Laman

Rabu, 31 Oktober 2018

Ini Cara Tingkatkan Kunjungan Wisman Jepang

INILAHCOM, Jakarta - Kedatangan delegasi Japan yang terdiri dari Japan Tourism Agency Goverment of Japan, dan Japan Association of Travel Agents (JATA) salah satunya akan membuat paket tur Japan - Tanjung Lesung.

Menurut Kementerian Pariwisata yang diwakili Kepala Bidang Investasi Destinasi Prioritas, Nurwan Hadiyono, pihak Travel Agents dari delegasi Jepang sangat tertarik untuk membuat paket wisata di Tanjung Lesung. Dengan mengandeng operator dari Ramatour.

"Ini memang dia lebih fokus untuk membuat paket - paket wisata. Ini ada direct wisata dari Jepang ke Tanjung Lesung dan juga Tanjung Kelayang," ujar Nurwan saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis, (01/11/2018).

Dengan fokus pada dua wilayah tersebut, Nurwan berharap ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan turis asing khususnya Jepang semakin banyak datang ke dua daerah tersebut.

"Kami harap semakin banyak turis asing khususnya Jepang ke Indonesia. Terlebih ke dua daerah destinasi wisata itu," tambahnya.

Melihat kedua tempat wisata menarik yang jadi bagian dari Indonesia itu, Shigenori Hiraoka dari Japan Tourism Agency Government of Japan, selaku Director General Regional Development Department menjelaskan, bahwa destinasi tersebut sangat potensial dan bagus yang dimiliki Indonesia.

"Kami telah mengunjung dua tempat itu, Tanjung Lesung dan Belitung (Tanjung Kelayang), yang menjadi 10 Bali baru dan ini merupakan salah satu potensi air laut yang bagus dimiliki Indonesia," kata Shigenori Hiraoka.

Masih menurutnya, dengan melihat keindahaan tersebut, Shigenori berfikir bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar sekali untuk dunia pariwisata. (tka)


Ini Cara Tingkatkan Kunjungan Wisman Jepang
Baca Selanjutnya

Delegasi Japan Tertarik Investasi Wisata

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pariwisata yang diwakili Kepala Bidang Investasi Destinasi Prioritas, Nurwan Hadiyono menerima kunjungan bisnis Japan Tourism Mission.

Kunjungan yang diwakili 8 peserta termasuk perwakilan dari Pemerintah Jepang, terdiri dari Japan Tourism Agency Government of Japan, Japan Association of Travel Agents (JATA) dan Travel Agents beserta pengusaha asal Jepang dalam rangka pengembangan potensi dan investasi pariwisata.

Kedelapan delegasi tersebut terdiri dari Shigenori Hiraoka dan Kyohei Yoshino dari Japan Tourism Agency Government, Yoshinori Ochi dari JATA, Saburo Okino dari JTB, Yasuyuki Masamoto dari Nippon Travel Agency, Kazuhiro Takahashi dari JTB, Moto Tahonara dari Ramatours dan Hidenori Shimasaki dari Urban Renaissance Agency.

Nurwan Hadiyono menyebut, kunjungan kali ini merupakan tindak lanjut Japan Global Exchange Forum antara Presiden Joko Widodo dengan Penasehat Perdana Menteri Jepang di Jakarta, 5 September 2017. Dan dimulai dengan rangkaian kegiatan hari pertama menuju Tanjung Kelayang pada 30 Oktober 2018, kemudian dilanjutkan menuju Tanjung Lesung pada 31 Oktober 2018.

Lebih lanjut, dalam menerima Delegasi misi bisnis Jepang kali ini, Nurwan Hadiyono didampingi juga oleh Purnomo Siswoprasetjo, Presdir PT Banten West Java, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Banten serta pemangku kepentingan lainnya dalam percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

"Tanjung Lesung yang ditetapkan menjadi 10 Bali Baru terus dikembangkan. Pada tahun 2015 sampai 2017 tingkat okupansi di Tanjung Lesung Beach and Resort Hotel mengalami kenaikan dari 31 persen menjadi ke 37 persen," ujar Nurwan Hadiyono, Jakarta, Kamis, (01/11/2018).

Dari sisi aksesibilitas, saat ini sedang dilakukan proses pembangunan oleh WIKA berupa jalan tol Serang - Panimbang sejauh 84 kilometer. Hal itu untuk mempermudah dan mempersingkat jarak tempuh menuju KEK Tanjung Lesung. Yang dapat ditempuh kurang lebih 2 jam dari Jakarta.

"Pembangunan tol dibagi menjadi tiga seksi yakni seksi 1 (Serang—Rangkas Bitung) sepanjang 26,50 kilometer, seksi 2 (Rangkas Bitung—Bojong) sepanjang 33 kilometer, dan seksi 3 (Bojong—Panimbang) dengan panjang 24,40 kilometer. Ditargetkan rampung pada September 2019 dan ditargetkan sudah dapat beroperasi pada tahun yang sama," tambahnya.

Untuk amenitasnya, KEK Tanjung Lesung pada 2019 akan dibuka 34 homestay. Pihak Travel Agents dari delegasi Jepang sangat tertarik untuk membuat paket wisata di Tanjung Lesung. Dengan mengandeng operator dari Ramatour.

Nantinya para delegasi akan melakukan kunjungan ke lokasi sekitar Tanjung Lesung mulai dari Beach Club, Ladda Bay (Mongolian Culture Centre), dan Batik Cikadu.

Sementara itu untuk mendukung percepatan KEK Tanjung Kelayang, Kemenpar bersama Kemenhub dan Pemda Babel telah mendorong Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan (TJQ) menjadi bandara internasional. Sebagai bandara internasional, Garuda Indonesia pekan lalu mulai membuka penerbangan langsung Singapura (Sin)- Tanjung Pandan (TJQ) sebanyak 4 kali per minggu.

Sejumlah peluang investasi  ditawarkan kepada para pebisnis Jepang di antaranya perluasan Bandara Internasional Tanjung Pandan, KEK Tanjung Kelayang, dan Tanjung Tinggi  (Black Rocks Golf Belitung).

Delegasi misi bisnis Jepang diterima Bupati Kabupaten Belitung  Sahani Saleh, Wakil Pemda Provinsi Babel dan pemangku kepentingan Kabupaten Belitung beserta pelaku usaha lokal.

Usai melakukan pertemuan, para delegasi mengadakan kunjungan langsung ke KEK Tanjung Kelayang dan kawasan pariwisata Tanjung Tinggi.(tka)


Delegasi Japan Tertarik Investasi Wisata
Baca Selanjutnya

Ayo Gabung GenPI.co, Raih Kesempatan ke Toraja

INILAHCOM, Jakarta - Sudah tahukan platform pariwisata nomor satu di Indonesia, GenPI.co? Kalo belum, buruan gabung. Banyak keuntungannya loh. Salah satunya bisa ikutan trip gratis ke Toraja, 7-9 November. Seru kan?

