Laman

Selasa, 31 Juli 2018

Gebyar Pernikahan Indonesia Angkat Budaya Batak


INILAHCOM, Jakarta - Salah satu ciri khas Gebyar Pernikahan Indonesia adalah mengangkat tema tradisional. Kali ini, mengangkat adat Batak Mandailing.

Tahun ini untuk kesembilan kalinya Parakrama menghadirkan Gebyar Pernikahan Indonesia, mengangkat tema adat Batak Mandailing lengkap dengan kemegahan dan keindahan kultur adat Sumatera Utara selama 3 hari yakni 10-12 Agustus 2018, di Balai Kartini, Jakarta.

Terbuka untuk umum serta tanpa biaya, seluruh masyarakat dapat ikut menikmati dan menyaksikan keseiuruhan rangkaian acara yang penuh memamerkan kayanya budaya adat Indonesia.

Arief Rachman, Marketing Director Parakrama Organizer menyampaikan, “Parakrama telah membuktikan komitmennya dalam menjaga adat tradisional Indonesia terus menyala melalui berbagai eksibisi pernikahan tradisional".

Masih menurutnya, pihaknya terus berupaya menjaga keberlangsungan adat tradisional Indonesia dengan terus menghidupkan nafas budaya pada perayaan hari bahagia bagi setiap lapisan masyarakat, yakni pernikahan.

Eksibisi tahun ini bertemakan Batak Mandailing yang indah, megah dan penuh makna serta begitu menarik perhatian masyarakat sejak tahun lalu dikenakan oleh putri pemimpin negara Indonesia.

"Keseluruhan acara selama tiga hari akan bercirikan adat Pulau Sumatera, terutama Batak Mandailing yang akan mendominasi area panggung utama, menjangkau sudut ruangan dengan nuansa khas kain Pulau Sumatera," tambahnya.(tka)


Gebyar Pernikahan Indonesia Angkat Budaya Batak
Baca Selanjutnya

WADAH Bangun Kolaborasi Pendidikan

INILAHCOM, Jakarta - Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, Yayasan Wadah Titian Harapan (WADAH) telah bergabung dengan laboratorium pendidikan Abdul Latif Jameel World Education Lab (J-WEL).

J-Well berbasis di perguruan tinggi terkenal  dunia, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat. WADAH bergabung dengan salah satu kelompok kerja di J-WEL yaitu Kelompok pK-12, yang fokusnya pada pendidikan tingkat PAUD sampai dengan kelas 12, memiliki anggota yang beragam termasuk universitas terkemuka, LSM besar, dan perusahaan terkemuka.

“Menjadi mitra berbagai organisasi anggota J-WEL dapat bertukar pikiran, membangun semangat, berbagi pengalaman praktik terbaik dan berbagi hasil nyata dari apa yang telah mereka lakukan, akan membantu kami dalam mendidik dan memberdayakan lebih banyak orang dengan cara yang lebih efisien,” ujar Anie Djojohadikusumo, Pendiri dan Ketua Umum WADAH dalam keterangan pers nya di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

"Ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga bagi WADAH bermitra dengan lembaga lain yang sejalan dengan visi WADAH: Kami tumbuh untuk melayani dan kami melayani supaya mereka bisa tumbuh bersama kami," tambah Anie.

WADAH bermitra dengan perorangan dan kelompok masyarakat miskin di seluruh dunia, terutama di Indonesia, Malaysia, India, dan Filipina. WADAH membuka dan memberikan akses pendidikan dengan cara memberdayakan dan memfasilitasi mereka sehingga dapat mencapai dan menerapkan berbagai solusi praktis dan mandiri serta mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka dengan cara yang lebih efisien dan berkelanjutan.(tka)


WADAH Bangun Kolaborasi Pendidikan
Baca Selanjutnya

Poros Udara Danau Toba-Malaysia Segera Rilis

INILAHCOM, Jakarta - Akses udara menuju Danau Toba akan semakin oke saja. Sebab, dalam waktu dekat akan dibuka rute Danau Toba-Malaysia. Jalur ini digarap serius dua maskapai yaitu Malindo dan AirAsia. Schedule flight pun sudah ditetapkan. Penerbangan perdananya ada yang dilakukan saat HUT ke-73 Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.

“Kami menyambut gembira segera aktifnya rute Danau Toba-Malaysia. Nantinya, kawasan ini akan terhubung dengan dua kota di Malaysia,” ungkap Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, Senin (30/7/2018).

Rapat pematangan pembukaan rute baru segera digelar. Jadi tindak lanjut dari Rakomaspar II Tahun 2018, agenda ini digelar di Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (2/8/2018). Agenda rapat terbagi dua. Yaitu untuk Malindo Air dan AirAsia. Rapat ini akan dipimpin Staf Khusus Menpar Bidang Infrastruktur. Fokusnya sinkronisasi dukungan stakeholder.

“Danau Toba ini kawasan yang terus berkembang. Semua aspeknya berkembang, termasuk arus masuk wisatawan. Opsi membuka rute baru dengan poros Kawasan Danau Toba sudah sangat ideal,” lanjut Pitana lagi.

Mengacu data Angakasa Pura II, Bandara Silangit dilalui 282.240 orang di sepanjang 2017. Jumlah ini melampaui target 250.000 orang. Tren positif terus berlanjut di tahun 2018. Hingga akhir Maret, jumlah pergerakan penumpang mencapai 100.311 orang. Jumlah itu tumbuh 61,5% dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya. Pada tiga bulan pertama 2017, jumlah kunjungan hanya 62.246 orang.

Naiknya jumlah penumpang berbanding lurus dengan frekuensi pergerakan pesawat. Hingga Maret 2018, pergerakan pesawat di Bandara Silangit mencapai 1.242 pesawat. Jumlah ini pun naik 846 pergerakan pesawat pada periode sama di tahun sebelumnya. “Rute dengan poros utama Danau Toba ini akan sangat kompetitif. Akan ada banyak value yang bisa dinikmati berbagai pihak,” terang Pitana.

Menangkap peluang market, pergerakan cepat memang dilakukan oleh Malindo Air. Rapat persiapan jelang inaugural dilaksanakan Kamis (2/8/2018), pukul 11.00-13.00 WIB. Inaugural flight Malindo akan special karena dilakukan pada 17 Agustus 2018. Atau, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI.

“Momentum flight perdana yang dipilih Malindo Air ini sangat tepat. Bersamaan dengan HUT RI ke-73, suasana di Kawasan Danau Toba pasti sangat meriah. Sebab, pesta rakyat ada di mana-mana,” katanya.

Mendukung inaugural, Malindo bahkan sudah melaunching penjualan tiket. Menghubungkan Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di Subang, Malaysia, dengan Bandara Silangit, tiket dijual dengan dua mata uang berbeda. Untuk rute Subang-Silangit, tiket dijual seharga RM189. Penerbangannya dilakukan pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu pukul 13.45 waktu setempat. Nomor flightnya OD 360.

Untuk penerbangan Silangit ke Subang, tiket dijual seharga Rp674 ribu. Penerbangannya dilakukan Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu pukul 14.50 WIB. Poros ini memakai pesawat dengan nomor flight OD 361.

“Kami berharap penerbangan perdana ini akan sukses. Sebab, poros ini punya potensi yang besar. Kami optimitis setelah Malindo dan AirAsia, akan ada banyak lagi maskapai yang masuk,” ujarnya.

Hal serupa dilakukan AirAsia.  Maskapai ini tengah melakukan persiapan flight perdana. Pertemuan juga akan digelar Kamis (2/8/2018) pukul 15.00-17.00 WIB. Sejumlah  delegasi AirAsia akan hadir. Mengawali flight perdana, penjualan tiket dilaunching Rabu (1/8/2018). Inaugural flight diagendakan 28 Oktober 2018, atau bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Pada rute Kuala Lumpur-Silangit, penerbangan akan dilakukan pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu pada pukul 10.40 waktu setempat. Flight ini menggunakan nomor AK 411. Hari penerbangan yang sama dipilih AirAsia dari Silangit ke Kuala Lumpur. Yaitu Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, pukul 11.25 WIB, flight ini menggunakan nomor AK 412.

