Laman

Minggu, 31 Juli 2016

Kemenpar Gelar Pre-Event Gathering di Singapura

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pariwisata mengadakan Sail Karimata 2016 Pre-event Gathering di Singapura dalam rangka mempromosikan Kegiatan Festival Wisata Bahari Kepulauan Riau (Kepri) 2016.

“Kami melakukan pemaparan mengenai Kegiatan Festival Bahari Kepri yang dimulai 25 Oktober dan puncaknya pada 29 Oktober. Termasuk untuk kegiatan sailing yang menjadi daya tarik dari event ini, kami akan memberikan yang terbaik untuk acara ini,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Afrika Kemenpar, Rizki Handayani, Sabtu (30/7).

Gathering dipimpin Penasehat Menteri Pariwisata di sektor bahari, Indroyono Soesilo bersama tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Bahari Laksamana Marsetyo dan Aji Sularso, serta Head of Concelor KBRI Singapura Ridwan. Tim dari Lantamal Kepri dan Dinas Pariwisata Kepri pun turut hadir pre event promosi itu.

Kegiatan Sail Karimata 2016 Pre-event Gathering dilaksanakan di Raffles Marina Singapura. “Kegiatan direct promotion ini dihadiri sekitar 40 yachter, sailor, boater dan pengelola Marina yang ada di Singapura, tentu saja ini semua bertujuan untuk mengundang para yachter berpartisipasi pada Sail Karimata,” kata Rizki Handayani.

Kegiatan Sail Selat Karimata 2016 memasuki tahun ke delapan dengan rangkaian empat kegiatan utama. Pertama, seminar nasional tentang kemaritiman di Jambi pada 25 Agustus 2016. Kedua, puncak acara di Kabupaten Kayong Utara, Kalbar pada 15 Oktober. Ketiga, Festival Belitung pada 22 Oktober 2016 dan keempat Festival Bahari Kepri pada 29 Oktober 2016.

Sail Selat Karimata 2016 ditargetkan dapat dikunjungi 15 ribu wisatawan, 5.000 di antaranya wisatawan mancanegara melalui kapal-kapal wisata internasional, mayoritas berasal dari Singapura, Malaysia, dan Thailand. Tak hanya para yachter, Sail Karimata juga menargetkan peningkatan kunjungan para penyelam (diver) lokal dan internasional ke kawasan tersebut.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai kerja sama dengan Singapura sebagai two countries one destination di yacht cukup strategis. Setiap tahun para sailers dengan perahu pesiar itu, ada ribuan, yang hanya lewat saja di perairan Indonesia. Mereka dari Perth Australia ke Singapura, dan tidak mampir ke perairan Indonesia yang indah.

“Inilah yang harus dicari terobosan marketingnya. Sail Karimata 2016 diharapkan bisa menjadi momentum yang baik untuk promosi deregulasi CAIT untuk yacthers di Indonesia,” kata Arief Yahya. [*]


Kemenpar Gelar Pre-Event Gathering di Singapura
Baca Selanjutnya

Festival Lembah Beliem Tawarkan Sensasi Papua

INILAHCOM, Wamena - Festival Budaya Lembah Baliem di Wamena bakal digelar, 8-11 Agustus 2016. Festival tertua di jantung Pulau Papua ini akan mempertontonkan budaya asli dari ratusan suku serta beragam keunikannya.

“Anda ingin sensasi keindahan alam dan budaya Papua, silakan berkunjung ke Lembah Beliem, Wamena, Papua,” kata Menpar Arief Yahya di Jakarta.

Arief Yahya mengakui, pengembangan destinasi di Wamena selalu menghadapi kendala 3A. Terutama pada Akses dan Amenitas. Akses itu terkait dengan jalan menuju ke lokasi itu, masih jauh, mahal dan membutuhkan waktu yang cukup lama. “Kedua adalah Amenitas, fasilitas pendukung Pariwisata seperti hotel, resto, cafĂ© dan lain yang dibutuhkan seorang wisman semasa di sana,” ungkap Arief.