GenPI.co selalu menghadirkan keseruan untuk siapa pun yang sudah bergabung. Ada quiz hingga lomba foto. Hadiahnya juga tak main-main. Dari uang tunai jutaan rupiah, trip liburan, hingga giveaway menarik.

Hal itu, disampaikan Penanggung Jawab Konten GenPI.co Alqi Almakiyah. “Akan selalu ada game menarik yang dipersembahkan bagi pembaca. Jadi buat yang belum bergabung atau belum beruntung di game sebelumnya, tak usah kecewa berlebihan. Tinggal ikut saja game selanjutnya,” tuturnya, Selasa (30/10/2018).

Keseruan terbaru GenPI.co adalah Flash Quiz Time. Game ini unik. Dijamin berbeda dengan yang sudah-sudah. Karena, pembaca diharuskan ‘mengubek-ubek’ portal online GenPI.co untuk mencari  jawabannya. “Sebenarnya mudah saja. Misalnya, kamu diminta mencari sebuah artikel yang bercerita tentang kebiasaan sekelompok masyarakat yang tidur di atas pasir,” terang wanita berhijab itu.

Perempuan yang juga Wakil Pemimpin Redaksi GenPI.co itu melanjutkan, setelah artikelnya ditemukan pembaca wajib menulis judulnya serta siapa yang menulis artikel itu. “Jawaban kamu tulis di kolom komentar postingan poster ini di instagram @genpi.co,” ujar Alqi yang hobi posting instastory itu.

Pemenang dipilih berdasarkan jawaban yang benar dan jumlah like terbanyak pada komentarnya. Hadiah bagi pemenang yaitu trip gratis ke Toraja pada 7-9 November mendatang. Tiga quiz lainnya berhadiah trip ke Luwuk Banggai, Wakatobi, Suku Dayak Iban yang akan digelar selama periode bulan November 2018.

“Kapan lagi bisa trip ke daerah eksotik di Indonesia dengan gratis. Kamu hanya tinggal jawab quiz-nya dan minta teman-temanmu meng-klik ikon ‘like’ jawabanmu itu. Ayo meriahkan Flash Quiz Time ini,” ajak Alqi.

Ia menambahkan, selama periode bulan November akan ada tiga quiz dengan hadiah trip yang yang pasti menarik. “Makanya stay tune di medsos dan website GenPI.co,” tandasnya.

Terobosan yang terus menerus dilakukan GenPI.co, disambut hangat Menteri Pariwisata Arief Yahya. “Sebagai sebuah platform pariwisata, GenPI.co memang dituntut untuk terus berinovasi. Mengembangkan kontennya agar menarik buat pembacanya. Gabung ke GenPI.co dijamin banyak untungnya. Makanya segera gabung,” katanya. [*/par]


Ayo Gabung GenPI.co, Raih Kesempatan ke Toraja
Baca Selanjutnya

Siapa yang Mau Menari Tor Tor? Datang Saja ke CFD

INILAHCOM, Jakarta - Siapa yang berani membantah keindahan dan eksotisme Danau Toba? Danau terbesar di Indonesia ini selalu mampu menarik perhatian wisatawan. Minggu (4/11/2018), pesona Danau Toba bisa dinikmati di Car Free Day (CFD) Jakarta. Termasuk menari Tortor.

Menurut Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kementerian Pariwisata Don Kardono, kemeriahan bakal tersaji di Car Free Day Jakarta, akhir pekan nanti. “Pasti seru. Karena sejumlah kegiatan akan digelar. Apalagi yang kita bawa Danau Toba. Salah satu destinasi prioritas Indonesia yang memiliki reputasi mendunia,” papar Don Kardono, Selasa (30/10/2018).

Salah satu kegiatan yang menurut Don tidak bisa dilewatkan adalah menari Tor Tor. Tarian tradisional Suku Batak. “Nah salah satu bagian paling seru dalam Car Free Day Danau Toba ini adalah Tari Tor Tor. Jadi kemasannya, Tari Tortor dilakukan secara flash mob. Ini akan menarik,” katanya.

Biar makin enak menari Tor Tor, ada baiknya kita mengenal tarian legendaris tersebut. Dahulu, tradisi Tor Tor hanya ada dalam kehidupan masyarakat suku Batak yang berada di kawasan Samosir, kawasan Toba dan sebagian kawasan Humbang. Namun, budaya makin dikenal luas.

Sebelumnya, tarian ini biasa digunakan pada upacara ritual yang dilakukan oleh beberapa patung yang terbuat dari batu yang sudah dimasuki roh, kemudian patung batu tersebut akan “menari”.

Sekarang, Tari Tor Tor menjadi sebuah seni budaya bukan lagi menjadi tarian yang lekat hubungannya dengan dunia roh. Karena seiring berkembangnya zaman, Tor Tor merupakan perangkat budaya dalam setiap kehidupan adat suku Batak.

“Siapa pun yang ada di Car Free Day, akan kita ajak untuk mengikuti Flash Mob Tari Tor Tor. Keseruan ini akan kita ciptakan bagi siapa saja. Kita mengundang mereka memeriahkan acara ini,” ajak Don Kardono.

Namun, tidak hanya Tari Tor Tor yang akan ditampilkan. Ada agenda budaya lain. Seperti Tari Embas Tandok, Tari Marpangir, Lompat Batu dengan Tari Baluse atau Tari Perang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Sebab, semakin memperkenalkan Danau Toba. “Danau Toba adalah destinasi prioritas di Indonesia. Salah satu andalan untuk menyumbang wisatawan mancanegara. Pesona tersebut yang akan dibawa ke Car Free Day di Jakarta. Jadi jangan sampai lewatkan.

CFD Pesona Danau Toba hadir Minggu (4/10) pagi. Pukul 07:00 – 11:00 di Park and Ride JL. MH Thamrin No.10 jakarta Pusat. Atau di samping Sari Pan Pacific Hotel. Pastikan kalian kesana,” katanya. [*/par]


Siapa yang Mau Menari Tor Tor? Datang Saja ke CFD
Baca Selanjutnya

Asah Mutu dan Kompetensi Anak di Ajang Berkualitas

INILAHCOM, Jakarta - Meningkatkan mutu dan kompetensi anak sangat membutuhkan wadah yang baik dan tepat. Karena itu, anak - anak khususnya para remaja bisa secara bebas menyalurkan bakatnya tanpa batasan.

Salah satunya adalah lewat program SMK Sales Champion telah memasuki tahun keempat. Masih dengan membawa semangat dan visi misi untuk meningkatkan mutu dan kompetensi para siswa - siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), program ini dikemas dalam jangka waktu 12 bulan.