“Mengambil momen di hari nasional, inaugural flight ini tentu memiliki makna luar biasa. Kami yakin, kehadiran dua maskapai ini akan membuat Kawasan Danau Toba semakin maju. Sebab, dua maskapai ini juga memiliki jumlah pelanggan yang besar,” ujar Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Kemenpar Sumarni.

Sumarni menambahkan, AirAsia memiliki waktu panjang untuk melakukan berbagai persiapan. “Berbagai persiapan terus dilakukan oleh pihak AirAsia. Mereka memiliki waktu yang cukup panjang untuk mendukung inaugural flight dan penerbangan-penerbangan selanjutnya,” jelas Sumarni lagi.

Hadirnya rute internasional baru di Bandara Silangit diapresiasi oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menpar menerangkan, rute Silangit-Malaysia akan menjelma menjadi poros industri yang besar.

“Kawasan Danau Toba ini luar biasa eksotisnya. Atraksi, aksesibilitas, dan amenitasnya bagus. Jumah arus wisatawan juga sangat positif. Yang dibutuhkan memang koneksi langsung ke mancanegara. Dan, kehadiran Malindo beserta AirAsia akan mempercepat poros utama menuju Silangit menjadi industri dan bisnis yang menggiurkan,” tutup Menpar. [*/par]


Poros Udara Danau Toba-Malaysia Segera Rilis
Baca Selanjutnya

Menpar Terharu, Wisman Thailand di Rinjani Selamat

INILAHCOM, Lombok - Tiba-tiba mimik dan raut wajah Menteri Pariwisata Arief Yahya berubah. Matanya berkaca-kaca, sambil menahan nafas, seolah ada yang mengganjal di tenggorokan. “Alhamdulillah! Semua anak-anak muda wisatawan Thailand selamat,” ucapnya terbata-bata.

Semua yang di ruangan Menteri Pariwisata Republik Indonesia ini pun terdiam. Tidak ada yang bergerak. Saling pandang, saling menahan bicara. Sambil menunggu, kata-kata apa yang akan keluar dari bibir Menpar Arief.

“Mengharukan! Saya sangat terharu dengan kebersamaan kita dalam menyelamatkan wisman anak-anak muda Thailand dari Segara Anak dan Puncak Rinjani yang tiba-tiba kena gempa bumi 6,4 SR itu,” ucap Menpar Arief Yahya sambil menulis pesan di Group WA Crisis Center.

Arief Yahya yang asli Banyuwangi, Jatim, lulusan ITB, Surrey University UK, dan lulus program Doktor di Unpad Bandung itu ikut larut dalam suasana haru. Bisa dimengerti, sejak 29 Juli 2018, Minggu pagi sampai Senin dini hari, dia memantau dan memberikan 1001 instruksi melalu WA.

Sempat shock, ketika ada 300 wisman Thailand yang masih berada di Rinjani, 174 di antaranya sedang di puncak, ketika gempa berkekuatan 6,4 SR itu datang. Sebagai mantan pendaki, Arief Yahya sadar betul bagaimana suasana itu terjadi. Panik dan mungkin kehabisan asa.

“Malam ini saya bisa melihat mereka tersenyum, tertawa, dan mengucapkan Wonderful Indonesia! Bersama anak-anak Genpi. Alhamdulillah, tidak sia-sia, kita berkerja untuk kemanusiaan, rasa capek dan ngantuknya hilang!” ujarnya.

Menpar juga berterima kasih pada Poltekpar Lombok, Kadispar NTB, Tim Crisis Center Kemenpar dan 5 Asosiasi Industri Pariwisata yang solid, kompak, dan bekerja dengan hati. “Kebersamaan yang luar biasa, terima kasih semua,” ucap Arief Yahya.

Ada PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) NTB, ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) NTB, INCCA (Indonesian Congress and Convention Association) NTB, IMA (Indonesia Marketing Assosiation) NTB dan ASTINDO (Asosiasi Travel Agent Indonesia). 

Menpar Arief juga berterima kasih pada Presiden Joko Widodo yang langsung turun ke lapangan di Lombok. [*/par]


Menpar Terharu, Wisman Thailand di Rinjani Selamat
Baca Selanjutnya

Perempuan Tak Bisa Lepas dari Lipstik

INILAHCOM, Jakarta - Lipstik menjadi salah satu kosmetik yang tidak bisa dipisahkan dari perempuan. Pada setiap tas perempuan, kebanyakan pasti terdapat lipstik.

Menurut Sabrina Salsabila, saat ditemui di acara Wardah, Fresh Summer Look and Water Color Class, menjelaskan lipstik menjadi salah satu penyelaman dalam penampilan seorang wanita.  Lipstik menjadi salah satu hal yang penting digunakan untuk menyempurkan penampilan seseorang.

"Dengan menggunakan lipstik, wajah perempuan akan terlihat berbeda dan segar," kata Sabrina, Jakarta, baru - baru ini.

Karena itu, setiap perempuan harus mengetahui warna lipstik apa yang cocok dengan warna kulit mereka. Atau, warna apa yang menjadi favorit dari setiap individu.

"Wardah memiliki banyak varian lipstik. Mulai dari jenis yang creamy matte, dan juga glossy. Sekarang ada lagi liptint yang membuat perempuan semakin bersinar," tambahnya.

Liptin ternyata bukan hanya berfungsi sebagai lipstik. Ini bisa Anda gunakan juga untuk blush on.

"Tren sekarang lebih glossy. Tetapi saya yakin setiap perempuan punya lipstik lebih dari satu," ujarnya.


Perempuan Tak Bisa Lepas dari Lipstik
Baca Selanjutnya

Anak Muda Kreatif Incar Dunia Fesyen

INILAHCOM, Jakarta - Dunia fesyen semakin berkembang belakangan ini. Tidak heran, jika anak muda saat ini mengincar dunia fesyen untuk mendulang materi.

Hal tersebut sejalan dengan perhelatan yang digelar LSPR Communication Festival 2018 kembali berkolaborasi dengan Carrousell menyelenggarakan event tahunan yang diselenggarakan di fX Sudirman lantai F3 sejak dari tanggal 27 – 28 Juli 2018 dengan mengangkat tema Millennial Futurepreneur.

Acara ini diikuti oleh beberapa tenants bazaar yang terdiri dari preloved fashion & lifestyle, Swap up party yang diadakan oleh Carrousell serta Food and Beverage. Diramaikan dengan Arts Exhibition and Theater, Talkshow yang dikemas secara menarik dengan bintang tamu dari entrepreneur - entrepreneur muda di LSPR, dan juga music performance dari band–band besar seperti Fourtwnty, Jazz, Trisouls, dan Hi Friday.

Hal tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat entrepreneur muda membuka usaha baru, meningkatkan kreatifitas dan inovasi entrepreneur khususnya generasi millennial di Indonesia sehingga mampu bersaing di dunia usaha. Tidak hanya itu, mereka juga nantinya dapat menjalin hubungan dengan publik baik internal maupun eksternal.

Rizka Septiana, M.Si. selaku koordinator dari acara ini mengungkapkan bahwa beliau sangat puas terhadap banyaknya feedback positif yang diberikan pengunjung atas terselenggaranya acara ini.

“Saya sangat puas acara ini dapat berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh banyak sekali anak muda yang antusias, ternyata anak muda di era millenial ini sangat kreatif dalam berbisnis, selain itu saya juga bangga terhadap mahasiswa-mahasiswa saya karena pada ahirnya mampu menyelesaikan tugas ini dengan baik sekali," papar Rizka di Jakarta, baru - baru ini.

Memulai sebuah usaha bagi seseorang memang tidak mudah. Butuh niat yang kuat. Karena itu, Carousell ingin menginspirasi kalangan muda agar bisa memulai berjualan apapun sesuai dengan minat.

