Laman

Sabtu, 29 Juni 2019

Pilih Mana, Bidan atau Dokter Kandungan?

INILAHCOM, Jakarta - Momen kehamilan dan persalinan merupakan proses fisiologis yang akan dialami oleh hampir setiap perempuan.

Tak sedikit selama perjalanannya, calon Ibu baru dihadapkan sejumlah pilihan, salah satunya menentukan jasa tenaga kebidanan.

Pemilihan bidan ataupun dokter kandungan tentu dilakukan oleh setiap perempuan berdasarkan banyak pertimbangan. Untuk mengetahui beberapa alasannya, GueSehat melakukan sebuah survei secara online selama sepekan.

Ada 824 perempuan dari seluruh Indonesia yang mengisi survei. Sebanyak 638 responden (77,4 persen) perempuan memilih untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Ada beberapa faktor yang membuat para perempuan merasa lebih nyaman untuk mengonsultasikan kehamilannya kepada dokter kandungan.

Faktor utama yang paling menonjol adalah ketersediaan fasilitas dan pelayanan yang lengkap.

Sebanyak 385 perempuan atau sekitar 60,3 perempuan dari total responden memilih alasan ini ketika memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Faktor lain yang juga cukup menjadi pertimbangan adalah dokter kandungan dirasa memiliki kompetensi  lebih baik dibandingkan bidan (31,2 persen atau 199 responden).

Sedangkan 5,8 persen atau 37 responden memilih dokter kandungan karena memang ada kondisi medis selama kehamilan.

Kepercayaan terhadap kompetensi serta ketersediaan fasilitas inilah yang juga membuat Marsha Pranoto (34) lebih memilih untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Ibu dari 4 orang anak ini mengaku bahwa sejak kehamilan pertamanya, ia selalu memilih jasa dokter kandungan.

“Karena kayaknya lebih percaya dokter aja. Terus kan kalau dokter di rumah sakit. Jadi nanti untuk melahirkannya, segala peralatan juga lebih terjamin,” jelas Marsha seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (29/06/2019).

Jika dilihat lebih lanjut, keberadaan dokter kandungan yang umumnya ada di kota besar serta kompetensi yang dimiliki, memang membuat pelayanan kebidanan dokter kandungan dirasa lebih lengkap.

Jika ada kasus-kasus tertentu dalam kehamilan atau persalinan, maka harus ditangani oleh dokter kandungan.

"Karena yang memiliki kompetensi itu adalah dokter spesialis. Selain itu, pemeriksaan USG saat ini juga hanya dapat dilakukan di dokter kandungan,” jelas dr. Ulul Albab, Sp.OG., selaku Sekretaris Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Cabang Jakarta.

Masih menurut dr. Ulul, kalaupun seorang bidan melakukan pemeriksaan USG, ia tidak bisa bertindak sebagai seorang expertise atau menyimpulkan kondisi kehamilan.

Untuk saat ini, jumlah dokter kandungan di seluruh Indonesia sendiri yang sudah tercatat oleh POGI sekitar 4.036 dokter.

Sayangnya, jumlah ini belum tersebar secara merata di seluruh Indonesia. Sebagian besar masih terpusat di kota-kota besar. Tidak heran jika akses untuk ke dokter kandungan masih menjadi pertimbangan bagi beberapa wanita.

Namun meski dalam beberapa hal, misalnya fasilitas pelayanan, bidan dan dokter kandungan berbeda, nyatanya hal ini tidak lantas menjadikan peran bidan tergantikan oleh dokter kandungan. (tka)


Pilih Mana, Bidan atau Dokter Kandungan?
Baca Selanjutnya

Banyak Perempuan Pilih Bersalin dengan Bidan

INILAHCOM, Jakarta - Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, sekitar 83 persen perempuan masih memeriksakan dirinya ke bidan.

Dalam survei yang dilakukan oleh GueSehat pun, sekitar 22,6 persen jumlah responden atau sebanyak 186 perempuan masih memilih bidan sebagai jasa layanan kebidanan yang menangani kehamilan dan persalinan mereka.

Berdasarkan data yang diperoleh GueSehat, salah satu faktor utama para perempuan lebih memilih bidan karena biaya yang lebih terjangkau (27,2 persen atau 224 responden), keinginan untuk bersalin secara normal (26,7 persen atau 220 responden), perasaan yang lebih nyaman karena ditangani oleh perempuan (20,6 perempuan atau 170 responden), dan tidak perlu harus mengantre seperti saat ke dokter kandungan (13,5 perempuan atau 111 responden).

Beberapa faktor ini juga lah yang membuat salah satu responden survei GueSehat, Elin Herlina (21) lebih memercayakan seorang bidan untuk menangani kehamilan dan persalinannya.

“Karena bidan kan sama-sama perempuan, terus dekat dari rumah, dan kebetulan juga teman dari orang tua. Lagi pula, mungkin untuk biayanya juga lebih terjangkau. Karena kalau ke dokter kandungan kan harus ke rumah sakit, jadi mungkin biayanya akan lebih mahal,” tutur Elin, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (29/06/2019). 

Kesamaan jenis kelamin memang membuat kebanyakan perempuan  merasa lebih nyaman untuk berkonsultasi perihal kehamilan dan persalinan.

“Bidan di Indonesia dan hampir di seluruh dunia memang sebagian besar perempuan. Karena bidan memberikan asuhan yang berkelanjutan atau continue of care. Jadi, ini meliputi perempuan sebelum hamil, saat hamil, setelah melahirkan, bahkan sampai nanti dia pulang ke rumah. Bidan biasanya melakukan day home visit atau home care. Nah, kalau pria kan jadinya kurang nyaman dan malah terbatas untuk melakukan follow up lanjutan,” jelas Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Emi Nurjasmi, M. Kes.

Menentukan pilihan untuk menggunakan jasa tenaga bidan atau dokter kandungan memang bukan hal mudah. Ada sejumlah pertimbangan yang harus dipikirkan terlebih dulu oleh para calon Ibu.

Baik bidan maupun dokter kandungan, keduanya memiliki kompetensi serta ruang lingkupnya masing-masing.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan keduanya, ada pula yang hanya dapat dilakukan oleh salah satu profesi saja. Meski begitu, bukan berarti hal tersebut menjadi faktor untuk menggantikan salah satunya. Bidan dan dokter kandungan, keduanya merupakan tenaga kesehatan di bidang kebidanan yang saling mendukung dan bekerja sama.(tka)


Banyak Perempuan Pilih Bersalin dengan Bidan
Baca Selanjutnya

Peran Bidan dan Dokter Kandungan Saling Melengkapi

INILAHCOM, Jakarta - Berdasarkan survei online dari GueSehat selama sepekan pada 824 Ibu di seluruh Indonesia, ada 77,4 persen memilih berkonsultasi kehamilan dan persalinan kepada dokter kandungan dibanding bidan. 

Lantas, apakah hal ini menunjukkan bahwa peran bidan di era sekarang telah tergantikan oleh dokter kandungan?

Sebanyak 18,8 persen perempuan belum mengetahui perbedaan kompetensi bidan dan dokter kandungan.

Kehamilan dan persalinan tentu menjadi fase yang akan dilewati oleh hampir semua perempuan. Dalam prosesnya, tak jarang para calon Ibu ini dihadapkan pada keputusan demi keputusan, salah satunya memilih jasa antara dokter kandungan atau bidan.

Keputusan untuk memilih menggunakan jasa dokter kandungan atau bidan memang tidak mudah, terlebih bagi para calon Ibu yang baru pertama kali menjalani proses kehamilan.

Ketidaktahuan akan kompetensi di antara kedua petugas layanan ini menjadi salah satu penyebab yang membuat beberapa Ibu sulit menentukannya.

Terhitung sebanyak 155 Ibu atau sekitar 18,8 persen dari jumlah responden yang ikut serta dalam survei mengaku dirinya belum mengetahui perbedaan kompetensi seorang bidan dan dokter kandungan.

"Perlu tahu dulu nih kalau sebenarnya tenaga kesehatan di bidang kebidanan itu sebenarnya dibagi 3, yaitu bidan, dokter umum, kemudian spesialis. Ketiganya punya peran masing-masing, Jadi, tidak saling menggantikan," jelas sekretaris Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Cabang Jakarta, dr. Ulul Albab, Sp.OG., seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (29/06/2019).

Bidan merupakan ujung tombak pertama. Bidan bertanggung jawab untuk permasalahan kebidanan yang bersifat normal, dengan batasan-batasan yang sesuai dengan kompetensinya. Artinya, ketika ditemukan permasalahan selama kehamilan, maka perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan.(tka)


Peran Bidan dan Dokter Kandungan Saling Melengkapi
Baca Selanjutnya

Ini Beda Bidan dan Dokter Kandungan

INILAHCOM, Jakarta - Latar Belakang Pendidikan Bidan dan Dokter Kandungan, masing-masing tenaga kesehatan di bidan kebidanan memiliki perannya masing-masing tanpa saling menggantikan satu sama lain.

Menurut Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Emi Nurjasmi, M. Kes., seorang bidan memiliki fokus dalam melakukan edukasi, pemeriksaan, serta pertolongan persalinan pada kasus-kasus yang normal.

"Jadi, begitu kita menemukan kasus-kasus yang tidak normal, berisiko, bersifat patologi, atau komplikasi, maka kita harus berkolaborasi dengan dokter. Kita merujuk ke dokter kandungan," kata Emi seperti yang dikutip dari siaran pers di Jakarta, Sabtu, (29/06/2019).

Fokus yang berbeda antara bidan dan dokter kandungan ini salah satunya didasari oleh jenjang pendidikan yang ditempuh keduanya.

Seorang bidan memulai pendidikannya di sekolah keperawatan. Sementara sekolah kebidanan memiliki fokus yang cukup spesifik, yakni pada perawatan ibu hamil. Sekolah kebidanan juga berdedikasi terhadap profesi bidan dan perawatan prenatal.

Seorang bidan dapat menjalankan praktiknya secara mandiri dan atau bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Dalam menjalankan praktik mandiri, seorang bidan haruslah memiliki izin, yaitu Surat Izin Praktik Bidan (SIPB). Sedangkan bagi bidan yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan, perlu memiliki Surat Izin Kerja Bidan (SIKB).

Selain itu, untuk menjadi dokter spesialis, seseorang harus sekolah kurang lebih selama 11 tahun.

Empat tahun masa kuliah, 4 tahun sekolah kedokteran atau profesi, kemudian 3 tahun untuk masa magang dan penempatan. Setelah lulus, barulah dokter mendapatkan izin untuk melakukan praktik.

Meski begitu, perlu diingat pula bahwa spesialis dokter kandungan itu bukan hanya mempelajari persoalan kandungan dan kehamilan saja.

Menurut sekretaris Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Cabang Jakarta, dr. Ulul Albab, Sp.OG., dokter kandungan juga mempelajari ilmu kebidanan serta kandungan. Jadi, ilmu kebidanan untuk proses obstetrinya, artinya proses kehamilan dan sebagainya.

Kemudian ilmu kandungan atau ginekologinya, untuk yang berkaitan dengan sistem reproduksi atau di luar kehamilan.

"Para bidan fokusnya tentu di ilmu kebidanan. Mereka juga dibekali dengan ilmu-ilmu kandungan, hanya saja bersifat dasar," tambah dr. Ulul.(tka)


Ini Beda Bidan dan Dokter Kandungan
Baca Selanjutnya

Ini Ruang Lingkup Bidan dan Dokter Kandungan

<B>INILAHCOM, Jakarta - Selain latar belakang pendidikan, ruang lingkup profesi seorang bidan dan dokter kandungan juga memiliki perbedaan. </B>

Seorang bidan memiliki tanggung jawab sepenuhnya dalam memberikan edukasi atau penyuluhan, baik saat mempersiapkan kehamilan dan persalinan, hingga menjaga kesehatan reproduksi.

Jadi, bukan hanya sebatas kepada ibu hamil saja, melainkan juga kepada remaja-remaja perempuan.

"Sebelum kehamilan, bidan membantu memberikan pengetahuan atau konseling supaya mempersiapkan diri sebelum hamil dan juga menjaga kesehatan sistem reproduksi, misalnya ketika wanita itu haid," kata Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Emi Nurjasmi, M. Kes., seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (29/06/2019).

Saat hamil, bidan dapat memberi edukasi bagaimana gizi dan pola hidup yang baik, serta pemeriksaan kehamilan.

"Selanjutnya, setelah persalinan, bidan bisa membantu memantau ibu menyusui, bayi, dan balita," tambah Emi.

Secara khusus, wewenang seorang bidan ini telah dijelaskan dalam Undang-undang Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan (UU Tenaga Kesehatan). Mengacu pada Pasal 62 ayat 1 UU Tenaga Kesehatan, sebagai salah satu tenaga kesehatan, bidan dalam menjalankan praktiknya harus sesuai dengan kewenangan yang didasarkan pada kompetensi yang dimilikinya.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa ruang lingkup dan kompetensi yang dimaksud tersebut meliputi pelayanan kesehatan ibu, pelayanan kesehatan anak, pelayanan kesehatan reproduksi perempuan, serta keluarga berencana (KB).

