Laman

Minggu, 30 September 2018

GenPI Berbagi Inspirasi Putera-puteri Maritim 2018

INILAHCOM, Jakarta - Kiprah Generasi Pesona Indonesia (GenPI) semakin luas. Kali ini, GenPI dipercaya memberikan pembekalan kepada finalis Putera-Puteri Maritim Indonesia tahun 2018, Jumat (28/9/2018), di Kemenkomaritim.

Ada dua punggawa GenPI yang mendapat kepercayaan untuk memberikan pembekalan. Mereka adalah Alqy Almakiyah sebagai penanggung jawab konten GenPI.co serta perwakilan GenPI Nasional Divisi Online, Eko Nuriyono. Ia memberikan materi tentang cara mengunakan sosmed dengan baik.

Dijelaskan Eko, mengikuti perkembangan zaman adalah keharusan bagi generasi muda. Terlebih dalam era digital seperti sekarang. “Sekarang adalah era digital. Karenanya, kita mendapatkan informasi itu lebih sering dari media sosial. Anak muda jaman sekarang melakukan aktivitasnya lebih banyak untuk membuka medsos,” papar Eko.

Namun, Eko berpesan agar generasi muda tetap bijak dalam ber-medsos. “Jadilah penguna medsos yang baik. Dan jangan menyebarkan Hoax. Karena, dengan menginformasikan hoax, bisa menjadi bencana untuk kita sendiri. Tetapi sebaliknya kalo kita memberikan informasi yang real, yang fakta, pasti kita akan mendapat komentar positif dari orang-orang,” tambahnya.

Pemaparan dari laskar digital Kementerian Pariwisata ini, disambut sangat antusias. Terlebih setelah mereka mendapatkan pengetahuan mengenai apa itu GenPI. Apa saja yang bisa didapat dengan gabung GenPI.

“GenPI adalah komunitas pecinta pariwisata Indonesia. GenPI dikenal sebagai laskar digital. Karena banyak aktivitasnya dilakukan secara online. Tugasnya antara lain membuat viral agenda Calendar of Event Kementerian Pariwisata, destinasi, mengawal kebijakan pariwisata, dan masih banyak lagi,” papar Alqy.

Sedangkan keuntungan menjadi anggota GenPI adalah bisa mengunjungi sejumlah destinasi di Indonesia. “Selain itu GenPI juga hebat dalam kegiatan offline. Contohnya dengan mendirikan destinasi digital yang gaungnya sangat luar biasa,” jelasnya.

Alqy tak lupa mengajak Putera dan Puteri Maritim untuk bergabung dengan GenPI. Untuk bersama-sama mengangkat sisi pariwisata Indonesia. “Putera-Puteri Maritim Indonesia punya peran sangat besar untuk pariwisata indonesia. Karena, bergerak dari sektor maritim. Sedangkan di Indonesia, salah satu daya tarik utama pariwisatanya ada di sektor maritim,” jelasnya.

Ditambahkannya, Putera-puteri Maritim bisa memviralkan pariwisata bahari Indonesia di medsos. Dan tugas itu sangat penting. “Maka dari itu, marilah menjadi bagian dari pelestarian pariwisata Indonesia,” ajak wanita berkerudung itu.

Finalis Putra Putri Maritim Indonesia 2018 sendiri berjumlah 66 orang, terdiri dari 24 putri dan 42 putra yang mewakili 28 daerah yang ada di Indonesia. Mereka rata-rata berusia 18-26 tahun. Mereka bersaing menjadi Duta Maritim Indonesia 2018.

Persyaratan ketat harus dilalui untuk menjadi Duta Maritim Indonesia. Seperti berkas pendukung yang sahih, sehat jasmani dan rohani. Juga memiliki tinggi badan minimal 165 cm untuk perempuan dan 170 untuk laki-laki. Duta Maritim Indonesia tahun 2018 dan bertugas untuk bertanggung jawab dalam melalukan kegiatan kemaritiman di daerah asal masing-masing.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi semakin luasnya jangkauan anak-anak GenPI. Menteri asal Banyuwangi ini juga menjelaskan fungsi dari GenPI. “GenPI dan GenWI, merupakan generasi milenial yang mempunyai kemampuan lebih dalam dunia internet. Mereka adalah generasi milenial berbasis komunitas yang memililiki aktivitas rutin dan aktif dalam mempromosikan Pariwisata Indonesia. Baik melalui blog atau medsos kepada masyarakat luas,” paparnya.

Menurutnya, GenPI tidak henti-hentinya menggunakan jari mereka untuk pariwisata Indonesia. “Passion mereka memang di pariwisata. Setiap hari mempromosikan tema-tema pariwisata di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, dan platform medsos lainnya,” papar Menteri yang membawa Kemenpar No 1, dan terpilih sebagai #TheBestMinistryOfTourism2018 se Asia Pasifik di Bangkok. [*/par]


GenPI Berbagi Inspirasi Putera-puteri Maritim 2018
Baca Selanjutnya

Promosi Kemenpar di Selandia Baru, GenWi Bangga

INILAHCOM, Selandia Baru - Generasi Wonderful Indonesia (GenWi) sangat bangga dengan massifnya Kementerian Pariwisata (Kemenpar) saat ini. Netizen asal tanah air yang ada di luar negri ini kini semakin percaya diri mempromosikan Indonesia ke seluruh wisatawan dengan cara apapun.

Hal tersebut juga yang terjadi pada GenWi Selandia Baru. "Sekarang Indonesia promosi sudah berbeda, sudah massif, pameran-pamerannya sudah membanggakan. Kami akan terus ikut berjuang membantu memviralkan karya-karya promosi Kemenpar di luar negri,"kata Wakil Ketua GenWi Selandia Baru Kavin Chris, kemarin.

Kevin sudah melihat sendiri eksistensi Kemenpar di Selandia Baru. Yakni di salah satu event terbesar di Selandia Baru Travel Expo Selandia Baru di Gedung ASB Show Ground Auckland, 29 hingga 30 September 2018, kemarin.

"Bangga saya, booth kita besar, tarian kita bagus. Jujur saja, kalau sudah mengalahkan Malaysia dan Thailand kebanggaan itu semakin hebat. Karena Booth Indonesia jauh lebih besar dari booth dua negara itu,"kata Kevin yang hadir dengan anggota GenWi Auckland Jacynda Darmawan.

Kevin menjelaskan, sudah benar Kemenpar terus memikirkan pasar Selandia Baru. Karena saat ini, Selandia Baru sudah mulai mengenal Bali pasca maskapai Emirates membuka penerbangan Direct Flight dari Auckland ke Bali dan sebaliknya. Wisatawan Mancanegara (Wisman) asal Selandia Baru pilihan berwisatanya adalah ke Fiji, Hawaii dan Australia.

"Kini mereka ada pilihan lagi yang jauh lebih besar. Jauh lebih hebat dan indah. Yakni Indonesia. Saya bisa memastikan, Indonesia jauh lebih bagus dari Selandia Baru. Saya sendiri saksinya selama tinggal di sini dan wisata di Indonesia," kata pria asli Surabaya itu.

Kevin mengatakan, Indonesia memiliki semuanya, Gunung, Savana, Hutan, Sungai, udara dingin, udara panas dan masih banyak lagi. "Apalagi bentangan pantainya, juara dunia ! Yuk ke Indonesia," kata Kevin yang juga diamini Jacynda.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV Kemenpar Adella Raung mengucapkan banyak terima kasih atas keperdulian dan perhatian anak-anak muda Indonesia yang ada di Selandia Baru. Kata Adella, membangun pariwisata Indonesia itu bukan hanya tugas Kemenpar semata, namun juga tugas semua pihak.

“GenWi itu bukan komunitas biasa, GenWi masuk dalam unsur pentahelix pariwisata Indonesia yakni unsur ABCGM: Akademisi, Business, Community dan Government. Karena pariwisata harus dibangun dengan semua unsur tersebut,” kata Adella yang juga diamini yang juga diamini Kepala Bidang Pemasaran Area IV (New Zealand, Oceania), Titik Lestari.

GenWi sangat cocok semua pecinta pariwisata Indonesia. GenWi diisi oleh para pelajar dan Diaspora yang ada di luar negri. Isinya juga sangat variasi. Selain Netizen ada Blogger, Vloger, Fotografer, Videografer, Traveler, Jurnalis, Reporter dan Influencer.

"Sekarang eranya sudah sosial media. Bahkan efektifitasnya sangat tinggi untuk berpromosi. GenWi saya harap untuk terus memviralkan ajakan ke Indonesia di semua platform di Selandia Baru. Sekarang ada penerbangan ke Bali dan silahkan Bali menjadi Bandara Hub untuk ke destinasi yang lainnya," ujar Titik.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam berbagai kesempatan selalu mengutarakan, bahwa GenPi dan GenWi harus punya creative values maupun comercial values. Menteri asli Banyuwangi menjelaskan bahwa dunia kini sudah mulai berubah, dan dunia kita sudah dalam genggaman.

“More digital more global, more digital more personal, more digital, more profesional. GenWi Selandia Baru sudah memberikan contoh yang baik dalam bersosial media, mari kita bergandeng tangan untuk membangun pariwisata Indonesia melalui sosial media, ajak terus wisatawan Selandia Baru untuk datang ke tanah air kita. Terima kasih," kata Menteri yang sukses membawa Indonesia menjadi Ministry of Tourism terbaik Se Asia Pasifik di ajang TTG Asia. [*/par]


Promosi Kemenpar di Selandia Baru, GenWi Bangga
Baca Selanjutnya

Jatigede Bisa Jadi Danau Toba-nya Jawa Barat

INILAHCOM, Sumedang - Apa top of mind Anda begitu mendengar kata Jatigede? Nomor satu pasti situ super raksasa. Bendungan terbesar kedua se-Asia Tenggara setelah Jatiluhur di Purwakarta ini mampu menampung air 980 juta meter kubik. Bendungan ini bisa menjadi sumber air bagi irigasi puluhan ribu hektare sawah di Jawa Barat dan pesisir Pantura Indramayu. Juga pembangkit listrik dan penanggulangan banjir.

Itu tidak salah. Semuanya benar. Tapi, ada satu lagi yang tidak boleh dilupakan. Ada juga Festival Pesona Jatigede Sumedang yang keren abis. Cerminannya bisa dilihat Sabtu (29/9/2018). Puluhan ribu orang menyemut di satu titik. Warga berdesakan. Jalanan menuju tempat acara penuh dengan lautan manusia.

Saking padatnya, MenparArief Yahya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, harus jalan kaki ke panggung utama. Di dunia maya, event-nya juga ikutan ngehits. Selama dua jam, #FestivalPesonaJatigede2018 merajai Trending Topic Indonesia.

“Waduk Jatigede sebagai waduk kedua terbesar di Indonesia memang dikenal sebagai salah satu tempat wisata yang harus dikunjungi bila berlibur di Sumedang,” cuit akun @sitayusniaaa, Sabtu (29/9/2018).

 “Selamat berakhir pekan. Jangan lupa ada #FestivalPesonaJatigede2018 di Jawa Barat,” timpal akun @mrsoedrajat.

“Even ini adalah wadah dalam menyalurkan kegiatan otomotif. Khususnya motor trail,” sambung pemilik akun @irnajie_

Menteri yang memimpin kementerian No 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryofTourism2018 se-Asia Pasifik itu mengaku kaget. Dia tak menduga antusiasme masyarakat bakal heboh seperti itu. Ada respons di lapangan yang sangat kuat. Dan muaranya mengarah ke penguatan pariwisata. Di dunia nyata bisa melihat langsung keseruan trail adventure, pagelaran seni budaya, juga Wali Band. Sementara di dunia maya, netizen juga menikmati keindahan panorama sekitar Jatigede," kata Menpar.

Emoji tiga jempol langsung dilayangkan untuk festival yang baru digelar dua kali itu. Baginya, ini adalah nice problem. “Untuk event yang baru dua kali dilaksanakan, festivalnya saya sebut sudah sukses!” ungkap Menpar Arief Yahya.