"Dalam hal ini, konsep program dengan melibatkan networking, pengalaman dan edukasi menarik bagi para pesertanya untuk semakin meningkatkan kompetensi diri," kata Dedy Budiman selaku program director DSCC 2019, Jakarta, Rabu, (31/10/2018).

Diharapkan setelah peserta program Dekkson SMK Sales Champion 2019 ini, semakin membuka wawasan dan meningkatkan skill yang dimiliki oleh para peserta program sehingga dapat langsung diserap dalam dunia industri.

Para peserta program ini adalah siswa dan siswi kelas X - XII Kompetensi Keahlian Pemasaran dalam bentuk kelompok, yang masing-masing kelompok beranggotakan 5 sampai 7 orang siswa. Dan setiap sekolah dapat mengirimkan sebanyak-banyaknya kelompok untuk mengikuti kegiatan DEKKSON SMK SALES CHAMPION 2019.

Secara teknis, setiap peserta DEKKSON SMK SALES CHAMPION 2019 ini wajib mendaftarkan kelompoknya (melakukan registrasi) ke website https://ift.tt/2Puk53s. Sosialisasi program dan pendaftaran telah dilakukan pada Juli dan ditutup tanggal 31 Agustus 2018 kemarin dengan jumlah total Team pendaftar sebanyak 400 peserta dari total 29 propinsi yang dibagi menjadi 7 wilayah region.

Team panitia yang terdiri dari para mentor telah melaksanakan sosialisasi program ke SMK-SMK Kompetensi Keahlian Pemasaran pada 25 kota di Indonesia untuk memberikan penjelasan singkat kepada para siswa mengenai teknik penjualan dan sebagainya kepada SMK yang akan berpartisipasi. Total sekolah yang telah dikunjungi oleh team mentor adalah 148 SMK.

Selama masa kompetisi ini, peserta akan terus dibekali dengan pelatihan secara online class serta pendampingan oleh masing-masing mentor pada kota masing-masing untuk terus menyemangati dan memberikan tips-tips serta strategi mengenai marketing dan penjualan. (tka)


Asah Mutu dan Kompetensi Anak di Ajang Berkualitas
Baca Selanjutnya

Rayu Wisman Inggris, Kemenpar Gelar Sales Mission

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin gencar mengeksplorasi pasar wisatawan Eropa. Terbaru, Kemenpar berencana menggelar Sales Mission untuk merayu wisatawan asal Inggris.

Sales mission akan digelar di 2 kota besar sekaligus. Pertama di Kota Manchester yang akan disambangi pada 30 Oktober, kemudian di London pada 1 November 2018.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kemenpar Agustini Rahayu, Sales Mission merupakan kerjasama Kemenpar dengan industri pariwisata Indonesia dan KBRI di London.

Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan promosi serta penjualan industri pariwisata Indonesia yang berpartisipasi pada WTM London 2018. Dimana WTM London 2018 akan digelar di London dari tanggal 5-7 November 2018.

"Sales Mission ini merupakan rangkaian aktivitas pemasaran pariwisata Indonesia menggandeng industri yang juga berpartisipasi pada WTM London 2018 agar efisien dan efektif menjaring wisman asal Inggris," ujar Agustini, Minggu (28/10/2018).

Kemenpar dipastikan akan tampil maksimal. Hal ini terlihat dengan diboyongnya 18 industri pariwisata Indonesia. Dimana mereka ini terdiri dari Tour Operator/Travel Agent, serta Akomodasi. Mereka akan dipertemukan langsung dengan 40 industri pariwisata Inggris.

"Kegiatan ini diharapkan menunjukkan konsistensi promosi pariwisata Indonesia di Inggris. Selain itu sekaligus meningkatkan awareness masyarakat Inggris terhadap pariwisata Indonesia. Serta mendorong lebih banyak lagi kerja sama bisnis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asal Inggris ke Indonesia," ungkapnya.

Masuknya industri pariwisata Indonesia ke Inggris ini tentu sangat tepat. Dari perspektif statistik, kunjungan wisatawan asal Inggris ke Indonesia menunjukkan angka positif.

Pada 2016, tercatat 328.882 wisatawan asal Inggris mengunjungi Indonesia. Jumlah ini meningkat 17,37 persen dari tahun sebelumnya. Sementara tahun 2017, terdapat lebih banyak wisatawan Inggris yang mengunjungi Indonesia.

Dilaporkan sejumlah 361.197 wisman Inggris datang ke Indonesia atau meningkat 9,8 persen dari tahun 2016. Hingga Agustus 2018, tercatat sekitar 264.023 wisman asal Inggris mengunjungi Indonesia atau sekitar 67,52 persen dari total target wisman Eropa 2018.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, wilayah Eropa terus menunjukkan tren positif selama beberapa tahun terakhir. Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Rusia adalah lima besar pasar Eropa untuk Indonesia. Statistik menunjukkan nilai pasar wisatawan dari negara-negara tersebut mencapai lebih dari 1 juta dolar AS dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu (13,97 hari).

“Kemampuan spending wisatawan Eropa cukup besar. Kedatangan mereka tentunya menguntungkan perekonomian. Bukan hanya pihak hotel saja yang untung, sektor kuliner, sektor transportasi, bahkan UMKM yang menjual souvenir akan kebagian manfaatnya. Untuk itu kami terus berusaha melebarkan sayap ke negara-negara Eropa lainnya," ujar Menpar. [*/par]


Rayu Wisman Inggris, Kemenpar Gelar Sales Mission
Baca Selanjutnya

Bagaimana Ketahui Seseorang Dianggap Obesitas?

INILAHCOM, Jakarta - Banyak orang tidak menyadari ketika tubuh semakin gemuk dan mendekati dengan obesitas. Lantas, bagaimana cara mengetahuinya?

Menurut Gary Small, Ahli Kesehatan Otak dan Penuaan The University of California, Los Angeles (UCLA), salah satu caranya mengetahui obesitas adalah dengan menghitung indeks massa tubuh. Rasio mengukurnya dengan tinggi badan dan berat badan Anda. Namun, ternyata hal ini bukan menjadi ukuran yang sempurna.

"Karena ada format obesitas yang sangat akurat. Anda tadi bilang adanya lemak di perut. Karena ini tidak terlalu parah di seseorang. Lemak di perut itu akan meningkatkan inflamasi di dalam perut kita. Jadi sangat penting kita tahu obesitas atau tidak yaitu pergi ke dokter," papar Gary Small, saat ditemui di acara Herbalife Nutrition, Jakarta, Selasa, (30/10/2018).