"Carousell merupakan sebuah platform yang cocok bagi orang yang bercita-cita menjadi pebisnis kreatif untuk memulai bisnis. Mereka bisa mengambil gambar, mendaftarkan, dan menjualnya dalam waktu kurang dari 30 detik. Mahasiswa LSPR-Jakarta pun dapat memanfaatkan Carousell untuk memasarkan sekaligus mengembangkan bisnis mereka," ujar Marcus Tan, President & Co-founder Carousell.(tka)


Anak Muda Kreatif Incar Dunia Fesyen
Baca Selanjutnya

Ternyata, Saat Tidur Otak Manusia Bekerja Keras

INILAHCOM, Jakarta - Apa yang ada dipikiran Anda ketika tidur? Bagaimana tubuh bekerja saat tidur? Ternyata, saat tidur, otak manusia sedang bekerja keras.

Menurut Dr. Ulul Albab, SpOG perwakilan dari IDI, saat ditemui pada acara kampanye Sarapan Bernutrisi agar perut terisi siap konsentrasi dari Energen, Jakarta, Selasa, (31/07/2018), pada saat manusia tidur otak bekerja keras untuk jantung, paru - paru, dan sistem pencernaan.

"Nah, lantas mengapa orang tidak makan? Padahal saat tidur, tubuh membutuhkan energi untuk bekerja keras menghidupkan organ - organ di dalam tubuh," papar Ulul.

Karena itulah, sarapan menjadi sebuah hal yang sangat penting. Untuk memulai hari, setiap manusia membutuhkan sarapan yang berfungsi sebagai sumber energi.

"Sarapan adalah hal yang penting untuk pemenuhan nutrisi. Terlebih untuk anak - anak. Ini terkait dengan konsentrasi yang dimiliki anak," tambahnya.

Maasih menurutnya, dengan sarapan, anak - anak memiliki konsentrasi yang tinggi, karena memiliki sarapan yang bernutrisi. Ada sebuah korelasi yang baik antara daya tangkap akademi dengan sarapan yang bernutrisi. Karena itu, sarapan dianggap penting.


Ternyata, Saat Tidur Otak Manusia Bekerja Keras
Baca Selanjutnya

Saraf Manusia Bisa Lakukan Regenerasi

INILAHCOM,Jakarta - Saraf adalah bagian tubuh yang penting. Jika terdapat kerusakan syaraf pada tubuh manusia, kualitas hidup akan terasa berkurang.

dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K), Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi PERDOSSI Pusat yang juga konsultan neurologis dari Departement Neurologi FKUI/RSCM mengatakan saraf adalah bagian tubuh manusia yang bisa beregenerasi tapi prosesnya sangat lambat. Hal ini yang perlu diperhatikan oleh masyarakat agar tetap menjaga kesehatan sarafnya.

"Regenerasi saraf bisa tapi sangat lambat.sekitar 1 mm sehari. Ini sangat kalah dengan pertumbuhan rambut," papar Manfaluthy saat ditemui di acara pergantian kemasan Neurobion, Jakarta, Selasa, (31/07/2018).

Masih menurutnya, karena itu, sebelum terjadi neuropati dengan gejala kebas dan kesemutan yang seringkali diabaikan, lebih baik melakukan pengobatan sejak dini atau pencegahan. Ini adalah hal yang paling penting dilakukan untuk mencegah kerusakan saraf.

"Serabut saraf bisa melakukan regenerasi jika neuropati didiagnosa lebih awal," tambahnya.

Pada dasarnya, penyakit neuropati itu dapat dicegah. Riset membuktinya bahwa gejala neuropati mulai dirasakan kalangan muda. Keadaan ini sangat miris sekali.

"Ini semua karena perubahan lifestyle. Neuropati atau kerusakan saraf dapat berisiko fatal dan tidak dapat diperbaiki lagi jika tidak ditangani sejak dini," ujarnya.


Saraf Manusia Bisa Lakukan Regenerasi
Baca Selanjutnya

200 Ribu Posyandu Pantau Tumbuh Kembang Anak

INILAHCOM,Jakarta -  Sekitar 200 ribu posyandu yang tersebar di wilayah Indonesia digerakkan untuk memantau tumbuh kembang anak Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kirana Pritasari, Dirjen Kesehatan Masyarakat, saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2018, Jakarta, Selasa, (31/07/2018).

Manurutnya, tumbuh kembang anak sangat penting untuk diperhatikan. Terkadang, para orangtua menganggap perkembangan anak adalah hal yang sepele dan biasa saja. Padahal, jika orangtua menyadari sejak dini ada sesuatu yang terlambat dialami oleh anaknya, bisa langsung diatasi dengan cepat.

"Biasanya, orangtua hanya memperhatikan anak bertambah panjang, dari tidur, tengkurap, merangkak, berdiri, dan berjalan. Terkadang, tidak diperhatikan bagaimana anak bisa berbicara cepat atau lambat. Bisa merangkai kata - kata. Memanggil ayah dan ibunya. Ini harus diperhatikan. Bahkan, ada orangtua yang baru menyadari bahwa anaknya terlambat bicara di usia tiga tahun," ujar Kirana.

Masih menurutnya, untuk itu, posyandu menjadi salah satu tonggak pemantauan tumbuh kembang anak. Secara rutin, setiap bulan, anak - anak Indonesia mulai dari balita secara detail mendapatkan cacatan khusus melalui perkembangan berat badan, tinggi badan, imbauan tentang pemenuhan gizi, serta kelengkapan imunasi.

"Jadi, posyandu yang selalu dilakukan sebulan sekali di lingkungan rumah harus benar-benar dimanfaatkan oleh orangtua untuk memantau tumbuh kembang anaknya," tambahnya.


200 Ribu Posyandu Pantau Tumbuh Kembang Anak
Baca Selanjutnya

Cegah Penyakit, Bijak Gunakan Gula

INILAHCOM,Jakarta - Terkait konsumsi Susu Kental Manis (SKM) yang marak belakangan ini dibicarakan masyarakat, Eni Gustina, MPH. Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI, masyarakat harus lebih bijak mengatasi hal ini.

Dia mengatakan, negara telah banyak mengeluarkan uang untuk pengobatan penyakit tidak menular (PTM). Menurutnya, Kementerian Kesehatan telah melakukan berbagai upaya salah satunya adalah sosialisasi terkait konsumsi gula, garam dan lemak (GGL). Berkaitan dengan SKM, Eni mengatakan bahwa Susu Kental Manis bukan diperuntukan untuk bayi dan anak-anak karena kandungan gulanya yang tinggi.

“SKM ini adalah hampir 50 persen isinya gula sehingga tidak bisa disetarakan dengan susu berprotein tinggi,” ujar Eni, saat ditemui di acara Talkshow Bijak Menggunakan SKM, Jakarta, Senin, (30/07/2018).

Dr. Mauizzati Purba, Apt, M.Kes , Direktur Standarisasi Pangan Olahan BPOM mengatakan, SKM bukan diperuntukan untuk bayi tapi untuk topping atau makanan tambahan.
 
“Badan POM telah mengeluarkan Surat Edaran untuk menyampaikan informasi yang benar dan cara memanfaatkan suatu produk” kata Mauzzati.


Cegah Penyakit, Bijak Gunakan Gula
Baca Selanjutnya

Menpar Apresiasi Industri Pariwisata Lombok

INILAHCOM, Lombok - Menpar Arief Yahya memberi apresiasi buat para pelaku industri pariwisata di Lombok yang tergabung dalam berbagai asosiasi. Mereka kompak dan tanggap terhadap bencana.

Mereka adalah PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) NTB, ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) NTB, INCCA (Indonesian Congress and Convention Association) NTB, IMA (Indonesia Marketing Assosiation) NTB dan ASTINDO (Asosiasi Travel Agent Indonesia). 