Kendati demikian, seorang bidan memiliki batasan kewenangan dalam meresepkan suatu obat kepada pasiennya.

Pemberian resep obat hanya dapat dilakukan oleh seorang dokter spesialis. Kalaupun bidan ingin meresepkan obat, perlu berkonsultasi terlebih dulu atau berdasar rujukan dokter spesialis.

"Saat pemeriksaan, bidan juga hanya bertanggung jawab untuk melakukan observasi normal. Bidan tidak diperbolehkan melakukan tindakan pemeriksaan USG. Jadi, hanya sebatas pemeriksaan skrining boleh,” ujar sekretaris Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Cabang Jakarta, dr. Ulul Albab, Sp.OG.

Masih menurut dr. Ulul, kalaupun seorang bidan ada yang melakukan pemeriksaan USG, bidan tidak bisa bertindak sebagai seorang expertise atau menyimpulkan hasilnya.

Jadi, kalau memang seorang perempuan ingin melakukan pemeriksaan USG dasar, maka sebaiknya ke dokter umum atau dokter spesialis.

Meski Ruang Lingkup Berbeda, Bidan dan Dokter Kandungan adalah Tim.

Terlepas dari latar belakang pendidikan serta ruang lingkup profesi yang berbeda, bidan dan dokter kandungan sebenarnya bekerja sama layaknya sebuah tim. Baik bidan maupun dokter kandungan, keduanya tak saling menggantikan.

“Kami (bidan) tidak merasa tergantikan dengan keberadaan dokter kandungan. Kami justru bekerja bersama sebagai sebuah tim. Bahkan, di Indonesia ini jumlah perempuab yang berkonsultasi dengan bidan terbilang masih banyak, sekitar 83 persen," papar Emi.(tka)


Ini Ruang Lingkup Bidan dan Dokter Kandungan
Baca Selanjutnya

Pemerataan Dokter Kandungan Indonesia Masih Kurang

<B>INILAHCOM, Jakarta - Untuk saat ini, jumlah bidan di Indonesia   dikatakan cukup banyak dibandingkan dokter kandungan. </B>

IBI mencatat setidaknya ada sekitar 325.000 bidan yang tersebar hingga ke daerah-daerah di tingkat kecamatan dan desa.

Jumlah ini tentu sangat berbeda jauh dengan jumlah dokter yang ada di seluruh Indonesia.

Saat ini, menurut sekretariat perkumpulan Obstetri dan Ginekologi (POGI) Cabang Jakarta, dr. Ulul Albab, Sp.OG., dokter kandungan yang ada hanya sekitar 4.036 dengan pemerataan yang belum maksimal.

“Masalahnya sebenarnya bukan dari jumlah dokternya, tetapi lebih ke pemerataannya. Untuk saat ini, memang dokter kandungan masih terfokus di kota-kota besar,” papar dr. Ulul, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (29/06/2019).

Keterbatasan akses ke dokter kandungan inilah yang akhirnya menjadi salah satu faktor bagi beberapa perempuan, termasuk 55 responden survei GueSehat, untuk lebih memilih berkonsultasi kepada bidan.

Tak hanya itu, perkiraan biaya yang lebih terjangkau dan dukungan untuk menempuh persalinan normal juga menjadi dua hal yang membuat layanan kesehatan bidan lebih dipilih oleh para perempuan.

Dapat disadari bahwa di tengah perkembangan zaman, ketika para wanita dianggap lebih percaya berkonsultasi dengan dokter kandungan, nyatanya peran bidan tetap tidak tergantikan. Hal ini juga telah dirasakan oleh sekitar 524 atau 64,3 persen responden survei.

Memiliki kompetensi dan ruang lingkup yang berbeda tak lantas membuat bidan ataupun dokter kandungan saling menggantikan satu sama lain.

Sebaliknya, bidan dan dokter kandungan bekerja saling mendukung layaknya sebuah tim demi kesehatan para wanita Indonesia sejak awal kehidupan, masa reproduksi, kehamilan, persalinan, hingga menopause. (tka)


Pemerataan Dokter Kandungan Indonesia Masih Kurang
Baca Selanjutnya

Jumat, 28 Juni 2019

Simak Tradisi Minum Teh di Indonesia

INILAHCOM, Jakarta - Dalam tradisi minum teh masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, ada semacam standar bagi cita rasa teh berkualitas.

Cita rasa teh asli Indonesia yang berkualitas harus memenuhi kriteria legit dan kental. Legit berarti rasa manis yang pas atau mantap, sedangkan devinisi kental adalah pekat atau menunjukkan keaslian atau akrab (dalam persahabatan).

Kombinasi antara legit dan kental menghasilkan teh dengan cita rasa tinggi.

Legit kental memiliki makna filosofis sesuatu yang menunjukkan kesempurnaan dan keaslian yang mampu mempererat persahabatan yang jujur dan sesungguhnya.

"Para leluhur kita telah memaknai tradisi minum teh dengan nilai-nilai yang sangat positif dan mendalam," jelas Ratna Somantri, pakar teh Indonesia, yang turut hadir pada saat peluncuran Legit Kental, Jumat, (28/06/2019).

Masih menurutnya, teh yang manis menjadi salah satu yang mencerminta budaya masyarakat Inddonesia. Ratna menambahkan, orang Indonesia cenderung memiliki kesukaan rasa yang otentik.

"Saat minum teh, yang terbaik adalah ketika terakhirnya ada rasa sepet. Itu ciri khas teh Indonesia," tambahnya.

Agar terasa lebih pas, teh bisa diseduh dengan gula batu. Hal ini akan menimbulkan rasa yang lebih murni.

"Kalau mau lebih legit dan murni, ini bisa dapat dari teh yang diberikan gula batu, bukan dari gula pasir," katanya.(tka) 


Simak Tradisi Minum Teh di Indonesia
Baca Selanjutnya

Hasil Racikan Ramuan Teh Premium

INILAHCOM, Jakarta - Hasil riset dilakukan OT Group menjelaskan, dari bahan maupun nilai sosial dan budaya masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi teh tradisional, dihasilkan inovasi formula teh kemasan, Legit Kental.

Legit Kental merupakan hasil racikan ramuan teh berkualitas premium yang digali dari akar tradisi masyarakat Indonesia.

Meskipun tradisi minum teh bukan berasal dari Indonesia, tetapi aktivitas minum teh telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Semuanya bermula ketika teh dibawa oleh pemerintah kolonial Belanda ke Indonesia. Menurut sejarah, tradisi minum teh masuk ke nusantara, khususnya di Pulau Jawa, melalui interaksi dengan pedagang Cina pada abad ke-17.

Kebiasaan minum teh ini memiliki fungsi sosial, yaitu untuk bersosialisasi, ngobrol dan berdiskusi.
Untuk ramuan tehnya, biasanya dicampur dengan kuncup melati, agar menghasilkan wangi yang lebih enak.

Penambahan kuncup melati ini dikarenakan daun teh yang beredar di masyarakat Indonesia pada saat itu bukanlah kualitas yang terbaik, karena daun teh dengan kualitas terbaik atau premium diekspor ke Eropa.

"Kekhasan rasa teh pada masa itu adalah sepet, kental, dan beraroma melati," kata pakar teh Indonesia Ratna Somantri, Jakarta, Jumat, (28/06/2019).

OT Group, melalui PT CS2 Pola Sehat telah berkontribusi lebih dari satu dekade dalam memproduksi teh dalam kemasan yang berkualitas.

"Kami melihat pasar teh dalam kemasan ini masih cukup potensial, tentunya dengan menghadirkan produk yang unik dan cocok dengan selera konsumen Indonesia. Untuk itulah OT Group meluncurkan produk Legit Kental, teh dalam kemasan premium yang digali dari akar tradisi masyarakat Indonesia," jelas Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, pada peluncuran Legit Kental, di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center.(tka)


Hasil Racikan Ramuan Teh Premium
Baca Selanjutnya

Legit Kental, Hasil Racikan Ramuan Teh Premium

INILAHCOM, Jakarta - Dalam tradisi minum teh masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, ada semacam standar bagi cita rasa teh berkualitas.

Cita rasa teh asli Indonesia yang berkualitas harus memenuhi kriteria legit dan kental. Legit berarti rasa manis yang pas atau mantap, sedangkan devinisi kental adalah pekat atau menunjukkan keaslian atau akrab (dalam persahabatan).

Kombinasi antara legit dan kental menghasilkan teh dengan cita rasa tinggi.

Legit kental memiliki makna filosofis sesuatu yang menunjukkan kesempurnaan dan keaslian yang mampu mempererat persahabatan yang jujur dan sesungguhnya.

"Para leluhur kita telah memaknai tradisi minum teh dengan nilai-nilai yang sangat positif dan mendalam," jelas Ratna Somantri, pakar teh Indonesia, yang turut hadir pada saat peluncuran Legit Kental, Jumat, (28/06/2019).

Masih menurutnya, teh yang manis menjadi salah satu yang mencerminta budaya masyarakat Inddonesia. Ratna menambahkan, orang Indonesia cenderung memiliki kesukaan rasa yang otentik.

"Saat minum teh, yang terbaik adalah ketika terakhirnya ada rasa sepet. Itu ciri khas teh Indonesia," tambahnya.

Agar terasa lebih pas, teh bisa diseduh dengan gula batu. Hal ini akan menimbulkan rasa yang lebih murni.

"Kalau mau lebih legit dan murni, ini bisa dapat dari teh yang diberikan gula batu, bukan dari gula pasir," katanya.(tka) 


Legit Kental, Hasil Racikan Ramuan Teh Premium
Baca Selanjutnya

Ini Cara Mengatasi Penyakit Parkinson

<B>INILAHCOM, Jakarta - Jika obat-obatan sudah tidak efektif untuk mengatasi penyakit parkinson’s maka perlu dilakukan tindakan operasi stimulasi otak dalam atau Deep Brain Stimulation (DBS).</B>

Operasi DBS merupakan standar baku tindakan operasi yang telah diakui oleh Food Drug Administration Amerika Serikat untuk pengobatan essential tremor (ET), penyakit parkinson’s (PD), dystonia, dan obsessive compulsive disorder (sindrom Tourette).

"Setelah pemberian obat jangka panjang, maka obat dapat menjadi kurang efektif dan mempunyai efek samping. Operasi DBS memungkinkan sel dopamin dapat dirangsang untuk memproduksi dopamin dan bekerja optimal kembali sehingga gejala penyakit parkinson’s dapat diatasi dan dosis obat berkurang," terang Dr. dr. Made Agus Mahendra Inggas, Sp.BS, dokter spesialis bedah saraf dari Parkinson’s & Movement Disorder Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, Jumat, (28/06/2019).

DBS merupakan operasi untuk mengatasi tremor, kaku, dan gerak yang lambat. Teknik operasi ini dilakukan melalui penanaman elektroda atau chip pada area tertentu di otak bagian dalam.

Elektroda atau chip tersebut dihubungkan dengan kabel ke baterai yang diletakkan di dalam dada sebagai sumber arus listrik. Prosedur operasi yang dilakukan dalam dua tahap ini tergolong aman dan memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi.

Pada tahap pertama, pasien akan menerima anestesi lokal dan dibiarkan dalam keadaan sadar. Kabel yang tipis dan kecil akan ditanamkan di area tertentu di dalam otak pada tahap ini.

Tahap kedua adalah anestesi umum yang dilakukan dengan menghubungkan kabel yang ditanam pada tahap pertama ke baterai seperti pacemaker yang ditanam di daerah dada (neurostimulator).

Neurostimulator inilah yang nantinya akan diprogram oleh dokter spesialis saraf guna menghilangkan gejala-gejala serta mendapatkan respon gerak pasien yang paling optimal.

Rata-rata pasien merasakan peningkatan perbaikan motorik sekitar 75 persen -87 persen setelah dioperasi pada keadaan tanpa obat.

Berdiri sejak tahun 2016, Parkinson’s & Movement Disorder Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk telah menangani pasien - pasien penyakit parkinson’s dan gangguan gerak lainnya, diantaranya adalah Wijoyo Santoso (61 tahun) yang menceritakan kesannya setelahmenjalani operasi DBS. (tka)


Ini Cara Mengatasi Penyakit Parkinson
Baca Selanjutnya

Kenal Lebih Dalam Tentang Parkinson

<B>INILAHCOM, Jakarta - Penyakit parkinson’s adalah penyakit degeneratif saraf dengan gejala paling sering dijumpai seperti tremor pada saat beristirahat di satu sisi badan, kesulitan memulai pergerakan, dan kekakuan otot.</B>

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang ras, jenis kelamin, status sosial, maupun lokasi geografis.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penyakit parkinson’s menyerang sekitar 1 dari 250 orang yang berusia di atas 40 tahun dan
sekitar 1 dari 100 orang yang berusia di atas 65 tahun.

