Laman

Kamis, 31 Mei 2018

Jaga Kesehatan Mulut Agar Tetap Segar Saat Puasa

INILAHCOM, Jakarta - Menjalankan puasa sangat bermanfaat untuk tubuh. Tidak jarang, masyarakat kerap mengalami gangguan bau mulut karena asupan makanan yang masuk dalam mulut tidak sering.

Hal ini tidak menjadi masalah. Ibadah akan tetap berjalan lancar, jika Anda memperhatikan kesehatan dan kebersihan mulut.

Mengutip dari akun instagram @ibupedia_id, Kamis, (31/05/2018), aroma nafas yang kurang sedap sangat mengganggu Anda ketika berhadapan langsung dengan orang lain. Terlebih ketika sedang berbicara.

Nah, hal ini tidak perlu dikhawatirkan lagi. Ada beberapa tips yang dapat Anda simak untuk mengatasi masalah tersebut.

1. Konsumsi buah dan sayur saat sahur. Ini dapat membuat mulut Anda segar

2. Hindari mengkonsumsi bawang mentah

3. Kumur dengan larutan campuran seperempat cup baking soda dan dua sendok makan lemon juice dan sejumput garam untuk menghilangkan bakteri di mulut

4. Minum banyak air mineral saat berbuka hingga sahur

5. Sikat bagian lidah secara berkala

6. Gonakan dental floss untuk membersihkan sisa makanan.(tka)


Jaga Kesehatan Mulut Agar Tetap Segar Saat Puasa
Baca Selanjutnya

Cara Kenalkan Anak Berpuasa Sejak Dini

INILAHCOM, Jakarta - Mengenalkan anak untuk menjalankan ibadah puasa sejak dini sangat baik.

Misalnya, mengutip dari akun instagram @keluargakitaid, Kamis, (31/05/2018), mengenalkan puasa kepada anak bisa sejak usia 2 tahun. Orangtua dalam mengenalkan puasa kepada anak - anak secara perlahan sejak dini.

Nah, bagaimana caranya? Berikut adalah tips untuk mengenalkan puasa kepada anak pada usia 2 - 4 tahun.

1. Memaparkan asiknya membaca Al-Qur'an, kegembiraan berbuka puasa, serta keseruan sholat tarawih. Bila anak terbangun, sebelum subuh, ajak anak sahur bersama keluarga

2. Mengenalkan arti puasa secara sederhana. Misalnya, puasa adalah menahan hawa lapar dan sahur dari Shubuh hingga Magrib. Juga menjaga prilaku, seperti menahan diri agar tidak marah - marah, membantu orang lain, menghormati yang lebih tua, dan menyayangi yang lebih muda.

3. Pada usia 3 tahun, anak bisa mulai menjalankan ibadah puasa sesuai dengan kesanggupan dan jika anak menginginkannya.

Semua dilakukan tanpa paksaan dan tentunya harus melihat kondisi kesehatan anak dan sesuai dengan kemauannya. (tka)


Cara Kenalkan Anak Berpuasa Sejak Dini
Baca Selanjutnya

Cara Olla Ramlan Penuhi Gizi Anak saat Ramadan

INILAHCOM, Jakarta - Meski terbilang sibuk menggeluti pekerjaan menjadi public figure, tidak lantas membuat aktris Olla Ramlan lupa akan peran sebagai seorang Ibu.

Ibu dari tiga anak itu sangat sadar untuk tidak lepas dari memberikan perhatiannya terutama terkait asupan gizi seimbang untuk sang buah hati. Perempuan yang memiliki rambut panjang itu menjelaskan, kesehatan keluarga sangat utama.

Karena itu, lanjut Olla, diperlukan asupan makanan yang cukup bernilai gizi dan nutrisi. Ini agar tumbuh kembang anak maksimal.

“Sebagai seorang ibu, saya sangat memperhatikan kesehatan keluarga saya. Saya harus memastikan kebutuhan nutrisi setiap anggota keluarga terpenuhi, terutama di saat Ramadan ini," kata Olla saat ditemui di acara Anchor Fonterra, Jakarta, Rabu, (30/05/2018).

Ramadan menjadi salah satu momen yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Ketika menjalankan sebulan berpuasa di bulan ramadan, tubuh melakukan detoksifikasi.

Karena itu, saat sahur, benar - benar harus diperhatika  asupan gizi dan nutrisinya. Terlebih untuk anak - anak.

"Ketika waktu sahur dan berbuka puasa, saya selalu menyediakan makanan bergizi seimbang dan segelas susu untuk mendukung kebutuhan pola makan sehat selama berpuasa," tambah Olla. (tka)


Cara Olla Ramlan Penuhi Gizi Anak saat Ramadan
Baca Selanjutnya

Berbagi Kebaikan Susu Murni di Bulan Ramadan

INILAHCOM, Jakarta - Menyambut Hari Susu Sedunia pada 1 Juni, sangat penting memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya susu sebagai asupan global yang padat gizi.

Menyadari hal tersebut, Anchor dari Fonterra berkaborasi dengan LSM Aksi cepat Tanggap (ACT) memberikan total 3.000 gelas Anchor Milk beserta makanan berbuka puasa selama tiga hari menjelang Hari Susu Sedunia. Kegiatan sosial ini dilaksanakan di pelataran Masjid Cut Muthia.

"Kerja sama ini adaiah yang kedua kalinya bagi Fonterra Brands indonesa dan ACT dalam berbagi kebaikan susu bagi mereka yang membutuhkan," kata Shekhar Rapaka, President Director, PT Fonterra Brands Indonesia, Jakarta, Rabu, (30/05/2018) 

Mukhti, Direktur Aksi Cepat Tanggap mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiaai komitmen yang dilaksanakan untuk masyarakat luas. Dalam hal ini, untuk menyediakan makanan berbuka puasa bagi mereka yang membutuhkan mulai dari 30 Mei - 1 Juni 2018.

"Kami membawa foodtruck yang sudah memiliki pengalaman ke berbagai daerah di Indonesia. foodtruck kami dilengkapi oleh chef profesional yang mampu menyediakan sekitar 1000 pack makanan," ujar Mukhti.  (tka)


Berbagi Kebaikan Susu Murni di Bulan Ramadan
Baca Selanjutnya

Liburan Tenang dengan Perlindungan Asuransi

INILAHCOM, Jakarta - Pertumbuhan pariwisata di Indonesia saat ini terus meningkat. Karena itu, memontum ini membuat sektor pariwisata semakin terbuka.

Liburan kini menjadi salah satu kebutuhan primer tidak lagi hanya sekedar kebutuhan pendamping. 

Saat ini, kaum milenial banyak sekali mengedepankan kebutuhan liburan. Karena itu, masyarakat sangat butuh hiburan saat liburan. Namun, tidak jarang, banyak orang hanya memikirkan sesuatu hal  yang menyenangkan saat liburan. Padahal, liburan tidak hanya soal senang - senang. Terkadang, sesuatu yang tidak terduga terjadi, seperti sakit, keracunan makanan, dan kecelakaan.

"Orang banyak yang suka melakukan liburan yang ekstrim seperti arum jeram, dan lainnya. Segala sesuatu bisa terjadi. Nah, hal ini banyak orang yang tidak memikirkannya. Karena itu, kami menyediakan Jaga Liburan. Sebuah produk asuransi yang bisa melindugi masyarakat Indonesia saat berlibur," papar CEO PT. Central Asia Financial (CAF), Reginald J Hamdani, Jakarta, Kamis, (31/05/2018).

Untuk mendapatkan perlindungan saat liburan, masyarakat tidak perlu banyak mengeluarkan uang. Hanya cukup dengan Rp. 15 ribu untuk masa pertanggunan satu bulan penuh.

"Perlindungan ini diberikan mulai dari kecelakaan, hobi extreme sport, hingga potensi keracunan makanan saat liburan. Liburan kemanapun akan semakin tentang dengan perlindungan ini," tambahnya.

