan kurban sekaligus memberdayakan masyarakat desa," kata Ketua Panitia Kurban Nasional BAZNAS 2019, Mohammad Indra Hadi seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (10/08/2019).

Hewan kurban yang dijual BAZNAS melalui platform Ralali.com diambil langsung dari peternak hewan kurban yang berlokasi di desa-desa kecil di Indonesia. Pengambilan hewan kurban di desa, bukan di kota, adalah wujud kepedulian lain demi membantu tingkat pertumbuhan ekonomi yang merata ke berbagai daerah.

Ralali.com berharap Kurban Digital ini mampu membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan ibadah kurban dengan mudah, aman, dan nyaman, lantaran adanya transparansi berupa laporan langsung dari Baznas sebagai penyelenggara.

Selain berkurban, pelaku UMKM juga dapat sekaligus berinfak. Dana infak yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada pengungsi Palestina melalui BAZNAS.(tka)


Penyaluran Daging Kurban Harus Merata
Baca Selanjutnya

Ratu Bunga 2019 Dorong Generasi Milenial

<B>INILAHCOM, Tomohon - Pemilihan Duta Pariwisata Kota Tomohon, Ratu Bunga 2019 menjadi rangkaian acara Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2019. </B>

Hal tersebut diharapkan semakin meningkatkan keterlibatan generasi milenial untuk terus aktif mempromosikan pariwisata Kota Tomohon secara khusus, dan Indonesia pada umumnya.

Esthy Reko Astuti, Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event (CoE) sekaligus juri Grand Final "Ratu Bunga 2019", menuturkan, pelaksanaaan TIFF tahun ini semakin semarak dengan ragam agenda yang dikemas menarik. Salah satunya "Ratu Bunga 2019" yang diikuti para generasi milenial di Tomohon, Sulawesi Utara.

"Tomohon harus bangga memiliki generasi milenial yang peduli dengan pariwisata daerah," ujar Esthy Reko Astuti. Dalam acara pemilihan tersebut, Blessy Easter Sara Tangel terpilih sebagai Ratu Bunga 2019, seperti yang dikutip dari siaran pers, Sabtu, (10/08/2019).

Blessy berhasil menyisihkan 15 finalis lain dalam Grand Final Ratu Bunga 2019 yang digelar di Danau Linow, Tomohon, Sulawesi Utara.

Posisi kedua ditempati Naomi Cristi Bela Kalalo, sementara posisi ketiga diraih oleh Viestaries Queen.

Turut terlibat sebagai dewan juri "Ratu Bunga 2019" Wakil Walikota Tomohon Sherly Adeline Sompotan, Ketua Umum TIFF Angelica Tengker, Ketua Pernik Nusantara Coretta Kapoyos, dan Ketua Tim Percepatan Millennial sekaligus Ratu Bunga 2018, Gabriella Patricia Mandolang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya hadir didampingi Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, bertindak sebagai juri kehormatan.

Menpar menjelaskan, kontes "Ratu Bunga 2019" membuat Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2019 semakin dekat dengan generasi milenial. Pada akhirnya akan membuat para milenial semakin dekat dengan pariwisata.

“Dari event ini, para milenial akan semakin dekat dengan pariwisata. Dan itu yang dibutuhkan. Karena, milenial adalah generasi masa depan pariwisata. Inbound dari traveller milenial sangat tinggi. Makanya harus kita rangkul,” jelasnya.

Pemenang Ratu Bunga 2019 nantinya memiliki tugas wajib menjadi duta Tomohon yang akan membantu dalam mempromosikan bunga serta potensi pariwisata Kota Tomohon. (tka)


Ratu Bunga 2019 Dorong Generasi Milenial
Baca Selanjutnya