“Tremor merupakan gerakan gemetar yang terjadi berulang kali dan tidak terkontrol pada satu atau lebih anggota tubuh. Jenis tremor sangat beragam, salah satunya adalah essential tremor (ET) yang terjadi ketika anggota tubuh sedang bergerak (misalnya saat makan, minum, atau menulis) dan berkurang jika tubuh beristirahat," jelas dr. Frandy Susatia, Sp.S, dokter spesialis saraf dari Parkinson’s & Movement Disorder Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, Jumat, (28/06/2019).

ET adalah kebalikan dari tremor pada parkinson’s yang terjadi ketika anggota tubuh sedang beristirahat dan berkurang saat tubuh sedang bergerak.

Pengobatan tremor ditujukan untuk meringankan gejala dan memperbaiki kualitas hidup penderita.

Langkah pertama dilakukan dengan pemberian obat oral. Setidaknya butuh dua atau tiga obat yang berbeda sebelum menemukan obat yang bekerja paling baik di tubuh pasien.

Jika obat oral gagal, solusi lainnya adalah menyuntikkan botulinum toxin (botox) ke dalam otot.

“Suntikan botox biasanya efektif pada pasien dengan tremor kepala dan suara,” tambah dr. Frandy Susatia, Sp.S.(tka)


Kenal Lebih Dalam Tentang Parkinson
Baca Selanjutnya

Kamis, 27 Juni 2019

Industri Astetika Berkembang Semakin Pesat

INILAHCOM, Jakarta - President Director of Miracle Aesthetic Clinic Group, dr. Lanny Juniarti, Dipl.AAAM mengatakan, pertumbuhan industri estetika di Indonesia saat ini semakin berkembang pesat.

Hal ini dapat dilihat dari semakin banyak orang yang mendatangi klinik kecantikan untuk bisa tampil maksimal.

Dengan adanya kemajuan teknologi dalam dunia kecantikan, perawatan estetika telah berevolusi dengan prosedur-prosedur yang semakin canggih, produk yang berkualitas dan ahli – ahli yang berkompeten yang memungkinkan seseorang merawat wajah dan tubuhnya baik dengan perawatan injectable maupun non injectable serta perawatan estetika non-bedah.

Perkembangan teknologi tersebut semakin memungkinkan banyak teknik yang dapat dilakukan untuk mengubah penampilan wanita menjadi lebih cantik sesuai dengan apa yang mereka harapkan.
"Dengan begitu, para wanita dapat menemukan versi terbaik dari kecantikan dirinya, sehingga dapat menampilkan harmonisasi dari setiap elemen wajahnya, sesuai dengan karakter kecantikan pribadinya masing-masing," kata dr. Lanny Juniarti, Dipl.AAAM, Jakarta, Kamis, (27/06/2019).

Dalam melakukan prosedur perawatan estetika, biasanya dokter akan memberikan arahan mana perawatan yang tepat bagi pasien, namun seiring berjalannya waktu, pasien juga mempunyai keinginan untuk mengikuti tren yang sedang terjadi. (tka)


Industri Astetika Berkembang Semakin Pesat
Baca Selanjutnya

Perempuan Harus Bisa Tampilkan Jati Diri

INILAHCOM, Jakarta- Merz Aesthetics meluncurkan kampanye terbarunya ‘Merz Aesthetics Serendipity JourneyTM (MASJ) untuk mengajak para wanita menemukan, menerima dan menampilkan jati dirinya.

Kampanye ini telah menghadirkan kisah-kisah pribadi dari 11 tokoh perempuan inspiratif yang disebut sebagai MASJ Squad dan berasal dari 11 negara Asia Pasifik, termasuk dari Indonesia. MASJ Squad tersebut terdiri dari YouTuber, aktris, penulis, pengusaha, dan bintang acara televisi.

MASJ Squad merupakan tokoh perempuan yang telah menerima tantangan untuk memulai perjalanan mencari jati diri dan akan berbagi cerita tentang bagaimana mereka telah mengatasi berbagai permasalahan pribadi dalam hidup dan belajar untuk menerima diri sendiri tanpa perlu mengikuti standar kesempurnaan atau kecantikan yang dibuat oleh masyarakat umum.

“Melalui kampanye ini, Merz Aesthetics, yang merupakan bagian dari Merz Pharma Group global, berharap dapat membantu perempuan di seluruh dunia untuk memusatkan perhatian mereka pada fitur wajah yang mereka senangi dan mengurangi pemikiran negatif yang dapat mengurangi kepercayaan diri dan menghalangi potensi terbesar mereka," kata Country Manager Merz Indonesia, Ricardo Manaloto, Jakarta, Kamis, (27/06/2019).

Kampanye ini juga diharapkan dapat mengajak para perempuan untuk berani memulai percakapan yang membahas stigma terkait perawatan estetika medis dengan cara mengubah pola pikir masyarakat bahwa perawatan tersebut sama saja seperti kiat-kiat lain untuk mempercantik diri seperti menggunakan makeup, menata rambut, memilih gaya busana tertentu, dan berolahraga.

Banyak perempuan yang merasa malu atau sungkan untuk bercerita atau mengakui bahwa ia telah melakukan perawatan estetika.

MASJ Squad untuk Indonesia dan juga seorang Youtuber, Almiranti Fira mengatakan, seharusnya perawatan estetika bukanlah hal yang tabu untuk bisa diceritakan.

"Di usia saya yang saat ini masih terbilang muda, saya tidak ragu untuk melakukan perawatan estetika," tambahnya.(tka) 


Perempuan Harus Bisa Tampilkan Jati Diri
Baca Selanjutnya

Gaya Hidup Tidak Sehat Picu Penyakit Kritis

<B>INILAHCOM, Jakarta - Paparann radikal bebas dan peningkatan gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan penyakit kritis. </B>

Menurut dr. Indra Manullang, SpPD, KKV, spesialis penyakit dalam konsultan kardiovaskular, rumah sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, menjelaskan, pergeseran gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah pasien penyakit kritis.

"Kini sudah mulai banyak orang usia muda yang terkena penyakit jantung, padahal jaman dulu itu adalah penyakit orang tua. Beberapa contoh gaya hidup yang mempengaruhi adalah timbulnya penyakit kritis diantaranya adalah merokok dan stress berlebihan," ujar Indra, saat ditemui di acara Talkshow sehat ayo pahami penyakit kritis dan cegah sejak dini AXA Mandiri, Jakarta, Kamis, (27/06/2019).

Masih menurutnya, stress dalam hidup memang sangat dibutuhkan agar seseorang bisa menyelesaikan masalah dengan cepat. Namun, lebih baik adalah dengan mengelola stress dengan baik.

Sesuai dengan laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI 2018, menunjukkan bahwa prevalensi penyakit tidak menular yaitu kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes melitus, dan hipertensi mengalami peningkatan dibanding dengan tahun 2013.

Hasil laporan tersebut menyebutkan bahwa penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang mengalami kenaikan paling tinggi yaitu 7 persen menjadi 10,9 persen, dan penyakit ginjal kronik naik dari 2 persen menjadi 3,8 persen.

Berdasarkan pemeriksaan gula darah, diabetes melitus naik dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen dan hasil pengukuran tekanan darah, hipertensi naik dari 25,8 persen menjadi 34,1 persen.

Melihat fenomena tersebut, edukasi dan penyuluhan kesadaran untuk meningkatkan kesehatan sangat penting. Karena itu, AXA Mandiri ingin terus membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengenali penyakit kritis, tindakan pencegahan, dan dampak yang terjadi terhadap kondisi keuangan ketika mengalami penyakit kritis.

"Kami berharap masyarakat bisa lebih waspada dan terlindungi dalam mengantisipasi risiko penyakit kritis baik bagi diri sendiri, maupun keluarga," papar Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma.(tka)


Gaya Hidup Tidak Sehat Picu Penyakit Kritis
Baca Selanjutnya

Rabu, 26 Juni 2019

Masyarakat Diharap Bisa Layani Banyak Wisatawan


INILAHCOM, Jakarta - Kemenpar menginginkan masyarakat dan para pengelola desa wisata semakin sadar wisata sehingga kian profesional dalam menyambut dan melayani lebih banyak wisatawan ke daerahnya.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani saat di Desa Adat Peken, Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, baru - baru ini mengatakan, semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat akan manfaat pariwisata di daerahnya akan meningkatkan profesionalitas layanan mereka terhadap wisatawan.

Maka untuk kepentingan itu Kemenpar menggelar Sosialisasi Sadar Wisata di Destinasi Wisata di sejumlah desa wisata termasuk salah satunya di Desa Adat Peken, Tabanan, Bali.

Menurut Giri, sosialisasi ini bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat desa wisata supaya lebih siap ketika menerima wisatawan di daerahnya.

"Pengelola desa wisata termasuk bagian penting dari langkah pengembangan destinasi, penyusunan story telling, dan pembentukan kelompok sadar wisata atau pokdarwis," katanya.

Upaya ini, lanjut Giri, juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan masyarakat desa wisata agar mampu meningkatkan dan mengembangkan desa wisata sebagai implementasi dari sinergi program pengembangan desa wisata.

Hal itu karena pengembangan desa wisata menjadi stimulus positif pertumbuhan perekonomian pedesaan.

Dalam kegiatan yang dihadiri 200 peserta itu hadir mereka yang merupakan pengelola desa wisata, pengelola homestay, pelaku pariwisata, dan anggota pokdarwis. Hadir pula sebagai narasumber Perwakilan Asosiasi Bank Sampah Indonesia Wildayanti.

Giri berharap kegiatan ini akan ada peningkatan percepatan kesejahteraan masyarakat desa.

Selain itu, diakuinya pariwisata merupakan cara tercepat untuk meraup devisa sehingga pariwisata perlu dikembangkan dalam membangun perekonomian desa.

Kemenpar mendorong pentingnya sadar wisata kepada masyarakat pada umumnya dan khusus masyarakat di Kabupaten Tabanan.

“Sehingga mereka dapat berperan aktif menciptakan iklim yg kondusif di daerahnya,” katanya.(tka)


Masyarakat Diharap Bisa Layani Banyak Wisatawan
Baca Selanjutnya

Prosentase Kedatangan Wisman Halal Terus Digenjot

INILAHCOM,Jakarta - Prosentase kedatangan wisman halal mencapai 20 persen dan akan terus didorong untuk meningkat.

Sementara kalau dibandingkan dengan negara tetangga, yakni Singapura, angka kedatangan wisman halalnya lebih dari 20 persen. Pengembangan wisata halal yang sedang dilakukan Kemenpar juga disetujui oleh KH. Ma'aruf Amin.

Dalam kesempatan yang sama, dia mengapresiasi langkah Kemenpar dalam mengembangkan wisata halal Indonesia.

"Semoga pedomannya segara ada dan dapat mempercepat pertumbuhan wisata Indonesia. Kita harap wisata halal Indonesia dapat menjadi yang terbaik di dunia," ujar Ma'ruf Amin, baru - baru ini di Jakarta.

Ia menilai pelayanan terbaik sebaiknya selalu diberikan kepada wisatawan. Salah satu upayanya dapat dilakukan dengan menghadirkan layanan berstandar halal.

“Kita jangan hanya mengandalkan halal dan status mayoritas muslim saja, tapi kalau tidak bisa memberikan pelayanan terbaik, wisatawan tidak mau datang”, kata Ma’ruf Amin.

Dilanjutkannya, label halal yang diberikan merupakan penyempurna dan berfungsi sebagai nilai tambah. Hal tersebut juga harus diimbangi dengan sejumlah perbaikan seperti dalam bidang regulasi dan kelembagaan.(tka)


Prosentase Kedatangan Wisman Halal Terus Digenjot
Baca Selanjutnya

Selasa, 25 Juni 2019

Kemenpar Siapkan Pedoman Wisata Halal di Indonesia

INILAHCOM, Jakarta  - Kemenpar segera menyusun pedoman wisata halal yang akan menjadi panduan bagi pengembangan pariwisata berstandar halal sehingga dapat mengakselerasi pertumbuhan wisata halal di Indonesia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat menjadi pembicara dalam Pra Konvensi Nasional Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Halal Indonesia di Hotel Hermitage Jakarta, baru - baru ini mengatakan pihaknya optimistis panduan yang akan disusun tersebut akan berperan dalam mempercepat pertumbuhan wisata halal di Indonesia.

Pedoman wisata halal sendiri akan meliputi empat bidang yaitu destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan. Dalam penyusunan panduan, Kemenpar mengacu pada standar terbaik wisata dunia.

"Kita harus mengikuti strategi umum seperti pelayanan dan harga terbaik dan berlaku di dunia," kata Menpar.

Lebih lanjut mengenai standar layanan pariwisata, Menpar menjelaskan pentingnya sertifikasi pariwisata halal bagi pelaku dan produk pariwisata. Sertifikasi dapat dijadikan sebagai jaminan halal bagi produk pariwisata yang diproduksi oleh para pengusaha.