Untuk mengatasi obesitas, sebaiknya setiap orang meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik. Setidaknya dalam sehari bisa melakukan jalan kaki minimal 20 menit.

"Megenai olahraga, saya meminta setiap orang olahraga setiap hari. Kalau saya bilang disini bukan olahraga mewah. Tapi olahraga berjalan kaki.

Studi menunjukkan jalan kaki 20 menit sehari bisa menurunkan kehilangan ingatan pada kita. Orang sibuk bisa melakukan olahraga dengan naik tangga. Kalau memang harus ketemu orang, harus dipercepat langkahnya," tambahnya.

Obesitas memang menjadi salah satu penyakit yang bisa menjadi pencetus diabetes. Ini hal yang sangat menyeramkan. Karena itu, masyarakat harus bisa tetap memantau berat badan dengan normal. Setidaknya, dalam setiap bulan, bisa melakukan cek kesehatan minimal cek tekanan darah dan kadar gula dalam darah.

"Ini agar menjauhkan diri dari penyakit tidak menular," tambah Gary.(tka)


Bagaimana Ketahui Seseorang Dianggap Obesitas?
Baca Selanjutnya

MINISO Ajak Konsumen Lakukan Aksi Sosial

INILAHCOM, Jakarta -MINISO mengajak konsumen MINISO melakukan aksi sosial dengan belanja sambil berdonasi sebagai wujud simpati dan kepedulian untuk para korban gempa tsunami Palu dan Donggala.

Program Donasi yang melibatkan partisipasi konsumen MINISO ini berlangsung mulai 12 Oktober sampai 18 Oktober 2018 di 134 gerai MINISO seluruh Indonesia.

“Gempa tsunami Palu dan Donggala yang terjadi 28 September lalu membuat MINISO tergerak melakukan aksi sosial dengan mengajak para konsumen belanja sambil berdonasi untuk membantu meringankan beban serta memberikan harapan bagi saudara – saudara kita di Palu dan Donggala. Aksi sosial ini juga merupakan wujud simpati serta komitmen kepedulian kami," kata Vania Damayanti, Brand Manager MINISO Indonesia, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (31/10/2018).

Program Donasi yang berlangsung selama tujuh hari ini mendapatkan tanggapan positif dan berhasil menarik minat para konsumen untuk belanja sambil berdonasi. Dengan belanja produk di gerai MINISO, secara langsung konsumen turut berpartisipasi mendonasikan Rp.500 pada setiap transaksi untuk korban gempa tsunami Palu dan Donggala. Saat ini total donasi yang terkumpul dari 134 gerai MINISO adalah Rp 123.177.500. 

Untuk memudahkan penyaluran donasi yang sudah terkumpul agar segera dapat terdistribusi dengan baik untuk para korban gempa tsunami Palu dan Donggala, MINISO bekerjasama dengan platform penggalangan dana dan berdonasi secara online, kitabisa.com.  Penyerahan donasi MINISO untuk Palu dan Donggala ini diserahkan oleh Vania Damayanti selaku Brand Manager MINISO Indonesia kepada Iqbal Hariadi Head of Marketing Kitabisa.com yang berlangsung secara simbolis.

Iqbal Hariadi Head of Marketing Kitabisa.com menyambut baik kepedulian MINISO yang telah menggerakkan aksi sosial bersama konsumen untuk mengumpulkan donasi untuk para korban gempa tsunami Palu dan Donggala.

Selain donasi yang sudah terkumpul Rp 123.177.500 dari transaksi belanja konsumen di 134 gerai MINISO, masyarakat juga masih mendapat kesempatan berdonasi secara online ini dibuka hingga 31 Oktober 2018

“MINISO berharap dengan donasi yang kami salurkan melalui kitabisa.com bisa segera dapat terdistribusi dengan baik untuk para korban gempa tsunami Palu dan Donggala. Bisa memberikan manfaat dan harapan baru bagi mereka  sehingga para korban gempa tsunami Palu dan Donggala bisa bersemangat lagi dalam menjalankan aktivitasnya," tambahnya. 


MINISO Ajak Konsumen Lakukan Aksi Sosial
Baca Selanjutnya

Penting, Ajarkan Anak Konsumsi Buah dan Sayur

INILAHCOM, Serpong - Menerapkan gaya hidup sehat sangat penting bagi masyarakat. Salah satunya adalah dimulai sejak fase anak - anak.

Cara menerapkan gaya hidup sehat bisa dengan apa saja. Hal yang paling menyenangkan adalah dengan mengajak anak bermain sambil belajar mengenal buah dan sayur. Ini dilakukan oleh AEON MALL BSD CITY bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia mempersembahkan rangkaian acara Farm To Table.

Acara ini menyajikan pameran beragam buah dan sayur lokal segar yang berlangsung mulai 25 Oktober hingga 4 November 2018, yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat.

Baru - baru ini, sejumlah siswa taman kanak-kanak dari berbagai sekolah di kawasan BSD City, berkunjung ke AEON Mall BSD City dalam rangka kegiatan Farm to Table. Mereka menggelar tari-tarian di panggung utama sekaligus menggali ilmu seputar pentingnya mengonsumsi buah dan sayuran.

"Sesuai dengan konsep AEON Mall BSD City, yaitu For Your Smart Living, kami kembali menyelenggarakan acara Farm To Table. Tujuan dari event ini tidak hanya untuk menghibur tetapi juga berbagi informasi serta mengedukasi berbagai cara menerapkan gaya hidup sehat kepada customer. Selain pameran buah dan sayur, kami juga mengundang siswa dari berbagai sekolah taman kanak-kanak untuk datang ke Farm To Table," kata Juanita Rustandi, Senior Manager Operasional AEON Mall BSD City, seperti  yang dikutip dari siaran pers, Serpong, (31/10/2018).

Lebih lanjut Juanita menyatakan, AEON Mall BSD City juga berbagi ilmu kepada para siswa muda belia tersebut, tentang cara menanam bibit tanaman secara sederhana, sehingga diharapkan mereka dapat mengaplikasikannya di rumah dengan pengawasan orangtuanya.

“Dari pot-pot kecil yang kami sediakan di areal Farm to Table, anak-anak ini jadi mulai mengetahui bagaimana tanaman itu tumbuh, sejak ditanam hingga kelak bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Dengan cara inilah kami memperkenalkan tanaman kepada anak-anak sekaligus mereka bisa belajar tentang pentingnya pola hidup sehat dengan mengonsumsi sayur maupun buah-buahan,” tambahnya.(tka)


Penting, Ajarkan Anak Konsumsi Buah dan Sayur
Baca Selanjutnya

Potret Implementasi JKN 4 Tahun Terakhir

INILAHCOM, Jakarta - Salah satu kondisi yang dapat diangkat dan telaah lebih lanjut terkait 4 tahun implementasi JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dan Permasalahan pelayanan kesehatan terutama bagi pasien penyakit kronis.