Ucapannya memang tak mengada-ada. Jatigede sudah punya modal kuat. Unsur 3A-nya sudah lumayan mumpuni. Di Festival Pesona Jatigede saja, ada trail adventure yang bisa diikuti. Event-nya pun terbilang wow. Jumlah pesertanya langsung menembus 4.000 peserta dari komunitas pecinta Motor Trail seluruh Indonesia. Itu belum termasuk beragam wisata tirta dan nuansa adventure lainnya.

Amenitasnya? Silakan pilih di empat desa wisata yang ada di sekitar Situ Jatigede. Mau cari di Desa Karang Pakuan? Desa Paku Alam? Desa Jemah? Desa Cijeungjing? Semuanya ada. Mau cari wisata tirta? Kuliner? Kerajinan tangan? Atau wisata fashion? Semua bisa dicari di sana.

“Kebetulan tempatnya juga indah. Tahun lalu saya menjanjikan membangun empat desa wisata di sekitar Situ Jati Gede. Sekarang, empat-empatnya sudah ditetapkan sebagai desa wisata,” ungkap Menpar.

Soal Akses? Tak perlu khawatir. Lokasinya hanya terpaut 60 km dari Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati. Biasanya, kalau sudah ada bandara, kunjungan wisatawan ikut terkatrol naik. “Benchmark-nya Danau Toba. Dulu ke Danau Toba sulit. Tapi setelah adanya bandara di sana, kunjungan wisatanya naik ratusan ribu kali lipat. Silakan ajukan 3 KEK unggulan. Silakan kembangkan nomadic tourism. Mudah-mudahan Setelah Kertajadi beroperasi, ada KEK, ada nomadic tourism, Danau Jatigede ini nantinya bisa menjadi Danau Toba di Jawa Barat,” katanya. [*/par]


Jatigede Bisa Jadi Danau Toba-nya Jawa Barat
Baca Selanjutnya

Diplomasi Kopi Indonesia di ITTP 2018 Sukses

INILAHCOM, Phnom Penh - Kenikmatan kopi Indonesia dipromosikan dalam Indonesian Trade and Tourism Promotion (ITTP) di Koh Pich, Phnom Penh, Kamboja, 28-30 September 2018. Hasilnya? Kopi Garut Kasuga, Solok Radjo, hingga Gayo Pantan Musara, langsung diburu warga Kamboja.

“Saya ikut hadir membuka ITTP 2018. Kopi kita paling banyak diburu pengunjung di ITTP Phnom Penh,” terang Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng, Jumat (29/9/2018).

Lantas apa hebatnya kopi Indonesia? Kenapa juga Kopi Garut Kasuga, Solok Radjo, hingga Gayo Pantan Musara sampai banyak diburu warga Kamboja? Ngehits di event yang digelar KBRI Phnom Penh? Yang ikut didukung Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pariwisata?

Alasan pertama, booth-nya gampang ditemui. Lokasinya persis di depan pintu masuk hall. Tempatnya juga sangat cozy. Ditata sangat artistik. Ada French Press, ketel, roasting biji kopi, grinder,timer, timbangan digital, sampai sendok kayu.

Nomor duanya, ada story telling yang diceritakan ke audience. Teknik berceritanya pun asyik. Tak kalah dengan barista di film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) II. Awan SP, barista yang hadir di ITTP 2018 sangat fasih bercerita. Dari asal kopi, petani, bagaimana para petani mengolahnya, hingga akhirnya dinikmati para enthusiast coffee, semua diceritakan dengan sangat oke. Ada proses memilih simbol, kata serta kalimat per kalimat yang tepat. Endingnya, muncul pesan komunikasi yang kuat.

Yang ketiganya, ada rasa dan aroma yang sangat oke. Dari mulai yang kecokelatan, arabika, kopi berwarna hitam dan tidak begitu pekat, yang punya tekstur halus, semua ada. Dan bila diracik dengan dengan air panas, langsung tercium bau khas kopi yang harum dan tidak berbau keras.

“Itu baru kopi. Belum Education Fair, Batik Workshop, Angklung Practice, Fashion Show busana traditional, batik, seni tari tradisional, talent competition, juga promosi kuliner Indonesia. Semua keren,” tambah Dubes Sudirman.

Awan SP, barista yang hadir di ITTP, juga ikut bersuara. Dia malah tak segan membagi ilmu meracik kopinya kepada audience yang datang. “Kopi punya massa yang loyal dan segmensial. Tidak saling memakan, karena sajian lokasi dan tentu kopinya masing-masing memiliki citra unik. Jadi yang ingin tahu atau sekedar mencicipi, silakan datang ke booth kopi Indonesia. Dari mulai asal usul kopi, sampai meroasting, saya share semua,” ucapnya.

Semua yang ditampilkan tak ubahnya seperti pameran yang kerap digelar Kementerian Pariwisata di luar negeri. Karenanya, Menpar Arief Yahya yang mengutus tim kesenian ke Kamboja, juga ikut berkomentar. Ada pujian untuk Dubes Sudirman. Ada juga sanjungan untuk barista.

“Pak Dubes Sudirman sangat jeli melihat peluang pasar. Baristanya juga sangat bagus berdiplomasi lewat kopi. Kopi harus dijadikan sebagai produk kreatif, digabungkan dengan pariwisata. Sehingga bangsa ini bisa memenangkan persaingan ekonomi kreatif," katanya. [*/par]


Diplomasi Kopi Indonesia di ITTP 2018 Sukses
Baca Selanjutnya

Sabtu, 29 September 2018

Tarian Adat, Daya Tarik Travel Expo Selandia Baru

INILAHCOM, Auckland - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sukses mencuri perhatian masyarakat Selandia Baru. Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu tampil dengan booth terbesar di zona Asia dan Timur Tengah dalam Pameran Travel Expo Selandia Baru di Gedung ASB Show Ground Auckland, 29 hingga 30 September 2018.

"Saya suka dengan Indonesia. Coba saya pilih di liburan nanti, karena selama ini kami ke Fiji dan Hawaii. Ingin saya coba Indonesia. Kami datang ke sini karena boothnya sangat besar dan tariannya juga sangat bagus," kata Eddy Courtois salah satu pengunjung Booth yang juga Travel Expert dari Flight Centre Selandia Baru.

Indonesia memang tampil memukau. Memilih booth dengan cerdas. Tepat di depan pintu masuk zona Asia dan Timur Tengah, Booth Kementerian terbaik se-Asia Pasifik versi TTG Asia itu tampil lebih besar dari negara-negara lainnya.

Sebut saja Malaysia dan Thailand. Dua negara tetangga itu hanya tampil seadanya dengan satu Booth. Indonesia tampil megah dengan 3 booth sekaligus. Belum lagi, Indonesia dihiasi dengan penari-penari yang ciamik dan atraktif.

Baru hari pertama saja, Tari Sekar Jagat Bali dan Kostum Karnaval bernuansa Bali langsung menjadi perhatian pengunjung. Selain tarian, Kemenpar juga mempersiapkan kostum Karnaval dari Bali yang membuat booth tanah air semakin berwarna.

Bahkan secara mengejutkan, panitia Travel meminta penari Indonesia untuk hadir ke atas panggung utama. Padahal tidak ada dalam jadwal di panggung utama. Hasilnya, panggung langsung penuh dan tepuk tangan meriah pecah saat penari membawakan tari Sekar Jagat.

"Tarian itu bisa menjadi diplomasi sebagai pintu masuk wisatawan luar negri ke negara kita. Tarian adalah diplomasi budaya untuk mengajak wisatawan agar mengunjungi negara kita. Dan kami sangat bersyukur panitia travel menyambut gembira,"ujar Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV Kemenpar Adella Raung yang juga diamini Kepala Bidang Pemasaran Area IV (New Zealand, Oceania), Titik Lestari.

Titik juga sangat gembira kalau tarian yang dibawanya ke Selandia Baru mendapat perhatian khusus. Pasalnya, pihak panitia meminta penari Indonesia untuk tampil lagi di acara hari kedua sebanyak tiga kali. "Alhamdulillah mereka sangat antusias. Tari Sekar Jagat berhasil kami bawakan di hari pertama dengan baik,"kata Titik.

Tari sekar Jagat merupakan tarian yang legendaris dan eksotis. Jika dilihat dari kemunculannya tarian ini memang tergolong tarian yang belum lama muncul. Tari Sekar Jagat diperkenalkan oleh seorang seniman berkebangsaan Bali Swasti Widjaya Bandem tepatnya pada pertengahan tahun 1993.

Nama tari tersebut sebenarnya diambil dari dua suku kata yakni sekar dan bali. Sekar dalam bahasa Indonesia berarti bunga dan jagat berarti alam semesta atau dunia. Pada awal pementasan nya tarian sekar jagat diiringi oleh alat musik tradisional bali berupa gambelan yang dimainkan oleh seniman I Nyoman Windha.

Adapun fungsi dari tarian sekar jagat yakni sebagai upacara sambutan bagi tamu kehormatan sekaligus dapat digunakan sebagai media hiburan. Gerakan dalam tari tersebut menggambarkan suatu kedamaian di alam semesta sekaligus menggambarkan suasana yang semerbak oleh bebauan dari bunga. Tak heran jika tarian ini memiliki properti utama berupa ikatan bunga yang dipegang masing-masing penari yang bisa membuat pengunjung terpukau.

"Sementara untuk tarian hari kedua kami akan memberikan tarian dengan materi 10 destinasi prioritas yang telah ditetapkan pemerintah,"kata Adella yang juga diamini Titik.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi semua kegiatannya yang berhasil menarik perhatian para wisatawan di luar negri. "Budaya dan seni tari itu makin dilestarikan makin mensejahterakan. Saya ingin seni dan budaya tanah air terus eksis dan mendapatkan panggung untuk bisa ditampilkan ke khalayak luas, apalagi di pentas berkelas internasional,” kata Menpar Arief Yahya.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengeembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adnyani, pertumbuhan positif kunjungan wisatawan asal Selandia Baru harus direspons.

“Ada pertumbuhan yang sangat bagus setiap tahunnya. Kita harus manfaatkan itu. Kita kasih tahu ke publik Selandia Baru jika Indonesia memiliki banyak destinasi yang bisa dieksplorasi. Apalagi jarak Selandia Baru dengan Indonesia relatif tidak terlalu jauh,”kata Giri. [*/par]


Tarian Adat, Daya Tarik Travel Expo Selandia Baru
Baca Selanjutnya

Menpar Resmikan Dive Center di Tanjung Lesung

INILAHCOM, Pandeglang - Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat (28/9/2018), meresmikan Rhino Dive Center di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Peresmian dilakukan berbarengan dengan dibukanya Festival Pesona Tanjung Lesung 2018.

Rhino Dive Center dibangun oleh PT Banten West Java (BWJ). Kehadirannya dapat mengatrol wisata bahari Tanjung Lesung. Rhino Dive Center bisa menjadi gerbang untuk masuknya wisatawan mancanegara (wisman). Berikut investasinya.

Bukti nyata sudah terpapar jelas. Investor dari Australia sudah terjun. Yang disentuh adalah sisi amenitas. Investor asing ini membangun cluster hostel di kawasan KEK Tanjung Lesung. Setelah itu, menyusul nomadic tourism berupa glamping dan karavan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku senang bisa menjadi bagian dari pengembangan di Tanjung Lesung. "Alhamdulillah tahun kemarin saya yang melakukan groundbreaking dan Saya juga yang meresmikannya sekarang. Jadi kita harapkan adanya Dive Center ini bisa mengangkat potensi wisata bahari di Tanjung Lesung," ujar Menpar Arief Yahya.