"Untuk langkah awal ada empat bidang usaha yang akan disertifikasi yakni kuliner, hotel, biro perjalanan, dan spa. Sebaiknya para pelaku usaha tidak ragu untuk melakukan sertifikasi bagi bidang usahanya karena dengan demikian ada jaminan produknya halal dan sesuai dengan standar," tambah Menpar.

Potensi pawisata halal di Indonesia dinilainya besar namun pencapaiannya belum optimal. Belum banyak daerah yang menjadikan wisata halal sebagai ciri khas wisata. Salah satu daerah yang sudah menerapkan wisata halal yakni Lombok.

"Kita masyarakat Indonesia dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Terkadang ada anggapan pelaksanaan sertifikasi tidak berguna, padahal di situlah kita menerapkan standar yang juga mendorong pihak lain untuk meningkatkan kualitas secara bersamaan," paparnya.(tka)


Kemenpar Siapkan Pedoman Wisata Halal di Indonesia
Baca Selanjutnya

Jadikan Gaya Hidup Kurangi Sampah

<B>INILAHCOM, Jakarta - Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dr. Novrizal Tahar, menjelaskan, mengurangi penggunaan plastik bisa dijadikan gaya hidup. </B>

Hal tersebut berkaitan dengan banyaknya sampah di Indonesia yang berasal dari plastik.

"Trend dari sampah plastik yang meningkat tajam. Itu kondisi kita. Persoalan sampah kita sangat berat. Saya berharap, yang dilakukan DBS untuk kampanye ini bisa menjadi sebuah gaya hidup," kata Novrizal Tahar saat ditemui di acara DBS Live More, Bank Less, Recyclemore Waste Less, Jakarta, Rabu, (26/06/2019).

Persoalan sampah di Indonesia tidak ringan, sangat berat. Pertama karena persoalan perilaku. Ini berkaitan dengan kebiasaan. 72 persen, orang Indonesia itu tidak peduli dengan pengelolaan sampah.

"Jadi, itu persoalan terbesar kita. Kalau dilihat dari indeks ada sekitar 0,72 yang tidak memiliki kepedulian. Ini berkaitan dengan peradaban dan culture," tambahnya.

Masih menurutnya, hal ini menyentuh persoalan kepeduliaan. Idealnya, pelayanan atau kolekting sistem sampah dari pemerintah daerah itu harus 100 persen.

"Kenyataan ini masih jauh. Pengelolaan sampah yang baik baru diangka 38 persen. 40 persen TPA pendamping, sisanya sendiri," ujarnya.

Karena itu, dia berharap kepada masyarakat untuk meningkatkan dan membangun gerakan untuk tidak membuah sampah sembarangan. Kemudian, tidak menggunakan plastik.

"Bagaimana kita harus membangun gerakan masyarakat tidak membuang sampah. Bagaimana masyarakat membawa tas saat belanja, menggunakan tumbler, dan tidak menggunakan sterofoam. Ini harus dibuat sebuah gerakan. Kemudian, pentingnya memilah sampah dengan baik. Agar bisa di recycle lebih banyak," ungkapnya.

Dalam rangka mendukung menuju Indonesia bersih sampah 2025, Mona Monika, Executive Director, Head of Group Strategic and Marketing Communications PT Bank DBS Indonesia menjelaskan, menginisiasi sebuah program peduli lingkungan yang berkelanjutan bernama Recycle more, Waste less untuk memberikan kesadaran peduli lingkungan kepada masyarakat Indonesia.

"Ini adalah sebuah cara untuk mengambil langkah nyata dan membuat sebuah perubahan. Tujuannya adalah untuk menyuarakan gaya hidup yang fokus pada pengurangan kontribusi sampah dalam kehidupan sehari - hari," ujar Mona. (tka)


Jadikan Gaya Hidup Kurangi Sampah
Baca Selanjutnya

Yuk, Berburu Diskon Jam Tangan Mewah

INILACOM, Jakarta - Pameran Jakarta Fair Kemayoran 2019 memasuki pekan terakhir, ribuan tenant pun berlomba memberikan promo dan diskon menarik guna menarik perhatian para pengunjung Jakarta Fair Kemayoran.

Acara yang berlangsung selama 40 hari mulai dari 22 Mei hingga 30 Juni 2019 mendatang ini menyediakan ragam produk unggulan mulai dari otomotif, fashion,kuliner, perabotan rumah tangga hingga aksesoris baik wanita dan pria.

Diskon   yang   disediakan   pun   beragam   mulai   diskon   50 persen   hingga   mendapatkan bermacam hadiah seperti cashback hingga doorprize.

Salah satunya ialah produk jam tanganyang dapat ditemui di Hall D, ada beberapa gerai yang memberikan penawaran menarik,salah satunya ialah OUR TIME, FULL TIME hingga CASIO.

Pada stand OUR TIME pengunjung dapat menemukan 15 merek jam tangan seperti Jeep,Christ Verra, CAT, Royal, Harley Davidson hingga Lotus dengan potongan 50 persen, ada pulakoleksi jam tangan couple merek Christ Verra yang dikenakan harga Rp. 1,3 juta hingga Rp.2juta.

Jenis dan model yang dijajakan pun beragam mulai dari classic, analog, digital hinggapara pengguna yang kerap melakukan kegiatan outdoor.

Sementara di booth FULL TIME tidak kalah menarik karena untuk merek tertentuselain mendapatkan diskon 50 persen juga dapat mengikuti doorprize dan cashback yang tersedia di mobile aplikasi Jakarta Fair.

Pengunjung dapat menemukan jam tangan merek Reebook berbahan silicon dengan aneka warna menarik seperti hijau, ungu hingga biru dengan harga Rp.900 ribu dari harga normal Rp1.800.000.

Menariknya di gerai CASIO menyediakan   model   terbaru   mulai   G-shock   hingga   Baby   G  diskon   50 persen  dengan jumlah terbatas.

Seperti diketahui, setiap harinya, Jakarta Fair bakal dibuka mulai pukul 15.30 WIB, pada hari Senin hingga Jumat.

Sedangkan, pada akhir pekan dan hari libur nasional, JakartaFair mulai dibuka pada pukul 10.00 sampai 23.00 WIB.(tka)


Yuk, Berburu Diskon Jam Tangan Mewah
Baca Selanjutnya

Istri Ridwan Kamil, Nikmati Meriahnya Jakarta Fair


<B>INILAHCOM, Jakarta - Semarak 52 tahun Jakarta Fair Kemayoran tahun 2019 akan semakin terasa dengan melimpahnya   hiburan yang disajikan PT JIExpo Kemayoran.</B>

Jakarta   Fair memasuki   pekan   terakhirnya.   Dengan begitu, tawaran diskon besar-besaran   dan   serangkaian   hiburan   sudah   dipersiapkan   oleh   pihak penyelenggara untuk seluruh pengunjung.

Tawaran konten hiburan dan diskon pun dirasakan oleh Atalia Praratya selaku istridari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang baru saja berkunjung ke Jakarta Fair, baru - baru ini.

Atalia  mengaku,   Jakarta   Fair   sangat  cocok   dijadikan   destinasi  wisata.   Selain   bisa menikmati berbagai konten dan kegiatan hiburan, Jakarta Fair juga menawarkan produk-produk lokal maupun mancanegara dengan tawaran promo-promo menarik.

"Kegiatan-kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kenapa orang-orang   datang   kesini   karena   diskonnya   banyak.   Termasuk   ini   banyak   sekali membranding produk-produk Indonesia khususnya dan saya kira ini menjadi tempat bagi keluarga berkumpul, kemudian berekreasi lah disini," jelas Atalia.

Lebih   lanjut   Atalia   mengatakan,   Jakarta   Fair   merupakan   acara   paling   ditunggu-tunggu oleh warga Ibukota dan sekitarnya. Hal tersebut mengingkatkan masa kecilnya yangsetiap tahun selalu ke Jakarta Fair bersama keluarga.

"Beruntunglah warga Jakarta dan sekitarnya punya kegiatan-kegiatan yang rutin ditunggu masyarakat yaitu Jakarta Fair. Dan hal itu mengingatkan saya kepada masa kecil,dulu waktu kecil sering di ajak jalan-jalan sama mama saya itu tiap tahun selalu ke JakartaFair, nah rugi sekali kalau warga Indonesia gak datang ke Jakarta Fair," ujarnya.

Setelah melihat suasana di Jakarta Fair pada tahun ini, Atalia merasakan sekali perubahan Jakarta Fair dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Saya dulu kesini tuh masihkecil banget, jadi sekarang banyak sekali perubahannya. Sekarang sudah disiapkan denganmatang oleh Panitia, luar biasa, saya kira antusiasme masyarakat luar biasa membeludak,"ungkapnya.

Seperti diketahui, setiap harinya, Jakarta Fair bakal dibuka mulai pukul 15.30 WIBpada hari Senin hingga Jumat. Sedangkan, pada akhir pekan dan hari libur nasional, JakartaFair mulai dibuka pada pukul 10.00 sampai 23.00 WIB.(tka)


Istri Ridwan Kamil, Nikmati Meriahnya Jakarta Fair
Baca Selanjutnya

Muncul Motif Batik Khas Bogor

INILAHCOM, Jakarta - Batik merupakan salah satu identitas dari budaya bangsa Indonesia yang hingga kini masih bertahan bahkan semakin berkembang.

Kota Bogor, adalah salah satu dari sejumlah kota di tanah air yang juga mempunyai batik khas unggulannya.

Bertempat di Mal Botani Square, Pemerintah Kota Bogor menggelar peluncuran batik ASN (Aparatur Sipil Negara) yang juga bersamaan dengan peresmian logo 100 persen Bogor Pisan. Pertama kali dalam sejarah, Kota Bogor kini secara resmi memiliki batik ASN.

“Ini merupakan tahap awal, dimulai dari seluruh Kepala Dinas, Pimpinan OPD dan berikutnya akan disusul oleh seluruh ASN di Pemkot Bogor” ujar Bima Arya, Walikota Bogor, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (25/06/2019).

Motif batik pun tentunya mewakili ikon-ikon Kota Bogor seperti kujang, uncal atau kijang, bunga bangkai, sungai Cisadane, Kebun Raya Bogor, hingga Gunung Salak.

"Pemilihan warna biru dan hitam ini pun sebagai cerminan bahwa ASN berwibawa dan siap melayani warganya" tambahnya.

Melalui peluncuran logo 100 persen Bogor Pisan dan batik ASN ini pihaknya berharap bisa untuk terus meningkatkan serta mendongkrak daya saing produk lokal Kota Bogor.

"Tentunya ini akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian IKM Kota Bogor, tentunya dibutuhkan juga dukungan dari masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal Kota Bogor," papar Ganjar Gunawan, Ketua Disperindag Kota Bogor.(tka)


Muncul Motif Batik Khas Bogor
Baca Selanjutnya

Kuliner jadi Daya Tarik Wisatawan Indonesia

INILAHCOM, Jakarta - Kuliner menjadi salah satu daya tarik yang paling besar untuk mendatangkan wisatawan ke Indonesia.

Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa yang kaya akan khazanah budayanya.

Salah satu bukti kekayaan budaya dari berbagai suku bangsa di Indonesia adalah minuman fermentasi yang diciptakan oleh para leluhur bangsa Indonesia.

Saat ini, perkembangan minuman fermentasi kian populer, bukan hanya dinikmati pada acara budaya dan adat istiadat, tetapi juga pada cara lain.

“Produk minuman fermentasi nusantara harus dipromosikan agar mampu memiliki nilai jual dan mendukung promosi pariwisata Indonesia, kalau bisa produknya diekspor,” kata anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia Sidarto Danusubroto pada acara Pesona Minuman Fermentasi Nusantara, di Universitas Podomoro, Jakarta (25/06/2019).

Senada dengan Sidarto, mantan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Saleh Husin mengungkapkan, minuman fermentasi harus dikembangkan sebagai salah satu budaya dan ciri khas bagi Indonesia.

"maka diperlukan riset sehingga menghasilkan minuman yang berkualitas," ujar Saleh Husin.

Jika ditilik dari sejarahnya, minuman dan teknologi fermentasi di Indonesia berasal dari dua arah.

Pertama adalah migrasi manusia purba ke Indonesia yang membawa ragi dan bibit pohon aren. Kedua berasal dari alam Indonesia yang memberi teknologi fermentasi yang khas seperti yang terjadi pada tape ketan.(tka)


Kuliner jadi Daya Tarik Wisatawan Indonesia
Baca Selanjutnya

Endah Watiningsih: Sukses Bisa Diraih Siapa Saja

<B>INILAHCOM, Jakarta - Sosok perempuan inspiratif, Endah Watiningsih, mengungkapkan bahwa sukses itu bisa diraih oleh siapa saja. Lantas apa saja tips menjadi sukses? </B>

Endah Watiningsih pengusaha perusahaan distributor medical equipment dan Alat laboratorium dan property menjelaskan, pertama tentunya selalu memohon ridho dari Allah SWT dan juga penting ridho dari suami dan keluarga.