Masih menurutnya, pemegang polis asuransi dari Jagadiri saat ini paling banyak kaum milenial. Karena itu, tidak salah jika perlindungan untuk liburan ini akan sangat diminati oleh kaum muda. (tka)


Liburan Tenang dengan Perlindungan Asuransi
Baca Selanjutnya

Asupan Susu Saat Ramadan Dukung Kecukupan Protein

INILAHCOM, Jakarta - Kebutuhan protein dalam tubuh sangat penting. Terlebih ketika menjalanka ibadah puasa.

Kebutuhan cairan tidak hanya terpenuhi dari air mineral, tetapi juga bisa didapat dari susu. Ini juga sangat berfungsi menanbah protein dan vitamin penting dalam tubuh.

Segelas susu, mengandung 12 persen asupan protein harian yang direkomendasikan dan dapat membantu fungsi kekebalan tubuh sepanjang hari. Terlebih saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Sebagai bagian dari pola makan sehat. susu penting untuk dikonsumsi semua anggota keluarga, terutama saat membutuhkan asupan nutrisi tinggi.

"Asupan selama berpuasa harus terdiri dari makanan yang bergizi dan susu adalah asupan yang padat gizi yang memberikan energi, mengandung protein berkualitas tinggi serta vitamin dan mineral penting Iainnya," papar Ines Yumahana, Senior Nutrition Manager, PT Fonterra Brands lndonesia, Jakarta, Rabu, (30/05/2018).

Masih menurutnya,  mengonsumsi susu dan mengombinasikan dengan makanan yang sehat seimbang di saat sahur dan berbuka dapat membantu memenuhi zat gizi yang tubuh kita butuhkan.

Tidak hanya itu. Hal yang paling penting lainnya adalah, susu juga memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga meningkatkan glukosa darah dengan stabil setelah mengkonsumsinya.

Karena, lanjutnya, kandungan gula alami (laktosa) dan komposisi nutrisinya sehingga susu dapat membuat merasa kenyang iebih iama dan menunda lapar.

“Susu juga mengandung sembilan asam amino esensiai, mineral zink dan vitamin A yang berperan pada sistem kekebalan tubuh. Selain sumber protein yang baik, susu dikenai sebagai sumber kalsium yang mudah diserap. Nutrisi-nutrisi ini penting untuk dikonsumsi semua orang di setiap tahap kehidupan,” tambah ines. (tka)


Asupan Susu Saat Ramadan Dukung Kecukupan Protein
Baca Selanjutnya

Orang Indonesia Lebih Suka Makanan tradisional

<B>INILAHCOM, Jakarta - Beragam gempuran restoran dari luar negeri hadir di Indonesia. Ternyata, hal ini tidak mempengaruhi keinginan masyarakat Indonesia untuk tetap mencintai kuliner khas tradisional. </B>

Hal tersebut semakin jelas dengan hasil temuan yang dilakukan IPSOS Indonesia dalam Studi Indonesia Flair 2018. Menurut seorang penggiat kuliner khas indonesia dan Ketua dari Aku Cinta Makanan Indonesia, Santhi Serad, saat ini lebih banyak orang Indonesia menghargai keberagaman pangan lokal dan Iebih mau mengenal Indigineous food dengan mengeksplorasi melalui culinary trip ke berbagai daerah di Indonesia, di tengah gempuran restoran dengan franchise dari luar negeri.

"Taste, Knowledge dan Experience dalam menikmati makanan lokal sesuai adat istiadat setempat menjadi daya tarik bagi mereka," kata Santhi saat ditemui di acara IPSOS Indonesia, Jakarta, Rabu, (30/05/2018).

Masih menurutnya, di Jakarta dan Bali, banyak bermunculan resto Indonesia yang inovatif, ini artinya konsumen tertarik untuk kembali ke selera asal atau tradisional, dan semakin meningkat. Saat ini kesadaran hidup sehat di masyarakat makin meningkat sehingga bermunculan produk berbahan natural dan menyehatkan.

"Mencari tahu informasi mengenai resto baru atau jenis makanan tertentu banyak melalui sosial media. Street food Iegendaris yang ada di kota-kota besar, mulai bermunculan kembali karena terbantu dengan adanya layanan antar-makanan online," tambahnya.

Dengan adanya hasil penelitian tersebut, diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang Indonesia. Hal ini khususnya tentang bagaimana masyarakat Indonesia sangat menghargai kuliner khas nusantara.

"Ini memperlihatkan bagaimana kami memahami Indonesia, setelah beroperasi di Indonesia selama satu dekade,” ujar Soeprapto Tan, Managing Director IPSOS Indonesia.(tka)


Orang Indonesia Lebih Suka Makanan tradisional
Baca Selanjutnya

Rabu, 30 Mei 2018

Konsumsi Rokok Tinggi Jadi Beban Ekonomi

INILAHCOM, Jakarta - Konsumsi rokok yang tinggi sudah tidak bisa diremehkan lagi.

Konsumsi rokok yang sangat tinggi menjadi beban ekonomi, baik secara perseorangan maupun secara kumulatif kerugian ekonomi makro negara.

Kerugian ekonomi secara perorangan pada perokok sendiri biasanya tidak terlalu disadari, padahal biaya untuk beli rokok jika ditotal setiap tahun pada seorang perokok aktif bisa sangat besar, yaitu sekitar Rp6.339.320 per tahun untuk harga rokok rata-rata di Indonesia 17.368 (Centers for Disease Control and Prevention).

Sementara itu, secara total, kerugian makro ekonomi akibat konsumsi rokok di Indonesia pada 2015 mencapai hampir Rp 600 triliun atau empat kali lipat
lebih dari jumlah cukai rokok pada tahun yang sama.

Kerugian ini meningkat 63 persen dibanding kerugian dua tahun sebelumnya.

Dr. Abdillah Ahsan, SE, M.Si, Wakil Kepala Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Indonesia, menjelaskan,  Kementerian Keuangan menunjukkan harga rokok per bungkus Rp15.000 per bungkus untuk kretek mesin, masih terjangkau dengan uang saku anak-anak karena rokok di Indonesia lumrah dibeli per batang.

Seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (30/05/2018), menurutnya, saat puasa adalah waktu yang tepat berhenti merokok dan uangnya ditabung untuk kebutuhan masa depan. Merokok juga tidak Islami karena makruh, mubazir, dan
menyebabkan sakit katastropik.

“Kerugian ekonomi untuk perseorangan akibat konsumsi rokok dapat menghilangkan kesempatan untuk konsumsi yang sifatnya lebih produktif misalnya konsumsi untuk pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok,” tambah Abdillah.

Data dari BPS (2018) mendukung pernyataan ini dengan ditemukannya rokok sebagai komoditas kedua yang berkontribusi terhadap kemiskinan baik di perkotaan maupun pedesaan.

Dalam diskusi pubik rangkaian kampanye mendorong #RokokHarusMahal di Restoran Tjikini Lima, Jakarta, baru - baru ini, semua pembicara sepakat bahwa harga rokok harus mahal.

Kenaikan cukai rokok dan harga jual eceran (HJE) setinggi-tingginya menjadi hal yang harus dilakukan oleh pemerintah sesegera mungkin sehingga harga rokok semahal mungkin dan tidak terjangkau masyarakat, terutama oleh anak-anak dan keluarga miskin sebagai kelompok rentan dalam masalah tingginya konsumsi rokok di Indonesia.

Dengan demikian, pemerintah juga akan memperoleh manfaat ekonomi dengan mendapat perolehan cukai yang lebih tinggi sebagai “modal” usaha promotif dan preventif masalah epidemi produk tembakau dan terhindar dari kerugian beban ekonomi akibat konsumsinya.(tka)


Konsumsi Rokok Tinggi Jadi Beban Ekonomi
Baca Selanjutnya

Puasa, Momen Tepat Berhenti Merokok

INILAHCOM, Jakarta - Sudah bukan rahasia, perilaku merokok sebenarnya adalah sebuah kesia-siaan. Mengapa?

Berhenti dari kecanduan nikotin adalah hal yang sangat sulit, ditambah dengan murahnya harga rokok di Indonesia yang mendorong orang dengan mudah membeli rokok.