Menurut menteri asal Banyuwangi ini, salah satu kekuatan Tanjung Lesung adalah wisata bahari. Sehingga menjadi wajib ada dive centre di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini. "Tanjung Lesung memiliki pemandangan bawah laut yang indah. Saya sudah membuat janji sebelumnya bahwa akan ada pusat selam dan sekarang sudah ada. Wisman yang suka menyelam tidak akan segan datang ke Tanjung Lesung sekarang," jelas Menpar Arief Yahya.

Salah satu kekuatan Tanjung Lesung adalah bawah lautnya. Kondisinya masih sangat alami. Lengkap  dengan terumbu karang yang utuh dan arus laut yang tenang. Banyak yang menilai, bawah laut Tanjung Lesung lebih bagus daripada Kepulauan Seribu. Meski ekosistem, jenis karang, dan organisme lautnya hampir sama.

Di bawah laut Tanjung Lesung dapat ditemukan beberapa jenis karang, seperti Montastrea, Labophyllia, Acropora, dan Porites. Sedangkan biotanya antara lain, bintang laut, lili laut (crinoid), ubur-ubur, ikan anemon (clownfish), ikan kepe, dan ikan betok sersan mayor.

"Selain itu, bawah laut Tanjung Lesung juga menyimpan banyak kapal karam. Biasanya ini juga disukai para diver. Kondisinya karangnya bagus, masih virgin, arusnya tenang," tambahnya.

Nah menariknya, dulu alat-alat selam harus bawa sendiri. Kini Dive Center Tanjung Lesung sudah menyediakan penyewaan alat-alat aktivitas pantai, snorkeling, dan selam. "Wisatawan sekarang sudah tidak perlu repot-repot lagi bawa alat selam yang berat. Semuanya sudah disediakan di sini. Instrukturnya juga sudah profesional," ujarnya.

Untuk itu, Menpar Arief Yahya mendorong keseriusan Pemda untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Apalagi, investor asing sudah berani masuk. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tujuannya untuk pariwisata, akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Tanjung Lesung.

"Yang penting CEO commitment. Bila Gubernur dan Bupatinya commit, maka semua go easier. Tapi bila tidak, maka semuanya akan menjadi sulit. Investasi juga tersendat," ujar Menpar Arief Yahya.

Pria asal Banyuwangi ini meminta pemprov Banten melakukan benchmark ke Mandalika. Menurutnya, KEK yang ada di Mandalika perkembangannya sangat pesat. Sehingga ekosistem pariwisata beri dampak positif ke masyarakat.

"Silakan benchmark ke Mandalika. Lihat yang sudah ada di sana. Dampak positif pariwisata benar-benar dirasakan masyarakat. Untuk infrastruktur benchmark-nya bisa ke Danau Toba," cetus Menpar Arief Yahya. Dijelaskannya, KEK Mandalika memiliki lahan seluas 1.034 hektar. Yang mengembangkan BUMN, PT Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC). ITDC juga sukses membangun kasawan pariwisata Nusa Dua di Bali.

"Hingga saat ini, ada delapan investor yang tertarik membangun hotel atau resort di KEK Mandalika. Investasinya mencapai Rp 13 triliun," ungkap Menpar Arief Yahya.

Menpar mengacungkan jempol langkah ITDC mengembangkan Mandalika. Sebelum membangun infrastruktur, yang dibangun adalah community atau masyarakatnya.

"Sebelum dibangun infrastruktur, dibangun masjidnya dulu, lalu dibangun juga UMKM Center. Sehingga itu bisa meredam gangguan-gangguan. Setelah itu, Mandalika menyinergikan UMKM dalam sentral koordinasi untuk mengembangkan UMKM di kawasan," paparnya.

Ditambahkan Menpar Arief Yahya, saat ini Tanjung Lesung membutuhkan aksesibilitas laut dan udara yang memadai. Banten harus punya bandara sendiri. Untuk transportasi laut, bisa berupa Marina. "Dua fasilitas tersebut tentunya akan berdampak positif untuk mempercepat infrastruktur lainnya. Ini akan meningkatkan kunjungan wisman secara signifikan,” kata Menpar Arief Yahya.

Untuk Pembiayaan, disarankan memanfaatkan lembaga keuangan pemerintah. Seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI), PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), PT Sarana Multigriya Financial, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA), dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir.

"Kita kemarin sudah MoU dengan Menteri Keuangan. Sekarang pariwisata sudah bisa memanfaatkan kredit ekspor impor untuk financing. ITDC dapat 1,3 triliun bunga 5%. Silakan datang ke lembaga-lembaga itu, sekalian bawa proposalnya," pungkas menteri yang membawa Kemenpar No 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinitryOfTourism2018 se Asia Pacific di Bangkok, 20 September 2018. [*/par]


Menpar Resmikan Dive Center di Tanjung Lesung
Baca Selanjutnya

Rhino MTB XCM Meriahkan Festival Tanjung Lesung

INILAH.COM, Jakarta-Kejuaraan terbuka Rhino Mountain Bike Cross Country Marathon (MTB XCM) 2018 turut memeriahkan rangkaian Festival Pesona Tanjung Lesung. Sebanyak 112 peserta dari berbagai negara mengikuti MTB XCM.

Peserta MTB XCM harus menempuhkan jarak 50 kilometer, lebih jauh daripada tahun lalu yang hanya sepanjang 40 kilometer. Diperkirakan jarak tersebut akan memakan waktu 2,5 jam.

"Tapi kalau buat yang sekadar ikut-ikutan, cuma pengin lihat pemandangan alam kita memperhitungkan 5 jam lah sampai finish," kata Direktur Teknis Perlombaan, Taufik Hidayat melalui siaran pers, Sabtu (29/9/2018).

Dalam kejuaraan Rhino MTB XCM, atlet balap sepeda Zaenal Fanani dari Thrill Factory Team – Bolo 1000 berhasil merebut posisi pertama dengan total waktu tempuh 1 jam 55 menit 23 detik. Selanjutnya diikuti oleh masing-masing pebalap Rafika M. Farishi dari Pacific Bike dan pebalap Deni Ari Yulianto dari klub ISSI Cilegon – MJ Bike Cilegon, Banten.

"Saya begitu senang berkesempatan untuk turut serta di Rhino MTB XCM ini. Dan saya beruntung bisa menang. Kejuaraan ini menurut saya di-organize dengan baik, fasilitasnya memadai dan diselenggarakan di tempat yang memiliki lanskap yang bagus dengan track yang sangat menantang, khususnya saat harus melintasi area perkampungan. Perlu safety yang lumayan bagi saya sebagai pebalap," kata Zaenal Fanani.  

Sementara itu, di kelas Women Open, pebalap perempuan Noviana dari klub Batik Air Racing Team berhasil jadi juara pertama dengan catatan waktu 2 jam, 42 menit, 52 detik. Di posisi
kedua dan ketiga masing-masing direbut oleh pebalap Rohidah dengan waktu tempuh 2
jam, 48 menit dan 49 detik serta pebalap Siti Supi Chalifah dari Pengcab. ISSI Kabupaten Bogor dengan waktu tempuh 2 jam, 54 menit, 20 detik. [adc]


Rhino MTB XCM Meriahkan Festival Tanjung Lesung
Baca Selanjutnya

Tingkatkan Literasi Lewat Budaya Baca Sejak Dini

INILAH.COM, Jakarta-Minat baca masyarakat cenderung terus menurun seiring meningkatnya teknologi di era digital. Namun hal itu tak menyurutkan para pegiat literasi untuk menumbuhkan semangat budaya baca, khususnya kepada anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Melihat semangat para pegiat literasi menumbuhkan budaya baca lewat hadirnya taman bacaan, Gramedia memberikan apresiasi kepada sebanyak 20 komunitas dan taman baca dari Aceh hingga Papua lewat ajang Gramedia Reading Community Competition (GRCC) 2018.

"Saya sempat enggak percaya diri ikut GRCC. Saya baru ikut grup TBM dan masih baru masak tiba-tiba ikut GRCC rasanya enggak pede aja. Apalagi kegiatan kami masih biasa-biasa aja. Tapi alhamdulillah tanpa saya duga bisa masuk nominasi," kata R Roro Hendarti, peserta GRCC 2018 dari Limbah Pustaka, komunitas baca di Purbalingga saat ditemui di acara Awarding GRCC di Balai Kartini, Jakarta Selatan Jumat (28/9/2018).

Kompetisi taman bacaan dimaksudkan  untuk mencari komunitas dan taman baca yang kreatif, inspiratif, dan inovatif dari seluruh Indonesia. Ke-20 komunitas dan taman baca penerima penghargaan merupakan juara dari 5 wilayah regional yang sebelumnya telah ditentukan oleh Gramedia. Kelima regional ini dibentuk karena setiap wilayah memiliki tantangan dan karakteristik yang berbeda, sehingga tidak ada juara nasional.

Adapun kelima regional tersebut adalah Regional Sumatera, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Kalimantan, serta Regional NTT, Sulawesi, dan Indonesia Timur.

Selanjutnya, mereka yang terpilih akan mendapatkan development funding berupa hadiah dan donasi buku selama 1 tahun. Selain itu, mereka juga memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dalam acara literasi di wilayah masing-masing bersama Gramedia.

Selain penganugerahan pemenang GRCC 2018, Gramedia juga akan meluncurkan website baru bernama literasinusantara.com. Situs web tersebut dirancang khusus untuk mewadahi informasi mengenai literasi, seperti artikel, aktifitas, profil komunitas/taman baca, forum diskusi dan acara terkait literasi yang diselenggarakan oleh Gramedia. Secara khusus, didalam website ini tersedia pilihan menu donasi untuk para penggiat literasi, khususnya para pemenang GRCC.

Inilah daftar lengkap penerima penghargaan Gramedia Reading Community Competition 2018:

Regional Sumatera:
Rumah Baca Bakau – Deli Serdang, Sumatera Utara – Juara I.
Rumah Baca Hasan – Savvas – Lhok Seumawe, Aceh – Juara II.
Rumah Baca Lembah Sibayak – Karo, Sumatera Utara – Juara III.
Rumah Belajar Ceria – Palembang, Sumatera Selatan – Juara Harapan.

Regional Banten, DKI Jakarta, Dan Jawa Barat:
TMB Warabal – Parung, Kab. Bogor, Jawa Barat – Juara I.
TMB Kolong – Ciputat, Tangerang Selatan – Juara II.
Rumah Belajar Saab Shares – Cengkareng, Jakarta Barat – Juara III.
Yayasan Cinta Baca – Kota Bogor, Jawa Barat – Juara Harapan.

Regional Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta:
TMB Wada Kelir – Purwokerto, Jawa Tengah – Juara I.
TMB Limbah Pustaka – Purbalingga, Jawa Tengah – Juara II.
TMB Kuncup Mekar – Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta – Juara III.
TMB Sakila Kerti – Tegal, Jawa Tengah – Juara Harapan.

Regional Jawa Timur, Bali, NTB, dan Kalimantan:
Rumah Literasi Indonesia – Banyuwangi, Jawa Timur – Juara I.
Kampoeng Batja – Jember, Jawa Timur – Juara II.
Rumah Pelangi – Gresik, Jawa Timur – Juara III.
Gelaran Jambu – Kediri, Jawa Timur – Juara Harapan.

Regional NTT, Sulawesi, dan Indonesia Timur:
Jaringan Relawan Untuk Kemanusiaan (JRUK) Sumba – Sumba, NTT – Juara I.
Komunitas Muda Positif Fakfak (Kompos TIFA) – Fakfak, Papua Barat – Juara II.
Papua HEI – Serui, Kab. Kepulauan Yapen, Papua – Juara III.
Heka Leka – Ambon, Maluku – Juara Harapan 1
[adc]


Tingkatkan Literasi Lewat Budaya Baca Sejak Dini
Baca Selanjutnya

20 Berlian Didonasikan bagi Sekolah di Labuan Bajo

INILAH.COM, Jakarta-Wanda Ponika yang dikenal sebagai desainer sekaligus pengusaha perhiasan ternama Indonesia mendonasikan puluhan perhiasan kalung berlian untuk membangun sekolah dan sarana pendidikan di Labuan Bajo, NTT.