"Karena tanpa ridho dari suami dan keluarga, kesuksesan yang kita hasilkan belum tentu menjadi kebahagiaan bagi mereka, kemudian bekerja harus fokus pada tujuan serta harus siap dengan rintangan," kata Endah Watiningsih yang juga Ketua Umum Ikatan Istri Karyawan Pegadaian - IIKP, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (25/06/2019).

Selain itu, dia juga menegaskan hidup harus hemat. Sebagai perempuan dan Ibu rumah tangga, harus bisa mengatur keuangan rumah tangga dengan baik.

"Dalam sehari - hari, juga harus hidup hemat. Pemasukan dan pengeluaran harus seimbang," tambahnya.

Dia menambahkan, menjalankan hidup harus bisa bermanfaat untuk orang lain. Terutama untuk para perempuan. (tka)


Endah Watiningsih: Sukses Bisa Diraih Siapa Saja
Baca Selanjutnya

Meriah, Peringatan HUT Kota Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Pergelaran event akbar Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019 kembali menjadi pusat perhatian bagi warga Ibukota dan sekitarnya.

Hal tersebut menyusul karena dibarengi dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta yang ke-492.

Segala persiapan terus dinahkodai JIExpo Kemayoran untuk selalu ikut serta meramaikan pesta HUT DKI Jakarta, termasuk menyambut kehadiran dari tamu kehormatan Ibukota yaitu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Dalam lawatannya ke Jakarta Fair, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir untuk menyaksikan kemeriahan "Malam muda-mudi" bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Direksi PT JIExpo, para tamu undangan, dan tentunya para pengunjung Jakarta Fair.

Perayaan malam muda-mudi di Jakarta Fair sendiri pun cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di khusus malam HUT DKI ke-492 ini, tersedia berbagai kegiatan menarik, mulai dari Pesta Kembang Api, Betawi Night, Final Miss Jakarta Fair dan penampilan dari salah satu musisi top Indonesia, Virgoun.

Salah satu acara besar di "malam muda-mudi" adalah pergelaran Grand Final Miss Jakarta Fair 2019. Di tahun ini, finalis nomor urut 15, Vebiantri Hananto sebagai pemenang Miss Jakarta Fair 2019.

Pemberian mahkota Miss Jakarta Fair pun langsung dilakukan oleh istri Gubernur DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis. Sementara itu, Anies menyematkan selendang kepada Vebiantri Hananto yang secara resmi dinobatkan menjadi Miss Jakarta Fair 2019.

Di posisi selanjutnya, ada finalis nomor urut 18, Vinnilya yang dinobatkan sebagai Miss Runner Up 1 Jakarta Fair 2019. Kemudian, Miss Runner Up 2 dimenangkan oleh finalis nmor urut 22, Euginia Laia. Sedangkan penghargaan Miss Sosial Media disematkan kepada Nindy Pangkola, dan Miss Favorit diraih oleh Alicia Aurra Putri.

"Alhamdulillah dimana di malam hari ini kita sama-sama menyaksikan putaran final Miss Jakarta Fair 2019. kita beri tepuk tangan dulu untuk Miss Jakarta Fair 2019, tidak lupa juga dengan juri yang sudah bekerja keras. Saya ucapkan selamat," ujar Gubernur Anies di Panggung Utama, baru - baru ini.

Di hari jadi Kota Jakarta sendiri, mengangkat tema berjudul "Wajah Baru Kota Jakarta". Tema tersebut sejalan dengan harapan Anies agar Jakarta bukan hanya mampu merubah penampilan saja, melainkan mengubah cara berpikir dalam mengatasi segala bentuk masalah.

"Tema ulang tahun kota ini adalah wajah baru kota jakarta. Kita menginginkan jakarta bukan sekedar penampilan baru, tapi mainset-nya yang baru, cara berpikirnya yang baru, cara melihat atas masalah dan harapan yang ada di kota ini," jelasnya.

Setelah memberikan sambutan, Anies bersama Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Sutiyoso, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Wahid Saryono, para Duta Besar Negara sahabat, Presiden Komisaris serta Direktur PT JIExpo International, Murdaya Poo dan Karuna Murdaya dan juga Marketing Director PT JIExpo, Ralph Scheunemann bersama-sama menekan tombol sebagai tanda peluncuran kembang api spektakuler dari Jakarta Fair.

Para pengunjung yang ikut menyaksikan kembang api pun berdecak kagum sambil bertepuk tangan. Selama kurang lebih lima menit, warna-warni serta riuh kembang api menghiasi langit Kemayoran.

Sorak sorai kemeriahan para warga masyarakat yang hadir menggiring decak kagum malam perayaan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta. Malam itu Ibukota mendapat pesan dan ucapan dari salah satu wilayahnya yang terletak di jantung pusat Kota yang bernama Kemayoran. Selamat Ulang tahun DKI Jakarta yang ke- 492.(tka) 


Meriah, Peringatan HUT Kota Jakarta
Baca Selanjutnya

Menpar Pastikan Pariwisata Banyuwangi Sudah Maju

<B>INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memastikan pengembangan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi sudah sesuai rencana atau on the track sebagai sektor unggulan dan sumber penghasilan daerah. <B>

Menpar Arief Yahya saat menghadiri Gebyar Seni Budaya Banyuwangi dan Halal Bihalal Ikawangi Pusat Jakarta 2019 di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (23/6/2019), mengatakan, Banyuwangi sudah pada track yang benar dengan mengedepankan sektor pariwisata sebagai unggulan daerah terlebih pariwisata adalah masa depan bangsa.

Pariwisata sedang berproses menjadi peringkat pertama penyumbang devisa terbesar buat keluarga.

“Saya tidak khawatir dengan atraksi Banyuwangi karena budaya dan alam Banyuwangi memiliki modal besar untuk menjadi yang terbaik dalam hal pariwisata. Banyuwangi sudah ditetapkan sebagai Kota Festival Terbaik di Indonesia. Karena, memiliki jumlah festival yang sangat banyak. Banyuwangi juga memiliki Ijen dengan Blue Fire-nya. Destinasi yang tidak dimiliki daerah lain,” katanya.

Namun, Menpar Arief menilai Banyuwangi masih harus melakukan pembenahan karena masih ada beberapa kelemahan yang harus ditutupi.

“Salah satu kelemahan Banyuwangi adalah akses. Untuk akses darat, jalan tol direncanakan akan beroperasi pada 2021. Untuk Bandara Banyuwangi, sudah memiliki status bandara internasional. Namun, secara fisik masih harus ditingkatkan kualitasnya. Apalagi, jika Banyuwangi ingin mendatangkan lebih banyak wisatawan,” paparnya.

Sebagai akses udara, pembangunan Bandara Banyuwangi masih terus dilakukan. Pelebaran apron sudah rampung sebelum acara IMF-World Bank Meeting. Dari sebelumnya 3 parking stand narrow body, sekarang Bandara Banyuwangi mempunyai 9 narrow body.

Tidak hanya itu, pelebaran _runway_ juga telah dilakukan. Lebar _runway_ yang sebelumnya 30 meter, diperluas menjadi 45 meter, progressnya 70 persen dengan target selesai Juli 2019. Perpanjangan Runway juga dilakukan dari 2250 meter menjadi 2500 meter, target selesai Desember 2019.

“Mungkin masih ada kendala di pembebasan lahan. Namun, Pemkab Banyuwangi harus ikut membantu menyelesaikan masalah lahan agar bandara benar-benar siap dan tidak ada kendala,” ujarnya.

Untuk amenitas, Menpar Arief Yahya menyatakan siap hadir pada Ground breaking Hotel Bandara Internasional Banyuwangi dan Ground breaking Food Court Warung Ijen atau ketika pelaksanaan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) pada 27 Juli 2019.(tka)


Menpar Pastikan Pariwisata Banyuwangi Sudah Maju
Baca Selanjutnya

Senin, 24 Juni 2019

Hasil Survey: Karyawan Butuh Jaminan Kesehatan

INILAHCOM, Jakarta - Banyak hal yang dibutuhkan karyawan dalam bekerja. Salah satunya adalah mendapatkan jaminan kesehatan.

Menurut Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, beragam perlindungan dan manfaat yang dibutuhkan karyawan. Berdasarkan survey, ternyata banyak karyawan yang mengedepankan kebutuhan asuransi kesehatan.

"Sekitar 84 persen karyawan butuh asuransi kesehatan, 74 persen butuh asuransi jiwa dan kecelakaan, 51 persen asuransi cacat tetap, dan 48 persen untuk perlindungan pada kondisi kritis," kata Jeans di acara PruWorks Prudential Indonesia di Jakarta, baru - baru ini.

Kesadaran perusahaan maupun UMKM akan pentingnya asuransi kesehatan maupun jiwa bagi tenaga kerja rupanya masih minim. Padahal, hal itu sangat dibutuhkan bagi tenaga kerja untuk perlindungan kesehatan maupun asuransi jiwa saat terjadi kecelakaan hingga meninggal.

Ketua Asosiasi UMKM Indonesia, Muhammad Ikhsan Ingratubun mengungkapkan masih banyak perusahaan dan umkm yang seringkali mengabaikan betapa pentingnya perlindungan bagi karyawan.

"Apa yang terjadi kalau karyawan sakit dan meninggal. Contohnya yang saya alami, karyawan sakit tentu membuat produktivitas menurun. Begitu juga dengan keluarga dari karyawan tersebut juga perlu di-cover perlindungan kesehatannya," papar Muhammad Ikhsan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PruWorks untuk UMKM dihadirkan Prudential Indonesia untuk asuransi karyawan yang memberikan kemudahan.

"Mulai dari pengajuan polis dengan cakupan manfaat yang dapat disesuaikan berdasarkan jumlah karyawan, kebutuhan dan anggaran keuangan UMKM," tambah Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia.(tka)


Hasil Survey: Karyawan Butuh Jaminan Kesehatan
Baca Selanjutnya

Brand Fesyen Lokal Semakin Diakui

<B>INILAHCOM, Jakarta - Brand fesyen lokal tidak kalah saing dengan produk asing. Kini, brand fesyen lokal semakin diakui di negeri sendiri. </B>
 
Dalam rangka ulang tahun Jakarta, program Kreasi Nusantara dicanangkan Shopee untuk mendukung UMKM lokal. Program ini berhasil meningkatkan penjualan hingga delapan kali lipat. 
 
Bulan Juni selalu menjadi waktu yang istimewa bagi Kota Jakarta. Di bulan inilah IbuKota Indonesia merayakan ulang tahunnya. Di usianya yang sudah mencapai 492 tahun ini, Jakarta tidak hanya berkembang menjadi sebuah kota modern yang megah secara fisik namun juga marak dengan beragam hasil karya masyarakatnya.
 
Tidak sedikit hasil kreasi asli warga Jakarta yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Itu menjadi pertanda bahwa merek-merek lokal Jakarta semakin banyak diterima dan mendapat apresiasi dari masyarakat luas, tidak kalah istimewa dari brand-brand besar kelas dunia.  
 
Salah satunya adalah Merché, sebuah brand fesyen yang memproduksi berbagai produk pakaian, tas, sepatu, dan aksesoris. Brand yang satu ini rupanya sedang digemari pecinta fesyen, khususnya kaum perempuan.
 
Selain kreasi unik dan menarik bagi kaum milenial, harganya pun bersahabat. Tengok saja tas Ashley Zipper Black. Dengan desain yang tidak kalah dengan brand besar asal luar negeri, tas model tote itu dibanderol hanya Rp.150 ribu.  Atau, intip juga sepatu Meghan Cream yang cantik seharga Rp. 225 ribu.
 
Menurut Tari Puji Lestari, Founder dari Merché, adapun beberapa faktor yang melatarbelakangi brand Merché menjadi brand favorit penggunanya.
 
"Sebagai produsen dan ritel tas lokal yang berkembang pesat, Merché selalu menyesuaikan tren dan minat fesyen pengguna nya terhadap produk - produk yang diproduksi. Selain itu, kami didukung oleh pengrajin dan penyedia bahan dari dalam negeri sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat daerah dan membuat biaya produksinya menjadi lebih efisien. Kami yakin, bersama mitra dan pengrajin lokal, kami dapat menghadapi tantangan bisnis yang lebih luas secara global," kata Tari seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (24/06/2019).
 
Apresiasi masyarakat terhadap brand lokal seperti Merché dirasakan betul oleh Shopee. Tahun 2018, Shopee juga telah meluncurkan Kreasi Nusantara, sebuah program yang mendukung produk lokal dan UMKM dalam mengembangkan bisnis online baik dalam pasar Indonesia maupun untuk ekspor ke pasar internasional.
 