Hal ini misalnya adalah bagi para pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) tahap akhir yang harus menjalani perawatan dialisis.

Pada salah satu sesi plenary InaHEA juga dibahas melalui sebuah diskusi kebijakan dengan topik A comprehensive view toward ESRD cost and modality. Seperti kita tahu bahwa pasien dialisis harus menjalani prosedur ini sepanjang hidupnya, sebagai bentuk terapi pengganti ginjal yang sudah tidak dapat berfungsi secara normal.

Artinya, pemerintah beserta seluruh pemangku kepentingan tidak dapat menutup mata terhadap dampak ekonomi dan sosial dari populasi ini baik jangka pendek dan jangka panjang. Biaya dialisis yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan pada 2 tahun terakhir 2016 dan 2017 adalah 3,9 T dan melonjak ke angka 4,6 T, menempati posisi kedua tertinggi dari biaya penyakit yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Jika dibedah lebih lanjut pada tahun 2017 berdasarkan jumlah kunjungan 4.200.678 dan jumlah pasien dialisis berdasarkan nomor kartu kepesertaan yaitu 73.737 pasien, didapatkan rata-rata kunjungan adalah 56 kali per tahun. Angka ini hanya 58 persen dari idealnya jumlah kunjungan 96 kali setahun (dengan asumsi 8 kali kunjungan per bulan).

Artinya, utilisasi hemodialisa masih belum optimal, apakah faktor kepatuhan pasien, faktor pasien meninggal dunia, atau adanya hambatan akses pasien untuk mendapatkan perawatan, seperti proses rujukan berjenjang yang berbelit, atau minimnya jumlah fasilitas hemodialisis.

Kenyataan yang terjadi dengan tingginya defisit yang dialami oleh BPJS Kesehatan harus disoroti dan ditindaklanjuti secara serius. Biaya penyakit katastropik yang cukup tinggi seperti contohnya dialisis tidak dapat diabaikan.

"Kami mengapresiasi berjalannya program JKN, namun masih banyak yang perlu dibenahi khususnya kemudahan bagi pasien dialisis mendapatkan layanan yang berkualitas baik melalui hemodialisis maupun CAPD," kata Ketua Perhimpunan Nefrologi lndonesia, dr. Aida Lydia, PhD., Sp. PD-KGH, di acara InaHEA, Jakarta, Rabu, (31/10/2018).

CAPD bisa menjadi salah satu alternatif terapi pengganti ginjal yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien GGK dan sekaligus menjadi solusi pengendalian biaya kesehatan negara. Saat ini sangat terbatas penyedia CAPD di Indonesia. Ditambah dengan belum siapnya sistem distribusi dan rendahnya edukasi baik kepada pasien dan dokter menyebabkan pertumbuhan jumlah pasien CAPD dari tahun ke tahun sangat lambat.

"Saat ini kami sedang menjalankan sebuah uji coba peningkatan cakupan pelayanan CAPD di Jawa Barat, yang hasilnya diharapkan di akhir tahun 2018 dan dapat menjadi sebuah rujukan untuk kebijakan nasional. Program yang kami inisiasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pengendalian biaya hemodialisa. Target kami adalah meningkatkan jumlah pasien CAPD dari 3 persen menjadi 30 persen,” demikian disampaikan oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kemenkes dr. Tri Hesty Widyastoeti, Sp.M, MPH.

Studi dari Komite Penilaian Teknologi Kesehatan (KPTK) Kemenkes RI dan PKEKK FKM UI juga menguatkan fakta bahwa CAPD lebih efektif dari segi biaya dibanding HD.

"Fakta bahwa CAPD lebih cost efficient dibandingkan HD, dan juga meningkatkan kualitas hidup pasien, pada kenyataannya jumlah pasien CAPD hanya 3 persen dari total pasien CAPD, dan 95 persennya menjalani HD, di mana letak permasalahannya," papar Prof Budi Hidayat, SKM., MPPM., PhD, Ketua KPEKK FKM UI. (tka)


Potret Implementasi JKN 4 Tahun Terakhir
Baca Selanjutnya

Masyarakat Tak Lagi Khawatir Soal Susu

INILAHCOM, Jakarta -  Masyarakat kini tidak perlu lagi khawatir ketika mengkonsumsi susu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan Peraturan Kepala (Perka) BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Produk Pangan Olahan yang merupakan revisi dari Peraturan BPOM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan. 

Peraturan baru tersebut dinilai telah melindungi kepentingan konsumen dan produsen, termasuk susu kental manis (SKM).

Wakil Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo mengatakan, sejumlah ketentuan dalam aturan BPOM yang baru telah memberikan perlindungan kepada konsumen untuk mendapatkan produk sesuai kebutuhan.

"Secara umum, YLKI mendukung terbitnya Perka BPOM yang baru," kata Sudaryatmo dalam acara sosialisasi Perka BPOM di Jakarta, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (31/10/2018).

Peraturan tersebut dinilai dapat memenuhi salah satu hak dasar konsumen, yakni memperoleh informasi. Persoalannya, selama ini terdapat kesenjangan informasi tentang produk.

Untuk itu, langkah yang harus dilakukan semua pihak adalah menyeimbangkan informasi. Perka BPOM 31/2018 juga semakin memantapkan posisi SKM sebagai salah satu produk susu. Khusus label SKM, produsen wajib mencantumkan keterangan bahwa SKM tidak untuk menggantikan air susu ibu (ASI), tidak cocok untuk bayi sampai usia 12 bulan, serta tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi.

Sudaryatmo menilai keterangan label produk pangan yang baru membuat konsumen mendapatkan informasi tepat sehingga dapat mengkonsumsi produk pangan sesuai peruntukkannya.

"Perlu transparansi produk pangan olahan sehingga konsumen dapat informasi utuh dan jadi bahan pertimbangan saat memilih," imbuh Sudaryatmo.(tka)


Masyarakat Tak Lagi Khawatir Soal Susu
Baca Selanjutnya

Kemenkes Tekankan Ketahui Sejak Dini DM

<B>INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Kesehatan RI mengadakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia. </B>

Kegiatan yang dilakukan meliputi, melaksanakan sosialisasi dan diseminasi informasi tentang diabetes melalui berbagai media cetak, elektronik, dan media lainnya serta pemasangan spanduk, umbul-umbul berisi pesan tentang diabetes, membuat surat edaran kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi di Indonesia terkait Hari Diabetes Sedunia untuk melakukan promosi kesehatan, deteksi dini, dan kerjasama dengan LSM untuk melakukan kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Menurut dr. Cut Putri Arianie, MH.Kes – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan RI memberikan himbauan kepada seluruh pihak termasuk media, swasta dan masyarakat untuk dapat berpartisipasi dan mendukung upaya pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus (DM). Kementerian Kesehatan juga mendorong Kementerian dan lintas sektor terkait lainnya untuk meningkatkan kerja sama dalam mengatasi masalah kesehatan sehingga semua kebijakan yang ada berpihak pada kesehatan.