“Terima kasih atas kerjasama yang bagus antara pelaku industry, asosiasi, Kadispar NTB dan Ketua Poltekpar Lombok yang langsung bergerak, sejak semalam, 29 Juli 2018 pukul 21.00 WIB. Termasuk membuat kesepakatan untuk membantu proses tanggap darurat buat wisatawan,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta.

Ini untuk menyikapi penanganan gempa berkekuatan 6,4 skala richter yang melanda Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu pagi (29/07). Khususnya bagi customers Pariwisata, yakni wisatawan yang ikut menjadi korban bencana alam itu. “Salah satu pointnya, adalah menyiapkan fasilitas hotel dengan Free of Charge selama sehari ini, 30 Juli 2018, dan selanjutnya best discount atau tidak akan lebih dari 50%,” kata Menpar Arief Yahya.

Senin (30/7/2018) pagi tim evakuasi yang terdiri dari petugas Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), TNI, Basarnas, tim medis, dan Mapala akan berangkat melalui jalur Sembalun untuk observasi dan membawa logistik. “Saya sudah mengapresiasi langkah cepat ini, termasuk Poltekpar Lombok, lembaga di bawah Kemenpar yang langsung menurunkan Foodtruck nya ke Sembalun,” kata Arief Yahya.

Seperti yang dilaporkan Kadispar NTB Lalu Faozal, hasil rapat bersama Asosiasi Industri Pariwisata di Golden Palace bersama 5 ketua asosiasi itu sepakat untuk menggunakan SOP yang sudah berlaku di Kemenpar dan pernah diterapkan di Bali saat Gunung Agung aktif.

Asosiasi Industri Pariwisata sudah menyiapkan 8 Hotel dengan kamar gratis hari pertama, buat wisman. Saat ini ada 9 wisman Malaysia yang menginap di Golden Palace, dan 5 wisman di Lombok Plaza. Adapun hotel yang siap menampung wisman dengan Free Of Charge ( FOC) adalah Golden Palace, Lombok Raya, Idoop, Lombok Plaza, Santika, Fave, Puri indah dan Grand Legi.

“Bahkan, Asosiasi Industri Pariwisata semua yang akan mengantar langsung 1 jenazah wisman asal Malaysia sampai ke Kuala Lumpur bersama rombongan, rencananya hari ini 30 Juli setelah divisum dan disaksikan oleh Kedutaan Malaysia. Tetapi info terbaru, pihak keluarga korban akan terbang ke Lombok dulu, baru bersama-sama terbang ke Kuala Lumpur,” ungkap Faozal. 

Selain itu, Faozal juga melaporkan, ada 10 wisman Malaysia kehilangan passport, dan sudah tertangani oleh Kantor Imigrasi Mataram. Mereka dibuatkan Emergency Passport, setelah ada konfirmasi dari Kedutaan Malaysia di Jakarta. “Terima kasih, itu aksi kemanusiaan yang sangat simpatik,” puji Menpar Arief Yahya.

Ada beberapa wisman Malaysia yang juga sedang dirawat di RSU Provinsi NTB dan disupport penuh. IMA Mataram menfasilitasi peti jenazah buat korban yang akan diterbangkan ke Kuala Lumpur. Lalu GIPI NTB dan ASTINDO NTB mengumpulkan dana dan memberi asistensi secara maksimal. 

Menpar Arief Yahya menjelaskan, apa yang dilakukan asosiasi industri pariwisata di Lombok itu adalah investasi jangka panjang. Publik di Malaysia akan sangat simpatik dengan langkah-langkah kemanusiaan itu. Ketika mereka sedang membutuhkan pertolongan, para industri tidak memperlakukan mereka secara bisnis, tetapi lebih ke kemanusiaan.

“Mereka, keluarga mereka, dan banyak pihak tidak akan melupakan kebaikan hati orang Lombok dan NTB. Mereka akan mencatat, dan mengabarkan ke semua pihak bahwa orang Lombok dan pelaku pariwisata di sana sangat baik, perhatian, dan berjiwa kemanusiaan yang tinggi,”  ungkapnya. [*/par]


Menpar Apresiasi Industri Pariwisata Lombok
Baca Selanjutnya

Edukasi Penting Gunakan Susu Kental Manis

<B>INILAHCOM, Jakarta - Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) melakukan penandatanganan MoU edukasi Masyarakat terkait penggunaan Susu Kental Manis (SKM). </B>

Penandatanganan MoU ini untuk menindaklanjuti langkah tegas BPOM terkait Surat Edaran BPOM HK.06.5.51.511.05.18.2000 Tahun 2018 Tentang Label dan Iklan Pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) dan sepakat menjalin kerjasama untuk mengedukasi masyarakat bagaimana cara yang tepat dalam mengkonsumsi susu kental manis.

Langkah ini tidak hanya sebagai upaya perlindungan konsumen (terutama anak-anak), namun juga untuk mengajak produsen dapat ikut serta mengedukasi masyarakat agar dimasa mendatang, tidak ada lagi salah penggunaan SKM.

Edukasi bijak menggunakan SKM nantinya akan langsung menyasar masyarakat di sejumlah kota di Indonesia. Dengan edukasi langsung terhadap masyarakat diharaplan secara perlahan persepsi masyarakat dapat berubah. masyaraka juga dapat lebih memahami fungsi produk susu kental manis sebagai bahan makanan dan tidak ada lagi yang memberikan untuk konsumsi atau minuman anak.

Perlu diketahui, sejak BPOM mengeluarkan HK.06.5.51.511.05.18.2000 Tahun 2018 Tentang Label dan Iklan Pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3), susu kental manis menjadi topik yang diperbincangkan publik. Dengan keluarnya SE tersebut sekaligus menegaskan bahwa SKM tidak untuk konsumsi anak-anak.

Berbagai argumen datang dari berbagai kalangan, pakar kesehatan, DPR, pemerintah hingga kalangan masyarakat. Penyebabnya adalah, selama  bertahun-tahun persepsi yang terbentuk di masyarakat bahwa SKM adalah susu.

“PP Muslimat NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki tanggung jawab terhadap apa yang dikonsumsi oleh masyarakat, oleh karena itu PP Muslimat bekerja sama dengan YAICI mengawal Surat Edaran BPOM terkait label dan iklan pada produk susu kental manis. Intinya kami ingin masyarakat teredukasi serta bijak dalam menggunakan Susu Kental Manis agar tidak diberikan kepada anak-anak usia 1-5 tahun, karena mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan menjadi generasi emas di tahun 2045” ujar Nurhayati Said Aqil Siradj, PP Muslimat NU saat memberikan sambutan acara Talkshow “Bijak Menggunakan SKM” di Jakarta, baru - baru ini.

Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat mengatakan YAICI memberi apresiasi terhadap BPOM yang telah tegas menindaklanjuti persoalan ini melalui dikeluarkannya SE. Namun demikian, Arif meminta pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dapat mengawal pelaksanaan aturan ini oleh produsen.

“BPOM telah mengeluarkan surat edaran terkait tata cara promosi dan label SKM yang tidak boleh menampilkan anak-anak dibawah lima tahun, dan ini harus di dukung oleh semua pihak” jelas Arif.

Selanjutnya, YAICI dan PP muslimat NU juga berharap, para produsen mengubah kebijakan periklanan mereka dengan cara mengedukasi masyarakat akan kegunaan yang sebenarnya dari SKM tersebut.

“Bukan hanya iklan, produsen SKM juga bisa menggunakan dana CSR mereka untuk mengedukasi masyarakat secara langsung akan kegunaan SKM yang sebenarnya.” Jelas Arif Hidayat.


Edukasi Penting Gunakan Susu Kental Manis
Baca Selanjutnya

Anji Jadi Happy Ending Toboali City On Fire 2018

INILAHCOM, Bangka Selatan - Perhelatan Toboali City On Fire Season 3 berakhir manis. Acara yang digelar di Bangka Selatan itu sukses berjalan hingga penutupan dengan tampilnya Artist Anji di Pantai Nek Aji, Bangka Selatan, Minggu (29/7/2018) malam. Puluhan ribu orang tumplek blek di acara penutupan yang super heboh tersebut.