“Kreasi Nusantara diluncurkan sebagai bentuk komitmen Shopee dalam mendukung para pelaku UMKM mengembangkan bisnis online, yang terbukti telah berhasil hingga sekarang. Kreasi Nusantara dari Lokal untuk Global merupakan upaya kelanjutan kami dalam mendorong agar para UMKM dapat memperluas jangkauannya ke negara - negara tempat Shopee beroperasi. Kami yakin, melalui dukungan edukasi dan pemasaran yang tepat, produk lokal dapat bersaing dengan baik di pasar internasional," ujar Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia.(tka)

Brand Fesyen Lokal Semakin Diakui
Baca Selanjutnya

Minggu, 23 Juni 2019

Wajah Baru Jakarta

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata DKI Jakarta Hari Wibowo menjelaskan tema Jakarnaval 2019 yakni Wajah Baru Jakarta.

Hal tersebut diangkat dengan mempertimbangkan kondisi terbaru Jakarta yang sedang terus mengalami perubahan melalui berbagai pembangunan.

“Maka, kami memilih rute Thamrin dan Sudirman untuk menunjukkan pembangunan baru di Jakarta mulai dari JPO di Dukuh atas hingga MRT," kata Hari Wibowo, Jakarta, baru - baru ini.

Lebih lanjut, Hari memaparkan kegiatan Jakarnaval 2019 akan dimeriahkan oleh marching band, parade orang berjalan, tari garapan kolosal, seniman, serta diikuti parade kendaraan hias.

Tercatat hingga penutupan pendaftaran pada 21 Juni 2019, ada sekitar 30 kendaraan hias dari 5 wilayah serta 1 kabupaten dan 5000 peserta yang akan berpartisipasi dalam Jakarnaval 2019.

“Untuk Jakarnaval 2019, Pemerintah DKI Jakarta menganggarkan Rp3 milliar dari APBD. Selain itu juga ada bantuan dari berbagai pihak, salah satunya Kementerian Pariwisata yang memberikan dukungan sekitar Rp1 milliar,” tambah Hari.(tka)
 


Wajah Baru Jakarta
Baca Selanjutnya

Pesona Jakarta Hadir di Car Free Day

INILAHCOM, Jakarta - Untuk mempromosikan perayaan ulang tahun Jakarta ke-492 melalui acara Jakarnaval 2019, ajang Pesona Jakarta hadir di Car Free Day (CFD), Jakarta.

Promosi CFD Pesona Jakarta ini dikemas dalam berbagai sesi menarik yang berlangsung pada Minggu, (23/06/2019) di Park and Ride Thamrin 10 (Sebelah Hotel Sari Pacific Jakarta).

Acara diawali dengan senam Zumba pada pukul 06.00 WIB dilanjutkan pergelaran budaya, cerita mengenai sejarah, serta budaya Betawi melalui Talkshow. Selain itu, juga ada informasi mengenai lokasi-lokasi menarik untuk dikunjungi di Jakarta.

Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management Calender of Event (CoE) Esthy Reko Astuti menjelaskan Kementerian Pariwisata mendukung Jakarnaval 2019 untuk memeriahkan hari jadi ibu kota negara, sekaligus mempromosikan wisata kota mengingat posisi Jakarta sebagai salah satu greater pintu masuk wisatawan terbesar ke Indonesia.

“Jakarta merupakan salah satu dari tiga greater selain Bali dan Kepulauan Riau. Di Jakarta sendiri ada beberapa event yang masuk ke 100 Calendar of Event, salah satunya Jakarnaval. Ini semua atraksi untuk mendukung pencapaian target 20 juta wisatawan mancanegara. Apalagi kontribusi Jakarta untuk memenuhi target wisman sendiri cukup besar,” ujar Esthy.

Jakarta sebagai pintu kedua masuknya wisatawan mancanegara ke Indonesia, dinilai Esthy memiliki kelengkapan sebagai destinasi wisata.

“Jakarta memiliki berbagai macam atraksi yang dicari wisatawan mulai dari alam, budaya, sejarah, hingga bahari, semua lengkap di sini,” kata Esthy.

Untuk melengkapi kemeriahan tersebut, Jakarnaval diselenggarakan pada 30 Juni 2019, pukul 15.30 WIB dengan rute Balai Kota hingga Bundara HI.(tka)


Pesona Jakarta Hadir di Car Free Day
Baca Selanjutnya

Guru Bisa jadi Agen Promosi Pariwisata

<B>INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pariwisata menilai guru sebagai tenaga pendidik dan pencetak sumber daya manusia (SDM) sangat potensial untuk menjadi agen promosi pariwisata daerah di wilayahnya masing-masing </B>

Kepala Bidang Pengembangan SDM Kepariwisataan dan Sertifikasi Kompetensi Kementerian Pariwisata Reza Rahmana Kaloka, saat Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Guru di Harris Hotel Residences & Sunset Road Badung, Bali, baru - baru ini, mengatakan Bali sebagai destinasi wisata yang sudah sangat populer harus selalu memiliki SDM pariwisata yang profesional untuk terus mempromosikan Bali dan peran guru dinilai potensial untuk itu.

“Guru juga bisa memberikan pemahaman mengenai dampak ekonomi dari aktivitas pariwisata yang selanjutnya diharapkan dapat menjadi kader sekaligus agen perubahan dalam pengembangan kepariwisataan,” kata Reza.

Selanjutnya guru diharapkan dapat menjadi kader sekaligus agen perubahan dalam pengembangan kepariwisataan.

“Insan guru diharapkan dapat memahami alur proses dan bisnis pariwisata serta mempunyai pengetahuan yang khusus. Dan tahu dengan jelas mengenai suatu tempat atau obyek wisata sehingga dapat menerangkan lebih detil kepada wisatawan baik wisatawan nusantara ataupun mancanegara,” kata Reza.

Dalam kegiatan tersebut hadir Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ni Nyoman Ayu Andriani, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali KN. Boy Jayawibawa dan 200 orang guru yang tinggal di sekitar destinasi wisata yang ada di Bali.

Kemenpar memiliki beberapa program yang dikembangkan terkait kebijakan pengembangan SDM.

Selain Pelatihan SDM Bagi Guru, ada pula Pelatihan SDM Goes to Campus, Sertifikasi Kompetensi, Pendampingan Pengembangan Desa Wisata, Sosialisasi Sadar Wisata, dan Pelatihan Berbasis Kompetensi.(tka)


Guru Bisa jadi Agen Promosi Pariwisata
Baca Selanjutnya

Persiapan Layanan Kesehatan Semakin Mantap

<B>INILAHCOM, Jakarta - Dua minggu jelang keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia, Kementerian Kesehatan semakin memantapkan layanan kesehatan dari berbagai aspek mulai infrastruktur hingga layanan jemaah.</B>

Pada aspek infrastruktur atau fasilitas, saat ini telah disiapkan dua Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) baik di Mekah maupun Madinah.

Bahkan KKHI Madinah merupakan bangunan yang baru saja diresmikan pada awal Mei 2019 lalu. KKHI Madinah yang baru tersebut mempunyai komposisi jenis perawatan yang lebih lengkap dan kapasitas tempat tidur yang lebih banyak ketimbang KKHI yang lama.

Jumlah tempat tidur yang semula hanya 50 saat ini menjadi 80 tempat tidur. Selain di Madinah, klinik kesehatan lainnya juga didirikan Kemenkes di Kota Makkah.

KKHI Makkah telah berdiri megah di daerah Aziziyah Junubiah dan sudah beroperasi sejak 2017. Klinik 18 lantai tersebut memiliki kapasitas 300 tempat tidur rawat inap.

Di samping itu juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung pemeriksaan kesehatan seperti laboratorium, apotek, ruang rontgen dan memiliki fasilitas kamar petugas kesehatan yang dapat menampung sekitar 400 petugas kesehatan haji.

Kedua KKHI ini setara dengan rumah sakit tipe C di Indonesia. Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, mengatakan fasilitas kesehatan tersebut juga dilengkapi dengan sarana prasarana pendukung seperti ambulans, laboratorium dan obat-obatan.

Tahun ini pemerintah menyiapkan sekitar 79 ton obat-obatan. Jumlah ini meningkat sembilan ton ketimbang tahun 2018.

Begitu juga alat pelindung diri (APD) seperti masker, payung, dan kacamata juga tetap diadakan bagi setiap jemaah dan dibagikan di embarkasi saat sebelum keberangkatan

“Itu kesiapan kita dari fasilitas, sarana dan prasarana termasuk tenaga petugas kesehatan yang insya Allah jauh lebih baik lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Eka usai memberikan arahan pada acara Konsolidasi dan Penguatan Komunikasi Bagi Petugas Kesehatan Haji Indonesia di BBPK Cilandak Jakarta (23/6).

Dengan adanya tambahan kuota jemaah haji sebanyak 10 ribu orang, Kemenkes juga telah menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan bagi setiap kelompok terbang (kloter).

Untuk Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) akan ada penambahan 66 tenaga kesehatan yang terdiri atas 22 orang dokter dan 44 perawat. Semua petugas kesehatan ini akan melayani langsung 22 kloter tambahan.

Untuk mempersiapkan tenaga kesehatan tambahan ini, Pusat Kesehatan haji akan menyelenggarakan pelatihan terintegrasi pada 27-29 Juni 2019 mendatang.

“Semua mengikuti, tenaga bertambah, obat, vaksin, dan makanan tambahan bagi jemaah yang sakit juga kami siapkan,” ungkap Kapuskes Haji.

Sementara itu, lanjut Eka, Kemenkes juga terus mempersiapkan status istitaah kesehatan jemaah haji Indonesia.

Seluruh jemaah telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan saat ini sudah mendapatkan vaksinasi meningitis meningokokus. Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau jemaah agar selalu menjaga kesehatannya.

“Jemaah haji harus menyiapkan kesehatan dengan baik, obat-obatan pribadi harus dibawa. Obat-obatan yang dibawa jangan ditaruh di koper tapi di tas tenteng. Jangan menahan kencing, banyak minum, dan banyak istirahat kalau lelah,” pungkas Eka.(tka)


Persiapan Layanan Kesehatan Semakin Mantap
Baca Selanjutnya

Intip Budaya Lawang Sakepeng dan Sepak Sawut

<B>INILAHCOM, Palangkaraya - Tradisi dan budaya suku Dayak ditampilkan dalam Festival Budaya Isen Mulang 2019 (FBIM) untuk menarik wisatawan datang ke Palangkaraya Kalimantan Tengah (Kalteng). </B>

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Tengah Falery Tuwan, di Taman Budaya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (21/06/2019) mengatakan, beragam budaya Suku Dayak ditampilkan di FBIM 2019 di antaranya Lawang Sakepeng dan Sepak Sawut.

“Lawang Sakepeng biasa dilakukan pada saat acara-acara pernikahan, dari pihak laki-laki dan perempuan ada pemainnya masing-masing, mereka bertemu di satu titik garis,” ujar Falery Tuwan.

Saat FBIM yang digelar mulai 17-21 Juni 2019, Lawang Sakepeng menjadi salah satu acara tradisi yang dilombakan sehingga menjadi atraksi untuk menarik perhatian wisatawan.

“Lomba Lawang Sakepeng diadakan tiap tahunnya dalam rangka memeringati hari jadi Kalteng, ini adalah budaya seni turun-temurun dari Suku Dayak sebagai suku terbesar di Kalteng,” kata Falery.

Menariknya, setiap daerah memiliki gerakan khas semacam silat namun dengan atraksi yang berbeda tergantung tempat tinggal masing-masing.

Tidak hanya lelaki yang memainkan tradisi ini namun juga perempuan, rata-rata mereka masih berusia muda.

Sementara untuk Sepak Sawut atau sepak bola api merupakan salah satu adat masyarakat Suku Dayak yang dahulunya digunakan sebagai ritual jika ada kematian.

Tradisi ini dimaksudkan untuk mengusir roh-roh jahat dengan cara menjadikan bola api sebagai alat untuk menakut-nakuti roh jahat.

Sepak Sawut menggunakan kelapa kering yang terlebih dulu dipukul-pukul agar empuk kemudian direndam di minyak tanah beberapa menit agar mampu menghasilkan api yang besar atau tinggi. Semakin tinggi api semakin bagus agar roh jahat pun menjadi lebih takut.

“Tapi sekarang ini, tradisi tersebut sudah mulai hilang namun tetap digelar sebagai salah satu pertunjukan demi melestarikan tradisi yang sudah dilakukan turun-temurun,” kata Falery.

Ketua Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty mengatakan keunikan tradisi dan budaya yang tersaji di FBIM 2019 jelas memiliki daya tarik bagi wisatawan.

“Atraksi yang ditampilkan sangat menarik dan membuat event ini berlangsung meriah. Dalam bahasa lokal, Isen Mulang berarti tidak pernah mundur. Ini merupakan moto Palangkaraya yang menggambarkan keberanian masyarakat setempat,” jelasnya.