Kalau soal atraksi, Lembah Baleim luar biasa. Dipagari Pegunungan Trikora, Lembah Baliem memang menyimpan keindahan alam luar biasa. Titik tertinggi mata memandang adalah Puncak Jaya, satu-satunya tempat di Indonesia yang berselimut es abadi. Mau wisata bahari? Ada Danau Habema yang digadang-gadangkan sebagai danau tertinggi di Indonesia.

Kehidupan zaman batu yang jauh dari peradaban modern juga bisa dirasakan di sana. Anda bisa mengenakan pakaian adat setempat seperti koteka/ hodlim. Anda juga bisa merasakan tinggal di dalam Honai (rumah adat, red), ikut memasak dengan cara bakar batu, juga turut serta dalam tarian perang yang lestari ratusan tahun.

“Wilayah kami itu sangat indah dan punya banyak keunikan. Silahkan datang ke Festival Budaya Lembah Baliem 2016 untuk membuktikannya,” ajak  Bupati Jayawijaja, John Wempi Wetipo, Sabtu (30/7/2016).

Berlokasi di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua, festival ini bakal menyuguhkan pemandangan yang tak biasa. Selain bentang alam yang indah, Anda juga bisa menyaksikan mumi. Ada tiga mumi di Distrik Kurulu, tiga mumi lagi di Distrik Assologaima, dan satu mumi di Distrik Kurima. Mumi-mumi ini adalah kepala-kepala suku dan panglima perang yang disegani dan menjadi panutan di masanya. “Seluruh mumi di Wamena diperkirakan telah berumur antara 200 hingga 300-an tahun. Ini tidak akan bisa dijumpai di wilayah lain di Indonesia,” terang John.

Hal lain yang tak akan bisa dijumpai di tempat lain adalah fenomena air garam di atas gunung di ketinggian 2.100 mdpl. Pepatah asam di gunung garam di laut, ternyata tak berlaku di pedalaman Wamena, Para leluhur Suku Dani, yang menghuni Lembah Baliem, secara turun-temurun memperoleh rasa asin dari sebuah mata air garam di Gunung Mili, di ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut. Sesuatu yang ‘ajaib’, asam dan garam menyatu di gunung terpencil, jauh dari jamahan manusia.

“Karena banyak keunikan ini, Festival Lembah Baliem sudah menjadi agenda turis mancanegara. Malah dalam festival ini, para turis ikut menari dan berinteraksi dengan masyarakat di dalam festivalnya," pungkas John.

Sementara Direktur Papua Adventure Tours dan Travels Gantang memaparkan, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Wamena mencapai ratusan orang setiap bulannya. "Dalam sebulan, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Lembah Baliem sekitar 200-300 orang," ujar Gantang.

Saat Festival Lembah Baliem digelar, angkanya bisa meningkat dua kali lipat. "Pada Agustus, jumlah wisatawan bisa mencapai 700-an orang. Jadi total secara keseluruhan lebih dari 3.000 pengunjung bisa sampai di Lembah Baliem dalam satu tahun. Keindahan alam, tradisi Wamena, dan suku Dani adalah apa yang wisatawan asing cari setelah bosan dengan rutinitas dan modernitas di negara mereka," tuturnya. [*]


Festival Lembah Beliem Tawarkan Sensasi Papua
Baca Selanjutnya

Enam Cara Atasi Stres Pada Ibu Hamil

INILAHCOM, Jakarta - Stres adalah situasi yang alamiah dialami pada ibu hamil. Namun, jika ibu terlalu stres, hal ini akan berakibat fatal untuk keadaan janin.