"Kemenkes tidak bisa berdiri sendiri melakukan kampanye kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang DM. Ini sangat membutuhkan bantuan dari banyak pihak," kata Cut Putri Arianie, saat ditemui di acara yang digelar Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan RI dalam rangka media briefing Anak Juga Bisa Diabetes, Jakarta, Rabu, (31/10/2018).

DM merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang tidak bisa disembuhkan. Masih menurut Cut Putri, diabetes sangat mudah dicegah asalkan masyarakat bisa mengubah perilaku.

"Diabetes itu bisa diatasi dengan aktivitas fisik. Tanya pada diri sendiri, apakah sudah 30 menit sehari? Sudah dijaga belum asupan gula, garam, lemak? Kalau tidak ada teh manis orang tidak senyum. Padahal orang rumah menjaga untuk kadar gula darah. Kemudian konsumsi rokok dan alkohol. Ini juga akan menghasilkan diabetes," tambahnya.

Untuk menekan peningkatkan DM, Pemerintah menyediakan untuk setiap desa terdapat Pospindu (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular PTM).

"Ini adalah upaya untuk menekan tingkat meningginya penyakit PTM. Karena itu, dengan hanya mengecek gula darah, lingkar pinggang untuk obesitas, tekanan darah dan kolesterol. Jika setiap orang bisa patuh saja skrining kesehatan ini, ini bisa jadi cara untuk menekan tingginya PTM," ujar Cut.

Selanjutnya, menjaga asupan gula garam lemak. Kemudian asupan buah dan sayur bisa dilakukan. Itu bisa dilakukan untuk DM pada usia dewasa. Lain halnya untuk DM pada anak.

"Kalau diabetes pada anak memang belum ada skrining di Posyandu. Tapi bisa ke fasilitas kesehatan pertama dengan konsultasi kepada dokter umum.

Lebih awal ditemukan, bisa dijalankan pengobatan sejak dini untuk mengantisipasi. Terkadang enggak ada gejala. Tapi kalau sudah tubuh memberikan signal, biasanya suka menjadi hal yan komplikasi," papar Cut.(tka) 


Kemenkes Tekankan Ketahui Sejak Dini DM
Baca Selanjutnya

Menpar Dorong Performansi Tinggi Pariwisata 2019

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pariwisata Arief Yahya menginginkan performa pariwisata tetap tinggi tahun 2019. Beragam strategi terbaik disampaikan. Muaranya jelas, mendukung pemenuhan target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019.

Untuk 2019, formulasi solid, speed, dan smart kembali diterapkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pematangan strategi untuk tahun 2019 sudah digulirkan. Konsepnya melalui Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta. Program ini diikuti 375 peserta. Hadir juga Kemendes, PDT, dan Transmigrasi, Bappenas, dan LKPP.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyampaikan materi mengenai ‘Peluang dan Tantangan Menghadapi Persaingan Global Melalui Pariwisata’.  Dijelaskannya, tahun 2019 Pariwisata mematok target devisa terbesar Rp280 triliun. Selain itu, Indonesia juga membidik status terbaik semua lini di kawasan regional.

“Persaingan sekarang, yang cepat mengalahkan yang lambat. Performansi pariwisata saat ini bagus, tapi harus ditingkatkan terus. Pariwisata Indonesia tumbuh cepat, tapi Vietnam yang tercepat. Para pesaing harus terus diciptakan kalau ingin maju. Sebab, target 2019 ini besar. Target kenaikan devisanya juga tinggi,” ungkap Menteri Arief, Selasa (30/10/2018).

Target devisa Rp280 triliun untuk 2019, naik 25%. Sebab tahun 2018, sumbangan sudah ada di angka Rp223 Tiliun. Target pada kontribusi PDB Nasional juga naik 0,25% atau menjadi 5,5% pada 2019.

 Impact pengaruh riilnya berkurangnya pengangguran. Parameternya, target dari kenaikan jumlah tenaga kerja menjadi 13 juta orang di tahun 2019. Saat ini, pariwisata ditarget sebagai penyedia lapangan kerja bagi 12,6 juta orang. Menteri yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan  #TheBestMinistryTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok mengatakan, target 2019 realistis untuk tercapai.

“Kami sangat optimistis di tahun 2019. Persiapan dan perencanaan sudah dilakukan. Posisi industri pariwisata di market sangat positif. Posisi Indonesia tumbuh lebih besar, jadi sangat aman. Tapi, inovasi dan perbaikan  tetap dilakukan. Kami tetap menempatkan Thailand dan Malaysia sebagai pesaing,” kata Menpar lagi.

Posisi menjanjikan pariwisata Indonesia terlihat dari pertumbuhan wisman 22% pada 2017. Di level ASEAN juga tumbuh 7%, lalu pada zona global naik sebesar 6,4%. Namun, kecepatan pertumbuhan Indonesia di bawah Vietnam dengan 29%. Bukti kualitas ditegaskan melalui 27 award pada berbagai event di 13 negara. Dari Januari hingga September 2018, Indonesia sudah meraih 31 award internasional.

“Vietnam pertumbuhannya tercepat karena melakukan deregulasi besar-besaran di semua lini. Kami juga sudah mengarah ke sana. Untuk terus mengoptimakan performansi, kami sudah menyiapkan banyak strategi,” tegasnya.

Untuk mewujudkan target besar pariwisata di 2019, ada beberapa formulasi untuk menjaring wisman. Treatmentnya riil terdiri dari Super Extra Ordinary Effort, Extra Ordinary Efforts, dan Ordinary Effort. program Super Extra Ordinary Effort terdiri Border Tourism, Tourism Hub, dan Low Cost Terminal. Lalu, Extra Ordinary Effort terdiri Insentif Akses, Hot Deals, dan CDM.

Treatment lain, Ordinary Effort, mengembangkan beberapa formulasi. Ada Branding, Advertising, dan Selling. Secara konsep, aplikasi penerapan dari formulasi ini disesuaikan per deputi. “Kami optimistis bisa memenangkan pasar. Sebab, kami memiliki fleksibilitas tinggi. Anggaran untuk tahun depan juga cukup kompetitif,” terang Menpar lagi.