"Penutupan yang meriah dan sesak dengan lautan manusia ini adalah bentuk berkobarnya semangat kami untuk terus meningkatkan pariwisata di Bangka Selatan. Ini adalah bukti bahwa Bangka Selatan juga bisa setaraf dan seirama dengan Bangka Belitung, pariwisata Bangka Selatan harus terus berkobar untuk kemajuan daerah kita," ujar Bupati Bangka Selatan Justiar Noer di acara penutupan tersebut.

Malam itu Anji tampil memukau. Dia ciamik dalam menguasai panggung. Bahkan dia bisa menyebut semua sponsor dengan baik. Interaksi dengan penonton bagus. Menjaga ritme lagu juga konsisten. Bahkan di sela-sela lagu keempat, penyanyi dengan suara khasnya itu sempat mengajak kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang hadir untuk mempromosikan rangkaian event di semua platform media sosial.

"Harus sampai ujung dunia, gunakan hestek Pesona Indonesia atau apapun. Viralkan kegiatan dan keindahan Bangka Selatan, karena memang Bangka juga juara dan tidak kalah dari daerah manapun," ujar Anji yang disambut tepuk tangan riuh ribuan pengunjung yang hadir.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana, didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Iyung Masruroh di Jakarta mengucapkan selamat atas suksesnya penutupan event tersebut. Kata Pitana, disitulah pentingnya endorser yang selalu diutarakan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Kata Pitana, selebritas adalah endorser yang luar biasa bagi kampanye pariwisata. "Seperti sudah sering pak Menteri ungkapkan, untuk strategi media kami punya jurus yang saya sebut POSE: paid, owned, social media, dan endorser. Tiga yang pertama yaitu: paid media, owned media, social media dijadikan satu, kami namakan convergence media. Sementara unsur keempat yaitu endorser punya peran yang tak kalah penting. Karena, dalam marketing siapa yang bicara itu sangat penting. Apalagi di Indonesia, siapa tokoh yang berbicara jauh lebih penting lagi,"kata Pitana yang juga dibenarkan Iyung Masruroh.

Event Toboali City on Fire juga menggunakan semua skema media. Rangkaian acara pun menarik dan sangat berwarna. Contohnya saja rangkaian sebelum malam puncak, seperti Festival Telok Serujo dan Toboali Fashion Carnival 2018 merupakan salah satu bentuk media promosi warisan budaya berdampingan dengan kreatifitas dessigner dan seniman lokal yang patut dihargai untuk pariwisata Indonesia.

Arakan Telok Serujo merupakan tradisi yang mengakar kuat di provinsi kepulauan Bangka Belitung guna memaknai kelahiran, kebahagiaan, kehidupan baru dan rasa syukur dalam setiap sendi kehidupan masyarakat sehari-hari." Telok Serujo sendiri telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda nasional, sehingga menjadi kebanggaan bagi kita untuk terus melestarikan budaya ini bersama," tambah Bupati Justiar.

Kembali lagi ke acara puncak. Acaranya sangat klimaks. Anji eks Band Drive melalui lagu andalannya “Wanita tak Bersayap”, menghentak penonton. Dengan lantunan suara khasnya, Anji mampu menghipnotiskan ribuan pasang mata di Pantai Laut Nek Aji, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Dalam kesempatan itu, Anji sangat berterima kasih telah diundang pada malam puncak penutupan event wisata nasional TCOF ke 3 tahun 2018.

Anji juga menyebutkan nama kota Toboali tidak asing lagi di telinganya, karena dalam beberapa tahun terakhir ini nama Toboali sudah familiar di ibukota bahkan di media sosial (medsos).

“Nama Toboali sudah familiar bagi saya, karena dalam beberapa tahun terakhir ini, nama Toboali ini sering diumbar-umbar di medsos dan mulut-mulut teman musisi, terutama yang paling dikenal kata ‘Toboali City On Fire’,” ujar Anji.

Menteri Pariwisata Arief Yahya  juga mengingatkan para penyelenggara festival di Indonesia untuk selalu menyeimbangkan antara nilai budaya atau atraksi yang ditampilkan (cultural value) dengan nilai komersial (commercial value) guna menjaga kelangsungan serta meningkatkan festival agar berkelas dunia. Termasuk di Bangka Selatan.

"Hampirsebagian besar penyelenggaraan festival di Indonesia masih mengedepankan nilai cultural value, sedangkan commercial value kurang diperhatikan. Bila ini terus terjadi akan mengganggu kelangsungan penyelenggaraan festival itu sendiri, oleh karena itu inovasi harus terus dilakukan dari tahun ke tahun," kata Menpar Arief Yahya. [*]


Anji Jadi Happy Ending Toboali City On Fire 2018
Baca Selanjutnya

Senin, 30 Juli 2018

Jelang IMF-WB, Luhut Cek Infrastruktur Alas Purwo

INILAHCOM, Banyuwangi - Jelang pertemuan tahunan IMF-World Bank, kesiapan infrastruktur di sejumlah daerah terus dipantau. Minggu (29/7/2018), Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, meninjau perkembangan pembangunan infrastruktur di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi.

Menko Luhut datang ke Alas Purwo didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Taman Nasional Alas Purwo menjadi salah satu destinasi wisata yang akan ditawarkan ke delegasi peserta Annual Meeting IMF-World Bank.

Taman Nasional Alas Purwo sendiri telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO. Taman nasional ini memiliki Padang Rumput atau Savana Sadengan. Nuansanya khas Afrika. Selain itu, ada Pantai Plengkung yang memiliki ombak terbaik untuk selancar. Pantai Plengkung menjadi tujuan awal Luhut.

"Saya ingin melihat langsung progress dari pembangunan infrastruktur di Alas Purwo. Pantai Plengkung salah satu destinasi wisata yang akan ditawarkan pada delegasi Annual Meeting International Monetary Fund (IMF)-World Bank Group (WBG) 2018, di Bali, Oktober mendatang," kata Luhut.

Dari Pantai Plengkung, Luhut kemudian meninjau Savana Sadengan. Di sana, Ia melihat langsung beragam satwa yang dilindungi. Seperti banteng, merak, dan lainnya.

Alas Purwo dinilai sangat potensial untuk dikembangkan. Bahkan, Luhut menyampaikan jika pemerintah akan menambah anggaran pembangunan infrastruktur di destinasi yang digemari oleh wisatawan mancanegara.

"Jangka pendek pembangunan infrastruktur ini diperuntukkan IMF-WB. Jangka panjangnya untuk menambah tingkat kunjungan wisatawan asing di Banyuwangi. Alas Purwo ini bisa dikembangkan jadi destinasi kelas dunia. Luar biasa di sana," kata Luhut yang juga Ketua Panitia Nasional Annual Meeting IMF-World Bank.

Untuk pembangunan infrastruktur di TN Alas Purwo, pemerintah pusat mengucurkan dana Rp 20 miliar. Namun, Luhut menilai anggaran itu masih kurang. Oleh karena itu Luhut berencana akan menambah anggaran tersebut.

"Akan kita tambah untuk pembangunan dan pembenahan infrastruktur utama dan penunjang. Seperti pembagunan jalan. Fasilitas-fasilitas di destinasi juga ditambah, toilet, BTS, aliran listrik, dan lainnya," kata Luhut.

Selain Alas Purwo, destinasi lain di Banyuwangi yang akan ditawarkan pada delegasi IMF-WBG, adalah Kawah Ijen. Pemerintah juga menganggarkan Rp 20 miliar untuk pengembangan infrastruktur di Kawah Ijen yang memiliki fenomena alam api biru.

Seriusnya pemerintah menggarap sejumlah destinasi, disambut gembira Bupati Banyuwangi Azwar Anas. Menurutnya, pertemuan IMF-World Bank merupakan momen untuk mempercepat perkembangan pariwisata Banyuwangi. 