Menurut DR. dr. Taufik Jamaan, Sp. OG ahli kandungan yang ditemui di acara Sweety Gold, Jakarta, Minggu (01/08/2016) terdapat enam cara untuk mengatasi stres pada ibu hamil. Ini sangat penting, agar para ibu lebih tenang dan bahagia dalam merasakan perjalanan kehamilan selama 9 bulan lamanya.

Berikut adalah cara mengatasi stress pada ibu hamil:

1. Selalu berpikir positif dan bergembira selama kehamilan

Ini sangat penting. Para ibu harus terus berpikir positif saat menjalankan kehamilan. "Karena pada dasarnya, janin akan merasakan keadaan yang sama dengan apa yang ibu rasakan," kata DR. dr. Taufik Jamaan, Sp. OG.

2. Memastikan asupan yang baik dan bergizi untuk janinnya

Jangan lupa konsumsi makanan dengan gizi yang seimbang. "Jangan semua makanan dikonsumsi dengan alasan sedang hamil," tambahnya.

3. Mengatur pola makan dan olahraga supaya seimbang

Olahraga dan mengatur pola makan sangat penting. Ini agar aliran darah di dalam tubuh ibu hamil bisa berjalan dengan lancar dan janin tetap sehat.

4. Sering berkomunikasi dengan suami dan keluarga

Suami memiliki peran penting untuk perkembangan janin anak. Menjalankan komunikasi yang baik dengan suami dan keluarga salah satu faktor pendukung janin lebih sehat.

5. Dukungan dari suami dan lingkungan terdekat sehingga meningkatkan hormone yang baik

Banyak bentuk dukungan untuk suami yang dapat dilakukan. Misalnya, suami bisa mengelus - elus perut sang ibu.

"Suami jika pulang dari kantor dan dalam keadaan santai bisa membelai istri, ajak ngobrol calon bayi, ini memberikan interaksi kepada janin," ungkapnya.

6. Relaksasi dan melakukan hal yang buat ibu senang

Penting bagi ibu hamil untuk lebih santai dalam menjalankan proses kehamilan. Karena pada dasarnya, kehamilan adalah anugerah terbesar yang terjadi pada kaum perempuan.


Enam Cara Atasi Stres Pada Ibu Hamil
Baca Selanjutnya

Penting Jaga Kehamilan Tetap Sehat

INILAHCOM, Jakarta - Menjaga kehamilan tetap sehat sangat penting untuk ibu dan bayi yang sedang dikandungnya. Lantas, apa saja yang harus ibu hamil lakukan?

Menurut DR. dr. Taufik Jamaan, Sp. OG ahli kandungan yang ditemui di acara Sweety Gold, Jakarta, Minggu (01/08/2016), menjelaskan yang paling penting adalah rutin memeriksakan keadaan bayi pada trimester 1,2, dan 3. Ini berguna untuk mengetahui perkembangan janin dari waktu ke waktu.

"Kemudian, menjaga kebersihan tubuh dan memastikan bagian kemaluan tetap bersih dan kering," kata DR. dr. Taufik Jamaan, Sp.OG.

Lebih dia menambahkan, ibu hamil dapat meningkatkan konsumsi makanan hingga 300 kalori per hari dari menu seimbang. Latihan fisik yang normal dan tidak berlebihan juga perlu dilakukan.

"Fisik ibu hamil lebih cepat capek. Kadang - kadang ibu hamil itu lebih cepat tidur. Jadi, tetap melakukan olahraga yang ringan. Jangan hanya tidur saja. Bisa dilakukan dengan jalan santai.  Ini membuat otot panggung dan punggung yang kuat," ujarnya.


Penting Jaga Kehamilan Tetap Sehat
Baca Selanjutnya

Lima Efek dari Stres Ibu Terhadap Janin

<B>INILAHCOM, Jakarta - Stres pada ibu hamil sangat normal sepanjang tingkat tekanan tersebut tidak terlalu tinggi. Lantas, apa saja efek dari stres ibu yang berpengaruh pada janin? </B>

Menurut DR. dr. Taufik Jamaan, Sp. OG ahli kandungan yang ditemui di acara Sweety Gold, Jakarta, Minggu (01/08/2016), menjelaskan bahwa terdapat lima efek yang dapat mempengaruhi perkembangan janin, ketika sang ibu hamil mengalami stres. Apa saja? Berikut adalah paparannya.