Esthy juga menuturkan, Festival Budaya Isen Mulang menjadi momentum yang pas untuk membangkitkan industri pariwisata di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini kental dengan nuansa budaya yang dikemas dengan standar nasional.(tka)


Intip Budaya Lawang Sakepeng dan Sepak Sawut
Baca Selanjutnya

Jumat, 21 Juni 2019

Indofood Ajak Pengunjung Satukan Rasa

<B>INILAHCOM, Jakarta - Lewat beragam produk dan menu khas nusantara, Indofood CBP Sukses Makmur (lndofood CBP) Tbk kembali berpartisipasi dalam pameran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) diadakan pada 22 Mei hingga 30 Juni 2019.</B>

Mengusung tema Satukan Rasa di Rumah Indofood pada tahun ini, Indofood telah bemam‘sipasi di pameran pekan raya terbesar se-Asia Tenggara ini secara berturut-turut sejak 10 tahun terakhir.

lni sekaligus merupakan wujud kesetiaan Indofood yang telah menemani keluarga Indonesia selama puluhan tahun.

Tema Satukan Rasa di Rumah lndofood dirasa selaras dengan misi resmi penyelenggara tahun ini yakni Jakarta Fair Indonesia Bersau Indonesia ddan Rangkaian Bhineka Tunggai lka.

Tahun ini Indofood kembali mengajak para pengunjung JFK untuk menjelajahi kekayaan kuliner Indonesia melalui beragam produk Indofood dari berbagai brand serta aneka sajian pilihan khas nusantara Seluruh pilihan produk dan menu tersebut dapat diperoleh di Rumah Indofood JFK 2019 yang menempati lahan seluas total 2000 m2 dan tersebar dalam beberwa lokasi di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Herman Authar, Head of Consumer Engagement, Corporate Marketing Indofood CBP menyatakan rasa senangnya, Tahun ini adalah tahun ke-5 (lima) Indofood hadir di pameran JF K dengan konsep Rumah Indofood.

"Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan yang penting bagi kami. Melalui JFK sebagai pameran tahunan yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Kami dapat berinteraksi secara langsung serta merasakan sambutan konsumen dari berbagai macam usia dan latar belakang terhadap sajian yang kami persembahkan khusus untuk mereka," kata Herman Authar, Jakarta, Sabtu, (22/06/2019).

Tidak hanya itu, sebagai perusahaan yang sudah lebih dari lima dekade memberikan solusi pangan dan gizi Indofood menjadikan keluarga dan generasi muda Indonesia sebagai sumber inspirasi dalam menghadirkan inovasi produk maupun Iayanan bagi konsumen.

"Kami percaya bahwa konsumen, dalam hal ini masyatakat Indonesia, memiliki Satu kecintaan yang sama akan Rasa kuliner dan produk asli Indonesia," tambahnya.

Kehadiran Rumah Indofood JFK 2019 diharapkan dapat menggambarkan momen keseharian generasi muda dan keluarga Indonesia.

Seluruh kegiatan yang dilakukan bersama kerabat dan keluarga, baik yang terjadi di dalam ruangan rumah seperti ruang keluarga, ruang makan, dan dapur maupun yang terjadi di luar ruangan seperti aktivitas piknik dan olahraga dibungkus menjadi kesatuan cerita rasa yang sesuai dengan gaya hidup masing-masing anggota keluarga.

Seperti yang telah diketahui, Indofood memiliki serangkaian produk pangan olahan yang dapat dikonsumsi langsung maupun digunakan untnk membuat aneka jenis hidangan. (tka)


Indofood Ajak Pengunjung Satukan Rasa
Baca Selanjutnya

Uji Nyali Makan Pedas di Angry Chicken

INILAHCOM, Jakarta - Jakarta Fair Kemayoran sajikan pameran multi produk. Selain dijadikan sebagai wisata belanja kebutuhan rumah tangga, pameran berlangsung selama 40 hari disebut surganya kuliner.

Kuliner yang dijajakan pun bervariasi mulai dari tradisional hingga mancanegara, salah satu yang dapat dijadikan referensi ketika berkunjung ke Jakarta Fair Kemayoran ialah Angry Chicken yang berada di area Open Space.

Pengunjung tidak akan berdesak-desakan lantaran area yang digunakan luas dan nyaman. Sajian ayam yang digoreng crispy berbalut saus pedas sedang menjadi tren masa kini, dimana balutan saus cabai yang pedas dapat dijadikan sebagai uji nyali kepekaan lidahmu.

Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau yakni mulai dari Rp20 ribu hingga Rp50 ribu ada pula kemasan paket yang lebih ekonomis diantaranya ialah Paket 1 berisi ayam dan nasi hanya Rp.35 ribu, Paket 2 berisi ayam, nasi, sayur sop dan dua aneka saus, sementara Paket 3 dan 4 berrbeda penyajiannya karena ayam crispy akan dibanjiri saus pedas, dimana level yang dapat dipilih ialah level 1 dan 2.

Angry Chicken juga menjajakan aneka snack seperti chicken popcorn dan french fries yang dibandrol Rp. 20 ribu sedangkan chicken wings hanya Rp. 22 ribu. Pengunjung tidak perlu membawa minuman sendiri karena terdapat variasi minuman yang wajib dicoba seperti milo, es teh tawar hingga air mineral.

Selain melakukan uji nyali kepedasan, pengunjung juga dapat menikmati konser musik di panggung utama karena tempatnya yang berdekatan. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat mencicipi aneka kuliner lain di lima zona area pameran seperti Pasar Malam di Pintu I, Pucuk Coolinary di samping Hall D, Kampung Betawi di Gambir Expo, Food Court Hall E dan Expo Resto di area open space.

Jakarta Fair sendiri telah memasuki pekan keempat. Usai melewati masa libur Lebaran, jadwal pameran pun akan kembali normal. Setiap harinya, Jakarta Fair Kemayoran akan dibuka mulai pukul 15.30 WIB pada hari Senin hingga Jumat. Untuk akhir pekan dan hari libur nasional, Jakarta Fair mulai dibuka pada pukul 10.00 WIB.(tka)


Uji Nyali Makan Pedas di Angry Chicken
Baca Selanjutnya

Istri Gubernur DKI Jakarta Apresiasi Jakarta Fair

<B>INILAHCOM, Jakarta - Setiap tahun, acara pameran terbesar se-Asia Tenggara, Jakarta Fair selalu mengikutsertakan berbagai pameran dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di Indonesia. </B>

Pada pergelaran Jakarta Fair di tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka kembali Anjungan DKI Jakarta yang berlokasikan di area Hall C1 JIExpo Kemayoran.

Setelah diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada (30/6) lalu. Kini giliran sang istri, Fery Farhati Ganis yang baru saja mengunjungi anjungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berlokasi di Hall C area Jakarta Fair Kemayoran, baru - baru ini. 

Dirinya mengaku telah mendapatkan sejumlah informasi mengenai program yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta khusus untuk warga masyarakat.

"Setelah berkeiling di anjungan ini, saya mendapatkan informasi lebih banyak tentang apa yang dikerjakan oleh DKI, ada mulai dari LRT, Smart City, ada juga kesehatan dan program dinas-dinas lainnya, " ujar Fery.

Karena itu,  Fery mengajak seluruh warga DKI Jakarta untuk mengunjungi stan-stan yang disediakan Pemprov DKI di Jakarta Fair.  Hal itu menyusul,  tersedianya sejumlah program dari beberapa layanan publik yang ada di Pemprov DKI Jakarta, seperti memeriksa kesehatan gratis, pengurusan perizinan, serta pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB).

"Karena banyak sekali informasi yang bermanfaat bagi kita, mulai dari urusan kesehatan, tranportasi, urusan kebakaran, pengurusan perizinan dan lainnya. Mudah-mudahan kalo datang kesini kita bisa mendapatkan fasilitas-fasilitas berharga," jelasnya.

Misalkan saja, pengunjung bisa bekonsultasi masalah kesehatan di stan Yayasan Kanker Indonesia (YKI). Setelah berkonsultasi,  pengunjung bakal menerima voucher pemeriksaan secara gratis langsung di graha YKI.

"Saya hadir kesini sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia. Alhamdulilah di Yayasan Kanker Indonesia, kita menyediakan pemeriksaan gratis dan konsultasi gratis disni. Jadi mereka dapat voucher gratis untuk pemeriksaan gratis di YKI," terangnya.

Selebihnya,  Fery mengapresiasi kehadiran dari event tahunan terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Menurutnya, gelaran Jakarta Fair dapat dijadikan wadah untuk mempromosikan program-program dari Pemprov DKI.

"Mudah-mudahan lebih ramai lagi. Kemudian informasinya juga terus berkembang, banyak fasilitas yang bisa diberikan untuk masyarakat di Jakarta Fair, " ucap Fery.

Bahkan adapun jenis layanan yang diberikan yaitu pelayanan konsultasi dan pemberian Informasi terkait perizinan/nonperizinan. Bagi pengunjung yang telah membawa persyaratan secara lengkap dan benar dapat langsung mengajukan permohonan perizinan/nonperizinan di stan DPMPTSP DKI Jakarta.

Selain itu, khusus di Jakarta Fair, Pemprov DKI melalui BPRD (Badan Pajak dan Retribusi Daerah) menawarkan program pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk warga. Selain prosesnya cepat, persyaratan pun cukup mudah. Pengunjung hanya perlu membawa KTP dan STNK asli DKI.(tka)


Istri Gubernur DKI Jakarta Apresiasi Jakarta Fair
Baca Selanjutnya

Akrobatik Flying Trapeze Bikin Heboh

<B>INILAHCOM, Jakarta - Flying Trapeze adalah hiburan akrobatik yang menggunakan ayunan sebagai alat utamanya. </B>

Dalam atraksi ini pemain akan menunjukan kebolehannya dengan melayang dari satu ayunan ke ayunan lainnya dari ketinggian 20 meter. Tim Flying Trapeze yang menamai dirinya dengan The Nikolaevs terdiri dari enam atlit kelas dunia, dan merupakan profesional di bidang olahraga akrobatik dan bidang olahraga senam.

Untuk tahun ini akan ada kesulitan tambahan berupa penambahan platform menjadi empat platform yang akan menambah keseruannya.

Untuk menyaksikan pertunjukan Flying Trapeze pengunjung dapat menyaksikan mulai tanggal 21 Juni – 7 Juli 2019 di Atrium Utama PIM 2.

Pertunjukan dapat dinikmati pada hari Selasa – Kamis pukul 19:00 WIB atau Jumat-  Minggu pukul 16:00 WIB dan 19:00 WIB. Pengunjung tidak dipungut biaya untuk menyaksikan pertunjukan ini.

“Flying Trapeze adalah atraksi akrobat yang memerlukan latihan khusus karena menyangkut keselamatan pemainnya. Kali ini kami akan menyajikan pertunjukan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi, yaitu dengan menggunakan empat platform," kata

Mayya Nikolaeva, Team Leader (The Nikolaevs) di Pondok Indah Mall, Jakarta, Jumat, (21/06/2019).

Ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim, sekaligus menjadi pertunjukan kelas dunia yang menarik untuk ditonton.

"Kami sangat bangga karena bisa menunjukan seni pertunjukan akrobatik yang berkualitas  kepada seluruh pengunjung PIM," tambahnya. (tka)


Akrobatik Flying Trapeze Bikin Heboh
Baca Selanjutnya

Enam Destinasi Seru untuk Penggemar Gowes

INILAHCOM, Jakarta - Mengendarai sepeda bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenal sebuah tempat, dan siapapun bisa melakukannya. Liburan sambil bersepeda pun bisa dijadikan cara untuk bersantai maupun sebuah tantangan, tinggal pilih yang mana.

Ada enam kota indah yang layak dijelajahi bersama dari atas sadel seperti rekomendasi Agoda.

1.      Beijing, China

Jika ingin berkeliling kota dengan harga terjangkau dan nyaman, kayuhkan sepeda yang Anda sewa dari beberapa operator bike-sharing yang terdapat hampir di seluruh penjuru kota. Caranya pun mudah, cukup pindai kode pada sebuah sepeda dengan aplikasi yang sudah Anda unduh di smartphone untuk membukanya lalu kunci kembali sepeda tersebut ketika tiba di tempat tujuan.

Mungkin ini kali pertama Anda berkunjung ke Beijing? Ikuti rute sepeda sepanjang 16 km yang melintasi beberapa destinasi wisata terkenal seperti Forbidden City, The Egg dan Stadion Bird’s Nest.

2.      Paris, Prancis

Lihatlah the city of love dari sudut yang berbeda ketika mengayuhkan sepeda sepanjang Parc Rives de Seine, situs Warisan Dunia UNESCO yang terletak di tepian Sungai Seine. Area tersebut secara khusus sudah diubah menjadi jalur cepat untuk bersepeda sekaligus tempat bersantai para pejalan kaki yang ingin menghabiskan waktu bersama. Untuk perhentian singkat, beberapa restoran bisa dijadikan pilihan atau bahkan bisa mengikuti berbagai kegiatan yang digelar sepanjang hari.

3.      Hoi An, Vietnam

Anda penyuka kota tua, hamparan sawah ke manapun mata memandang, dan pertanian yang keren untuk dijepret, bisa mengikuti tur sepeda via Agoda.com atau lewat aplikasi Agoda untuk benar-benar menikmati Hoi An selama empat jam. Pelajari masa lalu dan masa kini Hoi An, selami budaya lokal seutuhnya dan jangan lewatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat, serta ikut langsung belajar merakit karya seni mereka.