Dalam Diskusi Publik Rokok dan Puasa, dan Murahnya Harga Rokok kali ini dibahas
bagaimana rokok dipandang dari sudut pandang klinis, keuangan, dan konteks keislaman.

Momen puasa dianggap menjadi waktu yang tepat bagi kaum muslim yang merokok untuk berhenti merokok. Sebuah studi tentang upaya berhenti merokok di Malaysia menemukan bahwa upayaberhenti merokok selama Ramadhan memiliki dampak positif terhadap upaya melepaskan diri dari adiksi rokok (Ismail, dkk, 2017).

Terkait rokok dan puasa, dr. Adhi Wibowo Nurhidayat, SpKJ (K), MP, Psikiater RS Jiwa Soeharto Heerdjan, Direktur Eksekutif Indonesia Neuroscience Institute (INI) menyatakan, “Nikotin pada rokok memiliki adiksi yang sangat kuat sehingga perlu niat yang tinggi untuk berhenti. Momen puasa dapatmenjadi momen spiritual setiap pribadi untuk menghentikan ketergantungan terhadap rokok.”

Seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima, Jakarta, Rabu, (30/05/2018), sudah sering kita mendengar bahwa betapa pun sulitnya berhenti, para perokok terbukti mampu berhenti merokok selama puasa dijalankan.

Namun sayangnya, puasa tanpa rokok tidak berlanjut sampai setelah puasa. Dengan demikian, niat saja tidak dapat menjamin akan membantu perokok berhenti merokok, meskipun niat adalah kunci awal proses tersebut.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas penduduk di Indonesia melakukan ibadah puasa, tetapi upaya berhenti merokok membutuhkan intervensi kebijakan sehingga perilaku masyarakat ini memperoleh dukungan.(tka)


Puasa, Momen Tepat Berhenti Merokok
Baca Selanjutnya

Selasa, 29 Mei 2018

Yuk, Ngabuburit Seru di Ramadan Raya Feast 2018

INILAH.COM, Jakarta-Ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa tiba menjadi momentum yang seru sembari jalan-jalan, sekadar hangout atau belanja.

Salah satu tempat rekomendasi yang unik dan seru untuk ngabuburit adalah Pasaraya Blok M. Pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan ini menghadirkan acara Ramadan Raya Feast 2018 yang menyuguhkan nuansa religi dengan Pameran Alquran pertama di mal.

Acara ini digelar mulai 24 Mei hingga 10 juni 2018 dengan pameran tujuh Alquran unik dari Museum Bayt Al-Quran Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Pameran ini bertujuan untuk mengajak generasi milenial memahami lebih dekat kitab suci Alquran.

"Kali ini agak sedikit spesial, karena enggak hanya sekedar belanja, hiburan, dan makan saja, tapi momen ini kita juga menghadirkan sesuatu yang berbeda dari mal lainnya. Kita punya pameran Alquran dan ada sifat edukasinya di dalamnya," ungkap CEO Pasaraya, Medina Latief saat pembukaan Ramadan Raya Feast 2018 di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Senin (24/5/2018).

Selain pameran Alquran, Pasaraya Blok M juga menghadirkan pameran kaligrafi empat jenis, yaitu kaligrafi dekorasi, kontemporer, naskah, dan hiasan mushaf. Kaligrafi tersebut merupakan hasil dari Lomba MTQ Nasional.

Tak hanya pameran, sebagai pionir pusat perbelanjaan modern di Ibu Kota juga menawarkan berbagai kegiatan, seperti lomba hafiz cilik dan kaligrafi, live acoustic music, talkshow, tari sufi, Obrolan Humoreligi, tausiyah, berbagai diskon, dan lainnya.

"Kami juga mengajak pengunjung untuk beramal dengan transaksi Fashion Bazaar, di mana lima persen dari transaksi belanja yang diterima akan dikumpulkan untuk didonasikan kepada yatim piatu, dhuafa, serta perbaikan musala," papar Medina.

Menariknya lagi, mal ini juga memanjakan kaum hawa dalam berbelanja dengan suguhan diskon hingga 70 persen untuk produk Al Madina dan travel bag.

Lalu diskon hingga 80 persen di beberapa tenant seperti Sport Station, Kids Station, Andrew, Sledgers, Pierre Cardin, Kickers dan Came. [adc]


Yuk, Ngabuburit Seru di Ramadan Raya Feast 2018
Baca Selanjutnya

Penting, Orangtua Dapat Atasi Alergi pada Anak

INILAHCOM, Jakarta - Masalah alergi tidak jarang kerap dialami oleh para orangtua. Hal ini khususnya, saat memiliki Si Kecil ketika mengalami alergi susu.

Karena itu, pentingnya isu mengenai alergi yang tidak diatasi dengan baik karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai alergi pada Si Kecil, merupakan salah satu motivasi Morinaga dalam menjalankan seminar edukasi bagi para orangtua.

Pentingnya program Parenting Seminar skala nasional persembahan Kalbe Nutritional akan dijalankan di banyak Rumah Sakit di 5 kota besar di Indonesia, sebagai program edukasi yang akan membahas fakta mengenai alergi, penyakit lainnya yang terkait secara cara penanganan dan pencegahannya.

Seiring dengan berjalannya program Bunda Morinaga, berbagai inisiatif lainnya diadakan oleh Morinaga, antara lain dengan melengkapi fitur pada website www.cekalergi.com, melalui konsultasi dengan dokter, di luar fitur lainnya seperti tools untuk mengetahui risiko alergi Si Kecil serta informasi yang tepat mengenai fakta-fakta alergi.

“Banyak sekali pemahaman yang keliru mengenai alergi dan penyakit lainnya yang terkait. Dengan memiliki informasi yang jelas, Bunda akan bisa menangani alergi Si Kecil dan memberikan dukungan yang tepat agar Si Kecil yang alergi bisa tetap berprestasi," papar Astrid Tiar, pengguna Morinaga Chil Kid Soya, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (29/05/2018).

Masih menurutnya, sebagai konsumen, merasakan banyak manfaat dari berbagai fasilitas yang disediakan oleh Morinaga, antara lain seperti website cekalergi.com yang memudahkan dalam menggali informasi mengenai alergi.

"Karena putri sulung saya, Anabel, memang alergi terhadap susu sapi,” tambahnya.

Tujuan utama dari program Bunda Morinaga adalah mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya pemahaman mengenai alergi Si Kecil.

"Karena itu, Morinaga memberikan dukungan edukasi kepada para Bunda untuk bisa selalu mandiri, karena kami percaya bahwa di balik setiap anak yang multitalenta, ada seorang Bunda yang hebat,” ungkap Helly Oktaviana, Business Unit Head Nutrition for Kids Kalbe Nutritionals.(tka)


Penting, Orangtua Dapat Atasi Alergi pada Anak
Baca Selanjutnya

Banyak Penyebab Timbulnya Penyakit Eksim

INILAHCOM, Jakarta - Ternyata banyak penyebab timbulnya penyakit Dermatitis Atopik atau biasa disebut eksim. Ini mungkin terlihat sepele dan ringan. Namun, ternyata bisa timbul dan hilang secara berkala.

Masih belum dapat seluruhnya dikenali dengan pasti, namun 50 persen penyebabnya berasal dari faktor eksternal seperti kondisi lingkungan sekitar yang terlalu kering, bahan pencetus iritasi kulit seperti jenis sabun atau deterjen tertentu, debu, rumput serta serbuk dari tumbuhan berbunga (pollen). Sementara 50 persen penyebab lainnya dicetuskan oleh makanan.

Ada sekitar delapan makanan utama yang dianggap bisa mencetus alergi atau yang umumnya dikenal sebagai The Big 8, yaitu, susu, telur, ikan , jenis makanan laut tertentu seperti udang misalnya, gandum, kacang tanah, kacang kedelai serta kacang pohon seperti, walnut, almond, hazelnut, cashew dan pistachio.