Kegiatan amal ini merupakan rangkaian dari perayaan ulang tahun ke-10 Wanda House of Jewels yang digelar di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018).

Acara amal tersebut dihadiri puluhan sosialita dan sejumlah selebritas Tanah Air seperti Cathy Sharon, Cinta Laura, Wulan Guritno dan lain-lain. Mereka diperkenankan membeli kalung berlian koleksi Wanda House of Jewels, dimana seluruh hasil penjualannya akan digunakan untuk membangun sekolah di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

"Saya menyiapkan 20 kalung berlian yang seluruh hasil penjualannya itu di donasikan untuk membangun sekolah di Labuan Bajo melalui Yayasan Happy Hearts Indonesia," kata Wanda Ponika di sela acara.

Dalam kesempatan itu, Wanda House of Jewels juga menjual boneka seharga Rp1 juta kepada pengunjung. Boneka tersebut merupakan hasil kerajinan tangan para wanita warga binaan, dan hasil penjualan boneka tersebut juga didonasikan untuk pembangunan sekolah.

"Jadi para wanita dari lembaga pemasyarakatan Bali dan Batam diminta membuat boneka untuk terapi mereka, juga untuk mendapatkan penghasilan. Jadi boneka itu kami jual dan hasilnya untuk didonasikan. Jadi kami membantu dua pihak, yang pertama anak-anak dan kedua juga membantu wanita warga binaan," terang Wanda.

Labuan Bajo dipilih karena pendidikan masyarakat setempat masih sangat rendah. Sementara sumber daya alam, khususnya pariwisata di sana begitu tersohor dan menjadi destinasi bagi banyak turis.

"Saya itu selalu merasa banyak orang foto prewed disana, banyak orang kaya liburan kesana, tapi mereka itu enggak sadar kalau ternyata di Labuan Bajo itu fasilitas pendidikannya masih kurang," ujar Wanda.

Pemberian bantuan oleh Wanda House of Jewels ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya telah banyak aksi-aksi sosial yang juga dijalankan, seperti di bidang kesehatan dengan kegiatan pencegahan kanker payudara dan operasi gratis bagi anak-anak yang memiliki kelainan jantung.

"Kalau untuk pendidikan ini baru pertama kali, Saya merasa kurangnya kepedulian terhadap pendidikan. Suatu saat saya merasa untuk kita di Jakarta sangat mudah mendapatkan ilmu walau tanpa sekolah sekalipun. Tapi bagi yang tinggal di wilayah terpencil seperti Labuan Bajo, satu-satunya yang bisa merubah nasib adalah pendidkan," demikian Wanda. [adc]


20 Berlian Didonasikan bagi Sekolah di Labuan Bajo
Baca Selanjutnya

Siaga Gempa Sulteng, Menpar Aktifkan Crisis Center

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo langsung bersiaga atas gempa 7,7 SR di Donggala, dan 5,9 SR di Palu, Sulteng, Jumat (28/9/2018). Presiden memantau dan turut mengumpulkan informasi terkini di daerah terdampak gempa.

"Menjelang Maghrib tadi, gempa bumi mengguncang wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya," tulis Presiden dalam cuitannya.Presiden akan menyiagakan seluruh jajaran terkait untuk segera menindaklanjuti informasi dan kondisi terkini di lapangan.

"Saya memantau dan menyiagakan seluruh jajaran pemerintah terkait menghadapi segala kemungkinan pascagempa bumi," tulisnya lebih lanjut. Kepala Negara juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan keselamatan saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah.

"Semoga saudara-saudara kita di sana tetap tenang dan dalam keadaan selamat," tandasnya melalui Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Menpar Arief Yahya juga langsung bergerak mengaktifkan Tim Crisis Center (TCC). Tugas tim ini adalah melayani informasi apa saja yang dibutuhkan oleh travelers atau wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. “Pertama, kami turut berbela sungkawa atas musibah di Palu dan Donggala Sulteng. Semoga masyarakat tetap tabah dan suasana segera kembali normal,” jelas Arief Yahya yang asli Banyuwangi itu. 

“Customers kami kan wisatawan, karena itu kami akan terus meng-up date informasi seputar 3A, Akses, Atraksi, Amenitas di Palu dan Sulteng,” sebut Menpar Arief Yahya.

Arief Yahya sendiri langsung memonitor dan up date informasi perkembangan terkini. Lalu berkoorinasi dengan jajaran instansi terkait, baik di pusat maupun daerah. Lalu, untuk memberikan kepastian kepada travelers dan keluarganya, yang ikut panic, maka Kemenpar akan secara periodic mengeluarkan official statement.

“Tentu dengan memonitor dampak gempa terhadap ekosistem industry pariwisata. Dari telekomunikasi, transportasi dan turis (3T), juga akan kami sampaikan ke masyarakat, karena itulah yang dibutuhkan oleh keluarga yang sedang berwisata di Palu dan Donggala, Sulteng,” ungkap Arief Yahya.

Sementara ini, tim Crisis Center masih melaporkan dan informasi berdasarkan sumber primer, BMKG dan BNPB, baik pusat maupun daerah. “Saat ini masih masa tanggap darurat, dan kami focus pada layanan informasi,” kata Arief Yahya.

Langkah selanjutnya adalah menghentikan segala bentuk promosi, baik di dalam negeri maupun di mancanegara terkait dengan destinasi yang terdampak. Lalu berkoordinasi dengan para dispar daerah untuk melayani kegalauan wisatawan dan memantau 3 A terdampak.

Lagi-lagi Menpar Arief Yahya menjelaskan, bahwa Indonesia itu sangat luas. Kejadian ini di Pulau Sulawesi, persisnya di Provinsi Sulawesi Tengah. Banyak media yang salah kaprah, saat bencana seperti ini menimpa seluruh Indonesia. “Ini yang perlu saya luruskan, agar tidak ikut panic,” kata Arief Yahya.

Dia juga menjelaskan, pasca Gempabumi Tektonik 7.7 SR itu pukul 17:02 WIB, jaringan telekomunikasi di Donggala dan sekitarnya tidak dapat beroperasi karena pasokan listrik PLN terputus. Hingga pukul 18.00 WIB, hasil pemantauan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika terdapat 276 base station yang tidak bisa digunakan.

Operator telekomunikasi tengah berupaya memulihkan pasokan listrik dengan menggunakan Mobile Backup Power (MBP) dan menunggu pulihnya jaringan listrik dari PLN.

Menteri Kominfo Rudiantara juga menambahkan, telah menugaskan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) untuk mengirimkan 30 unit telepon satelit guna mendukung koordinasi penanganan bencana di Donggala dan sekitarnya.

Sebelumnya, Kementerian Kominfo dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengirimkan informasi gempabumi melalui SMS ke pengguna ponsel di daerah Donggala dan sekitarnya. Persisnya hari Jumat pukul 14.09 WIB. SMS Blast dikirimkan sebanyak 7 kali. Adapun SMS peringatan dini tsunami telah dikirim pada pukul 17.02 WIB. [*/par]

Data dan Fakta Bencana Gempa Bumi Sulteng

Lokasi :

Provinsi Sulawesi Tengah

8 km BaratLaut DONGGALA-SULTENG

61 km BaratLaut PALU-SULTENG

105 km TimurLaut MAMUJUUTARA-SULBAR

115 km BaratLaut SIGI-SULTENG

1582 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Korban Jiwa :

• 1 Orang (MD) (Pendataan)

• 10 orang luka-luka (Pendataan)

Kerugian Materil :

• Masih dalam penghitungan

INFO :

• Gempa Bumi : 5.9 SR, 28-September-2018 Pkl. 14.00.00 WIB, Lok: 0.35 LS, 119.82 BT (8 km BaratLaut DONGGALA-SULTENG ), Kedalaman 10 Km

• Gempa Bumi : 5.0 SR, 28-September-2018 Pkl. 14.28.37 WIB, Lok: 0.34 LS, 119.87 BT (10 km TimurLaut DONGGALA-SULTENG ), Kedalaman 10 Km

 

• Gempa Bumi : 5.3 SR, 28-September-2018 Pkl. 15.25.00 WIB, Lok: 0.35 LS, 119.91 BT (11 km TimurLaut DONGGALA-SULTENG ), Kedalaman 10 Km

Terkini:

• Gempa pertama selama 15 detik di Kab. Donggala

• Gempa kedua di rasakan, 5 detik di Kab. Donggala

• Gempa ketiga di rasakan sedang selama 8 detik di Kab. Donggala

• Gempa ketiga di rasakan sedang selama 3 detik di Kota Palu

• Gempa ketiga di rasakan lemah selama 2 detik di Kab. Parigi Moutong

• Gempa tidak berpotensi Tsunami


Siaga Gempa Sulteng, Menpar Aktifkan Crisis Center
Baca Selanjutnya

Jangan Salah Langkah Ketika Membuang Obat

<B>INILAHCOM, Jakarta - Anda merasa banyak obat yang tersisa di rumah dan ingin dibuang? Nah, jangan salah langkah ketika ingin membuang obat. </B>

Menurut Indri Mulyani Bunyamin, S.Farm, Apt, Ketua HISFARKESMAS PP IAI, ada tata laksana yang tepat untuk membuang obat - obat yang tersedia.

"Jangan salah membuang obat. Karena jika tidak dibuang dengan cara yang tepat, ini berpeluang disalahgunakan," ujar Indri, Jakarta, Sabtu, (29/09/2018).

1. Pisahkan obat dari kemasan.

2. Lepaskan etiket dan tutup dari wadah / botol / tube.

3. Buang kemasan obat, seperti dus, blister, strip, bungkus lain. Setelah dirobek atau digunting.

4. Buang isi obat sirup ke saluran pembuangan air (jamban), setelah diencerkan. Hancurkan botolnya dan buang di tempat sampah.

5. Buang obat tablet atau kapsul di tempat sampah setelah dihancurkan.

6. Gunting tube salep atau krim terlebih dahulu dan buang secara terpisah dari tutupnya di tempat sampah.

7. Buang jarum insulin setelah dirusak dan dalam keadaan tutup terpasang kembali.(tka)


Jangan Salah Langkah Ketika Membuang Obat
Baca Selanjutnya

Dibuka Menpar, Festival Tanjung Lesung 2018 Heboh

INILAHCOM, Pandeglang - Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 resmi dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya. Digelar di Pasar Berbatik Cikadu, Pandeglang, acara berlangsung heboh.

Sejak pagi hari, lokasi kegiatan sudah didatangi ribuan pengunjung. Festival diawali dengan tarian kolosal yang melibatkan 100 penari. Menpar Arief Yahya pun memuji gerakan-gerakan yang dipertontonkan para penari.

Kegiatan Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 juga dimeriahkan dengan Lomba Kolecer. Kemudian ada pawai budaya dan live show band. Selain itu, besoknya ada Rhino XTriathlon dan lomba MTB XC Marathon (Mountain Bike Cross Country) dan Sunset Trail Run.

"Saya bersyukur kegiatan ini bisa terselenggara lagi tahun ini. Saya mau umumkan, Festival Pesona Tanjung Lesung kembali masuk dalam Top 100 Calendar of Event 2019. Saya berharap tahun depan lebih heboh lagi," ujar Menpar Arief Yahya, Jumat (28/9/2018).

Yang dimaksud heboh Menpar ini tidak main-main. Dia meminta tahun depan Festival Pesona Tanjung Lesung menggunakan standar nasional bahkan global. Seperti kurator, koreograf, dan arrangernya harus level minimal nasional.

"Saya minta untuk kurator menggunakan minimal Denny Malik. Untuk koreografernya bisa pake Eko Nugroho (Eko Pace) yang digunakan untuk Asian Games. Lalu untuk aranger bisa pakai antara Dwiki Darmawan atau Gilang Ramadan," kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menambahkan, Dinas Pariwisata Banten jangan khawatir, sebab Kemenpar akan memberikan dukungan penuh. "Silakan komunikasikan dengan mereka. Nanti yang membiayai Kemenpar. Festival Pesona Tanjung Lesung tahun depan akan mendapatkan dukungan Rp1,5 miliar," tambah Menpar Arief Yahya.