"Kami sudah lama mengajukan untuk pembenahan infrastruktur di dua tempat ini. Tapi, tak kunjung terealisasi. Dengan adanya pertemuan IMF-World Bank, hal tersebut menjadi begitu cepat. Tentu saja berkat campur tangan pemerintah pusat. Kami sangat berterima kasih pada pemerintah pusat," kata Anas.

Anas mengatakan, selain jangka pendek event itu juga memberikan dampak jangka panjang bagi Banyuwangi. "Pariwisata Banyuwangi akan kian berkembang dengan adanya pertemuan ini, karena branding Banyuwangi sampai ke 17.000 delegasi sedunia. Belum lagi media value-nya karena bakal diliput media luar negeri," kata Anas.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyambut gembira dengan pembenahan yang akan dilakukan di Alas Purwo dan Kawah Ijen. “Ini dua destinasi terbaik. Dua destinasi yang sangat layak untuk ditawarkan ke delegasi Annual Meeting IMF-WB. Dengan promo yang gencar, para delegasi bisa ditarik ke dua destinasi yang dekat dengan Bali ini,” paparnya. [*]


Jelang IMF-WB, Luhut Cek Infrastruktur Alas Purwo
Baca Selanjutnya

BEC Layak Ditawarkan pada Dunia

INILAHCOM, Banyuwangi - Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2018 layak didorong menjadi event dunia. Sebab, konsep yang ditawarkan spektakuler. Packaging penyelenggaraannya unik dan menarik. The Sun Rise of Java juga didukung aksesibilitas dan amenitas terbaik.

Penyelenggaraan BEC ke-8 digelar kolosal dengan melibatkan berbagai latar belakang. Digelar Minggu (29/7), venue BEC 2018 membentang dari Alun-Alun Taman Blambangan hingga Stadion Diponegoro. Catwalk bertema " Puter Kayun" ini memanjang hingga 2,5 km

Melibatkan 11 stage dengan 10 tema berbeda, sepanjang rute karnaval pun dipenuhi puluhan ribu wisatawan. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sebagian bahkan datang dari Bali.

Wismannya juga ada. Maklum, BEC dipilih sebagai free open trip oleh 25 wisman dari 16 negara. Bahkan, beberapa wisman ini juga sudah berada di venue saat general rehearsal sehari sebelum event.

“BEC ini event yang besar. Upaya megembangkan event ini menjadi lebih besar harus dilakukan. Sebab, saat ini progress pariwisata sangat bagus. Tahun 2017, pariwisata menyumbang devisa USD12,5 Milyar. Jumlah kunjungan wisman naik signifikan. Kontribusinya berpengaruh besar pada neraca berjalan,” kata ungkap Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Minggu (29/7/2018).

Pelaksaan event juga disuguhkan spektakuler. BEC ini diawali dengan berbagai live music. Duet Fitri Carlina dan Danang D’Academy Asia (DA) juga ikut menaikan adrenalin melalui beberapa lagu, seperti Serasa yang dipopulerkan Chrisye. Usai opening ceremony, pesta pun dilanjutkan kembali. Fragmen ‘Puter Kayun’ pun disajian secara kolosal karena melibatkan 100 seniman The Sun Rise of Java.

“Kami sangat terkesan dengan semua potensi yang ada di Banyuwangi. Culture di sini sangat kuat. Ini menjadi atraksi yang luar biasa,” papar Luhut lagi.

Kostum yang dibawakan menjadi representasi kekayaan nature dan culture milik The Sun Rise of Java. Detailnya terlihat uni. Kaya warna. Artistik. Tak kalah dengan kostum Jember Fashion Carnaval yang sudah mendunia.

Nuansa Banyuwanginya jangan ditanya lagi. Ukiran, bentuk, desain, sampai warna, semua representasi dari tema ‘Puter Kayun’. Event ini juga menyajikan kostum berupa kekayaan fauna Banyuwangi, seperti Burung Merak.

“Banyuwangi ini benar-benar menampilkan karya terbaik. Kami sangat gembira karena BEC tahun ini digelar sangat meriah. Melihat respon publik kepada BEC, Banyuwangi ini memang menjadi destinasi yang menjanjikan,” terang Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Seiring terbukanya pintu udara, jumlah kunjungan wisatawan di Banyuwangi naik signifikan. Semester pertama 2018, jumlah wisatawan naik signifikan 175.878 orang dari periode sama di tahun lalu. Angka riilnya 2.589.587 wisatawan. Rinciannya, kunjungan wisman surplus 2.913 orang dengan jumlah baku 51.755 nama. Untuk wisnus, kenaikan sebanyak 172.965 orang hingga terakumulasi 2.537.832 nama.

“Kunjungan wisatawan di Banyuwangi selalu naik. Saat ini kenaikannya sangat kompetitif. Mereka ini nampaknya puas ketika berlibur ke Banyuwangi,” jelas Menpar lagi.

Besarnya kenaikan jumlah kunjungan tidak lepas dari experience yang mereka dapatkan. Berdasarkan hasil survey Charta Politica sebanyak 92,1% wisatawan mengaku senang berlibur ke Banyuwangi. Lalu, rinciannya sebanyak 23,5% mengaku sangat puas dan cukup puas 68,6% wisatawan. Rasa tidak puas hanya memiliki porsi 4,4%, lalu sisanya tidak menjawab.

“Melihat progress BEC seperti ini, mereka harus diapresiasi. Banyuwangi selalu menawarkan sesuatu yang baru. Kreativitas mereka luar biasa. Mungkin tahun depan sudah saatnya dibuka untuk content dan ide-ide yang lebih besar agar semakin mendunia,” kata Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana.

Memiliki nilai psikologis tinggi dan konsep atraksi yang kuat, BEC juga ditopang aksesibilitas terbaik. The Sun Rise of Java sangat nyaman didatangi melalui jalur udara. Pun demikian dengan jalur lautnya. Sebab, kawasan ini terkoneksi dengan Bali dan Lombok melalui Kapal Cepat Marina. Akses dalam kota juga ditopang angkutan pariwisata gratis dan sudah melayani sekitar 2.347 wisatawan.

“Event-event yang digelar oleh Banyuwangi selalu sukses, seperti BEC. Eventnya sangat bagus karena memang menjadi representasi dari kekuatan daerah. Dengan kekuatan dan potensi seperti ini, BEC masih bisa berkembang lebih besar,” jelas Kepala Bidang Area Jawa Kemenpar Wawan Gunawan.

Untuk amenitas, The Sun Rise of Java banyak memiliki fasilitas hotel berbintang. Pilihan lain berupa 274 homestay. Banyuwangi memiliki sedikitnya 17 desa sebagai pengembangan homestay. Diantaranya, ada Bakungan, Gombengsari, Temenggungan, juga Kampunganyar. Selain itu, ada juga Banjar, Tamansari, Kandangan, Sumbersari, dan Kalipait.

“Kami sangat bangga karena pembangunan dengan pendekatan budaya seperti ini cepat menaikan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan perkapita masyarakat saat ini Rp45 Juta per tahun. Untuk BEC, tema setiap tahun tema berubah yang hadirkan oleh masyarakat. BEC tidak memakai event organizer, tapi murni karya dari masyarakat Banyuwangi,” tutup Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. [*]


BEC Layak Ditawarkan pada Dunia
Baca Selanjutnya

Penting Perhatikan Anak, Guru, dan Pendidikan

<B>INILAHCOM, Jakarta - Dunia pendidikan anak dan guru harus terus mendapatkan perhatian. Agar tidak terbelakang dan menjadi terdepan, dunia pendidikan perlu mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak. </B>

Salah satu yang memperhatikan pendidikan di Indonesia adalah Louis Dreyfus Company (LDC). Kali ini LDC mengumumkan program Sekolah Masa Depan, yang merupakan program peningkatan kapasitas bagi murid dan guru di Jakarta dan Balikpapan.