Selain melakukan penguatan internal, kolaborasi besar juga dilakukan oleh Kemenpar. Mengoptimalkan akselerasi pariwisata, MoU dengan Kementerian Desa, PDTT dilakukan. Penandatanganan kerja sama dilakukan Selasa (30/10). Kerjasama ini dilakukan Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, PDTT dengan Deputi Bidang Pengembangan Industri Kelembagaan Kemenpar.

“Selain kerjasama, kami juga meningkatkan kualitas kerja sama. Kerjasama ini sangat strategis karena menyangkut peningkatan sosial dasar dan pengembangan ekonomi desa. Melalui sinergi ini, kami bisa bersama mengembangkan potensi pariwisata 10 Destinasi Prioritas. Sebab, ada dana desa yang bisa terus dioptimalkan untuk pengembangan pariwisata,” tambah Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes Taufik Madjid. [*/par]


Menpar Dorong Performansi Tinggi Pariwisata 2019
Baca Selanjutnya

Cegah Diabetes Dengan Lebih Cermat

<B>INILAHCOM, Jakarta -Peningkatan Diabetes Melitus (DM) tipe-2 dipengaruhi oleh obesitas, pencegahan dilakukan dengan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Hal ini bisa dilakukan dengan lebih cermat dan simple. </B>

Kuncinya adalah bagaimana masyarakat bisa patuh untuk menerapkan gaya hidup sehat. Menurut DR. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K) – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada beberapa cara agar terhindar dari diabetes. Ini bisa dilakukan setiap hari dengan cara mendeteksi kesehatan sejak dini.

1. Mempertahankan berat badan ideal

"Jika anak memiliki berat badan berlebih, maka upayakan untuk menguranginya sekitar 5-10 persen untuk mengurangi risiko. Diet kalori dan rendah lemak sangat dianjurkan sebagai cara terbaik menurunkan berat badan dan mencegah DM tipe-2," ujar Aman saat ditemui di acara yang digelar Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan RI dalam rangka media briefing Anak Juga Bisa Diabetes, Jakarta, Rabu, (31/10/2018).

2. Perbanyak makan buah dan sayur

Dengan mengonsumsi berbagai macam buah dan sayur setiap hari, maka risiko DM tipe-2 dapat berkurang. "Setidaknya, dalam sehari ada lima kali konsumsi buah dan sayur,' tambah Aman.

3. Kurangi minum minuman manis dan bersoda

"Konsumsi minuman zero sugar. Jangan konsumsi minuman energi drink," kata Aman.

4. Aktif berolahraga

Upayakan untuk berolahraga setidaknya 30 menit dalam sehari untuk mencapai berat badan ideal dan menekan tingginya risiko DM tipe-2. Selain itu berolahraga juga bisa menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kadar insulin.

"Setidaknya, satu jam bergerak untuk anak. Dia (anak - anak), bisa berolahraga dengan bermain sepeda dan berkegiatan di sekolah," tambah Aman.

5. Batasi waktu penggunaan gadget

Diabetes merupakan penyakit tidak menular yang tidak dapat disembuhkan. Akan tetapi dengan kontrol metabolik yang baik, anak dapat tumbuh dan berkembang selayaknya anak sehat lainnya.

Kontrol metabolik yang dimaksud adalah mengupayakan kadar gula darah dalam batas normal atau mendekati nilai normal tanpa menyebabkan anak malah menjadi kekurangan glukosa dalam darah.

Pengelolaan dilakukan antara lain dengan pemberian tata laksana yang sesuai baik insulin maupun obat-obatan, pengaturan makan, olahraga, dan edukasi, serta pemantauan gula darah secara mandiri (home monitoring). Untuk mencapai kontrol metabolik yang optimal ini dibutuhkan penanganan yang menyeluruh baik oleh keluarga, ahli endokrinologi anak atau dokter anak, ahli gizi, ahli psikiatri, psikologi anak, pekerja sosial, dan edukator.(tka) 


Cegah Diabetes Dengan Lebih Cermat
Baca Selanjutnya

Perhatikan, Ini Gejala Anak Menderita Diabetes

INILAHCOM, Jakarta - Ada beberapa gejala - gejala yang perlu diwaspadai ketika anak terdiagnosa menderita Diabetes melitus (DM).

Ini bisa menjadi salah satu acuan para orangtua untuk mengetahui dan membaca gejala yang jika timbul pada buah hatinya. 

Menurut DR. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K) – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), salah satu gejala anak ketika menderita DM adalah mengalami banyak makan. Kemudian, mengalami banyak minum. Pada anak, DM tipe satu yang sering banyak ditemukan.

"Ini angka untuk di Indonesia. Tipe dua itu sebetulnya, seperti fenomena gunung es. Kita itu bukan tidak bisa, tetapi tidak tahu. Kalau seperti di Jepang, ada Kalau dilihat dari data yang saya miliki ada sekitar 40 persen insulin resisten," ujar Aman saat ditemui di acara yang digelar Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan RI dalam rangka media briefing Anak Juga Bisa Diabetes, Jakarta, Rabu, (31/10/2018).

Berikut adalah gejala - gejala yang perlu diwaspadai jika anak menderita DM.

1. Banyak makan

Anak dengan DM akan merasakan lapar terus-menerus meski baru selesai makan. Rasa lapar ini didorong oleh jumlah insulin yang tidak memadai sehingga gula tidak dapat diolah menjadi energi.

"Jika anak sering makan tapi tidak gemuk - gemuk ini perlu dicurigai," tambah Aman.

2. Banyak minum

Anak akan merasa haus terus-menerus karena ketidakmampuan tubuh memproduksi hormon insulin sehingga tubuh mengalami dehidrasi.

"Anak sering konsumsi minuman, ini juga menjadi salah satu ciri yang bisa menjadi tanda dan gejala," tambah Aman.

3. Banyak kencing dan mengompol

Rasa haus yang menyebabkan anak selalu minum tidak diimbangi dengan kemampuan tubuh untuk menyerap cairan dengan baik. Anak dengan DM akan lebih sering buang air kecil dari pada frekuensi normal, terutama di malam hari.

4. Penurunan berat badan yang drastis dalam 2-6 minggu sebelum terdiagnosis

"Meski anak sering minta makan, tetapi tubuhnya tidak bertambah gemuk, melainkan cenderung kehilangan berat badan dalam jumlah yang cukup signifikan. Hal ini diakibatkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam menyerap gula darah dalam tubuh sehingga menyebabkan jaringan otot dan lemak menyusut," ujar Aman.

5. Kelelahan dan mudah marah

Tubuh anak yang tidak mampu menyerap gula dari makanan membuatnya kekurangan energi sehingga mudah merasa lelah. Anak juga akan mengalami gangguan perilaku dan perubahan emosi menjadi cepat marah dan murung.