Tidak hanya atraksi, Menpar juga mengingatkan Banten agar meningkatkan aksesibilitas dan amenitas. Sebab, untuk menjadi event internasional, daerah harus kuat 3A (aksesibilitas, amenitas, dan atraksi).

Menurutnya, sebuah destinasi wisata kelas dunia tidak boleh ditempuh lebih dari 2 jam. Solusinya, percepatan infrastruktur jalan tol ke Serang-Panimbang yang berjarak 83 Km harus segera diselesaikan. “Kami tidak bisa menjual Tanjung Lesung jika jarak tempuh masih 5 jam dari Jakarta. Selain tol, akses kereta api akan direaktivasi jalur Labuan hingga Panimbang,” kata Menpar Arief Yahya.

Untuk akses udara, pria asal Banyuwangi itu dengan tegas mengatakan, sebuah destinasi wisata kelas dunia harus punya international airport. Walapun bandara Soekarno-Hatta terletak di Banten, namun lebih melayani greater Jakarta. 

"Tahun kemarin kita sudah sepakat bagi tugas. Saya mengusulkan agar dibangun bandara lagi. Surat sudah Saya sampaikan ke Kemenhub. Tinggal tugas Kabupaten Pandeglang yang menyiapkan lahannya. Dan tugas Gubernur yang menetapkan,” tutur Arief Yahya.

Terkait amenitas, Menpar kembali menegaskan, sebelum membangun KEK Pariwisata, utamakan membangun masyarakatnya dulu. Pembangunan dimulai di Cikadu, Tanjung Lesung.

"Masyarakatnya dulu yang harus dibangun, tingkatkan kesadaran mereka bahwa sektor pariwisata ini berpotensi bisa mensejahterakan. Baru kemudian fisik pembangunan dimulai bisa dari Cikadu hingga Tanjung Lesung," ujar mantan Dirut PT Telkom ini.

Soal pembangunan amenitas, Menpar menyarankan homestay. Untuk biayanya agar menggunakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pariwisata. "Hal ini sudah kita lakukan di Danau Toba. Saya melihat di sini ada lahan yang bisa dijadikan homestay. KUR Pariwisata itu platformnya Rp25 juta hingga Rp500 juta dengan bunga hanya 7% saja," terang Menpar Arief Yahya.

Menpar juga mendorong Pemprov untuk gencar mencari investor. Menurutnya, kalangan swasta masih lambat dalam merespon pembangunan di Tanjung Lesung. "Pemerintah sudah memulai investasi. Tapi sayang swasta lambat merespon. Padahal Presiden Joko Widodo sudah memberikan kepastian akses tol akan diselesaikan. Pemprov juga harus proaktif menarik investor," cetusnya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, pembangunan infrastruktur untuk mendukung KEK Tanjung Lesung menjadi prioritas. Karena akan memudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi unggulan ini. Bukan tanpa sebab, dari data Pemprov Banten, potensi pariwisata Banten sangat besar. Saat ini, Banten memiliki 1.166 daya tarik wisata (DTW) terdiri 344 DTW alam, 591 DTW sejarah dan budaya, dan 231 DTW minat khusus/buatan.

“Sektor pariwisata menjadi andalan Provinsi Banten. Laju pertumbuhan PDRB pariwisata Banten selama periode 2011-2017 rata-rata tumbuh 7,35 %,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, selain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 juga sebagai sarana mendorong kesadaran masyarakat menjadikan event wisata ini mendunia. 

“Kegiatan festival ini akan meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Karena itu dibutuhkan kesadaran dan antusiame masyarakat dalam membangun atraksi wisata unik dengan sentuhan lokal dikemas menjadi atraksi wisata,” kata Irna Narulita. [*/par]


Dibuka Menpar, Festival Tanjung Lesung 2018 Heboh
Baca Selanjutnya

Ini yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Obat

<B>INILAHCOM, Jakarta - Ketika memilih obat, setiap orang harus memperhatikan beberapa poin. Seperti apa? </B>

Menurut Indri Mulyani Bunyamin, S.Farm, Apt, Ketua HISFARKESMAS PP IAI, memilih obat adalah hak dari setiap pasien ketika merasa sakit. Ini adalah hal yang kerap dijumpai banyak orang. Seperti apa poin penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah paparan Indri Mulyani saat ditemui di acar Be Smart and Fun with Pharmacists, Jakarta, Sabtu, (29/09/2018).

1. Kandungan zat berkhasiat, bukan merek dagang obat.

2. Riwayat alergi atau sensitif terhadap obat.

3. Kondisi hamil atau berencana hamil. Beberapa obat dapat mempengaruhi janin dan menyebabkan cacat pada bayi.

4. Kondisi menyusui. Beberapa obat dapat masuk dalam ASI dan menimbulkan efek buruk pada bayi.

5. Harga eceran tertinggi (HET) obat.

6. Bentuk sediaan. Pilihlah yang paling sesuai untuk digunakan dengan baik dan benar.

7. Kondisi sedang menggunakan obat. Karena dapat berinteraksi dengan obat lain. Tanyakan pada apoteker.(tka) 


Ini yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Obat
Baca Selanjutnya

Jumat, 28 September 2018

Cara Cerdas Gunakan Obat

<B>INILAHCOM, Jakarta - Obat adalah salah satu cara yang diberikan oleh dokter saat pasien sakit. Ini agar penyakit yang diderita pasien hilang dan sembuh.</B>

Menurut Indri Mulyani Bunyamin, S.Farm, Apt, Ketua HISFARKESMAS PP IAI, Cara Cerdas Gunakan Obat (DAGUSIBU), menjelaskan jangan asal menggunakan obat. Pada dasarnya, obat bisa digunakan asal tepat guna dan disiplin dalam pemakaian.

"Misalnya, harusnya dimakan bersama saat makan. Ini harus dipatuhi. Biasanya ini berkaitan dengan pencernaan. Terutama untuk penyakit diabetes yaiti acarbose," papar Indri Mulyani Bunyamin, saat ditemui di acara Be Smart and Fun With Pharmacists, Jakarta, Sabtu, (29/09/2018).

Kemudian, baca aturan pakai sebelum menggunakan obat. Selanjutnya, gunakan obat sesuai aturan pakai. Mulai dari dosis, misalnya gunakan sendok takar yang tersedia. Selanjutnya, untuk rentang waktu,misalnya antibiotik digunakan tiga kali dalam sehari.

"Artinya diminum setiap delapan jam," tambahnya.

Lama penggunaan obat bisa dilihat juga. Misalnya, antibiotik digunakam selama 3-5 hari.

Obat bebas dan obat terbatas tidak digunakan secara terus menerus. Jika sakit berlanjut segera hubungi dokter. Hentikan penggunaan obat apabila timbul efek yang tidak diinginkan.

Jika terjadi hal tersebut, segera ke fasilitas kesehatan. Tidak menggunakan obat orang lain meski gejala sakitnya sama.(tka)


Cara Cerdas Gunakan Obat
Baca Selanjutnya

Destinasi Digital Pasar Berbatik Cikadu Diresmikan

INILAHCOM, Pandeglang - GenPI Banten kembali meluncurkan Destinasi Digital dengan nuansa yang berbeda. Namanya Pasar Berbatik Cikadu. Nuansanya dipenuhi batik-batik khas Kampung Cikadu, Pandeglang.

Pasar digital ke-23 milik GenPI ini diresmikan langsung Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat (28/9/2018) bertepatan dengan Festival Tanjung Lesung 2018. Terpantau ratusan pengunjung sudah menikmati pasar ini.

Kedatangan Menpar Arief Yahya disambut 100 Penari. Prosesi peresmian pasar @berbatikcikadu dibuka dengan pengguntingan pita. Kemudian dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Menpar Arief Yahya.

Pasar digital ini berkerjasama dengan Dinas Pariwisata Banten dan Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang. Didukung juga pihak-pihak sponsor dalam pembuatan Pasar Berbatik Cikadu.

"Dengan mengucap Bismillah, Pasar Berbatik Cikadu saya resmikan dibuka. Kepada masyarakat Cikadu silakan memanfaatkan pasar ini mengembangkan pariwisata atau memasarkan batiknya," ujar Menpar Arief Yahya.

Yahya juga berharap, agar GenPI dan pengelola saling bekerjasama menangani Pasar Berbatik Cikadu dengan baik. Agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan mengangkat perekonomian sekitar. “Point saya manfaatkanlah anggaran dengan sebaik-baiknya. Gandeng perusahaan-perusahaan terutama BUMN. Tapi point saya gunakan pasar ini sebesar-besarnya,” kata Menpar.

Pasar Berbatik Cikadu mulai dibuka pukul 08:00 WIB sampai dengan 16:00 WIB. Dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut pada 28-30 September 2018. Di hari pertama, 28 September 2018, ada Lomba Bercerita tentang sejarah Kampung Cikadu. Para peserta diambil dari pengunjung yang berminat dalam bidang tulis menulis.

Selain itu, ada berbagai keramaian saat berada di peresmian Pasar Berbatik Cikadu. Seperti Lomba Membatik, permainan tradisional dan hiburan lainnya. "Di Pasar @berbatikcikadu ini juga ada berbagai macam jenis olahan makanan tradisional. Seperti jajanan Gengsot khas Cikadu, Nasi Gadung, Keripik Gadung, Wajik, Kue Setan dan berbagai jajanan lainnya," ujar Juragan Pasar Berbatik Cikadu, Karim Amrullah.

Foto Booth dan Foto untuk Selfie Pengunjung telah dikonsep dengan menarik. Stand Pasar juga dihiasi dengan Hiasan Batik khas Cikadu. Dan itu menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Pasar Berbatik ini.

"Kamu bisa berlama-lama di Pasar ini karena disediakan saung yang nyaman buat nongkrong. Juga ada WiFi yang terus mengalirkan suasana kamu untuk berselfie ria dan foto cantik untuk diuploud di medsos. Setelah itu, jangan lupa ikuti lomba foto Genpi-nya. Kamu bisa cek di Instagram @genpibanten @pasarberbatik," imbuh Karim. [*/par]


Destinasi Digital Pasar Berbatik Cikadu Diresmikan
Baca Selanjutnya

Kemenpar & Emirates Bikin Optimis Buyers-Sellers

INILAHCOM, Selandia Baru - Kabar baik dan optimis datang dari Selandia Baru. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berhasil mengumpulkan 42 buyers di acara Sales Mission (SM) Selandia Baru di Hotel Crowne Plaza Auckland, Kamis (27/9/2018).

Menurut data Kemenpar, tahun 2017 lalu, kunjungan wisman asal Selandia Baru mencapai 106,941 orang. Atau naik 2% jika dibandingkan tahun 2016. Atau dengan total kunjungan 105,393 wisatawan. 7 Bulan pertama di 2018, kunjungan wisman asal Selandia Baru terkoreksi sangat positif. Sejak Januari hingga Juli 2018, kunjungan wisman Selandia Baru mencapai 67.247. Jumlah ini meningkat 10,1% jika dibandingkan periode yang sama 2017.

“Sejak terbang perdana pada pertengahan Juni 2018, Emirates benar-benar membuka pintu semakin terbuka lebar ke Indonesia. Kami sangat optimis atas meningkatnya wisatawan kami yang ke Indonesia. Sekitar 40 persen dari konsumen-konsumen kami bertambah ke Indonesia pasca Emirates buka penerbangan langsung dari Selandia Baru," ujar Jon Gwin, Product Manager Asia dan Uni Emirate Arab House of Travel salah satu tour travel besar di Selandia Baru.