1. Denyut jantug dan frekuensi gerak bayi berkurang atau cepat

2. Kelahiran bayi premature atau kurang berat badan karena kontraksi

3. Kerusakan pada organ bayi pada saat bayi atau cacat tulang belakang

4. Resiko autism pasa anak lebih tibggi

5. Janin megeluarkan meconium (kotoran janin) yang dapa mengorori air ketuban, menyumbar pernafasan serta menyebabkan infeksi pada ibu hamil. 


Lima Efek dari Stres Ibu Terhadap Janin
Baca Selanjutnya

Tim Mancanegara Ikut Mengisi Pesta Budaya Kutai

INILAHCOM, Kutai - Kota Tenggarong di Kutai, Kalimantan Timur bakal menyelenggarakan Festival Internasional Erau 2016, pesta budaya akbar adat Kutai yang dihelat setiap tahun. Tahun ini, salah satu festival di bekas kerajaan tertua di Indonesia itu akan digelar 20-28 Agustus 2016.
Pesta Budaya Erau ini merupakan kolaborasi yang harmonis antara tradisi yang masih terjaga dengan baik dan atmosfer kekinian yang dinamis. Perpaduan budaya Nusantara serta budaya mancanegara, bisa ditangkap dari sini. Karenanya, festival ini memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dari Nusantara, ada kebudayaan Kutai Kartanegara, Sleman, Gunung Kidul, dan Kabupaten Bandung yang siap disuguhkan. Sementara dari mancanegara, ada Amerika Serikat, Lithuania, Estonia, Bulgaria, Kanada, Polandia, Rumania, Rusia, dan Taiwan, yang siap mempertontonkan kekayaan budaya di negaranya masing-masing.
"Masing-masing negara tersebut akan mengirimkan satu grup kesenian, kecuali Taiwan yang pada tahun ini mendelegasikan dua grup keseniannya," ujar Rita Widyasari, Bupati Kutai Kartanegara, yang didampingi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kutai Kartanegara, Sri Wahyuni, Sabtu (30/7/2016). Read More

Yuk Kenali Tanda Stres Pada Bayi

INILAHCOM, Jakarta - Kehamilan adalah sesuatu yang ditunggu - tunggu oleh para perempuan. Namun, terkadang ketika proses kehamilan, para perempuan mengalami stres dan berpengaruh pada bayi.
Semua gejala - gejala hamil yang muncul dan dirasakan ibu saat kehamilan baik itu secara psikis atau mental (stres saat hamil) pada akhirnya akan berbuah manis dan tidak terbayarkan oleh apapun ketika melihat sang buah hati lahir dengan selamat. Pada umumnya stres atau tekanan yang mendera ibu hamil adalah hal yang sangat normal.
"Semua bisa dideteksi lewat USG pada anak yang sedang dikandung. Jika ibu stres bisa terlihat dari ibu. Bayi itu tumbuh dan berkembang itu tergantung pada kodisi ibunya. Jika ibu happy, maka bayi akan happy, begitu pun sebaliknya," kata DR. dr. Taufik Jamaan, Sp.OG, ahli kandungan saat ditemui di acara Sweetty Gold, Jakarta, Minggu (31/07/2016).
Stres tidak hanya dialami oleh orang dewasa tetapi pada janin dalam kandungan. Janin stres adalah kondisi dimana bayi merasa ada ancaman untuk kehidupannya di dalam kandungan. Lantas bagaimana cara mendeteksinya?
"Dengan USG, CTG, dan kurva pertumbuhan janin," tambahnya. Read More