6. Tanda kedaruratan lainnya yang perlu diwaspadai, antara lain sesak napas, dehidrasi, syok dan napas berbau keton.

DM tipe-1 tidak dapat dicegah dan siapapun dapat mengalaminya. Di Indonesia, DM tipe-1 pertama kali didiagnosis paling banyak pada kelompok usia 10-14 tahun dengan 403 kasus, kemudian kelompok usia 5-9 tahun dengan 275 kasus, kelompok usia kurang dari 5 tahun dengan 146 kasus, dan paling sedikit adalah usia di atas 15 tahun dengan 25 kasus.

"Penyakit DM tipe 1 pada anak bisa mencapai angka 80 persen," tegas Aman.

Berbeda halnya dengan DM tipe-1, DM tipe-2 pada anak biasanya terdiagnosis pada usia pubertas atau lebih tua. Pada DM tipe-2, sering disertai dengan adanya kulit menjadi lebih gelap. Resistensi insulin atau gangguan pada kerja insulin dapat menyebabkan beberapa area kulit anak berubah menjadi lebih gelap, seperti ketiak dan leher.(tka)


Perhatikan, Ini Gejala Anak Menderita Diabetes
Baca Selanjutnya

Selasa, 30 Oktober 2018

Arumdalu Resort Belitung, Nomadic Tourism Menawan

INILAHCOM, Belitung - Konsep nomadic tourism mulai memberikan bukti sebagai solusi cepat kebutuhan amenitas untuk pariwisata. Konsep ini yang diterapkan Arumdalu Private Resort. Lewat nomadic tourism, Arumdalu mampu menarik minat wisatawan datang ke Tanjung Kelayang, Bangka Belitung.

"Saya selalu katakan, nomadic tourism bisa menjadi 5S (solusi sementara sebagai solusi selamanya). Nomadic tourism itu mudah dan murah. Hanya perlu ada atraksi pariwisata yang menarik, maka pengadaan amenitas bisa dilakukan dengan menggunakan bahan baku yang bisa dipindah," jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya, Senin (29/10/2018).

Penginapan ini berada di Jalan Batu Lubang, Padang Kandis, Membalong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Arumdalu memperkenalkan keseimbangan alam dibalut dengan sebuah konsep kemewahan. Atau bisa dikatakan cukup unik dalam dunia pariwisata. "Banyak sekali wisatawan yang mendambakan experience saat berwisata. Dan konsep yang disajikan Arumdalu bisa menjawab kebutuhan itu," kata Arief Yahya.

Lantas apa yang menjadikan Arumdalu menjadi istimewa di Belitung? Jawabannya adalah perpaduan antara keseimbangan manusia dan alam. Arumdalu sangat memperhatikan detail kedua hal tersebut. Arumdalu memprioritaskan kenyamanan tamunya.

"Di sini, kita menampilkan sisi berbeda untuk tamu-tamu kami. Pada dinding kamar, Anda akan melihat sebuah corak unik yang digunakan untuk memberikan kesan alami yang terbuat dari pasir lokal. Kamar juga telah dilengkapi dengan pendingin ruangan yang akan dimatikan pada saat tamu sedang berada di luar kamar," ujar Marketing Officer Arumdalu Resort Mivtah Armandiyansah.

Semuanya untuk menghemat listrik seperti karakter hunian hijau. Bola lampu yang digunakan LED, karena selain hemat energi, LED lebih tahan lama dan juga lebih terang meskipun watt yang digunakan kecil.

"Kemudian tamu juga dimanja dengan adanya sistem pemanas air yang terhubung dengan pendingin ruangan kamar. Sehingga air panas yang digunakan tidak memerlukan listrik tambahan. Melainkan merupakan konversi panas udara pembuangan pendingin ruangan menjadi air panas," papar.

Tidak hanya itu, fokus utama Arumdalu adalah keseimbangan alam. Maka air kolam yang digunakan merupakan air tanah yang terjaga selama ini. Dikatakannya, tidak ada penebangan pohon yang dilakukan pada saat pembangunan dilakukan. "Sehingga PH air di sini bisa dikatakan sesuai dengan PH air mineral yang biasa digunakan untuk minum," tambah Mivtah.

Arumdalu Resort bisa ditempuh sekitar 1,5 jam berkendara dari Bandara Tanjung Pandan, Belitung. Tempatnya cukup terpencil dan masih sunyi. Sepanjang jalan Anda bisa menikmati hutan hijau dan alami. Perjalanan akan melewati perkampunagn penduduk lokal dengan bentuk-bentuknya yang sederhana dan tradisional serta perkebunan lada, karet dan sawit.

Sebelum sampai di lokasi, Anda akan menjumpai salah satu daya tarik wisata Belitung Selatan yakni Batu Baginde. Batu ini merupakan batu terbesar di Belitung. Jumlahnya ada sepasang. Warga setempat percaya dua batu ini merupakan raja dan ratu pada masa lampau.

"Di sini tamu juga bisa singgah ke kawasan wisata Pantai Penyabong. Di pantai ini bebatuan granitnya sangat besar. Banyak yang percaya bahwa di pantai inilah batu-batu granit tertua di Belitung berada," kata Mivtah.

Di atas lahan masif seluas 45 hektare, Arumdalu menampilkan 10 vila berdesain kontemporer. Semua bangunan dirancang menghadap laut turkuois dan pantai seputih terigu. "Kita bisa menemukan mangga, buah naga, selada, juga ketumbar di sini. Sesekali kita juga bisa menyaksikan monyet atau tupai berkeliaran di sekitar resor. Kami berusaha tidak mengganggu habitat mereka," pungkas Mivtah.

Tenaga Ahli Menteri Pariswisata bidang Nomadic Tourism Waizly Darwin mengatakan, nomadic tourism atau dikenal dengan wisata embara sangat cocok diterapkan di tempat-tempat pedalaman yang minim aksesibilitas dan akomodasi. Menurutnya, kebutuhan wisatawan akan leisure experience begitu besar. Lebih dari sekedar travel sebagai komoditas. “Jadi sekarang orang lebih suka mencari dan mendapatkan pengalaman yang unik, beda, anti mainstream, dan Instagramable,” katanya.

Diungkapkan Waizly, Indonesia merupakan destinasi pilihan kaum nomad. Canggu (Bali) dipilih sebagai destinasi #1 di dunia untuk para digital nomad berdasarkan nomadlist.com (2017). Sedangkan Ubud #6, Denpasar #14, dan Jogja #74.

Sekadar informasi, 10 Bali Baru yang ditetapkan adalah Borobudur, Danau Toba, Bromo Tengger Semeru, Pulau Komodo, Kepulauan Seribu, Tanjung Kelayang, Mandalika, Wakatobi, Morotai, dan Tanjung Lesung. [*]

 


Arumdalu Resort Belitung, Nomadic Tourism Menawan
Baca Selanjutnya