Hal senada diungkapkan sellers asal Indonesia Sales Manager The Breezes Bali, Ega Purnama Alamsyah. Kata Ega, peningkatan signifikan terasa di hotelnya yang berada di Seminyak, Bali. Penerbangan setiap hari dari Selandia Baru yang dibuka oleh Emirates memantik industri dan okupansi hotel di Bali makin meningkat.

"Setelah Emirates buka, kami di internal langsung fokus. Karena peningkatannya terasa banget. Secara pararel juga terasa. Industri-industri terkait dengan hotel kami juga sangat terasa penambahan Wisman Selandia Baru. Maka dari itu, kami bikin tim Selandia Baru dan selalu ingin ikut dengan Kemenpar berpromosi, karena pasarnya bergerak naik terus,"kata Ega.

Menariknya, Kemenpar juga sukses membuka destinasi selain Bali di acara SM itu. Ini setelah, Kementerian di bawah komando Arief Yahya ini berhasil mendatangkan sellers yang menjual destinasi Lombok dari Puri Hotel.

General Manager Puri Lombok Sara Sanders sukses mempresentasikan hotelnya dan destinasi yang terkait dengan cantik dan gamblang di depan para sellers. Kata Sara, kehadiran Kemenpar dan Emirates sukses mendatangkan Wisman ke Bali juga ke Lombok.

Hal itu dibenarkan oleh sellers asal Selandia Baru, Linda Ambadar. Owner Travel Kia Ora itu merasakan hal yang sama. "Makin kencang ke Indonesia. Lombok juga sudah masuk destinasi incaran Selandia Baru. Terima kasih Kemenpar. Terima kasih Emirates," katanya. Acara tersebut juga berjalan lancar dan menarik. Kemenpar memberikan door prize bagi yang hadir dan juta tarian nusantara yang menawan.

Terpisah, pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Giri Adnyani menyambut kabar baik dari Selandia Baru. Kata dia, pasar Selandia Baru memang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kata Giri, sejarah memang telah diciptakan maskapai Emirates yang menghubungkan tiga kota dunia dengan Bali sebagai poros utamanya.

Koneksi internasional tersebut sukses menyatukan Dubai (Uni Emirat Arab), Bali (Indonesia), dan Auckland (Selandia Baru).  "Momentum ini positif bagi kepariwisataan nasional karena semakin membuka lebar pintu konektivitas udara internasional kita. Terima kasih kepada sellers dan buyers yang ikut SM. Terus bawa wisatawan ke Indonesia," kata Giri yang juga diamini Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV Kemenpar Adella Raung.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, posisi Australia dan Selandia Baru memang diuntungkan posisi geografis. Arus masuk wisatawan Selandia Baru sangat potensial bagi kepariwisataan nasional.

"Koneksi ini harus terus membawa pengaruh besar bagi semua pihak. Poros ini harus terus tumbuh bagus, apalagi Bali ini tujuan wisata terbaik dunia. Di sekitar Bali juga ada destinasi terbaik seperti Pulau Lombok dan Pulau Komodo. Terima kasih. Kami memberikan apresiasi tinggi kepada Emirates karena telah menghubungkan Dubai-Denpasar-Auckland. Sinergi ini sangat positif untuk pariwisata Indonesia," tambahnya. [*/par]


Kemenpar & Emirates Bikin Optimis Buyers-Sellers
Baca Selanjutnya

Menpar Apresiasi Rhino Dive Center Tanjung Lesung

INILAH.COM, Banten-Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya meresmikan Rhino Dive Center di Beach Club Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, Banten. Rhino Dive Center dibangun dengan tujuan selain sebagai pusat bertemunya komunitas penyelam baik dalam maupun luar negeri.

Rhino Dive Center juga menjadi sarana untuk diving academy atau pusat pendidikan penyelaman laut yang diperuntukkan bagi masyarakat untuk belajar teknik selam sekaligus sebagai wadah upaya pelestarian lingkungan laut (Marine conservation). Rhino Dive Center merupakan sebuah bangunan dengan luas 150 meter persegi yang dilengkapi oleh berbagai fasilitas antara lain Registration Area, Equipment Display, Changing Room, Briefing Room dan Cafe.

"Saya berterima kasih kepada Tanjung Lesung atas kehadiran fasilitas baru, Rhino Dive Center. Destinasi pariwisata yang baik adalah yang memenuhi kriteria mendukung terwujudnya atraksi kelas dunia, akses bagus dan amenitas. Saat ini untuk 10 Bali Baru, best amenity-nya ada di Mandalika, Lombok. Sementara infrastruktur terbaik ada di Danau Toba, sekarang ada bandara internasional Silangit yang fasilitasnya begitu baik. Untuk bisa mewujudkan itu, seluruh pihak harus bersedia untuk terus belajar menjadi lebih baik. Saya memberikan apresiasi untuk Tanjung Lesung," kata Menpar Arief Yahya melalui keterangan tertulis, Jumat (28/9/2018).

Menpar menambahkan, Pandeglang memiliki keunggulan secara geografis karena posisinya dekat dengan Jakarta. Yang mana, lanjut Arief, orang Jakarta membutuhkan suntikan energi sangat kuat. Di industri pariwisata penting sekali untuk memperpendek jarak.
"Saya yakin pembangunan akan lebih cepat terwujud apabila ada kerjasama yang baik antara Pemerintah dalam membangun infrastruktur dan pihak swasta yang membangun amenitiesnya (Resort, hotel, dll)," papar Arief.



Peresmian Rhino Dive Center ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan didampingi oleh Direktur Utama PT. Jababeka, Tbk., Hiyanto Wihadhi, bersama dengan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Direktur Utama PT. Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo serta Managing Director PT. Banten West Java, Rully Lasahido.

Direktur PT. Jababeka Tbk., Hyanto Wihadhi menyampaikan bahwa Rhino Dive Center ini segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk belajar menyelam dan bertukar pengetahuan antara sesama penyelam. Terdapat banyak spot diving / titik penyelaman yang indah di sekitar Tanjung Lesung seperti shipwreck & Lighthouse Tanjung Lesung,  pulau Sangiang, Liwungan Atol, Krakatau dan Batu Hideung serta Pulau Badul. [adc]


Menpar Apresiasi Rhino Dive Center Tanjung Lesung
Baca Selanjutnya

Rawat Tas Kulit Kesayangan dengan Teknologi Modern

INILAH.COM, Jakarta-Tas dan sepatu menjadi bagian dari fashion yang melengkapi penampilan. Tak heran jika harga kedua barang ini pun bisa jadi lebih mahal ketimbang pakaian yang menutupi badan.

Aksesoris fashion seperti tas dan sepatu yang mahal dan menjadi koleksi terbuat dari kulit hewan sepeti sapi, kerbau atau domba. Namun bahan ini membutuhkan perawatan ekstra dibanding bahan lain seperti kain, canvas, denim dan polyester.

Perawatan koleksi tas wajib dilakukan agar awet dan tetap terjaga kualitasnya. Bisa jadi, tas koleksi kuno menjadi barang mahal karena langka. Kini, perawatan dengan teknologi modern seperti Bio Nano Coating dapat menjaga kualitas tas, terlebih yang berbahan kulit. Teknologi yang mengusung konsep bahan dasar air yang akan membuat tas dan sepatu menjadi waterproof ini hadir di Momoko Bag and Shoes Spa. Teknologi ini mampu menahan tas dan sepatu kesayangan tak khawatir lagi ketumpahan kopi, teh atau kehujanan saat traveling.

"Teknologi ini akan meresap ke pori-pori setiap material sehingga tidak merusak lapisan luar dari tas maupun sepatu, bahkan merawatnya dengan baik dan tahan lama," kata Felin Natalia selaku Direktur Momoko Bag and Shoes Spa Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Felin mengatakan, di negara tropis seperti Indonesia tas kulit akan banyak terpapar sinar matahari dan juga udara yang panas. Hal ini mengakibatkan tas kulit kesayangan berubah warna atau retak.

Perihal itu, Momoko Bag and Shoes Spa yang saat ini telah memiliki dua buah outlet di Plaza Indonesia dan Pacific Place hadir untuk memberikan layanan dalam perawatan tas dan sepatu. 

"Kami memiliki berbagai macam servis dengan menggunakan teknologi terbaik saat ini. Kami berani menjamin bahwa barang customer akan aman bersama kami, sehingga banyak dari pelanggan kami yang mempercayakan tas dan sepatu mahalnya untuk diservis di tempat kami. Misalya sebut saja brand Hermes, LV, Chanel, Balenciaga, Louboutins, dan lainnya," demikian Felin. [adc]


Rawat Tas Kulit Kesayangan dengan Teknologi Modern
Baca Selanjutnya

Cegah Penyakit Jantung dengan Cerdik dan Patuh

INILAHCOM, Jakarta - Mencegah penyakit jantung bisa dengan beragam cara. Salah satu yang paling dianjurkan adalah dengan menerapakan gaya hidup sehat yaitu cerdik dan patuh.

Menurut dr. Bambang Dwi Putra,  SpJP, dari Rumah Sakit Harapan Kita, mengaplikasikan gaya hidup sehat adalah kunci dari menjaga tubuh agar tidak cepat terserang penyakit.

"Karena itu, kita membuat semboyan cerdik dan patuh. Bagaimana mengaplikasikan gaya hidup sehat di masyarakat. Ini harus diperhatikan," kata Bambang, Jakarta, Jumat, (28/09/2018).

Lantas apa itu Cerdik dan Patuh? Penasaran apa kepanjangannya dan kegunaannya untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari - hari? Berikut adalah rinciannya.

CERDIK

1. Cek kesehatan secara berkala

"Memasuki usia 40 tahun infestasi yang sangat berharga adalah kesehatan," ujar Bambang.

2. Enyahkan asap rokok

"Ini adalah PR (Pekerjaan Rumah) kita bersama. Ini sesuai dengan fakta yang dimiliki kita. Bahwa ternyata banyak pasien penyakit jantung yang disebabkan karena merokok," tambahnya 

3. Rajin aktivitas fisik

"Tanyakan diri kita sendiri. Seberapa sering beraktivitas. Banyak orang yang bekerja jauh. Sejak pagi sudah gas motor dari Bekasi ke Jakarta Barat. Pulang sudah habis Magrib tapi itu paling cepat. Ini terjadi bertahun - tahun. Sampai rumah sudah lelah dan tidur. Setidaknya lakukan aktivitas fisik selama 30 menit sekali setiap hari;" kata Bambang.

4. Diet sehat dan seimbang

Ini tergantung dari apa yang sehari - hari dimakan.

5. Istirahat cukup dan kelola stres.

PATUH

1. Periksa keseharan secara rutin
2. Atasi penyakit dengan pengobatan rutin
3. Tetap beraktivitas fisik
4. Upayakan diet sehat dan gizi seimbang
5. Hindari asap rokok, minuman beralkohil dan zat karsinogenik lainnya.(tka)


Cegah Penyakit Jantung dengan Cerdik dan Patuh
Baca Selanjutnya

Laki - Laki Dominasi Pasien Penyakit Jantung

INILAHCOM, Jakarta -  Menurut dr. Bambang Dwi Putra,  SpJP, dari Rumah Sakit Harapan Kita, sekitar 80 persen pasien penyakit Jantung Koroner adalah laki - laki.

Salah satu penyebabnya adalah merokok. Masih menurut Bambang, dari data yang dihimpun di Rumah Sakit Harapan Kita, ada sekktar 4500 orang pasien jantung dengan serangan jantung baru.

"Ini rata - rata usia 50 tahun. 5,4 persen di bawah 50 tahun. Hampir 80 persen dari laki - laki," Kata Bambang saat ditemui di acara temu media, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat, (28/09/2018).

Kemudian, data tersebut menyebutkan sekitar 64 persen adalah pasien perokok. Sekitar 54 persen mengalami hipertensi dan 30 persen pasien sakit diabetes.

"Ada sekitar 40 disebabkan karena kolesterol yang bermasalah dan 20 persen dari riwayat keluarga," tambahnya.