“Susu atau alergen protein susu sapi, menjadi salah satu pencetus paling umum di dunia dengan angka kejadian yang mencapai 2 hingga 7,5 persen yang mana 0,5 persen terjadi pada Si Kecil yang masih mendapatkan ASI eksklusif," kata Prof. Dr. dr. Zakiudin Munasir,Sp.A(K), Guru Besar Bagian Anak Alergi dan Immunologi dari RSCM/FKUI, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (29/05/2018).

Masih menurutnya, salah satu pencegahan alergi terhadap makanan bisa dilakukan dengan memperkenalkan berbagai jenis makanan sedini mungkin, memberikan ASI secara eksklusif, atau jika bunda tidak dapat memberikan ASI, anak dapat diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan protein terhidrolisat parsial.

Untuk itu Morinaga memiliki program tetap yaitu Morinaga Allergy Solution yang merupakan solusi alergi untuk Si Kecil melalui sinergi nutrisi yang tepat, hasil pengembangan PT Kalbe Nutritionals bersama Morinaga Research Centre Jepang. Morinaga Allergy Solution terdiri dari tiga keunggulan, yang pertama adalah solusi nutrisi untuk mencegah alergi dan mengatasi alergi susu sapi.

Kedua adalah tersedianya produk nutrisi untuk anak dari lahir sampai usia 12 tahun. Ketiga adalah sinergi nutrisi yang tepat dan mencakup Brain Care, Body Defense dan Body Growth.

“Menurut hasil survey, terhadap ibu-ibu di Indonesia dengan anak usia antara 1-3 tahun yang alergi susu sapi, 9 dari 10 ibu merasa puas dan merekomendasikan Chil Kid Soya sebagai solusi terbaik alergi. Artinya, Chil Kid Soya sesuai untuk konsumsi Si Kecil yang alergi dan memiliki nutrisi yang diperkaya, setara dengan kebaikan susu sapi untuk tumbuh kembang Si Kecil,” ujar Dewi Angraeni, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals.(tka)


Banyak Penyebab Timbulnya Penyakit Eksim
Baca Selanjutnya

Tahukan Anda, Apa itu Dermatitis Atopik?

<B>INILAHCOM, Jakarta -  Dermatitis Atopik atau biasa disebut eksim. Ini merupakan peyakit radang kulit yang tidak menular dan bisa kambuh secara berkala, namun juga bisa mencapai titik kronis. </B>

Umumnya, episode pertama terjadi sebelum Si Kecil berusia 1 tahun, yang selanjutnya bisa hilang dan timbul kembali. Prevalensi jenis kulit Dermatitis Atopik pada anak diperkirakan mencapai 10 persen -20 persen, sementara pada orang dewasa sekitar 1 persen -3 persen.

Pada dasarnya, alergi anak dapat diatasi dan bunda bisa mencegah timbulnya penyakit akibat mewarisi bakat alergi dari orang tuanya. Morinaga dari masa ke masa, secara konsisten melakukan edukasi mengenai alergi mulai dari pemahaman, pencegahan dan solusinya, agar Si Kecil yang menderita alergi, bisa tetap tumbuh secara optimal.

Jika alergi tidak dipahami dan dicegah, maka tumbuh kembang Si Kecil akan terhambat karena kegiatan belajar, bermain serta aktifitas stimulasinya terganggu. Kemudian, jika alergi tidak diatasi, maka penyakit seperti Dermatitis Atopik, hanyalah gejala awal alergi dan kondisinya bisa memburuk yang dikemudian hari bisa muncul penyakit alergi lain seperti asma dan rhinitis alergi.

Walaupun Dermatitis Atopik ini tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah, antara lain dengan mengindentifikasi pemicu dan menghindarinya serta menerapkan perawatan untuk menjaga kelembaban kulit dengan produk hipoalergenik yang tidak mengandung parfum.

Morinaga sebagai salah satu brand unggulan PT Kalbe Nutritionals, secara berkesinambungan mendukung program tahunan World Allergy Week dengan rutin setiap tahunnya melalui berbagai program edukasi.

“Tahun ini Morinaga kembali mengadakan program Parenting Seminar skala nasional sebagai program edukasi tahunan untuk meningkatkan pemahaman bunda akan alergi dan penyakit lainnya yang terkait dalam rangka World Allergy Week 2018, serta menggagas pelatihan dan sumber daya untuk melakukan diagnose dan tindakan pencegahan,”jelas Dewi Angraeni, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (29/05/2018).

Perlu diketahui, World Allergy Week merupakan program tahunan inisiasi World Allergy Organization (WAO) dengan focus topik dunia tahun 2018 ini adalah Dermatitis Atopik atau Eksim. (tka)


Tahukan Anda, Apa itu Dermatitis Atopik?
Baca Selanjutnya

Senin, 28 Mei 2018

Makanan Aman untuk berbuka Bagi Ibu Hamil Berpuasa

INILAHCOM, Jakarta - Seorang Ibu yang sedang mengandung sangat diperbolehkan berpuasa. Lantas, apa saja makanan yang baik untuk Ibu ketika berbuka?

Mengutip dari akun instagram @ibupedia_id, Selasa, (29/05/2018), seorang Ibu bisa berpuasa ketika memang dirinya benar - benar sanggup menjalankan puasa. Kemudian, sebelum menjalankan puasa, alangkah lebih baik konsultasikan kondisi kesehatan ibu dan calon buah hati ke dokter kandungan.

Hal ini untuk menghindari adanya risiko komplikasi penyakit jika memang keadaan kesehatan Ibu dan calon bayi terdapat masalah. Jika memang kondisi keduanya baik - baik saja, ada beberapa asupan makanan yang dapat dikonsumsi dan sangat baik untuk Ibu hamil.

Asupan makanan yang bernilai nutrisi tinggi sangat penting untuk mendukung perkembangan calon bayi dalam kandungan saat berpuasa. Ketika berbuka, Ibu hamil harus benar - benar memperhatikan asupan makanannya.

Jangan pernah menganggap remeh ketika mengkonsumsi makanan untuk calon buah hati Anda. Ini sangat penting, terlebih usai menjalankan puasa sekitar kurang lebih 14 jam.

Berikut adalah makanan untuk berbuka terbaik bagi Ibu hamil.

1. Makanan pencegah sembelit seperti sayuran, buah yang tinggi serat

2. Hindari makanan yang mengandung gula tinggi. Hal ini agar kadar gula dalam darah tidak naik drastis

3. Perbanyak asupan protein, seperti dari ikan, kacang - kacangan, daging matang, dan telur

4. Makanan yang melepas energi perlahan, seperti karbohidrat kompleks yaitu kentang, pasta, sereal, roti gandum, dan lainnya

5. Minum 1,5 - 2 liter air dan hindari kafein

6. Hindari makanan pedas dan berlemak tinggi karena menimbulkan rasa tidak nyaman di perut, serta heartburn.(tka)
 


Makanan Aman untuk berbuka Bagi Ibu Hamil Berpuasa
Baca Selanjutnya

Jakarta Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia

INILAHCOM, Jakarta - Industri fesyen muslim kian meningkat di Indonesia, khususnya di Jakarta. Tidak salah jika Jakarta menjadi pusat fesyen muslim dunia.

Faktanya, dari sekitar total jumlah penduduk di Indonesia sebanyak 260 juta jiwa, terdapat 80 persen atau sekitar 200 juta di antaranya adalah umat Muslim. Selain itu, market muslim global pun terbilang besar.

Berdasarkan riset yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) perputaran ekonomi muslim telah menyumbang 12 persen GDP dunia. Dari segi sektor fesyen, market share fesyen muslim dunia mencapai 24 persen atau setara dengan 1,8 miliar dari populasi global.

Diajeng Lestari selaku Chief Executive Officer (CEO) HIJUP menjelaskan, sangat optimis bisa menjadi motor bagi penggerak industri fesyen muslim. Terlebih, di Jakarta sebagai pusat fesyen muslim dunia.

Senada dengan hal itu, ketua Pokja Industri Kreatif, Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Irfan Wahid mengatakan, industri fesyen muslim Indonesia memiliki segudang potensi besar.