Program ini telah sukses dilaksanakan secara perdana di Lampung pada tahun lalu. Program yang didanai oleh Louis Dreyfus Foundation ini akan diterapkan di dua sekolah dasar negeri melalui peningkatan fasilitas sekolah, pelatihan untuk guru dan orang tua, serta pelibatan murid secara aktif.

Di Jakarta, di mana kantor pusat LDC Indonesia berlokasi, LDC bermitra dengan SDN 01 Gambir di Jalan Medan Merdeka Timur, yang terletak di dalam kompleks Galeri Nasional Indonesia. Di Balikpapan, di mana LDC memiliki dan menjalankan kompleks pengilangan minyak kelapa sawit terpadu, LDC bekerja sama dengan SDN 004 Penajam di Pantai Lango, Kecamatan Penajam. Kedua sekolah tersebut memiliki lebih dari 500 murid dan 34 guru, dan dipilih setelah melalui pengkajian kebutuhan yang menyeluruh.

“Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat setempat, LDC senang sekali dapat memperluas program CSR yang terbukti berhasil di Lampung ke Jakarta dan Balikpapan, dua lokasi operasional LDC yang sangat penting. Program ini terwujud berkat dukungan yang luar biasa besar dari Louis Dreyfus Foundation. Kami percaya, anak merupakan masa depan setiap bangsa," kata Rubens Marques, Presiden Direktur LDC Indonesia, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (30/07/2018).

Masih menurutnya, dengan berinvestasi pada pendidikan, LDC berharap dapat berkontribusi lebih banyak bagi masa depan Indonesia yang berkesinambungan, sejalan dengan keinginan untuk berpartisipasi secara aktif dan jangka panjang di sektor pertanian Indonesia.

“Dengan mandat baru yang diperluas untuk mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, Louis Dreyfus Foundation sangat senang dapat mewujudkan inisiatif LDC Indonesia ini. Dengan melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua dan murid, kami yakin program ini memiliki potensi yang sangat besar untuk memberikan hasil yang positif bagi masyarakat Jakarta dan Balikpapan melalui pemberdayaan sekolah setempat," ujar Robert Serpollet, General Manager Louis Dreyfus Foundation.(tka)


Penting Perhatikan Anak, Guru, dan Pendidikan
Baca Selanjutnya

Trie Utami Getarkan 3rd Maratua Jazz & Dive Fiesta

INILAHCOM, Maratua - Gelaran 3rd Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) 2018 berlangsung meriah. Puncak acara dimeriahkan penyanyi Trie Utami. Aksinya menjadi sajian berkelas yang memukau. Bahkan hujan yang turun pun tak menyurutkan para pencinta Jazz untuk menikmati 3rd MJDF 2018, Sabtu (28/7/2018).

"Alhamdulillah sukses. Hujan tidak menyurutkan perhelatan ini. Improvisasi justru menambah keintiman suasana pagelaran 3rd MJDF 2018," kata Festival Director MJDF Agus Setiawan Basuni, Sabtu (28/7/2018).

Perhelatan yang berlangsung hingga pukul 24.00 WITA tersebut memang paten. Sederet musisi jazz tanah air mewarnainya. Penampilan Saxophone of Borneo dan duet Amelia Ong dan Tiyo Alibasjah serta Rio Moreno Latin Combo begitu menggebrak.

Begitu juga musisi tradisional seperti pemain Sape dari Kalimantan Uyau Moris, yang membuat nuansa berbeda di perhelatan tersebut. "Ini sudah menjadi komitmen kita menyuguhkan pagelaran spektakuler di Maratua. Sehingga menjadi sebuah pertunjukan yang dapat menjadi pilihan bagi wisatawan," imbuh Agus.

Event yang digelar di Green Nirvana Resort, Pulau Maratua, Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur (Kaltim), juga mampu membuat perekonomian Pulau Maratua berdetak kencang. Hal ini ditandai dengan penuhnya seluruh kamar di resort dan cottage di Pulau Maratua. Agus menambahkan, ukuran sukses MJDF bukan hanya banyaknya penonton di pagelaran tersebut, tetapi juga terdongkraknya perekonomian Pulau Maratua.

"Ini yang memang kita harapkan. 3rd MJDF sukses hadirkan wisatawan ke salah satu pulau terluar Indonesia yaitu Maratua. Sehingga potensi besar dari pulau ini akan semakin terekspose lebih besar lagi. Imbasnya tentu peningkatan perekonomian masyarakat dari pariwisata. Ini dibuktikan dengan ludesnya 500 kamar cottage dan resort di Maratua," kata Agus.

Ramainya wisatawan yang menghadiri 3rd MJDF 2018, memang memberikan nilai plus bagi Maratua. Bukan saja resort dan cottage yang laris, jasa tour guide, kapal wisata juga terkena imbas manisnya.

Arlan seorang tour guide dari Maratua mengatakan, bulan ini menjelang 3rd MJDF 2018 dirinya bertambah rejeki. Hal ini dikarenakan membludaknya permintaan untuk tour wisatawan yang ingin berkeliling Maratua.

"Kalau biasa 2 atau 3 kali saja sebulan. Menjelang 3rd MJDF 2018 saya sudah melayani 6 kali tour keliling pulau. Ya berkat 3rd MJDF 2018 ini wisatawan banyak datang ke Maratua," kata Arlan.

Hal ini membuat Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana semakin sumringah. Menurutnya, tak sia-sia Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung 3rd MJDF 2018.

"3rd MJDF 2018 menambah pesona serta eksotisme Pulau Maratua. Terlebih lagi konsep yang ditawarkan pun menarik. Menggabungkan musik jazz dengan diving. Sehingga menimbulkan harmonisasi yang manis sehingga dapat menarik wisatawan untuk datang," ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana yang didampingi oleh Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional II Kemenpar, Sumarni.

Bertajuk Jazz Pulau Terdepan, 3rd MJDF 2018 telah menghadirkan konsep berbeda dari sekadar konser musik semata. Program itu kini makin memperkaya atraksi pariwisata Indonesia dengan konsep matang dan berbeda.

"Kami berharap program ini akan semakin besar sehingga serta merta ikut mengangkat pariwisata di salah satu pulau terluar Indonesia, Maratua. Sehingga pemerataan pembangunan kepariwisataan dapat terwujud. Terlebih lagi potensi pariwisata Maratua ini sangat luar biasa," timpal Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional II Kemenpar, Sumarni.

Potensi besar pariwisata Pulau Maratua bagaikan intan yang tinggal diasah. Pulau Maratua adalah sebuah kepingan surga yang terselip di Kepulauan Derawan.

Pulau Maratua menyajikan hamparan laut biru yang bersanding manis dengan putihnya pasir pantai. Terlebih lagi keelokan alam bawah laut yang luar biasa. Terumbu karang yang indah bertipe fringing Reef, didominasi padang lamun dengan jenis Halodule Uninervis beraneka ragam jenis ikan juga turut menemani wisatawan yang pergi menyelam.

Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya pesona bahari Indonesia tak terbantahkan. Indonesia kaya destinasi coastal zone, termasuk Maratua. Menpar berharap atraksi-atraksi yang terkonsep matang seperti 3rd MJDF 2018 ini dapat terus dilaksanakan. Sehingga dapat mengundang wisatawan lebih banyak lagi.

"Bicara soal pesona bahari, Indonesia adalah juaranya. Dunia sudah mengakui itu. Sekarang saatnya pariwisata Indonesia bangkit dengan dukungan aksesibilitas dan amenitas yang semakin mumpuni. Termasuk Maratua, silahkan datang dan buktikan sendiri kalau tidak percaya," ujar Menteri asal Banyuwangi tersebut. [*/par]


Trie Utami Getarkan 3rd Maratua Jazz & Dive Fiesta
Baca Selanjutnya

Perempuan Semakin Memburu Produk Kecantikan

<B>INILAHCOM, Jakarta - Para perempuan masih menjadi paling yang dominan untuk urusan berbelanja. Terlebih untuk soal kecantikan. </B>

Menurut Ardi A. Sudarto, Chief Marketing Officer PT. Indo Lotte Makmur, saat ini di Indonesia semakin banyak orang yang sangat menyukai belanja online. Ini memang sangat memudahkan banyak orang untuk menghemat waktu dan biaya berpergian.