Perlu diketahui, penyakit jantung koroner (PJK) adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena adanya penyempitan pembuluh darah koroner. Secara klinis, ditandai dengan nyeri dada atau rasa tidak nyaman di dada atau dada yang terasa tertekan berar ketika sedang berjalan di jalan datar atau berjalan jauh.(tka)


Laki - Laki Dominasi Pasien Penyakit Jantung
Baca Selanjutnya

Tips Terapi Refleksi Meredian Jantung Berdebar

TERAPI refleksi meridian jantung cocok bagi mereka yang memiliki aktivitas dengan tingkat stres yang tinggi dan mengatasi jantung berdebar. Selain itu cara pengobatan ini tidak memerlukan tempat yang kusus, pakaian kusus, maupun waktu yang kusus. Yang diperlukan hanya kemauan dan bisa dikerjakan sendiri.

Mencegah mengatasi saraf tegang, stres, detak jantung kencang dan berdebar-debar bisa dilakukan dengan menginervasi merangsang zona meridian refleksi pada telapak tangan. Yaitu dengan memijat area telapak tangan dan jari-jari.

Pertama-tama tekan, pijat titik di tengah ujung ibu jari yaitu titik meridian sikuan. Kemudian disebelah kiri ibu jari secara berurutan dari atas titik meridian lambung. Lalu di bawahnya titik meridian ruas tulang leher, terus di bawahnya lagi di titik meridian lambung, titik ruas tulang pinggang, kemudian jantung sebelah kiri, di bawahnya lagi titik kandungan atau alat reproduksi dan di sela antara ibu jari dengan telunjuk. Jika ditarik garis lurus maka tepatnya lebih dekat dengan telunjuk adalah titik nyeri perut bagian bawah.

Kemudian di sebelah kanan ibu jari paling atas titik limpha, lanjut di tengahnya titik kilimpha lemah dan tepat di pangkal ibu jari adalah titik meridian jantung sebelah kanan.

Rangsangan pijatan pada titik-titik zona meridian, khususnya area jantung dapat menstimulasi peredaran pembuluh balik serta mengurai endapan kotoran tubuh yang mengeras, mengatasi penyumbatan, dan mengembalikan elastisitet urat, kekenyalan dinding pembuluh maupun kelenturan otot. Badan biasanya akan merasa nyaman segar dan sehat.

Khasiat terapi akan lebih manjur dan terasa jika badan setidaknya seminggu sekali diberikan rileksasi. Seperti melakukan latihan atau olahraga, diurut atau pijat dan mengikuti pola makan sehat yang berguna menjaga elastisitet saraf dan detak jantung. [*]


Tips Terapi Refleksi Meredian Jantung Berdebar
Baca Selanjutnya

Tumbuhkan Semangat Budaya Baca Kepada Anak-anak

INILAH.COM, Jakarta-Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat dunia literasi secara perlahan mulai ditinggalkan. Bisa dipastikan, anak-anak zaman sekarang lebih memilih bermain gawai ketimbang membaca buku. Hal ini menjadi keprihatinan bersama.

Minimnya, minat baca khususnya dikalangan anak-anak, Gramedia kembali menggelar Awarding Gramedia Reading Community Competition (GRCC) 2018. Kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah  berupaya menumbuhkan semangat dan budaya literasi di Indonesia.

Ajang ini diikuti 20 taman dan komunitas baca dari Aceh hingga Papua. Ke-20 peserta ini terpilih melalui kurasi yang telah ditetapkan Gramedia.
 
"Mereka merupakan juara dari 5 wilayah regional yang sebelumnya telah ditentukan oleh Gramedia," kata Yoseph Aditia perwakilan dari Gramedia, di Jakarta, Kamis (27/9/2018).
 
Salah satu peserta Awarding GRCC adalah Ikhwan Susilo, guru asal Kediri, Jawa Timur. Ia mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) bernama Gelaran Jambu di Kediri. Hal ini didasari banyaknya anak-anak di lingkungannya yang pendidikan berhenti hanya pada tingkat MTS atau setara dengan SMP.

"Di kota kami jarang sekali ada apresiasi, dengan begitu kami pun jadinya masih kesulitan dalam berjejaring buku dengan siapapun, jadi akhirnya akses buku ini kami selalu mandiri, ternyata bantuan atau apresiasi itu justru datang dari luar kota kami, baik dari kementerian maupun Gramedia," kata Ahmad.

Setelah 10 tahun berjuang menyebarkan semangat membaca, Ikhwan pun mendapat bantuan dari berbagai pihak. Bahkan, TBM Gelaran Jambu juga menggelar event tahunan yaitu Festival Kampung Literasi dengan memberikan penghargaan pada ibu yang memberikan edukasi bagi keluarganya dengan baik. Atas dedikasinya dalam dunia literasi, TBM Gelaran Jambu akhirnya mendapat apresiasi dalam Gramedia Reading Community Competition 2018.

Awarding GRCC 2018 di gelar di Grand Rafflesia Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, pada Jumat (28/9/2018). [adc]


Tumbuhkan Semangat Budaya Baca Kepada Anak-anak
Baca Selanjutnya

Kenali Lima Penyebab Penyakit Jantung

 INILAHCOM, Jakarta - Penyakit jantung koroner PJK adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena adanya penyempitan pembuluh darah koroner.

Menurut dr. Bambang Dwi Putra,  SpJP, dari Rumah Sakit Harapan Kita, secara klinis penyakit jantung ditandai dengan nyeri dada atau rasa tidak nyaman di dada atau seperti terasa tertekan berat ketika sedang mendaki atau kerja berat. Kemudian ketika berjalan terburu - buru pada saat berjalan di jalan datar atau berjalan jauh.

"Penyakit jantung ini bukan hanya disebabkan oleh satu faktor, tetapi multi faktor," papar Bambang saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat, (28/09/2018).

Berikut adalah beberapa faktor pencetus penyakit jantung yang bisa Anda simak.

1. Merokok

"Sekitar 64 persen di Indonesia cukup tinggi untuk perokok pria. Angka ini ternyata paling tinggi di dunia. Ini memang sangat menyedihkan. Karena itu, wajar ketika kita lihat pembiayaan (belanja kesehatan) di Indonesia untuk kardiovaskular kita sangat tinggi," kata Bambang.

2. Kolesterol tinggi

"Kalau kita lihat sehari bisa makan tiga kali. Berapa kali ada gorengan? Tumis - tumisan? Belum lagi camilan yang digoreng. Misalnya pisang, dan es cream tinggi. Ini harus dihitung kalorinya dan sangat tinggi kolesterol," paparnya.

3. Hipertensi

Tekanan darah tinggi. Banyak orang - orang yang tidak pernah medical check up tiba - tiba tensi tinggi.

"Ada yang datang ke rumah sakit dengan tensi 200 - 180. Padahal ini sangat simple pencegahannya. Bisa dilakukan secara berkala," ujarnya.

4. Diabetes

Penggunaan gula harus dibatasi. Ini harus dideteksi sejak dini.

"Sangat mudah untuk mendeteksi kadar gula darah dalam tubuh. Bisa saat gula darah puasa, dan gula darah setelah 2 jam makan. Ini sudah tersedia di puskesmas," katanya. 

5. Faktor usia

Ini tidak dapat dimodifikasi. Setidaknya harus bisa mencegah dengan menerapkan gaya hidup sehat sejak dini.(tka)


Kenali Lima Penyebab Penyakit Jantung
Baca Selanjutnya

Yuk Jelajahi Linggarjati Lewat TdL 2018

INILAHCOM, Kuningan - Jika belum ada rencana travelling 26-28 Oktober 2018 ini, silakan tandai kalender Anda. Segera langkahkah kaki ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ada Tour de Linggarjati (TdL) 2018 yang siap digelar. Seluruh destinasi wisata yang keren siap menyapa setiap tamu yang datang.

Tour de Linggarjati dijamin bakal seru. Di event ini semua rider bisa berkompetisi sambil menjelajah berbagai destinasi wisata sejarah yang keren. Dan semua itu dibalut oleh indahnya alam pedesaan di kaki Gunung Ciremai.

"Linggarjati memiliki Keindahan alam dengan berbagai landscape menarik. Selain beragam peninggalan sejarahnya juga tak kalah menariknya. Ini semua akan dieksplor melalui Tourism r de Linggarjati," ujar Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara, Rabu (26/9/2018).

Jaminan keseruan event ini terlihat dari usia TdL ini sendiri. Memasuki tahun ke-4 pelaksanaannya. Selain itu TdL merupakan kejuaraan balap sepeda resmi yang ada di Jawa Barat.

Perlombaan akan dimulai dengan kelas Individual Time Trial (ITT). Para riders di kelas ini akan melibas jalur sejauh 9,2 km pada  Jumat, 26 Oktober 2018. Mereka akan memulai start di Lapang Sepak Bola Desa Purwasari Kecamata Garawan. Serta finish di depan Pendopo Pemerintah Kabupaten Kuningan Jl Siliwangi Kuningan. Selanjutnya ada kelas Individual Road Race (IRR) yang digelar pada hari Sabtu, 27 Oktober 2018.

Start – Finish : Depan Pendopo Pemerintah Kabupaten Kuningan Jl. Siliwangi Kuningan. Kelas ini akan dibagi menjadi 3 Kategori Putra dan Putri. Ada IRR Youth dengan jarak tempuh 43,1 Km, kategori IRR Junior dengan jarak tempuh 65,3 Km. Serta IRR Men Elite dengan jarak tempuh 103,4 Km.

TdL pun diakhiri dengan kelas Criterium. Kelas ini akan digelar pada hari Minggu, 28 Oktober 2018. Peserta akan diajak menaklukan trek sejauh 3 km yang ditempuh dengan beberapa kali lap/putaran sesuai kategori usia.

"Target kita TdL akan diikuti oleh perwakilan dari seluruh Pengurus Cabang Ikatan Sport Sepeda Indonesia (Pengcab ISSI) Jawa Barat dan luar Provinsi Jawa Barat. Ini merupakan ajang yang bagus untuk mengeksplor potensi pariwisata Linggarjati sekaligus sebagai wadah bagi para atlet dan pencinta olahraga sepeda," kata Ukus.

Terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Agus Sadeli selaku ketua panitia TdL mengatakan, kesiapan penyelenggaraan kejuaraan TdL saat ini sudah matang. Ia pun berharap TdL mampu menjadi trigger peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuningan.

“Dampak positif lainnya dari event ini adalah tumbuhnya angka pertumbuhan wisatawan ke Kabupaten Kuningan. Sehingga memicu tumbuh kembangnya usaha-usaha ekonomi kreatif yang menunjang dan mendukung pariwisata yang ada di Kabupaten Kuningan,” tuturnya.

Hal itu juga diamini Kabid Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan. Wawan mengatakan, event sport tourism mempunyai evek berupa peningkatan perekonomi. Hal ini ditandai dengan meningkatkan kunjungan wisatawan.

''Peningkatan kunjungan wisatawan ini tentunya tidak lepas dari semakin membaiknya unsur 3 A (Atraksi termasuk adanya event TdL, Amenitas, dan Aksesibilitas),'' kata Wawan.

Pria yang merupakan dalang sohor Wayang Ajen ini menambahkan, peningkatan sektor pariwisata yang dilakukan Kabupaten Kuningan sudah tepat. Strateginya adalah menggencarkan promosi serta peningkatan kualitas destinasi termasuk aksesibilitas.

“Urusan pariwisata, Kabupaten Kuningan memang memiliki banyak potensi, mulai dari wisata sejarah seperti Gedung Pertemuan Linggarjati hingga wisata alam seperti Taman Nasional Gunung Ciremai dan deretan air terjun cantik. Itu semua didukung oleh sarana akomodasi yang cukup memadai,” katanya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, sangat mengapresiasi penyelenggaran Tour de Linggarjati. Menurutnya, dengan alam yang indah, kekuatan wisata sejarah, dan budaya yang tinggi, Kabupaten Kuningan akan menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. Terlebih Kuningan telah memiliki akses yang cukup baik.