4.      Florence, Italia

Mengayuh sepeda selama berjam-jam bukan hal yang Anda suka lakukan? Cobalah mengelilingi Florence dengan tur sepeda listrik tanpa harus ngos-ngosan. Kunjungi teras Piazzale Michaelangelo yang terkenal dan rasakan kehebatan era Renaisans di The Duomo, sambil berhenti sejenak untuk menikmati wine dan makanan Tuskan.

5.      Melbourne, Australia

Budaya bersepeda dan melakukan kegiatan luar ruangan amat lekat di Melbourne. Hiduplah sebagaimana warga setempat menikmati hari mereka dan kenali kota di Negara Bagian Victoria ini dengan sepeda. Untuk perjalanan singkat, rute Sungai Yarra, kawasan yang terkenal karena perkebunan anggur luar biasa luas, bisa dijadikan pilihan. Jika memiliki dua hari tambahan, bawalah si roda dua menuju Warrnambool untuk menikmati Great Ocean Road yang terkenal. Jangan lupa untuk mencari Twelve Apostles dan beberapa pemandangan spektakuler lainnya di Australia.

6.      California, USA

Negara bagian yang dijuluki The Golden State ini memiliki pegunungan, pantai, dan gurun yang indah bagi Anda penggemar sepeda dan suka petualangan. Pilih area seperti Santa Barbara dan kayuhkan sepeda ke Gibraltar Road, sebuah rute menanjak yang akan menghadiahi Anda dengan pemandangan laut yang menakjubkan. Lalu kembalilah ke kota, tepatnya menuju Handlebar Coffee Roasters, untuk coffee break bertema sepeda. [*]


Enam Destinasi Seru untuk Penggemar Gowes
Baca Selanjutnya

Pondok Indah Mall Hadirkan Hiburan Kelas Dunia

INILAHCOM, Jakarta - Dalam rangka menyambut kemeriahan Hari Raya Lebaran dan Libur Sekolah tahun ini, Pondok Indah Mall (PIM) menghadirkan rangkaian acara yang dibalut dalam tajuk Hari Raya Festival.

Pada perayaan hari raya lebaran dan libur sekolah kali ini, PIM menghadirkan sensasi wahana musim dingin baru Snow Storm dan pertunjukan akrobatik kelas dunia, Flying Trapeze. Rangkaian acara Hari Raya Festival kali ini akan berlangsung dari tanggal 25 Mei – 14 Juli 2019.

“Pondok Indah Mall berkomitmen untuk menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Maka dari itu, kami selalu memberikan hiburan yang spesial dan menyajikan pertunjukan berkualitas kelas dunia yang sesuai bagi para pengunjung," kata Eka Dewanto, General Manager PIM, Jakarta, Jumat, (21/06/2019).

Pada momen Lebaran  dan Libur Sekolah ini kami menghadirkan sebuah permainan yang memberikan sensasi baru bagi para pengunjung setia PIM melalui wahana Snow Storm.

"Tidak lupa kami juga menghadirkan kembali sebuah pertunjukan akrobatik kelas dunia yang selalu dinantikan setiap tahunnya, yaitu Flying Trapeze," tambahnya.

Ada dua program belanja menarik bagi para pengunjung PIM, yaitu Shop & Delight dan program belanja Festival Jakarta Great Sale (FJGS).

"Kami berharap dengan adanya rangkaian acara kali ini, pengunjung dapat mengisi liburan sekolah dan memeriahkan momen lebaran bersama keluarga di Pondok Indah Mall," paparnya.

Snow Storm merupakan sebuah wahana bermain salju baru yang dihadirkan dalam rangkaian acara Hari Raya Festival kali ini. Wahana musim dingin ini mampu memberikan sebuah pengalaman bagaimana rasanya diterpa oleh bulir-bulir salju yang menyerupai aslinya.

Dengan adanya wahana baru ini pengunjung dapat merasakan bagaimana serunya bermain salju layaknya di luar negeri dengan suasana Festival Hari Raya Idul Fitri.

Untuk dapat menikmati permainan Snow Storm, pengunjung dapat mengunjungi Lantai Dasar Atrium Utama PIM 2.

Tiket dapat dibeli seharga Rp 100 ribu dengan durasi permainan selama kurang lebih 30 menit mulai tanggal 25 Mei – 14 Juli 2019.(tka)


Pondok Indah Mall Hadirkan Hiburan Kelas Dunia
Baca Selanjutnya

Kemenpar Dorong SDM Pariwisata Indonesia

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memacu para pelaku pariwisata Indonesia untuk melakukan sertifikasi profesi di demi menghadapi kompetisi Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat ASEAN.

Asdep Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata Wisnu Bawa Tarunajaya saat kegiatan Workplace Assesor (WPA) di Mercure Bali Harvestland Kuta, Bali, baru - baru ini, mengatakan SDM pariwisata harus memiliki kompetensi untuk bersaing di era global sekaligus sebagai upaya untuk pengembangan SDM berkualitas di Tanah Air.

“Jika pekerja kita tidak memiliki kompetensi regional peran mereka akan tergantikan oleh sumber daya manusia dari negara-negara lain," kata Wisnu.

Wisnu menyatakan pelatihan asesor nasional yang dilakukan ini ditujukan menyambut Masyarakat Ekonomi Asean. Pada tahun ini SDM menjadi perhatian khusus pemerintah.

"Dalam periode ini kita memfasilitasi pelatihan untuk front office, housekeeping, FB, dan bidang lain. Kami mengharapkan agar peserta serius mengikutinya. Sebab kelanjutan sertifikiasi kompetensi itu ada di tangan para asesor," katanya.

Ia berharap, dengan menggelar kegiatan WPA yang berlangsung pada 18-23 Juni 2019 itu dapat meningkat jumlah assesor bidang pariwisata.

“Ini diharapkan bisa menghasilkan tenaga-tenaga asesor yang mampu melaksanakan penilaian atau uji kompetensi terhadap peserta uji dalam ruang lingkup kompetensi teknis sesuai dengan bidang pariwisata,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A.A Gede Yuniartha Putra dan beberapa perwakilan dari BNSP termasuk Rachmad Sugiyanto, Annie Savitri, I Ketut Sutapa, dan Arya Astina Made.(tka)


Kemenpar Dorong SDM Pariwisata Indonesia
Baca Selanjutnya

Mahasiswa Maluku Tenggara Dibekali Pelatihan

<B>INILAHCOM, Jakarta – Mahasiswa di Maluku Tenggara diberikan bekal pelatihan pariwisata sebagai upaya untuk mencetak lebih banyak kader pariwisata di wilayah tersebut.</B>

Kepala Sub Bidang Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Alfin Merancia saat Kegiatan Pelatihan SDM Kepariwisataan Goes To Campus, di Kampus Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku Tenggara, baru - baru ini, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan juga awareness mengenai kepariwisataan bagi mahasiswa.

“Hal ini juga untuk memberikan pemahaman mengenai dampak ekonomi dari aktivitas pariwisata. Dan untuk menciptakan kader pariwisata yang aktif dalam pengembangan pariwisata. Khususnya, di wilayah Kei-Maluku termasuk Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara,” kata Alfin.

Alfin menjelaskan, sebagai negara kepulauan, potensi wisata bahari yang dimiliki Indonesia sangat tinggi.

“Dan untuk mengelola itu, dibutuhkan SDM-SDM andal. SDM inilah yang akan memastikan wisata bahari Indonesia terjaga, serta tergali dengan maksimal. Karena bahari menjadi salah satu andalan pariwisata kita. Sedangkan pariwisata, adalah penyumbang devisa, dan salah satu yang terbesar,” paparnya

Menurutnya, para mahasiswa Kampus Politeknik Perikanan Negeri Tual harus menyadari potensi tersebut.

“Pariwisata itu masa depan bangsa. Sektor yang sangat menjanjikan. Mahasiswa bisa mengambil bagian dalam sektor pariwisata. Pemahaman tentang inilah yang kita sampaikan. Maka narasumber yang kami hadirkan pun beragam. Bahkan hingga profesional,” papar Alfin.

Turut hadir dalam kegiatan kali ini antara lain Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, Roy Rahajaan yang menyampaikan materi terkait Arah Kebijakan Pengembangan SDM Pariwisata di Kabupaten Maluku Tenggara.

Kemudian Direktur Politeknik Perikanan Negeri Tual Jusron Ali Rahajaan dengan materi yang disampaikan terkait Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Pengembangan SDM Kepariwisataan.

Ada juga Manager Area III Traveloka.com, Louis Alfonso Kodoatie, yang memberikan pemahaman mengenai Digital Millenial Tourism.(tka)


Mahasiswa Maluku Tenggara Dibekali Pelatihan
Baca Selanjutnya

Kamis, 20 Juni 2019

Obat herbal di Indonesia Masih Tertinggal

<B>INILAHCOM, Jakarta -  Obat herbal di Indonesia masih tertinggal jauh dengan negara asing. </B>

Salah satu obat herbal Indonesia adalah Jamu. Ini dianggap sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang tetap harus dilestarikan. 

"Sayangnya industri obat herbal di Indonesia masih tertinggal dari negara lain seperti Tiongkok dan India," kata Brand Manager PT Air Mancur, Maria Astridina, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (20/06/2019). 

Tiongkok contohnya, negara yang hanya memiliki 13.000 jenis herbal, mampu membuat lebih dari 100.000 resep obat herbal.

"Indonesia sebagai negara yang memiliki sekitar 30.000 jenis tanaman herbal, seharusnya memiliki lebih banyak resep obat herbal dengan potensi nilai industri yang jauh lebih besar dibandingkan negara lain," tambahnya. 

Belum lama ini PT Air Mancur mengundang mitra bisnis di industri Jamu dari seluruh Pulau Jawa, mulai dari tingkat distributor, grosir hingga depot seduhan.

Untuk itu, lanjut Maria Astridina, perlu adanya dorongan dari para pelaku Industri jamu mulai dari pemerintah, produsen, hingga ke pedagang jamu.

Salah satu bentuk dukungan dari PT Air Mancur dalam pertumbuhan industri jamu adalah dengan memberikan perhatian dan menjalin kerjasama dengan para pedagang jamu.

"Tujuan dari kegiatan ini, selain mempererat hubungan antara PT Air Mancur dengan para pedagang jamu, juga merupakan ajang interaksi secara langsung untuk memberikan pengetahuan kepada para pedagang jamu tentang bagaimana memilih produk jamu yang berkualitas dan terstandard dan bagaimana cara mengenalkan kembali produk-produk herbal kepada konsumen, serta merupakan ajang yang baik bagi perusahaan untuk mendapatkan informasi mengenai kendala dan hambatan para pedagang jamu dalam menjual produk-produk herbal," ungkap Maria Astridina.(tka)

 


Obat herbal di Indonesia Masih Tertinggal
Baca Selanjutnya

Poltekpar Makassar Bermitra dengan Hongkong

<B>INILAHCOM, Jakarta - Polikteknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menjajaki kemitraan kelembagaan dengan The Hongkong Polytechnic University untuk mengembangkan riset di bidang pendidikan. </B>

Selain itu, terdapat pelatihan, dan publikasi jurnal, serta penempatan Praktek Kerja Nyata (PKN) di Hongkong.

Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Muhammad Arifin saat kunjungan ke The Hongkong Polytechnic University, Hongkong, Rabu (12/6/2019) mengatakan program ini akan memungkinkan para mahasiswa dibekali dengan keahlian yang dibutuhkan di sektor pariwisata.

“Penjajakan kerja sama ini merupakan jawaban atas ajakan pemerintah Indonesia untuk menata pendidikan vokasi atau kejuruan di bidang pariwisata,” katanya.

Kerja sama ini juga kata Muhammad Arifin ini bertujuan untuk membantu Poltekpar Makassar dalam mengembangkan lulusan yang lebih berkualitas, dengan keterampilan yang relevan bagi kebutuhan pariwisata.

“Sekolah akan memiliki hubungan yang erat dengan pasar tenaga kerja, sehingga peran aktif sektor swasta di dalam pendidikan menjadi sangat penting," katanya.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Ni Wayan Giri Adnyani di Jakarta, Kamis (20/6/2019) menambahkan, kerja sama ini bila terealisasi tentunya akan mengembangkan SDM pariwisata Indonesia.

Tak dapat dipungkiri, pariwisata merupakan sektor penting bagi perekonomian Indonesia, sekaligus sumber utama penciptaan lapangan pekerjaan. Pada 2016, pemerintah Indonesia mencanangkan rencana percepatan pengembangan sepuluh destinasi pariwisata prioritas secara berkelanjutan.

"Tekad ini memerlukan investasi sumber daya manusia yang memadai. Saat ini, kesenjangan keterampilan merupakan masalah utama di banyak industri di Indonesia, terlebih di industri padat karya seperti pariwisata,” ujar Giri.(tka)


Poltekpar Makassar Bermitra dengan Hongkong
Baca Selanjutnya