"Populasi muslim kita itu terbesar di dunia. Tingkat konsumsinya nomor lima di dunia dan sumber daya yang kaya ada dari Sabang sampai Merauke," papar Irfan di acara HIJUP Ramadan Festival, Kota Kasablanka, baru - baru ini.

Masih menurutnya, semua potensi yang melekat pada industri fesyen muslim di Indonesia sudah sepatutnya dijadikan sebagai kekuatan utama. Hal ini dalam rangka untuk menjadikan pusat fesyen muslim. (tka)


Jakarta Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia
Baca Selanjutnya

Jaga Cairan Tubuh saat Sahur Bersama Pocari Sweet

<B>INILAHCOM, Jakarta - POCARI SWEAT menginisiasi program sahur bersama media dan komunitas. Dengan bertemakan Ion Saat Sahur Jaga Cairan Tubuh. </B>

Kegiatan ini menjadi unconventional way untuk membina silaturahmi dengan media dan komunitas. Bila sebagian besar orang gathering saat berbuka, Pocari Sweat menyelenggarakannya pada moment sahur.

Kegiatan Sahur bersama ini secara serentak diadakan di 17 kota dari Medan sampai Makassar dengan menggandeng media cetak, elektronik dan online yang ada disana.

Sahur bersama ini, ada beberapa variasi acara, ada yangsekaligus memanfaatkan momentum nonton bareng final liga champion, juga ada yang diselenggarakan secara khusus untuk komunitas-komunitas yang menjadi partner media maupun Pocari Sweat. Selain makan sahur, dalam rangkaian acara juga ada sesi tausiyah oleh uztad setelah sholat subuh berjamaah.

Sedangkan sebelum makan sahur, Pocari Sweat juga membagikan tips menu makan dan minum yang sehat saat sahur. Bahkan, menu sahur yang disiapkanpun juga berisi menu ideal saat sahur.

Seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima INILAHCOM, Jakarta, Senin, (28/05/2018), menu ideal sahur yang baik, perlu memperhatikan komposisi makan dan minum yang sehat dan tepat. Menu makan, harus memperhatikan kandungan protein dan serat.

Hindari mengkonsumsi makanan yang digoreng dan bersantan. Selain memilih menu makanan yang sehat, pemilihan hidrasi yang tepat juga sangatlah penting. Ini dikarenakan 60 persen dari tubuh manusia merupakan cairan tubuh. Oleh karena itu sahur merupakan momen yang sangat penting untuk menyimpan cadangan cairan selama puasa.

Sering kali hal ini terlewatkan dengan kesalahan pemilihan minuman saat sahur. Kebanyakan orang masih sering mengonsumsi teh dan kopi saat sahur, padahal kedua minuman tersebut bersifat deuretik.

Unsur deuritik ini mempercepat pengeluaran cairan sehingga tubuh rentan mengalami dehidrasi. Hal inilah yang mengakibatkan saat puasa tubuh merasa lemas, kurang konsentrasi atau bahkan mengakibatkan sakit kepala.

Minuman yang tepat untuk sahur adalah minuman yang mengandung ION, karena tubuh manusia bukan hanya terdiri dari air saja namun juga ION, itu mengapa minum air putih tidak cukup pada saat sahur.

POCARI SWEAT adalah minuman isotonik yang komposisinya mirip dengan cairan tubuh yaitu air dan ION, sehingga mudah diserap oleh tubuh. Selain itu ION dalam POCARI SWEAT juga dapat mengikat cairan bertahan lebih lama di dalam tubuh sehingga dapat menghindari dehidrasi. (tka)


Jaga Cairan Tubuh saat Sahur Bersama Pocari Sweet
Baca Selanjutnya

Tips Makan Aman Setelah Berpuasa

INILAHCOM, Jakarta - Usai menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan, bukan berarti Anda bebaskan diri untuk konsumsi segala macam makanan. Lantas bagaimana makan yang aman untuk kesehatan Anda?

Menurut Dr.dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, saat ditemui di acara Promag Fastingval, Jakarta, baru - baru ini, ada beberapa tips yang baik untuk Anda agar tidak lepas kontrol ketika bertemu banyak makanan saat menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Penasaran seperti apa? Berikut adalah tips-nya.

1. Tipsnya adalah jangan makan berlebihan

"Biasakan makan normal seperti biasa saat sebelum menjalankan puasa maksimal 3 kali dalam sehari," kata Dr.dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, saat ditemui di acara promag fastingval di Jakarta, baru - baru ini.

2. Jangan anggap belum makan nasi, menjadi belum makan berat

"Ini anggapan yang salah. Sering sekali orang bilang kalau belum makan nasi ya belum makan. Padahal, misalnya, mereka sudah makan mie. Ini sudah konsumsi karbohidrat. Jangan makan mie terus ditambah nasi lagi. Jadinya double," tambah Ari.

3. Kendalikan diri dari makanan berat

"Saat lebaran banyak makanan. Ada opor ayam, rendang, dan lainnya. Makan secukupnya jangan makan rendang tiga potong terus ditambah menu lain. Nah, kalau begitu tubuh menjadi semakkn berat untuk memproses makanan. Ini kerja berat untuk sistem pencernaan," papar Ari.(tka)


Tips Makan Aman Setelah Berpuasa
Baca Selanjutnya

Ini Penyakit yang Kerap Timbul Usai Berpuasa

INILAHCOM, Jakarta - Selama kurang lebih sebulan berpuasa pada Ramadan, tubuh melakukan detoksifikasi yang baik. Namun, mengapa setelah berpuasa tidak jarang orang terkena penyakit?

Hal tersebut ternyata ditimbulkan karena orang tidak bisa mengendalikan diri dari makanan. Setelah sebulan berpuasa, umat Islam merayakan Hari raya Idul Fitri. Beragam makanan lezat tak luput dari meja makan yang siap disantap ketika bersilaturahmi.

Jika orang yang sudah sukses selama sebulan berpuasa dan secara otomatis melakuka detoksifikasi terhadap tubuh kemudian tergoda dengan asupan makanan berlebihan di Hari Raya tersebut, ini memungkinkan akan mendatangkan risiko penyakit.

"Saat Hari Raya, terkadang banyak orang yang tidak bisa mengotrol asupan makanan. Padahal, pada sebulan berpuasa, mereka sudah baik mengatur pola makan dan mengistirahatkan pencernaan dari makanan berat. Setelah mulai tidak mengontrol makanan, gula darah dalam tubuh akan tidak terkontrol karena langsung hajar makan apa saja. Ini akan meningkatkan risiko diabetes," kata Dr.dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, saat ditemui di acara Promag Fastingval, Jakarta, baru - baru ini.

Penyakit tersebut, lanjutnya, kerap dialami oleh para masyarakat di perkotaan. Tidak hanya itu, masih menurut Ari, penyakit radang paru - paru juga sering terjadi usai Hari Raya.

"Orang - orang juga banyak yang mengalamj radang paru - paru karena terlalu lelah, sibuk, dan banyak menerima tamu," tambahnya.

Tidak hanya itu, terkait dengan santapan makanan yang sangat lezat pada saat Hari Raya, tidak jarang banyak orang yang mengalami hipertensi. Ini juga berakibat pada risiko terserang stroke.

"Kecendrungan tren di masyarakat perkotaan itu. Berbeda kalau di daerah," ungkapnya.

Jika di daerah, masyarakat cenderung hanya kelelahan ketika bersilaturahmi. Ini tidak jarang masyarakat di daerah yang peduli terhadap kesehatan diri sendiri.

"Mereka makan tidak teratur, tidak memperhatikan fisik mereka. Ini biasanya menyebabkan batuk dan pilek," ujarnya.(tka)


Ini Penyakit yang Kerap Timbul Usai Berpuasa
Baca Selanjutnya

Penting Pilih Tontonan Berkualitas untuk Keluarga

INILAHCOM, Jakarta - Tontonan berkualitas sangat penting untuk keluarga. Mulai dari orangtua hingga anak. Mengapa?