"Para perempuan kini semakin suka dengan Korea. dari style hingga beauty. Jadi barang - barang beauty paling banyak dicari para perempuan di iLotte.com," ujar Ardi saat ditemui di kantor iLotte.com, Jakarta, Senin, (30/07/2018).

Masih menurutnya, shopping online yang sudah berdiri sejak Oktober 2017 itu, menawarkan sesuatu yang sangat berbeda dari yang lain. Pelanggan bisa mendapatkan kepastian dari barang - barang yang dibeli karena memang keasliannya sangat terjaga.

"Penjuangan di kami itu menawarkan benar - benar langsung dari tokonya bukan dari reseller. Jadi setiap orang bisa mendapatkan kepastian dan keaslian," tambahnya.(tka)


Perempuan Semakin Memburu Produk Kecantikan
Baca Selanjutnya

Menpar Tingkatkan Wisman saat Asian Games 2018

<B>INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan Sport Tourism menjadi sebuah satu kesatuan. Mengapa? </B>

Menpar mengatakan sport tidak bisa dipisahkan dengan pariwisata. Untuk menyambut Asian Games 2018, disediakan sekitar tujuh destinasi dan sekitar 25 paket wisata. Dua destinasi yang menjadi andalan untuk Asian Games dan menjadi tujuan para wisatan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) adalah Jakarta dan Palembang.

"Totalnya kalau dihitung sekitar 170 ribu wisatawan. Kalau untuk yang ke Palembang adalah sekitar 66 ribu atau sekitar 30 persen lebih yang akan datang ke sana," papar Menpar Arief Yahya saat ditemui di acara Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) di kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jakarta, Senin, (30/07/2018).

Masih menurutnya, target peningkatan kunjungan wisatawan ini sangat erat kaitannya dengan Hari Belanja Diskon Indonesia HBDI) yang memeriahkan perhelatan Asian Games 2018 dan Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018.

Acara belanja berskala nasional ini diadakan pada 8 Agustus - 2 September 2018. Jika diartikan dalam rupiah, Menpar menyebut dapat meraih sekitar Rp. 1 triliun dari ajang tersebut.

"Anggaplah ada sekitar 50 ribu orang yang akan belanja di sana. Akan kewalahan rekan - rekan di Palembang dengan hal ini. Harus siap," tambahnya.

Ada beberapa wisman yang bisa menjadi sumber meningkatnya kunjungan ke Jakarta dan Palembang. Menpar menambakan, porsti jumlah wisman yang selama ini terjadi di Indonesia bisa menjadi sebuah acuan.

"Sumber wisman adalah pertama China, kedua Singapura, ketiga Malaysia, keempat India dan kelima Jepang. Australia juga, tetapi Australia tidak ikut Asian Games," tambahnya. (tka)


Menpar Tingkatkan Wisman saat Asian Games 2018
Baca Selanjutnya

Mau Lihat Koleksi Istana? Mari ke Galeri Nasional

INILAHCOM, Jakarta  - Istana Kepresidenan memiliki banyak koleksi seni. Masyarakat yang belum pernah masuk, mungkin penasaran dengan koleksi yang ada di dalamnya. Nah, 3-31 Agustus nanti masyarakat bisa melihat  langsung.

Koleksi lukisan milik Istana Kepresidenan akan dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia. Kegiatan ini diberinama Pameran Seni Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Koleksi itu didatangkan dari 5 Istana Kepresidenan. Yaitu di Jakarta, Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Tampak Siring.

Selain beragam karya pelukis kondang, ada juga tiga kristal berbentuk  piring dan vas bunga. Istana juga memamerkan empat buah patung karya Struble. Salah satunya adalah patung pemanah. Patung ini adalah yang koleksi terbesar yang milik Istana Kepresidenan. Serta berbagai koleksi lainnya.

Berbagai persiapan dilakukan. Di antaranya dengan membekali 14 pemandu pameran. Mereka adalah  mahasiswa jurusan Sastra Inggris Universitas Indonesia, mahasiswa Seni Rupa Institute Kesenian Jakarta, dan ITB Bandung.

Menurut Watie Moerany, Kurator Pameran Koleksi Istana Kepresidenan, pembekalan ini sangat penting. Sebab para guide muda itu harus mengerti substansi materi, perilaku saat membawa tamu, juga  cara penyampaian bagi para  wisatawan asing.

"Guide pameran lukisan di Galeri Nasional merupakan tombak yang bersinggungan langsung dengan para pengunjung, jadi harus benar-benar disiapkan. Terlebih bertepatan dengan Asian Games 2018 yang banyak mendatangkan wisatawan asing" tutur Watie Moerany, Jumat (27/7/2018).

Selama pameran berlangsung, ditargetkan sekitar 40 hingga 50 ribu pengunjung akan datang. Untuk mencapainya, panitia pameran melakukan berbagai promosi melalui media sosial. Juga melalui iklan di LED display di Changi Singapura. Selain untuk menyambut HUT RI, pameran ini juga diselenggarakan untuk menjaring wisatawan mancanegara selama Asian Games 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, juga mendorong dunia pariwisata agar memanfaatkan momen HUT RI. "Apalagi ini berbarengan dengan Asian Games 2018. Ini menjadi kesempatan langka yang harus kita manfaatkan semaksimal mungkin," ujar Menpar Arief Yahya, Jumat (27/7/2018).

Menurutnya, banyak sekali acara yang menarik yang semakin memajukan aspek pariwisata Indonesia di mata pelancong yang singgah. "Saya setuju kita lebih mempromosikan hari kemerdekaan Indonesia ke mancanegara. Dan itu mulai berjalan seperti di Sabang, Aceh yang dilakukan upacara bendera di titik nol kilometer. Juga nanti ada karnaval-karnaval yang tentunya menarik perhatian wisman  dan wisnus," ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengatakan, pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan dapat pula menjadi ajang pariwisata. Menurutnya, pengunjung dapat melihat secara langsung lukisan yang sebelumnya tidak dapat dilihat oleh masyarakat awam.

“Tugasnya Kementerian Pariwisata adalah lebih mempublikasikan dan mempromosikan agar wisatawan datang ke Indonesia, khususnya ke pameran lukisan ini,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya berharap, perayaan HUT RI tahun ini lebih meriah dan ramai dari tahun sebelumnya. "Inilah kesempatan bagi kita, untuk memanfaatkan acara kebudayaan atau culture event. Dengan begitu negara kita akan semakin dikenal negara lain di berbagai belahan dunia," tukas Menpar Arief Yahya.

Untuk lebih memeriahkan lagi, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga menyiapkan event-event pendukung. Seperti lomba menulis ulasan, lomba Foto esai, dan lomba melukis sketsa lulisan yang ada di pameran. Selain itu, ada juga pemilihan undian voting karya favorit. Semuanya akan disediakan hadiah yang sangat menarik.

"Tema 'Indonesia Semangat Dunia' ini menunjukkan keseriusan kita sebagai bangsa, merayakan, menghayati, mengamalkan semangat kemerdekaan yang sudah kita raih dan tahun ini kita memasuki tahun yang ke-73," ujar Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara.

Ukus berharap, rangkaian kegiatan tersebut akan membangkitkan partisipasi masyarakat untuk kegiatan-kegiatan yang bernuansa kebangsaan. Sekaligus membangkitkan kebersamaan serta kebanggaan rakyat Indonesia sebagai bangsa yang besar.

"Kami mengimbau partisipasi masyarakat untuk aktif di dalam kegiatan-kegiatan kita. Dan ini adalah bagian penting eksistensi kita sebagai bangsa yang besar, yang mengajak, yang harus melibatkan semua pihak untuk berpartisipasi," kata Ukus. [*/par]


Mau Lihat Koleksi Istana? Mari ke Galeri Nasional
Baca Selanjutnya