Yang mau ke Kuningan ada Tol Cikapali. Perjalanan Jakarta-Kuningan hanya memakan waktu 3,5 jam. Selain itu, untuk akses juga ada Tol Cisumdawu dan juga Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati. [*/par]


Yuk Jelajahi Linggarjati Lewat TdL 2018
Baca Selanjutnya

Komitmen Pemerintah Kuat Kembangkan Pariwisata

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah siap memperkuat sektor pariwisata. Terutama, dengan mengembangkan 10 destinasi prioritas Bali Baru. Target besarnya adalah merealisasikan kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2019.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, peran pariwisata sangat penting. Terutama untuk mengurangi current account deficit. Oleh karena itu, Pemerintah memperkuat industri pariwisata. Salah satu tujuannya juga untuk membantu mengatasi defisit neraca berjalan. Kondisi ini makin melebar karena ketidakstabilan perdagangan global.

"Sejak Presiden Joko Widodo menjabat pada tahun 2014, Indonesia telah mengalami pertumbuhan pesat dalam industri pariwisata. Pada 2014, ada 9,4 juta kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. Pada 2017, jumlah itu telah meningkat hingga lebih dari 14 juta dan terus naik," jelas Menkeu Sri Mulyani dalam Rakornas Pariwisata III-2018 di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Pada 2019, pariwisata Indonesia menargetkan kunjungan wisman sebanyak 20 juta orang. Sri Mulyani optimis target tersebut akan tercapai. "Target 20 juta wisman pada tahun 2019 bukan hanya target dari Kemenpar atau Presiden RI saja. Melainkan target dari kita semua," ujar Sri Mulyani.

Di Rakornas ini, Menkeu Sri Mulyani memberikan paparan mengenai “Kebijakan Pembiayaan Pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas”. "Pariwisata itu multidimensi. Oleh sebab itu harus didukung dengan cara multidimensi juga. Betapa care-nya Presiden Joko Widodo terhadap pariwisata sebagi salah satu sektor penghasil devisa. Beliau bisa menelepon saya untuk menyampaikan agar anggaran untuk pariwisata jangan dipotong," ujar Menkeu Sri Mulyani.

Dia menjelaskan, di APBN terlihat dimensi yang multi untuk mendukung sektor pariwisata. Mulai dari dimensi aksesibilitas, akomodasi, dan dimensi atractiveness. Aksesibilitas adalah dimensi pertama. Terutama akses ke tempat 10 destinasi prioritas baru tersebut. Sejumlah menteri sudqh melakukan koordinasi untuk mendukungnya.

"Mulai dari airport, port, dan seaport. Termasuk air bersih, listrik dan telekomunikasi untuk mendukung sektor pariwisata," tambah Menkeu Sri Mulyani. Kedua, adalah dimensi akomodasi. Dijelaskannya, Pemerintah mungkin tidak ada belanja langsung untuk bangun hotel. Tapi bisa melalui penanaman modal negara atau pembiayaan.

"Atau berikan policy/insentif bahwa bangun di sektor perhotelan akan dapat insentif di perpajakan. Kita akan bekerja saling terkoordinasi dan saling mendukung untuk mendukung pariwisata. Baik pusat dan daerah untuk menggunakan berbagai instrumen untuk pembiayaan," paparnya.

Bagi Sri Mulyani, ekspor tidak hanya menjual barang ke luar negeri. Tapi mendatangkan turis yang membelanjakan uangnya di Indonesia juga termasuk ekspor. "Swasta akan masuk ketika pemerintah komitmen atau bahkan masuk ke dalamnya. Kita akan terus tingkatkan instrumen dari keuangan negara untuk mendukung pariwisata. Kemenkeu siap mendukung melalui berbagai channel yang kita punya dalam mendukung pariwisata Indonesia," cetusnya.

Yang ketiga, adalah dimensi pengaturan tata ruang. Dimensi ini yang nantinya menciptakan Atraksi. "Anggarannya tidak hanya di Kementerian Pariwisata. Semuanya akan bersama-sama mengeluarkan anggaran untuk memenuhi kebutuhan itu. Kami siap mendukung secara penuh dari policy yang kita punya," lanjutnya.

Pemerintah juga terus berupaya memperbaiki peraturan untuk percepatan proyek-proyek infrastruktur besar. Khususnya perluasan dan pembangunan bandara dan jalan tol yang tersebar di seluruh negeri. Dari Sabang di barat hingga Merauke di timur.

"Jadi, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah bukan hobi, namun penting dilakukan untuk mengerek investasi. Termasuk sektor pariwisata yang pada jangka menengah akan dapat mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia. Industri pariwisata yang bisa labour intensive akan menciptakan kemanusiaan yg adil dan beradab," tuturnya.

Menurut Menkeu, Rakornas Pariwisata ini menjadi sangat penting. Sebab, dari forum ini muncul dialog siapa pelaku yang multidimensional dan sinergi salain memperkuat. "Karena itu kebersamaan dan konsolidasi itu penting. Pemerintah dari Presiden, Wakil Presiden, seluruh Menteri, Bupati hingga Wali Kota punya komitmen untuk membangun pariwisata. Presiden telah menetapkan ada 10 destinasi prioritas dan 4 dijadikan super prioritas. Seluruh perhatian kita, seluruh resource kita dipake untuk membangun bersama-sama," tuturnya.

Pemerintah juga telah menyusun peraturan investasi. Hal ini untuk menjaga neraca pembayaran dan menarik lebih banyak modal masuk ke Indonesia. Secara keseluruhan, sektor travel dan pariwisata Indonesia tumbuh sebesar 6,4 persen. Lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,1 persen.

"Sektor travel dan pariwisata telah menciptakan 12,2 juta pekerjaan pada tahun 2017 atau sekitar 10 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. Penciptaan lapangan kerja dari sektor pariwisata ini tercatat sebagai yang tertinggi ke-4 di dunia," ungkap Menkeu Sri Mulyani.

Pada kesempatan ini, Menkeu Sri Mulyani juga menyampaikan pujiannya terhadap pariwisata Banyuwangi. Dia menyaksikan homestay di Banyuwangi menjamur. Tarifnya mulai Rp350 ribu hingga Rp1 juta perhari. "Banyak juga turis yang ingin tinggal bersama keluarga. Ternyata homestay bisa untuk memenuhi kebutuhan wisatawan datang bersama keluarga," ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, sampai tahun 2019, sektor pariwisata membutuhkan investasi dan pembiayaan sebesar Rp 500 triliun. Tahun 2019 mentargetkan devisa US$ 20 miliar. Dengan target kunjungan 20 juta wisman dan pergerakan 275 juta wisnus.

"Dalam empat tahun terakhir, pariwisata menghasilkan balance payment yang positif. Selalu surplus antara devisa yang diperoleh dari kunjungan wisman dengan uang yang dibelanjakan oleh wisatawan nasional (wisnas) yang berwisata ke luar negeri," ujar Menpar Arief Yahya.

Berdasarkan catatan Kemenpar, periode Januari-Juli 2018, sektor pariwisata telah menyumbang devisa sebesar USD 9 juta. Sedangkan bulan Juli 2018 menyumbang devisa sebesar USD 1,5 juta.

"Kalau kita bisa mempertahankan USD 1,5 juta sampai enam bulan kedepan, maka totalnya menjadi USD 16,5 juta. Target kita di 2018 sebesar USD 17 juta, artinya masih kurang USD 500 ribu. Oleh karena itu, kita jangan sampai ngantuk. Kita kejar kekurangan tersebut agar tahun 2018 pariwisata akan menjadi sektor terbesar yang menghasilkan devisa dan menjadi yang terbaik," papar menteri yang membawa Kemenpar No 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinitryOfTourism2018 se Asia Pacific di Bangkok, 20 September 2018. [*/par]


Komitmen Pemerintah Kuat Kembangkan Pariwisata
Baca Selanjutnya

Kamis, 27 September 2018

Menko Darmin: Pariwisata Jadi Tumpuan Perekonomian

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut pariwisata makin diandalkan. Menurutnya, pariwisata adalah salah satu tumpuan utama perekonomian domestik. Hal itu disampaikan Darmin Nasution dalam Rakornas Pariwisata III-2018 di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Menteri Darmin Nasution mengatakan, sektor pariwisata dinilai memiliki andil cukup besar dalam pendapatan devisa negara. Termasuk, dalam penciptaan kesempatan kerja dan kualitas lingkungan yang semakin baik.

"Pariwisata punya peranan penting dalam  makroekonomi kita. Tidak hanya sumbangkan devisa, tapi juga penciptaan kesempatan kerja. Pariwisata juga sebagai alat transformasi mengelola sosial, budaya, dan lingkungan. Kualitas lingkungan makin baik," kata Menko Darmin.

Dengan alasan itu, Pemerintah terus mendorong peningkatan cadangan devisa melalui sektor pariwisata. Agar, kondisi cadangan devisa dalam negeri tetap kuat menghadapi tekanan perekonomian global.

Tidak hanya itu, Menko Perekonomian pun telah menetapkan skema kredit atau pembiayaan sektor pariwisata. Suku bunganya juga rendah. Skema ini sebesar 7% melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor pariwisata.

"Dengan adanya skema KUR Pariwisata ini dapat mendorong optimalisasi pengembangan sektor pariwisata. Khususnya di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas serta 88 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional," ujar Darmin.

Sebagai gambaran, terangnya, KUR bunganya disubsidi APBN. Sehingga bunganya bisa 7 persen. Subsidi yang disiapkan tahun ini Rp11 triliun. "Kalau subsidinya Rp11 triliun, kreditnya Rp120 triliun. Kita bisa salurkan Rp120 triliun untuk KUR, untuk kecil dan mikro lebih dari cukup," terang Darmin.

Dia menjelaskan, kinerja KUR hingga semester I-2018 mencatatkan capaian yang positif. Sejak tahun 2015 sampai dengan 30 Juni 2018, nilai KUR yang telah disalurkan Rp277,4 triliun dengan outstanding Rp130,8 triliun kepada 11,8 juta pelaku UMKM.

"Capaian tersebut diikuti dengan terjaganya tingkat Non Performing Loan (NPL) KUR pada tingkatan 1,06%. Saat ini, penyaluran KUR dari 1 Januari 2018 sampai dengan 30 Juni 2018 tercatat Rp64,6 triliu. Atau 55,2% dari target penyaluran Rp117,08 triliun di tahun 2018," jelasnya.

Sementara, Menpar Arief Yahya mengatakan, KUR Pariwisata selama ini kurang populer. Menurutnya, yang ada di benak masyarakat, KUR selalu sektor pertanian atau peternakan.

Data OJK menunjukkan penyaluran KUR ke sektor industri pariwisata masih sangat kecil sekitar 3%. Ini jauh lebih kecil dibandingkan pertanian/kehutanan (24%) dan perdagangan (58%).

"Karena itu saya minta agar KUR Pariwisata dikembangkan agar dikenal luas di kalangan pelaku industri pariwisata," ujar menteri yang membawa Kemenpar No 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryOfTourism2018 se Asia Pacific di Bangkok, 20 September 2018.

Menurut Arief Yahya, ada tiga isu kebutuhan pembiayaan yang diperlukan dalam mendukung sektor pariwisata. Di antaranya kebutuhan pembiayaan untuk membangun 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP), kebutuhan pembiayaan Usaha Homestay (2018-2019), serta kebutuhan pembiayaan Usaha UMK Pariwisata (KUR Khusus Pariwisata).

“Untuk homestay membutuhkan investasi Rp 2 triliun dan Usaha UMK Pariwisata (KUR Khusus Pariwisata) Rp 25 triliun. Tahun ini jumlah pelaku usaha mikro dan kecil di sektor pariwisata sebanyak 6,7 juta pelaku usaha,” tambahnya. [*/par]


Menko Darmin: Pariwisata Jadi Tumpuan Perekonomian
Baca Selanjutnya