Karena, menurut Djoko Adnan Marketing Communication Department Head PT. Link Net, dalam sebuah keluarga sangat dibutuhkan tontonan yang berkualitas. Hal ini untuk mendukung komunikasi dan kebersamaan dalam keluarga di rumah.

"Karena itu, kami mengadakan acara fox family weekend yang digelar selama tiga hari mulai dari Jumat, (25/05) hingga Minggu, (27/05). Ini kerjasama antara First Media dengan fox. Ini lebih ke arah kampanye kami yaitu #familyfirst. Karena kami memiliki tujuan untuk mengajak keluarga di Indonesia untuk menikmati layanan dari first media yang memang untuk keluarga di Indonesia," kata Djono Adnan saat ditemui di Lippo Mall Puri, Jakarta, baru - baru ini.

Masih menurutnya, pada fox family weekned ini banyak hal yang bisa ditawarkan untuk keluarga. Mulai dari film, olahraga untuk para orangtu, dan acara cooking academy kids untuk anak - anak, dan masih banyak lagi tayangan kartun - kartun yang mendidik.

Tidak hanya itu, untuk edukasi keluarga, National Geographic menghadirkan Genius: Picasso. Sebuah tayangan biography sejarah hidup pelukis terkenal asal Spanyol Pablo Picasso, yang diperankan Antonio Banderas.(tka) 


Penting Pilih Tontonan Berkualitas untuk Keluarga
Baca Selanjutnya

Nikmati Nasi Ayam Hainan Tak Perlu ke Negeri Singa

INILAHCOM, Jakarta - Biasanya, banyak orang menikmati nasi ayam hainan di negara Singapur. Kini, Anda bisa menikmati di Jakarta. Penasaran?

Nasi Ayam Hainan atau biasa disebut Hainanese Chicken Rice, disajikan dengan irisan ayam rebus di Wee Nam Kee, Kota Kasablaka, lantai 2. Menu Andalan ini, bisa menjadi makanan yang dapat menjadi favorit banyak pecinta kuliner international.

"Rasa otentik lebih ke arah Asian Malay. Sajian kami lebih arah gurih dan asin," kata Nurul Hasanah, Sales & Marketing Departement Head Emerging Business, Jakarta, Senin, (28/05/2018).

Menu tersebut disajikan dengan semangkuk nasi, saus sambal, saus jahebawang, serta beragam bumbu lainnya. Daging yang disajikan di restoran ini memiliki tekstur yang sangat lembut. Kemudian, nasi yang diolah sedemikian rupa sehingga terasa lebih gurih.

"Wee Nam Kee memiliki reputasi yang baik di dunia international. Karena itu, bagi para pemburu kuliner, tidak perlu jauh - jauh pergi ke Singapura. Cukup berkunjung ke Kota Kasablanka," tambahnya.

Terdapat menu lainnya, antara lainnya, sapo tahu, udang telur asin, dan masih banyak lagi yang sayang jika Anda tidak coba. (tka)


Nikmati Nasi Ayam Hainan Tak Perlu ke Negeri Singa
Baca Selanjutnya

Sabtu, 26 Mei 2018

Puasa, Ini Makanan Sehat untuk Para Ibu Hamil

INILAHCOM, Jakarta - Para Ibu hamil yang ingin berpuasa sangat diperbolehkan. Meski begitu, Anda harus tetap berkonsultasi dengan dokter. Lantas, apa makanan yang baik untuk ibu hamil?

Asupan makanan yang bergizi sangat baik dan penting untuk para ibu hamil. Ini berkaitan erat dengan tumbuh kembang janin yang ada di dalam kandungan.

Mengutip dari instagram @ibupedia_id, Sabtu, (26/05/2018), ada beberapa makanan sehat untuk ibu hamil yang dapat dikonsumsi. Penasaran apa saja? Berikut adalah rinciannya.

1. Alpukat

Alpukat mengandung banyak potasium, folat, serat, lemak baik, vitamin, dan lainnya. Kandungan ini baik untuk kesehatan kehamilan dan kualitas ASI (Air Susu Ibu).

2. Kacang - Kacangan

Sumber protein pilih yang row dan non reasted ya. Anak dari iu hamil yang banyak makan kacang - kacangan memiliki risiko kecil menderita alergi kacang.

3. Minyak Sehat

Olive oil dan coconut oit adalah sumber lemak baik. Berguna untuk produksi ASI dan kesehatan fungsi otak, metabolisme dan sistem syaraf Ibu hamil.

4. Ikan

Sumber Omega 3, lemak baik, protein, vitamin, mineral dan iodine yang berpengaruh pada IQ bayi. Batasi makan ikan ukuran besar karena kandungan merkurinya lebih banyak.

5. Omega 3 untuk Vegan

Untuk ibu yang vegan atau vegetarian yang tidak makan ikan, bisa mendapatkan omega 3 dari flax seeds, chia seeds, seaweed, dan kacang - kacangan.

6. Sayuran Hijau

Ibu hamil butuh lima porsi dan sayur setiap hari.

Satu porsi buah sekitar 150 gram dan satu porsi sayur 75 gram. Sayuran hijau mengandung kalsium, zat besi, serat, folat, vitamin A,C, dan K.(tka)


Puasa, Ini Makanan Sehat untuk Para Ibu Hamil
Baca Selanjutnya

Makan Ikan Berlemak Cegah Risiko Penyakit Jantung

INILAHCOM, London - Mengkonsumsi ikan berlemak empat kali seminggu dapat membantu meningkatkan jumlah kolesterol baik dan mencegah risiko penyakit jantung.

Mengutip dari zeenews, Sabtu, (26/05/2018), temuan studi tersebut menunjukkan bahwa ikan berlemak meningkatkan ukuran dan lipid komposisi partikel high-density lipoprotein (HDL), juga dikenal sebagai kolesterol baik, pada orang dengan metabolisme glukosa terganggu.

Kemudian, menggunakan setiap hari sekitar 30 ml minyak camelina, yang kaya akan Alfa-linolenat, yang merupakan suatu asam lemak esensial omega-3, juga ditemukan untuk mengurangi jumlah partikel berbahaya menengah-density lipoprotein (IDL).

IDL lipoprotein adalah pendahulu (low-density lipoprotein) LDL, yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat. Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa asam lemak rantai panjang omega-3 ditemukan di ikan memiliki efek menguntungkan pada lipoprotein ukuran dan komposisi.

Kedua perubahan ini dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, kata para peneliti dari University of Eastern Finland.

Untuk penelitian ini, diterbitkan dalam jurnal penelitian nutrisi & makanan molekul, tim yang terlibat hampir 100 Finlandia pria dan wanita berusia antara 40 dan 72, dengan gangguan metabolisme glukosa.

Peserta studi secara acak dibagi menjadi empat kelompok intervensi 12-minggu: camelina minyak kelompok, kelompok ikan berlemak, kelompok ikan kurus, dan kelompok kontrol.

Sementara orang-orang dalam kelompok minyak camelina , kelompok ikan berlemak, menunjukkan HDL berpotensi lebih tinggi dan lebih rendah tingkat kolesterol IDL, Makan ikan yang ramping, itu tidak dikaitkan dengan perubahan nomor, ukuran atau komposisi partikel lipoprotein, kata para peneliti.(tka)


Makan Ikan Berlemak Cegah Risiko Penyakit Jantung
Baca Selanjutnya

Jumat, 25 Mei 2018

Mie Instan Makanan Favorit Keluarga Indonesia

INILAH.COM, Jakarta-Nasi diketahui menjadi makanan utama hampir seluruh masyarakat Indonesia. Namun tahukah Anda, jika mie instant juga menduduki peringkat atas sebagai makanan favorit masyarakat Indonesia.

Fakta tersebut diketahui dari riset yang dirilis Kantar Worldpanel dalam ranking global Brand Footprint 2018. Perusahaan riset itu menyebut bahwa mie instan Indomie menjadi merek Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang paling banyak dicari dan dipilih oleh konsumen rumah tangga Indonesia dalam 6 tahun terakhir. Selain Indomie, dalam top 10 Brand Foodprint 2018 juga menempatkan mie Sedaap diposisi kelima dengan brand yang paling sering dicari konsumen.

"Mie instan masih memiliki peran yang signifikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Di samping rasa yang begitu familiar di lidah masyarakat Indonesia, harga yang terjangkau serta distribusi yang menjangkau seluruh negeri juga berkontribusi menjadikan mie instan favorit keluarga Indonesia," kata Direktur New Business Development, Kantar Worldpanel Indonesia, Fanny Murhayati di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Sekedar informasi, Brand Footprint merupakan studi tahunan untuk mengukur pilihan konsumen melalui metrik CRP (Consumer Reach Point) yang mengobservasi jumlah pembelian rumah tangga dari sebuah brand dan seberapa sering merek dibeli.

Merek mie instan asal Indonesia Indomie tak hanya tenar di dalam negeri, di beberapa negara juga menjadi pilihan konsumen seperti di negara-negara Timur Tengah, Malaysia, Ghana, Turki, dan Amerika Serikat. Mie instant ini juga memegang posisi yang kuat pada level global, mengamankan posisi ke-8 pada ranking Brand Footprint 2018 dunia dan juga posisi nomor 1 di Nigeria. Inovasi yang berkelanjutan serta distribusi internasional yang luas membantu Indomie untuk memperoleh kesuksesan besar ini.

Inilah 10 besar brand footprint 2018, Indomie menduduki peringkat pertama, kedua ada So Klin, ketiga Kapal Api, keempat Royco, kelima Mie Sedaap, keenam Frisian Flag, ketujuh Molto, kedelapan Lifebouy, kesembilan Masako dan kesepuluh Indofood. [adc]


Mie Instan Makanan Favorit Keluarga Indonesia
Baca Selanjutnya

Ngabuburit Sambil Menikmati Qasidah di Bakmitopia

INILAH.COM, Jakarta-Menyemarakkan bulan Ramadan, restoran Bakmitopia menggelar program unik untuk memanjakan para pelanggan, yaitu mini konser Qasidah Sambil Berbakmi (QAMI) di seluruh gerainya selama Ramadan.

"Kita lihat sekarang ini qasidah tengah tren dan digemari. Makanya kita hadirkan untuk menghibur pengunjung. Mereka akan menyanyi sebelum berbuka," kata Lukman Hakim, Direktur PT lndoSterling Wahana Boga saat pembukaan gerai Bakmitopia di Green Pramuka Square, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).

Adapun gerai Bakmitopia yang akan mendapat giliran konser QAMI diantaranya Giant BSD, Tangerang Selatan, Cibubur Junction, Green Pramuka Jakarta Timur, Ciputra Mall Grogol (25 Mei 2018), serta Blu Plaza Bekasi. Dalam konser ini, grup qasidah akan membawakan lagu populer dan lagu ciptaan dari Bakmitopia berjudul Silaturahmi Sambil Berbakmi.

"Dengan adanya konser ini, kami berharap pengunjung menjadi semakin terhibur, plus hidangan menu yang komplit tanpa harus merogoh kocek yang dalam," terang Lukman.

Hadirnya konser QAMI merupakan sebuah inovasi dari Bakmitopia di bulan ramadan. Selain menyuguhkan Paket Bukber yang spesial, gerai bakmi ini juga menyuguhkan hiburan musik religi sambil ngabuburit.

"Bisa juga saat mereka menggelar acara reunion atau buka bersama, mereka bisa mendapat hiburan dari mini konser QAMI," ujar Direktur Utama PT Wahana Boga, William Henley. [adc]


Ngabuburit Sambil Menikmati Qasidah di Bakmitopia
Baca Selanjutnya

Peternak Sapi Perah Bagian Pendukung Asupan Gizi

<B>INILAHCOM, Pangalengan – Memberikan perhatian kepada para peternak sapi sangat penting. Kenapa? Karena, peternak sapi perah lokal di Indonesia menjadi salah satu bagian dari pendukung asupan kaya gizi. </B>

Memanfaatkan momen bulan suci Ramadan, Frisian Flag Indonesia (FFI) memberikan penghormatan kepada 5.000 orang yang terdiri dari anggota Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan bersama keluarganya, untuk menikmati kentalnya keakraban dan manisnya kebersamaan berbuka puasa. Kegiatan ini mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kegiatan Berbuka Puasa Dengan Keluarga Peternak Sapi Terbanyak.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2017, Indonesia memiliki populasi sapi perah 544.791 ekor dengan produksi 920,1 ribu ton susu segar dan masih terpusat di Pulau Jawa, utamanya di daerah dataran tinggi termasuk wilayah Jawa Barat. Saat ini, anggota KPBS Pangalengan yang aktif berjumlah lebih dari 2.700 peternak.

“Para peternak inilah yang menjadi tulang punggung dalam mendukung pemenuhan kebutuhan susu dalam negeri, serta lebih jauh membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui produk susu segar yang bergizi. Bukan hanya para peternak, anggota keluarga peternak yang menjadi lingkar terdepan dalam mendukung keseharian para peternak menjadi bagian tak terpisahkan dari peran penting para pahlawan gizi ini. Kegiatan buka bersama ini kami gagas sebagai salah satu wujud apresiasi, serta ajang silaturahmi bagi mitra peternak kami khususnya di area Pangalengan,” ujar Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, Pangalengan, Jumat, (25/05/2018).

Memanfaatkan produk susu segar dari mitra peternaknya, Frisian Flag Indonesia kemudian mengembangkan beragam rangkaian produk unggulan yang berkualitas dan disukai. Setelah melalui proses produksi yang berstandar internasional, kebaikan susu ini kemudian disebarluaskan ke lebih banyak orang melalui baragam format, mulai dari bubuk, siap minum, hingga kental manis.

Head of Marketing SCM Frisian Flag Indonesia, Tanti menambahkan “Pada momen baik ini, kami juga ingin memperkenalkan anggota keluarga baru dari varian Kental Manis, yaitu Frisian Flag Kental Manis Rasa Cocopandan. Inovasi terbaru dari Frisian Flag ini memadukan rasa susu kental manis yang nikmat dengan cocopandan yang lezat, dan dapat dikreasikan untuk meningkatkan kenikmatan berbagai bentuk sajian, serta menu takjil yang disukai masyarakat”.

Apresiasi terhadap kegiatan yang digagas FFI ini juga disampaikan oleh Ketua KPBS Pangalengan, H. Aun Gunawan, SE. “Ini merupakan pertama kalinya, acara buka bersama peternak digelar sebesar ini di wilayah kami, apalagi dengan melibatkan anggota KPBS Pangalengan beserta keluarganya. Kesibukan dan aktivitas sehari-hari terkadang membuat kami lupa untuk sekedar saling menyapa. Momen akbar seperti ini, memberi ruang bagi anggota koperasi dan keluarga untuk kembali terhubung dan menjalin keakraban. Kami menyampaikan terima kasih kepada Frisian Flag, yang selama ini telah memberikan berbagai bentuk dukungan berkelanjutan yang manfaatnya dapat kami rasakan, bukan hanya untuk diri kami sendiri, tapi juga keluarga dan orang-orang sekitar.” (tka) 


Peternak Sapi Perah Bagian Pendukung Asupan Gizi
Baca Selanjutnya

Kini Tampil Seperti Selebriti Tidak Lagi Khayalan

INILAHCOM, Jakarta - Saat ini banyak orang tidak hanya ingin cantik natural. Terutama, untuk para perempuan ternyata tidak hanya ingin cantik natural tetapi juga ingin tampil seperti selebritis.

Menurut dr. Olivia Ong dari Jakarta Aesthethic Clinic (JAC), setiap orang ingin tampil cantik dan sempurna. Karena itu, JAC sangat mengerti tentang kebutuhan itu.

"Sekarang ini memang lebih banyak terutama di negara kita, ternyata ingin banyak yang mau tampil natural. Tetapi itu adalah sesuatu hal yang dahulu. Sekarang, banyak banget ternyata yang mau terlihat seperti selebriti looks," ujar dr. Olivia Ong, di JAC, Jakarta, Kamis, (24/05/2018).

Untuk tampil cantik, ternyata setiap orang bisa raih secara alami. Hal ini dimulai dari otak. Jika setiap orang memiliki pemikiran yang jernih dan bahagia, ini akan mengeluarkan chemical positif yang timbul dan membantu membentuk kecantikan pada kulit.

Untuk mendapatkan kulit yang baik dan sehat, ternyata hal ini tidak hanya diinginkan untuk para perempuan tetapi juga pria.

"Dunia estetika sudah bukan lagi hal yang bisa dianggap sepele. Kini, pria dan perempuan baik tua dan muda suaah mulai sadar akan pentingnya merawat tubuh dan kulit mereka. Penampilan menjadi salah satu faktor penting yang mampu menciptakan rasa percaya diri bagi mereka. Harapannya, dengan terlihat menarik dan percaya diri, seseorang dikatakan akan dapat bekerja dengan baik bagi lingkungan maupun kariernya. Segala aura positif dalam dirinya pun akan muncul tanpa diduga dan disengaja," tambahnya. (tka)


Kini Tampil Seperti Selebriti Tidak Lagi Khayalan
Baca Selanjutnya

Wanita dan Pria Ingin Berpenampilan Menarik

INILAHCOM, Jakarta - Berpenampilan menarik merupakan keinginan bagi setiap pribadi, terutama wanita.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa berpenampilan menarik merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi, baik menarik secara fusik maupun menarik dari dalam diri. Kondisi ini yang kemudian mendorong pertumbuhan industri kecantikan, termasuk klinik estetika sekarang bertumbuh pesat.

Kalau dulu, perawatan kecantikan hanya dapat dinikmati oleh kalangan bangsawan, kali ini siapapun dapat menikmatinya meski tetap bergantung pada kocek yang dimilikinya. Berdasarkan hasil survei Euromonitor International tahun 2016, negara-negara berkembang memiliki kontribusi sebesar 51 persen bagi industri kecantikan global, termasuk di antaranya Indonesia yang mem'mki pasar yang dinamis. Bahkan, Indonesia diestimasikan akan menjadi pasar pertumbuhan utama untuk industri kecantikan pada 2019 mendatang.

Pernyataan di atas semakin diperkuat oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang mengatakan bahwa industri kecantikan dalam negeri tumbuh 20 persen pada tahun 2017. Pertumbuhannya sampai dua digit atau empat kali Iipat dari pertumbuhan ekonomi nasional. Kemenperin pun menempatkan industri kecantikan sebagai sektor andalan dalam Rencana lnduk Pembangunan lndustri Nasional (RIPIN) tahun 2015-2035.

Mencermati hasil survei dua tahun berturut-turut tersebut, menandakan bahwa dunia estetika sudah bukan lagi hal yang bisa dianggap sepele. Kini, pria dan wanita baik tua dan muda suaah mulai sadar akan pentingnya merawat tubuh dan kulit mereka. Penampilan menjadi salah satu faktor penting yang mampu menciptakan rasa percaya diri bagi mereka. Harapannya, dengan terlihat menarik dan percaya diri, seseorang dikatakan akan dapat bekerja dengan baik bagi lingkungan maupun kariernya. Segala aura positif dalam dirinya pun akan muncul tanpa diduga dan disengaja.

”Banyak kisah indah yang saya dengar langsung dari pasien-pasien kami diruang perawatan, bagaimana prosedur estetika ini bisa membawa hidup mereka ke arah yang positif,” ujar dr. Olivia Ong, Founder Jakarta Aesthethic Clinic (JAC), Jakarta, Kamis, (24/05/2018).

Tanpa disadari pula, sekarang ini banyak perusahaan yang sudah mulai menempatkan syarat berpenampilan menarik pada kategori pelamar. Syarat mini bahkan bersifat mutlak bagi posisi tertentu, yang berlaku bagi pria dan wanita. Tak ayal, kalau muncul data riset lain yang mengatakan bahwa saat ini terdapat 4 prosedur estetlka yang paling banyak dilakukan orang di seluruh dunia antara lain Soft Tissue Filler, Botulinum Toxin, Skin Tightening, dan Body Contouring.

Bukti lain yang diakui oleh dr. Olivia Ong, adalah meningkatnya jumlah pasien JAC yang cukup signifikan. Di tahun kesepuluh sejak dr. Olivia Ong merintis JAC diawal sampai pindah ke gedung baru di Gunawarman 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat ini pasien JAC sudah mencapai total 5.295 pasien. Peningkatan persentasi pasien sekitar lebih kurang 30 persen per tahunnya dengan dominasi jenis perawatan Soft Tissue Filler yang paling digemari.

”Soft Tissue Filler, Botulinum Toxin, Peeling Komedo, Skin Tightening dan Body Contouring telah menjadi treatment-treatment favorit pasien yang datang khusus ke JAC," tambah dokter yang sudah memulai praktek kedokteran estetika sejak 2008. (tka)


Wanita dan Pria Ingin Berpenampilan Menarik
Baca Selanjutnya

Kamis, 24 Mei 2018

Mamah Dedeh: Puasa itu Menyehatkan

INILAHCOM, Jakarta - Ustazah Mamah Dedeh, menjelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa itu menyehatkan.

Inilah saat bagi tubuh untuk detoksifikasi proses mengistirahatkan organ tubuh.

"Untuk mencegah dehidrasi, Rasul menyuruh untuk menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur. Tujuannya adalah agar puasa kita tidak terlalu lama, sehingga mengurangi risiko dehidrasi," ujar Mamah Dedeh saat ditemui di acara Larutan Cap Kaki Tiga, Jakarta, Kamis, (24/05/2018).

Tetapi jangan juga sahur mendekati waktu subuh.  Minimal 3 menit sebelum adzan subuh sudah berhenti makan.

Mamah Dedeh memberikan tips agar terhindar dari dehidrasi, yaitu berbuka dengan kurma yang sarat gizi kemudian dilanjutkan dengan minum yang cukup.

Mamah Dedeh sendiri mengaku dalam enam tahun rutin mengonsumsi Larutan Cap Kaki 3.

"Saya merasa selalu segar dan tidak mudah lelah," kata Mamah Dedeh.

Yuna Eka Kristina, Senior PR Manager PT Kino Indonesia Tbk, menjelaskan, Larutan Cap Kaki Tiga dapat menjadi solusi untuk mencegah panas dalam di bulan puasa. Khasiat Larutan Cap Kaki Tiga sudah terbukti selama puluhan tahun.

Larutan Cap Kaki Tiga mengandung Gypsum Fibrosum yang berfungsi mendinginkan tubuh, dan mineral Calcitum yang larut dalam air. “Kedua mineral alami ini sudah dikemas secara modern dalam Larutan Cap Kaki Tiga yang dapat dikonsumsi seluruh anggota keluarga,” ujar Yuna.

Ditambahkan dr. Aswin, semua mineral alami memiliki peran penting dalam mengatasi dehidrasi. Selain untuk keperluan hidrasi, mineral seperti Gypsum Fibrosum dan Calcitum berfungsi sebagai katalisator.

Di antara minuman sejenis, Larutan Cap Kaki Tiga adalah pelopor di Indonesia, sudah dibuat sejak 1937 oleh perusahaan asal Singapura, Wen Ken Drug Co (Pte) Ltd. Larutan Cap Kaki Tiga masuk ke Indonesia sejak tahun 1978 dan sejak tahun 2011 hak dagang dimiliki oleh PT Kino Tbk.

“Selama itu, formulasinya tidak pernah berubah. Saat ini Larutan Cap Kaki Tiga sudah teregistrasi di Badan POM dan sudah mendapatkan label halal dari MUI,” kata Yuna.

Larutan Cap Kaki Tiga dapat dikonsumsi semua kelompok usia, mengingat gejala panas dalam dapat dialami semua orang dari anak-anak sampai orangtua. Selain rasa original Larutan Cap Kaki Tiga memiliki varian kemasan anak dengan rasa strawberry, orange dan leci.(tka)


Mamah Dedeh: Puasa itu Menyehatkan
Baca Selanjutnya